cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2025)" : 22 Documents clear
Analisa Kelayakan Finansial Ojek Online (Studi Kasus 2 Aplikasi Sekaligus) Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.345

Abstract

Pengendara Ojek Online di Kota Pekanbaru kadang tidak hanya mendaftar di satu aplikasi Ojek Online saja, kenyataannya di lapangan yang ditemukan pengendara dengan 2 aplikasi yang berbeda sekaligus. Hal ini cukup menarik untuk diteliti. Pengendara ingin mendapatkan penghasilan lebih jika mendaftar pada 2 Aplikasi Ojek Online. Lokasi survei diadakan di Kota Pekanbaru mulai dari survei awal guna mengetahui lokasi ideal pengendara. Setelah didapatkan data pengendara maka dilakukan survei komprehensif terhadap driver ojol. Research ini bertujuan untuk menghasilkan kelayakan finansial driver ojol yang memakai 2 aplikasi secara bersamaan. Nilai PBP, BEP, IRR, BCR dan NPVa merupakan indikator kelayakan yang dipergunakan. Pengendara dalam hal ini dibagi ke dalam 2 kelompok Pekerjaan. Pertama adalah sebagai Pekerjaan Tunggal dan kedua sebagai Pekerjaan Tambahan. Berdasarkan perhitungan secara matematis maka untuk Pekerjaan Tunggal dengan nilai PayBack Period (PBP) rata-rata = 3-4 bulan, nilai BEP = 100km/hari, Tingkat pengembalian internal (IRR)= 30%, BCR rata-rata = 4.0 , Nilai NPV rata-rata = Rp. 455,327,718, Sementara untuk Pekerjaan Tambahan didapatkan nilai tidak layak untuk semua indikator. Dapat dikatakan bahwa Pekerjaan Tunggal sebagai pengendara ojol dengan 2 aplikasi sangat layak secara finansial untuk diterapkan karena 100% penghasilannya berada di atas dari UMK PekanbaruĀ  tahun 2025.
Pengaruh Manuver Jaringan Distribusi 20 kV Terhadap Drop Tegangan dan Rugi-Rugi Daya Ermawati; Yolnasdi, Yolnasdi; Palaha, Fadhli; Machdalena; Hamzah, Irfan Kurniadi
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.346

Abstract

Nilai drop tegangan yang melebihi batas toleransi akan menyebabkan terjadinya pemadaman secara otomatis oleh sistem proteksi, untuk mengurangi daerah pemadaman listrik agar tetap tercapainya kondisi penyaluran tenaga listrik yang efisien dan maksimal salah satu cara dengan memanuver jaringan tersebut . Pada kasus ini Penyulang yang dimanuver adalah penyulang Suka Karya dengan Penyulang Taman Karya yang bertujuan untuk mengurangi pemadaman terutama pada daerah yang memiliki pelanggan prioritas. Untuk mengetahui seberapa besar drop tegangan dan rugi daya yang terjadi saat kondisi sebelum dan sesudah manuver beban pada penyulang ini perhitungan dilakukan dengan menggunakan software ETAP, simulasi terhadap penyulang dilakukan sebanyak 10 skenario berdasarkan data dari PT. PLN (Persero). Hasil penelitian ini untuk skenario manuver beban terbaik terdapat pada skenario ke 3 dengan jumlah beban 15610 kVA tidak terdapat drop tegangan yang melebihi batas toleransi dan tidak terjadi overload, sedangkan skenario terburuk terdapat pada skenario ke 1 dengan jumlah beban 23465 kVA terdapat drop tegangan di bus 8 yaitu 10,4% tegangan menurun menjadi 17,921 kV hingga ke bus 4 yaitu 18,17 % tegangan menurun menjadi 16,165 kV akibat dari kondisi jaringan yang mengalami over load. Untuk total rugi daya aktif dan reaktif sebelum manuver beban yaitu 1051,4 kW dan 3037,8 kVAR sedangkan sesudah manuver beban rugi daya aktif dan reaktif tertinggi terdapat pada skenario ke 1 dengan total 3957,4 kW dan 3981,7 kVAR.

Page 3 of 3 | Total Record : 22