Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah SD Swasta Hatari Marwina Siagian; M. Joharis Lubis; Darwin Darwin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2747

Abstract

Fokus pada penelitian ini tentang gaya kepemimpinan situasional oleh kepala sekolah SD Swasta Alwashliyah, tujan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui gaya kepemimpinan situasional dengan gaya telling, selling Participating ,Delegating. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian lapangan (Field Reseach). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada  penelitian ini adalah dengan wawancara atau Interview, Observasi, dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini adalah Kepala sekolah dan Guru/Pegawai, Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling  dimana teknik penggambilan data berdasarkan hasil pertimbangan dan Snowball Sampling. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan oleh kepala sekolah menerapkann gaya kepemimpinan situasional telling, selling, participating, delegating, namun begitu indikator selling begitu dominan diterapkan oleh kepala sekolah.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Sekolah Wahyuni Siregar; M. Joharis Lubis; Darwin Darwin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2766

Abstract

Pimpinan tertinggi di dalam struktur organisasi sekolah ialah kepala sekolah tentunya memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan arah kebijakan peningkatan kompetensi sekolah. Kehadiran kepala sekolah sangat penting karena merupakan motor  penggerak bagi sumber daya sekolah terutama guru, karyawan, dan anak didik.  Begitu besarnya peranan sekolah dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Dalam menjalankan manajemen pendidikan, SMA Negeri 1 Padang Bolak dalam menjalankan manajemen  pendidikan berpedoman/mengacu kepada delapan standar pendidikan nasional. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan keprofesionalan kepala sekolah, diharapkan pengembangan profesionalisme tenaga kependidikan mudah dilakukan karena sesuai dengan fungsinya. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. instrumen yang peneliti gunakan adalah obeservasi, wawancara, angket dan dokumentasi. teknik yaitu secara Non Probability Sampling (Purposive sampling degan teknik snowball sampling. Dalam menentukan kebenaran penelitian maka perlu dilakukan uji validitas, uji validitas yang digunakan peneliti adalah triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini Menajemen yang di terapkan oleh sekolah telah mengacu pada Standart Pendidikan Nasional (SNP) secara efektif
Persepsi guru SMK pusat keunggulan tentang model kepemimpinan etnis Jawa: Asta Brata Kisno Kisno; Sumaryanto Sumaryanto; Syawal Gultom; Darwin Darwin
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v10i2.48896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru tentang gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan-Pusat Keunggulan berbasis kearifan lokal yakni etnis Jawa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan lokasi penelitian yang dipilih untuk melaksanakan penelitian yaitu 5 SMK Pusat Keunggulan di Cabang Dinas Lubuk Pakam, Provinsi Sumatera Utara. Sampel penelitian berjumlah 172 orang guru dan data dikumpulkan melalui angket berskala Likert yang disebarkan via Formulir Google. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa 68-79% guru memiliki persepsi bahwa kepala sekolah di SMK Pusat Keunggulan telah menerapkan model kepemimpinan sifat melalui filosofi Asta Brata dengan baik melalui indikator-indikator yang terdapat dalam dimensi sifat matahari, bulan, bintang, angin, angkasa, api, bumi dan samudra. Dengan demikian, model kepemimpinan berbasis etnis atau kearifan lokal dapat untuk diterapkan untuk mendukung program SMK Pusat Keunggulan sebagai wujud kolaborasi antara Kemendikbud dan pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas SMK.
Analisis Pengaruh Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Labuhanbatu Utara Wannisyah Darlina; Restu Restu; Darwin Darwin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and explain the effect of work climate on teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency. The research employed a quantitative approach with correlational survey method to determine the relationship between work climate and teacher performance. The population consisted of 718 public junior high school teachers in Labuhanbatu Utara Regency, with a sample of 88 teachers selected using random sampling technique with Slovin formula and 10% error rate. Data were collected using closed questionnaires based on theoretical indicators for each variable, measured using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted through descriptive and inferential statistics, utilizing simple linear regression and Pearson correlation with SPSS version 25. The results showed that work climate has no significant effect on teacher performance, as indicated by a significance value of p = 0.415 (> 0.05). The regression equation Y = 75.33 - 0.13X demonstrates that work climate can only explain 0.77% of the variation in teacher performance, while 99.23% is explained by other factors outside the research model. The study concludes that work climate is not a significant determining factor for teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency, suggesting that other factors such as professional competence, intrinsic motivation, and commitment to the profession may play more dominant roles in determining teacher performance levels. Keywords: educational management; Labuhanbatu Utara; teacher performance; work climate; work environment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja dan kinerja guru. Populasi penelitian adalah guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang berjumlah 718 orang, dengan sampel sebanyak 88 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berdasarkan indikator teoritis masing-masing variabel yang diukur dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan teknik regresi linear sederhana dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi p = 0,415 (> 0,05). Persamaan regresi Y = 75,33 - 0,13X menunjukkan bahwa iklim kerja hanya mampu menjelaskan 0,77% variasi kinerja guru, sedangkan 99,23% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim kerja bukanlah faktor penentu signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti kompetensi profesional, motivasi intrinsik, dan komitmen terhadap profesi kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tingkat kinerja guru. Kata kunci: iklim kerja; kinerja guru; Labuhanbatu Utara; lingkungan kerja; manajemen pendidikan
Analisis Pengaruh Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Labuhanbatu Utara Wannisyah Darlina; Restu Restu; Darwin Darwin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and explain the effect of work climate on teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency. The research employed a quantitative approach with correlational survey method to determine the relationship between work climate and teacher performance. The population consisted of 718 public junior high school teachers in Labuhanbatu Utara Regency, with a sample of 88 teachers selected using random sampling technique with Slovin formula and 10% error rate. Data were collected using closed questionnaires based on theoretical indicators for each variable, measured using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted through descriptive and inferential statistics, utilizing simple linear regression and Pearson correlation with SPSS version 25. The results showed that work climate has no significant effect on teacher performance, as indicated by a significance value of p = 0.415 (> 0.05). The regression equation Y = 75.33 - 0.13X demonstrates that work climate can only explain 0.77% of the variation in teacher performance, while 99.23% is explained by other factors outside the research model. The study concludes that work climate is not a significant determining factor for teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency, suggesting that other factors such as professional competence, intrinsic motivation, and commitment to the profession may play more dominant roles in determining teacher performance levels. Keywords: educational management; Labuhanbatu Utara; teacher performance; work climate; work environment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja dan kinerja guru. Populasi penelitian adalah guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang berjumlah 718 orang, dengan sampel sebanyak 88 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berdasarkan indikator teoritis masing-masing variabel yang diukur dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan teknik regresi linear sederhana dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi p = 0,415 (> 0,05). Persamaan regresi Y = 75,33 - 0,13X menunjukkan bahwa iklim kerja hanya mampu menjelaskan 0,77% variasi kinerja guru, sedangkan 99,23% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim kerja bukanlah faktor penentu signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti kompetensi profesional, motivasi intrinsik, dan komitmen terhadap profesi kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tingkat kinerja guru. Kata kunci: iklim kerja; kinerja guru; Labuhanbatu Utara; lingkungan kerja; manajemen pendidikan