Articles
34 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2017)"
:
34 Documents
clear
Analisis penyajian laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik
Dwi Yuni Handayani;
Sri Mintarti;
Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1067
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif studi kasus yaitu analisis yang dilakukan dengan cara membandingkan teori yang ada dalam Peraturan Menteri KUKM tahun 2015 dengan data-data yang diperoleh dari studi kasus. Penelitian ini juga menggunakan studi pustaka dan wawancara dengan staf bagian keuangan pada PRIMKOPTI untuk memperoleh informasi lebih rinci. Dari hasil penelitian pada PRIMKOPTI, koperasi tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan yang disyaratkan, hal ini dapat dilihat dari urutan penyajian kelompok aset lancar pada neraca dan pada penyajian perhitungan hasil usaha yang tidak dipisahnya pelayanan kepada anggota dan penjualan kepada non anggota serta beban pokok pelayanan anggota dan beban pokok penjualan kepada non anggota, beban operasional yang dimiliki koperasi juga tidak dipisahkan berdasarkan golongannya serta ketiadaannya laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas dalam laporan keuangannya dan ketidaksesuaian jumlah pajak terutang.
Pengaruh Dewan Komisaris dan Komite Audit terhadap Manajemen Laba: Kajian berdasarkan Karakteristik, Kompetensi, dan Aktivitas
Bunga Ferrinada
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1043
Penelitian ini menggunakan sampel 165 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 sampai dengan 2014. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan tahunan, laporan keuangan, tata kelola perusahaan, serta data lainnya yang diperlukan. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi dewan komisaris dan keahlian keuangan komite audit berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan variabel ukuran dewan komisaris, keahlian keuangan dewan komisaris, frekuensi pertemuan dewan komisaris, ukuran komite audit, independensi komite audit, dan frekuensi pertemuan komite audit tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba.Kata Kunci: Dewan komisaris, komite audit, dan manajemen laba.
Penentuan harga jual kayu bulat (logs) per m3 dengan metode cost - plus pricing
Fatimah Fatimah;
Hamid Bone;
Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1451
Keputusan penetuan harga jual produk atau jasa merupakan salah satu jenis pengambilan keputusan manajemen yang penting. PT. Harapan Kaltim Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor perkayuan dan industri pengolahan kayu,perusahaan ini mengolah kayu bulat (logs) sebagai produk utamanya. Rumusan masalah skripsi ini adalah apakah analisis terhadap harga jual kayu bulat (logs) per M3 dengan menggunakan metode penentuan harga jual normal (cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total (total cost) lebih rendah atau lebih tinggi dari pada harga jual yang ditentukan oleh perusahaan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besarnya harga jual kayu bulat (logs) per M3 antara harga jual yang diterapkan perusahaan dengan harga jual yang dihitung dengan metode penentuan harga jual normal berdasarkan konsep biaya total (Total cost), oleh karena itu harga jual perusahaan perlu dianalisis menggunakan metode penentuan harga jual normal (Cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total (total cost). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa harga jual kayu bulat pada PT. Harapan Kaltim Lestari pada tahun 2013 untuk jenis kayu meranti adalah Rp. 1.177.155, sedangkan pada tahun 2014 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 1.655.129 dan untuk jenis rimba campuran adalah sebesar Rp. 2.447.594. Jika dibandingkan dengan harga jual kayu bulat (logs) per M3 menurut metode penentuan harga jual dengan pendekatan cost-plus (cost-plus pricing) berdasarkan konsep biaya total tahun 2013 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 1.879.467 selisih harga jual sebesar Rp. 702.312. sedangkan pada tahun 2014 untuk jenis kayu meranti adalah sebesar Rp. 3.284.285 selisih harga jual sebesar Rp. 1.629.156 dan jenis kayu rimba campuran adalah sebesar Rp. 3.156.443 selisih harga jual sebesar Rp 708.849. Dengan metode ini perusahaan dapat dengan jelas menghitung dan mengetahui seluruh komponen biaya yang terdapat dalam penentuan harga jualanya, sehingga perusahaan dapat dengan jelas dan pasti untuk mencapai target laba yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
Analisis Penerapan Metode Capital Asset Pricing Model (Capm) dalam Upaya Pengambilan Keputusan terhadap Investasi Saham pada PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD)
Ulah Safitri;
Siti Masyithoh;
Muhammad Ikbal
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1059
Hasil analisis yang telah dilakukan, menunjukkan hasil bahwa rata-rata return atau tingkat pengembalian saham individual (Ri) sebesar 0.273699495 atau 27.36 % dari PT. Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) lebih kecil daripada rata-rata return atau tingkat pengembalian pasar (Rm) sebesar 0.700637168 atau 70.06 %, hal ini menunjukkan saham dalam performance yang tidak baik. Sedangkan rata-rata risiko sistematis atau beta (βi) dari PT. Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) berada di bawah 1 (β1), hal ini menggambarkan kondisi risiko saham yang menunjukkan harga saham perusahaan tidak mudah berubah dibandingkan dengan indeks pasar. Serta rata-rata return atau tingkat suku bunga Bank Indonesia yang berada pada 0.005231481 atau 0.523 %, yang merupakan tingkat pengembalian bebas risiko (Rf). Selanjutnya dengan menggunakan metode analisis Capital Asset Pricing Model (CAPM), diperoleh hasil dari estimasi bahwa PT. Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) tergolong kategori saham undervalued karena tingkat pengembalian saham individu (Ri) lebih besar daripada tingkat pengembalian yang diharapkan (E(Ri)).
Perhitungan Harga Pokok Produksi Batubara pada CV Berkah Ananda di Samarinda
Isma Yanti Putri;
Yana Ulfah;
Indra Suyoto Kurniawan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1053
Perhitungan biaya barang manufaktur yang baik harus dikonsolidasikan karena meningkatnya persaingan yang terjadi antar perusahaan dalam menghasilkan produk dengan kualitas tinggi dengan harga yang cukup kompetitif. Penelitian dilakukan di CV Berkah Ananda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perbandingan antara perhitungan biaya barang manufaktur yang baik yang ditentukan oleh perusahaan dengan perhitungan dengan menggunakan metode full costing dan menganalisa hasil perhitungan dengan menggunakan metode full costing yang telah dilakukan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan literatur. Hasil perhitungan biaya barang yang diproduksi dengan perhitungan full costing method lebih besar dari pada perhitungan harga pokok produksi sebesar Rp. 388.030 per metrik ton Perbedaannya terjadi karena perusahaan tidak menghitung semua biaya overhead produksi secara rinci sehingga disarankan CV Berkah Ananda harus menghitung semua komponen biaya yang dihasilkan secara rinci dan menggunakan metode perhitungan full costing.
Pengaruh Sistem Pengendalian Intern dan Penerapan Prinsip Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah pada Pemerintah Kota Samarinda
Kiki Novita;
Yunus Tete Konde;
Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1035
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intern dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada Pemerintah Kota Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner sebanyak 78 eksemplar yang dibagikan kepada responden yang merupakan Kasubag Keuangan, Bendahara, dan Staf Keuangan di 35 SKPD Kota Samarinda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern berpengaruh positif yang signifikan pada Kualitas Laporan Keuangan Daerah sedangkan Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh negatif pada Kualitas Laporan Keuangan Daerah.Kata Kunci: Sistem Pengendalian Intern, Pengelolaan Keuangan Daerah, Kualitas Laporan Keuangan Daerah
Analisis pencatatan dan penilaian persediaan chemikal
Endang Suherlan;
Rande Samben;
Dhina Mustika Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1068
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pencatatan dan penilaian persediaan Chemikal pada PT Kota Bangun Plantation telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11 tentang persediaan. Alat analisis yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif yaitu metode analisis dengan cara membandingkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11 tentang persediaan yang meliputi pencatatan dan penilaian persediaan yang dilakukan oleh PT Kota Bangun Plantation. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh yaitu pencatatan persedian Chemikal pada PT Kota Bangun Plantation telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11 tentang persediaan yaitu pencatatan persediaan menggunakan metode Perpetual, di mana perusahaan telah menyelenggarakan pencatatan di kartu stock yang dilakukan setiap terjadi transaksi sehingga saldo akhir dapat diketahui setiap terjadi transaksi.
Analisis Perlakuan Akuntansi atas Persediaan Obat-Obatan pada Klinik Hartati Medika di Samarinda
Herlini Pramana;
Hamid Bone;
Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1044
Penelitian ini berdasarkan pada realita bahwa ada ketidaksesuaian pada sistem pencatatan dan penilaian persediaan. Berdasarkan fenomena ini maka penulis melakukan penelitian ini. Dengan menggunakan Metode penilaian Masuk Pertama Keluar Pertama (MPKP) atau First In First Out (FIFO) dan Metode pencatatan secara periodik sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11. Objek dari penelitiaan ini adalah Klinik Hartati Medika. Penelitian ini bersifat kualitatif dimana penulis membandingkan analisis perlakuan akuntansi untuk persediaan obat-obatan antara Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11 dengan perlakuan akuntansi untuk persediaan obat-obatan yang diterapkan oleh Klinik Hartati Medika. Secara spesifik penelitian ini berfokus pada persediaan obat-obatan yang paling banyak terjual yang dimiliki oleh Klinik Hartati Medika. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pencatatan persediaan belum sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik (SAK ETAP) Bab 11.Kata Kunci : Persediaan, SAK ETAP
Pengaruh pemahaman good governance dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor
Veny Marlia;
Set Asmapane;
Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1481
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman good governance dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor. Penelitian ini dilakukan di kantor Perwakilan BPKP di Kota Samarinda. Metode pengumpulan sempel menggunakan kuesioner. Uji yang digunakan adalah analisis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama pemahaman good governance berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai sebesar 0,071, hasil gaya kepemimpinan hipotesis kedua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai 0,000.
Analisis Kepatuhan Pajak Penghasilan (PPh) 21 Karyawan Yayasan Mesjid Raya Darussalam
Said Muhammad Isma;
Raden Priyo Utomo;
Muhammad Subhan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1062
Pajak adalah sumber dari penerimaan untuk membiayai pembangunan dan sektor pajak perlu ditingkatkan sebagai penerimaan negara, penulis hanya membuat perhitungan sesuai dengan PTKP terbaru atau yang sudah dibetulkan mengikuti perkembangan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122/PMK.010/2015, dengan syarat penghasilan bruto di atas Rp. 3.000.000. Yayasan Mesjid Raya Darussalam melaksanakan kegiatan usaha dan usaha lainnya yang sah dalam arti kata yang seluas-luasnya yang bermanfaat bagi kemajuan yayasan, sepanjang tidak bertentangan dengan anggaran dasar yayasan, maksud dan tujuan yayasan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Yayasan telah menunjukkan kepatuhan pelaporan PPh 21 sesuai dengan batas waktu peraturan perpajakan yang berlaku, namun perhitungan PPh 21 belum sesuai dengan standar yang di tetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122/PMK.010/2015. Dari perhitungan terdapat selisih lebih bayar sebesar Rp. 479.718.