Articles
4,416 Documents
Peningkatan Pembelajaran Matematika Melalui Strategi Berbasis Masalah di Sekolah Dasar
Dwi Wulan Suci;
Taufina Taufina
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.371
Pengamatan dilaksanakan pada sebuah Sekolah Dasar di kota Padang, dengan mengamati pembelajaran matematika di kelas V, Saat membelajarkan matematika guru memperkenalkan siswa dengan rumus-rumus dalam pembelajaran matematika dan meminta siswa menyelesaikan masalah dari rumus-rumus yang telah disampaikan. Siswa diminta mengingat rumus dan konsep dalam pembelajaran matematika. Dalam hal ini guru memberikan langsung informasi kepada peserta didik. Siswa tidak dibiasakan dihadapkan pada pemecahan masalah matematika dalam pembelajaran tersebut. sehingga rumus, konsep yang didapatkan siswa penerapannya tidak begitu dirasakan siswa dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga peneliti tertarik untuk memperbaiki pembelajaran matematika tersebut, dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (SPBM) yaitu suatu strategi pembelajaran yang menghadapkan siswa pada permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, yang dalam menyelesaikan masalah tersebut membutuhkan rumus dan konsep matematika, sehingga dapat menambah pengetahuan, keterampilan siswa menyelesaikan masalah dalam kehidupannya. Adapun langkah-langkah dalam SPBM antara lain : a) Memberikan permasalahan kepada siswa ,b) Mengorganisasikan siswa dalam pembelajaran guna untuk mengumpulkan data untuk menyelesaikan masalah, c) Membimbing siswa melakukan penyelesaian masalah, d) Menghasilkan karya berupa penyelesaian masalah, e) Analisis dan evaluasi hasil dan kinerja siswa. Setelah diambil data hasil tindakan pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil untuk aktivitas guru pada siklus 1 baik dan siklus 2 mencapai sangat baik. Sedangkan siswa siklus 1 baik dan siklus 2 sangat baik.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Manajemen Supervisi Akademik selama Pandemi COVID-19 di Kalimantan Barat
Herry Sanoto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.858
Kompetensi profesional guru sekolah dasar dipengaruhi oleh pelaksanaan supervisi akademik. Pandemi tidak hanya mempengaruhi daerah yang sudah maju, tetapi juga daerah tertinggal seperti Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sebelum pandemi COVID-19, pelaksanaan supervisi akademik sudah menghadapi tantangan seperti keterbatasan jumlah pengawas, lokasi sekolah yang berjauhan, alokasi waktu untuk melakukan supervisi, dan biaya pelaksanaan supervisi. Atas dasar itu, perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan supervisi akademik bagi guru sekolah dasar pada saat di daerah tertinggal selama pandemi, sehingga ada solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan supervisi akademik guru sekolah dasar di Kabupaten Sanggau pada saat pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan dinas pendidikan, kepala sekolah, pengawas sekolah dasar dan guru. Penelitian ini berhasil menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakefektifan pembinaan akademik pada saat terjadi pandemi di Kabupaten Sanggau. Faktor-faktor tersebut adalah kebijakan pemerintah daerah terkait dengan pembatasan kegiatan tatap muka di sekolah dan pengalihan supervisi tatap muka pengawas dan guru ke supervisi online. Oleh karena itu, dapat disimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen supervisi akademik adalah kebijakan Pemerintah Daerah dan perubahan pola komunikasi
Pengaruh Kepekaan Sosial terhadap Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat
Sadam Fajar Shodiq
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1698
Penanaman terhadap nilai-nilai sikap dan karakter yang baik perlu diperhatikan sejak dini. Karakter itulah yang akan menadi pedoman dalam bersikap, berperilaku, berpikir, bahkan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat. Pembahasan mengenai nilai karakter yang akan menjadi fokus penelitian ini adalah mengenai kepekaan sosial. Tujuan penelitian yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui pengaruh kepekaan sosial terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis masyarakat pada mahasiswa prodi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta semester I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekata kuantitatif sedangkan analisis data menggunakan SPSS versi 21 dengan analisis varian satu jalur. Dalam pengujiannya digunakan uji reliabilitas, validitas dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara general, kepekaan sosial telah dimiliki oleh mahasiswa prodi Agroteknologi UMY semester I, namun belum menjadi karakter dalam diri masing-masing mahasiswa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil angket pada variable Y (pengembangan pendidikan karakter). Dalam variabel tersebut, karakter yang harus terbentuk melalui sikap kepekaan sosial cukup memberikan pengaruh yang signifikan.
Program Tutorial Mata Kuliah Etika Kristen sebagai Pembentukan Konsep Diri Mahasiswa
Esther Rela Intarti;
Noh Ibrahim Boiliu
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1721
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai institusi pendidikan, Universitas Kristen Indonesia (UKI) tentu dituntut untuk mendidik para mahasiswa agar para mahasiswa dapat menjadi manusia yang utuh, berilmu, cerdas, tangguh, dan berkarakter. Upaya untuk membangun manusia yang tangguh dan berkarakter ini sejalan dengan nilai-nilai kekristenan yang seharusnya dipahami oleh para mahasiswa. Untuk mengimplementasikan nilai-nilai kristiani bagi para mahasiswa, Unit Pelayanan Kerohanian dan Konseling (UPKK) UKI melalui mata kuliah Etika Kristen membuat program tutorial etika kristen yang bertujuan agar mahasiswa mengenali konsep diri dan memahami tujuan hidup yang bermakna sehingga menjadi manusia yang tangguh dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai kristiani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui program tutorial etika Kristen dapat bermanfaat dan diterima oleh para mahasiswa Berdasarkan hasil analisis bahwa rancangan program tutorial mata kuliah Etika Kristen ini terstruktur dengan baik sehingga berdampak positif bagi para mahasiswa. Program tutorial mata kuliah Etika Kristen di UKI diperuntukkan bagi mahasiswa baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.
Penerapan Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah SD Swasta
Hatari Marwina Siagian;
M. Joharis Lubis;
Darwin Darwin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2747
Fokus pada penelitian ini tentang gaya kepemimpinan situasional oleh kepala sekolah SD Swasta Alwashliyah, tujan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui gaya kepemimpinan situasional dengan gaya telling, selling Participating ,Delegating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian lapangan (Field Reseach). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara atau Interview, Observasi, dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah Kepala sekolah dan Guru/Pegawai, Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling dimana teknik penggambilan data berdasarkan hasil pertimbangan dan Snowball Sampling. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan oleh kepala sekolah menerapkann gaya kepemimpinan situasional telling, selling, participating, delegating, namun begitu indikator selling begitu dominan diterapkan oleh kepala sekolah.
Pengembangan Video Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Powerdirector 18 di Sekolah Dasar
Aulya Ilsa;
Farida F;
Mardiah Harun
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.643
Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran yang terbatas dimasa pandemi. Proses pembelajaran disekolah dilaksanakan secara daring dan luring. Hal tersebut membuat peserta didik merasa bosan sehingga motivasi belajar berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi PowerDirector 18 pada materi lingkaran matematika kelas VI sekolah dasar yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian adalah pengembangan menggunakan model umum desain penelitian Plomp yang terdiri atas 3 tahap yaitu Preliminary research, Prototyping phase, Assesment phase. Data uji validitas diperoleh melalui lembar validasi video pembelajaran, RPP. Video pembelajaran terlebih dahulu di evaluasi oleh peneliti sendiri, lalu dilanjutkan validasi oleh validator untuk mendapatkan masukan sehingga diperoleh kevalidan video pembelajaran untuk semua aspek adalah 90 % masuk kategori sangat valid. Berdasarkan uji coba praktikalitas dapat diketahui bahwa video pembelajaran dapat memberikan kemudahan kepada guru dan peserta didik, menarik minat guru dan peserta didik, serta berguna bagi guru untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik, sehingga diperoleh tingkat praktikalitas video pembelajaran adalah 93% pada kategori sangat praktis. Selanjutnya video pembelajaran memberikan dampak, pengaruh dan hasil yang sangat baik terhadap aktivitas peserta didik yaitu 88,4%, sikap 83%, pengetahuan 84% dan keterampilan 87% sehingga secara keseluruhan efektivitas video pembelajaran dikatakan sangat efektif. Disimpulkan bahwa video pembelajaran materi lingkaran matematika kelas VI SD telah dinyatakan valid, praktis dan efektif.
Ketersediaan Bahan Pustaka Perpustakaan untuk Mengoptimalkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar
Febriana Murtianingsih;
Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3218
Adanya perpustakaan sekolah dapat mempengarui minat baca di kalangan siswa sekolah dasar. Perpustakaan menjadi tempat dimana siswa dapat memperoleh pengetahuan baru melalui membaca. Minat baca merupakan keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan membaca tanpa melalui paksaan dari individu lain. Di perpustakaan sekolah terdapat bahan pustaka yang dapat mencukupi keperluan informasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ketersediaan bahan pustaka di perpustakaan sekolah untuk mengoptimalkan minat baca siswa kelas 1 di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuaitatif dengan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian berlokasi di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang dibutuhkan pada penelitian ini ialah siswa, guru kelas serta kepala sekolah di SD Negeri Bulukantil Surakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah Milles and Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data sumber. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ketersediaan bahan pustaka di perpustakaan sekolah sangat mempengaruhi minat baca siswa. Terbukti dengan tidak tersedianya buku yang dibutuhkan siswa di perpustakaan membuat siswa enggan untuk datang ke perpustakaan. Sehingga perpustakaan harus menyediakan buku yang dibutuhkan siswa datang ke perpustakaan sekolah.
Analisis Peran Pola Pengasuhan Orang Tua dalam Perkembangan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Muhammad Qoiri Fahmi;
Waspodo Tjipto Subroto;
Agus Suprijono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3460
Gerakan literasi keluarga memiliki fungsi yang paling vital, karena keluarga mendidik anak dari mulai usia dini, bahkan dari dalam kandungan sekalipun. Keluarga yang di dalamnya terdapat orangtua memiliki peran sentral dalam membantu anak belajar di rumah, anak tidak akan bisa belajar efektif tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari orang tua. Nilai literasi siswa yang baik tidak terlepas dari peran orang tua dalam memberikan pola pengasuhan yang baik kepada anak dalam kegiatan berliterasi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran pola pengasuhan orangtua dalam perkembangan literasi siswa kelas I di SD Labschool UNESA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara, Observasi dan Angket. Analisis data menggunakan reduksi, display dan verifikasi data. Sedangkan untuk kriteria keabsahan datanya menggunakan pengujian Kredibilitas yang terdiri dari perpanjangan pengamatan, triangulasi, menggunakan bahan referensi, serta analisis kasus negative. Hasil penelitian ini yang didapatkan bahwa pola pengasuhan orangtua memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan literasi anak, dengan pola asuh yang baik dan benar dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan terhadap pembelajaran literasi maka anak juga akan memperoleh hasil yang baik dalam nilai literasinya.
Merangsang Minat Belajar Siswa dengan Model Pembelajaran Tutorial Berbasis Media Video Sosiodrama untuk Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
Siti Rahmi Jalilah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1657
Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia untuk melaksanakan fungsi, peran serta eksitenseinya sebagai manusia untuk meningkatkan harkat dan martabat suatu bangsa demi kemajuan suatu negara kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Namun dengan merabaknya pandemi Covid-19 memaksa pemerintah membuat kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam bidang pendidikan. Dalam kegiatan pembelajaran, media video menjadi alternatif yang cukup menarik untuk digunakan. Namun, pada mata pelajaran Aqidah Akhalak khususnya pembelajaran bagi siswa sekolah dasar, video yang disajikan sebagian besar bersifat teoritis sebagaimana pembelajaran dengan metode ceramah di kelas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan model pembelajaran tutorial berbasis media video sosiodrama dalam merangsang minat belajar siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data dari sumber-sumber penelitian yang sudah relavan baik dari dokumen, artikel jurnal maupun yang lainya terkait dengan masalah yang akan diteliti. Kemudian setelah data dikumpulkan maka tahap selanjutnya dilakukan analisis hasil untuk dapat menarik sebuah kesimpulan.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kreativitas Siswa melalui Analisis Rasch Model di Sekolah Dasar
Mila Aprilia;
Dindin Abdul Muiz Lidinillah;
Rosarina Giyartini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1199
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penerapan kreativitas dalam diri manusia di lingkungan sehari-harinya. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukan deskripsi dari hasil analisis pengembangan instrumen penilaian kreativitas siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif, serta partisipan penelitian merupakan siswa Kelas IV SDN 2 Sukapura, salah satu sekolah di kabupaten Tasikmalaya, dengan jumlah sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengembangan instrumen kreativitas sebagian besar berada pada kategori baik dengan proporsi sebesar 70%. Melalui analisis ini, diketahui bahwa tingkat kemampuan siswa lebih besar dalam menyelesaikan item pada instrumen kreativitas siswa, dibuktikan oleh hasil penelitian yang menunjukan angka item pada separation dan reliability lebih besar dibandingkan angka person pada separation dan reliability. Selain itu pengembangan instrumen kreativitas ini dapat di terima oleh seluruh responden (tidak mengalami bias gender).