EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Focus of EPSILON are electrical engineering and information technology. Scope of EPSILON are Power Engineering, Telecommunication & Information engineering, and Control & Instrument Engineering. Scope of this journal for Power Engineering are Renewable/green energy, Solar energy, micro-hydro energy, wind energy, hydro energy, geothermal energy, energy hybrid system, energy monitoring and management, SCADA, power system, power generation operation and control, power transmission, protection and insulation, metering system, electric transportation system, battery technology, power electronics, electromagnetic and computation for power system, electrical machinery and HV diagnosis. Scope of this journal for Telecommunication & Information are Antenna, broadband communication, circuit and system, electromagnetic, telecommunications management, microwave, radio wave, radar and satellite, wireless communication, RF electronic, Optical communication, multimedia broadcasting, multimedia communication, web programming, computer network, and data communication. Scope of this journal for Control & Instrumentation are automation, PLC/DCS/SCADA system, instrumentation and control system, process control, artificial intelligence, mechatronics, robotics, guidance and flight control, electric vehicle, instrumentation engineering education, smart manufacturing, smart sensor, simulation and optimization, microcontroller application/embedded systems, signal and image processing, electronic and microelectronic, biomedical engineering, software engineering, wireless sensor network, and IoT.
Articles
76 Documents
Prototype Sorting Station Pada Modular Production System Menggunakan PLC Mitsubishi FX2N-64MR
Saepul rahmat;
Lelly Kartika;
Muhammad Yusuf
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 3 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Quality Control (QC) produksi adalah kegiatan pengecekan kualitas akhir suatu produk pada proses produksi. Salah satu contoh aktifitas QC adalah proses sortir produk hasil produksi (benda kerja). Proses pemisahan jenis benda kerja masih banyak dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia. Proses pemisahan benda kerja dengan dikelompokkan berdasarkan warna silver dan merah, selain itu juga dipisahkan berdasarkan logam dan non-logam. Dengan adanya masalah pemisahan benda kerja maka dirancanglah sorting station secara otomatis menggunakan PLC Mitsubishi FX2N-64MR dengan sensor warna TCS230, Inductive Proximity Sensor, dan sensor infrared E18D80NK. Sensor warna TCS230 dapat mengenali warna benda kerja dengan nilai RGB pada siang untuk warna merah sebagai berikut : Rmin = 36, Rmax = 43, Gmin = 115, Gmax = 122, Bmin = 89, dan Bmax = 96. Sedangkan warna silver sebagai berikut : Rmin = 34, Rmax = 36, Gmin=34, Gmax=36, Bmin = 28, dan Bmax = 30. Nilai RGB pada malam hari untuk warna merah sebagai berikut : Rmin = 30, Rmax = 37, Gmin = 101, Gmax = 108, Bmin = 78, dan Bmax = 85. Sedangkan warna silver sebagai berikut : Rmin = 34, Rmax = 36, Gmin=33, Gmax=35, Bmin = 26, dan Bmax = 28. Keberhasilan alat ini mulai dari proses awal sampai akhir berdasarkan hasil pengujian adalah 100%. Sensor Proximity Infrared E18D80NK dan Sensor Proximity Kapasitif digunakan untuk mendeteksi benda kerja logam dan non-loogam. Durasi waktu yang dibutuhkan pada proses handling sampai dengan sorting maksimal 22,95 detik. Hal tersebut dipengaruhi oleh jarak slide dan tekanan udara dari kompresor..
Perancangan Alat Identifikasi Nilai Mata Uang Kertas Serta Keasliannya Mennggunakan Metode Template Matching Bagi Penyandang Tunanetra
Maulani kapiudin Kapiudin
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 3 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Uang merupakan alat yang digunakan untuk melakukan transaksi jual beli dan telah digunakan oleh semua orang di setiap negara. Hal ini tentu menjadikan uang sebagai barang pokok bagi semua orang, bahkan bagi penyandang disabilitas seperti tunanetra. Keterbatasan tunanetra dalam melihat adalah masalah komunikasi sehingga hanya mengandalkan indera peraba dan pendengar. Kelemahan tunanetra dalam melihat dan mengidentifikasi uang dapat menyebabkan uang dipertukarkan, salah tempat, atau bahkan tertipu saat jual beli. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan alat yang dapat memudahkan penyandang tunanetra untuk mengetahui nilai nominal dan keaslian uang tersebut. Alat identifikasi uang kertas ini menggunakan Raspberry Pi. Komputer mini ini dapat memproses gambar yang diambil dan dicocokkan menggunakan metode pencocokan template dengan fungsi koefisien korelasi. Kemudian speaker digunakan untuk membunyikan keluaran berupa nominal uang dan keaslian uang kertas. Untuk mengoperasikan perangkat, cukup hidupkan dan taruh uang di kotak yang tersedia, dan keluaran suara akan muncul melalui speaker.
Analisis Kemampuan Minyak Isolasi Transformator Daya Merek Unindo Dengan Pengujian Dissolved Gas Analysis dan Breakdown Voltage di Gardu Induk Serpong
Christiono;
M. Reza Hidayat
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 3 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The increasing demand for electric energy will always coimcide with increasing equipment performance at electrical substation. Power Transformer is one of the tools that really feels the impact, namely the increasing temperature of it is conductor in the form of transformer windings. That is the reason why the transformer has insulation in it, in the form of cellulose paper and transformer oil. To know the indication of failure on the transformer, we can test one of the transformer insulation, namely transformer oil. By doing the DGA testing and Breakdown Voltage of Transformator Oil Testing. After doing the DGA test by analyzing the testing result using TDCG, Key Gas, Doernenburg Ratio, Rogers Ratio, and Duval Triangle Methods. It can be seen that transformer 1 and 3 have experienced a failure indication in the form of temperature failure (Thermal Fault). It can be seen from the high content of methane and ethane gas. And after testing the voltage of the transformer oil breakdown, it can be seen that the condition of the transformer oil breakdown voltage 1 and 3 in the first test are still in good condition. Contrast with the second test, value of the breakdown voltage from both transformer are very bad. That is because the distance between the time of sampling with the testing is very far away and it causes many contaminans in the transformer oil.
Performansi Jaringan VoIP Terhadap Peningkatan Pengguna Pada Variasi Bandwidth Menggunakan Gns 3 Dan Wireshark
Antrisha Setiawan;
Alisya Alifah
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 3 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi komunikasi yang mampu mengirimkan paket suara dengan memanfaatkan internet protocol dengan basis packet-switch secara real-time. Penggunaan internet menyebabkan kualitas VoIP akan sangat tergantung pada jumlah pengguna yang mengakses dan kapasitas bandwidth yang digunakan. Ketika jumlah pengguna besar, namun kapasitas bandwidth yang digunakan kecil maka kualitas komunikasi menurun. Salah satu cara untuk mengukur kualitas jaringan internet adalah menggunakan parameter Quality of Service. Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi jaringan VoIP yang dibuat menggunakan Graphic Network Simulator 3 sebagai simulator jaringan, Asterisk sebagai server dan Trinity SIP Tester sebagai client. Dibuat 5 skenario berdasarkan jumlah pengguna saat jam sibuk yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 dengan menggunakan variasi bandwidth sebesar 512 Kbps, 5 Mbps, 10 Mbps, dan 15 Mbps. Parameter QoS yang disimulasikan adalah throughput, delay, packetloss dan jitter. Keempat parameter tersebut diklasifikasikan berdasarkan standar TIPHON untuk menentukan kualitas dari jaringan VoIP yang disimulasikan. Berdasarkan hasil simulasi VoIP, nilai throughput tertinggi berkisar 4399 Kbps yang didapatkan saat pengguna berjumlah 30 dengan menggunakan bandwidth 10 Mbps. Delay terkecil bernilai 19,06 ms d ketika menggunakan bandwidth 15 Mbps jumlah pengguna 20. Jitter terkecil yakni 19,06 ms didapatkan saat jaringan VoIP melayani sebanyak 20 pengguna menggunakan bandwidth 15 Mbps. Persentase packetloss terbesar terjadi ketika bandwidth bernilai 512 Kbps, sedangkan pengguna yang harus dilayani berjumlah 30 yaitu 77,29%. Rekomendasi bandwidth berdasarkan standar TIPHON, untuk mengakomodasi 10 pengguna dapat menggunakan bandwidth 512 Kbps, dengan nilai jitter, delay, throughput, dan packetloss berada pada kategori baik, sedangkan saat pengguna berkisar 15-30 direkomendasikan menggunakan bandwidth 5 Mbps.
Perancangan Low Noise Amplifier untuk Aplikasi Radar Pasif
Antrisha Setiawan;
Muhamad Ramdani;
Atik Charisma
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 19 No 1 (2021): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Radar pasif adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mendeteksi dan memperoleh posisi dengan menggunakan sinyal tertentu yang ditransmisikan oleh target. Sinyal pada sistem radar dalam bentuk gelombang mikro memiliki daya yang sangat rendah. Sehingga, sistem penerima pada radar harus mempunyai penguat dengan penguatan yang tinggi dan mampu meredam derau serendah-rendahnya. Perancangan Low Noise Amplifier (LNA) dibuat menggunakan mikrostrip dengan komponen aktif penyusunya berupa transistor ATF- 58143. Software ADS (Advaced Desain System) digunakan pada perancangan LNA. Untuk medapatkan rangkaian matching impedansi, digunakan tools Smitch-chart pada ADS. Metode yang digunakan dalam perancangan matching impedance adalah single short stub. Rangkaian LNA dipasngkan dengan rangkaian bias untuk mendapatkan nilai-nilai yang memenuhi spesifikasi. Hasil akhir perancangan pada frekuensi 2,5 GHz memiliki faktor kestabilan 1,719, noise figure sebesar 2,554, gain (S21) 12,090 dB, input return loss (S11) -26,861 dB, output return loss (S22) -13,563 dB, dan VSWR bernilai 1,531. Panjang saluran transmisi di penyesuai impedansi masukan memiliki nilai W = 3,416540 mm dan L = 20,405200 mm di short stub, dan nilai W = 3,416540 dan L = 3,847260 di line stub. Panjang saluran di impedansi saluran keluaran memiliki nilai W = 3,416540 mm dan L = 10,683500 mm di short stub, dan nilai W = 3,416540 dan L = 3,847260 di line stub. LNA dapat digunakan pada frekuensi 2 - 3 GHz.
Analisis Pemodelan Kanal untuk Sistem Komunikasi Dengan Frekuensi Millimeter Wave Guna Mendukung Teknologi 5G
Endah Setyowati;
Galura Muhammad Suranegara
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 3 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi telekomunikasi sedang menuju generasi kelima dengan beberapa keungulan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya. Penggunaan frekuensi tinggi dengan panjang gelombang beurukuran 1 sampai 10 milimeter memiliki sensitifitas yang lebih tinggi terhadap hujan dibandingkan frekuensi yang digunakan pada teknologi 4G saat ini. Oleh karenanya, perlu dibuat sebuah model kanal yang dapat menggambarkan kondisi kanal 5G dengan memperhitungan redaman hujan. Semakin tinggi frekueni maka redaman hujan akan semakin besar pula sehingga perlu skema terbaik untuk mendapatkan performansi sistem yang baik. Paper ini menjelaskan beberapa pertimbangan mengenai penggunaan metode dan parameter sistem yang dapat membuat performansi sistem menjadi lebih baik
Desain Dan Arsitektur Sistem Tambak Ikan Kerapu Pintar Berbasis Internet Of Things
Agus Ramelan
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 19 No 1 (2021): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan negara agraris dengan potensi perkanan yang tinggi, salah satu nya adalah budidaya ikan kerapu. Pada artikel ini dijelaskan mengenai sebuah konsep dan desain tambak ikan kerapu berbasis Internet of Things (IoT). Rancangan alat ini memiliki fungsi utama yaitu sebagai pemberian makan ikan kerapu secara otomatis dan pemantauan kualitas air tambak. Alat ini juga memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi terbarukan dengan digunakannya sel surya yang akan tersimpan di baterai. Pembahasan akan difokuskan pada desain mekanik, kebutuhan sistem kontrol, dan arsitektur IoT. Selanjutnya, rancangan dan desain alat ini penulis sebut sebagai Smart Grouper Fispond. Di era pandemi Covid-19 saat ini, teknologi IoT sangat membantu dalam penerapan Work from Home. Petambak ikan kerapu dapat memanfaatkan teknologi ini untuk kemudahan dalam pengelolaan budidaya tambak ikan kerapu
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Dengan Pendekatan PASID
Tenang Sembiring
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 1 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Matematika mempunyai peranan penting baik dalam pengembangan bidang studi lain maupun dalam menentukan masa depan mahasiswa. Karena itu pembelajaran matematika harus mampu mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa. Salah satu tujuan dari pembelajaran matematika adalah meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Masalahnya, pembelajaran matematika selama ini dianggap kurang meningkatkan kemampuan berpikir matematika tingkat tinggi, khususnya kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan suatu kajian terhadap pembelajaran dengan pendekatan analitik sintetik intervensi divergen (PASID) dan pengaruhnya terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dan menggunakan instrument tes kemampuan komunikasi matematis yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Teknik Unjani untuk pokok bahasan atau materi ajar diferensial. Ternyata kemampuan penalaran matematis mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan PASID lebih baik dari mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan cara konvensional dengan perbedaan sebesar 3,846. Juga peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan PASID sebesar 12,710, lebih baik dibandingkan mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan cara konvensional sebesar 8,864. Metoda pembelajaran berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Disamping itu, sikap mahasiswa terhadap mata kuliah dan terhadap pembelajaran matematika berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis mereka.
Analisis Ketidakseimbangan Fasa Dan Harmonisa Pada Sistem Air Handling Unit (Ahu) Di Pt. Medion Farma Jaya
Dewi Purnama Sari;
Giri Angga Setia
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 1 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh PT Medion Farma Jaya adalah ketidakseimbangan fasa dan harmonisa pada sistem AHU. Permasalahan tersebut akibat dari pembebanan arus masukan untuk fan evaporator yang tidak seimbang, serta penggunaan variable speed drive (VSD) yang merupakan salah satu peralatan non linier yang digunakan untuk mengatur kecepatan motor blower pada sistem AHU. Peralatan ini memberikan arus harmonisa ke jaringan sistem tenaga pada orde harmonisa rendah seperti harmonisa ke-3, 5, 7, 9, 11 dan 13. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyeimbangan arus beban perfasa, serta melakukan filterisasi harmonisa untuk mereduksi harmonisa tersebut. Filter yang digunakan adalah filter double tuned yang ditransformasi dari 2 buah filter single tuned yang memiliki 2 frekuensi yang berbeda. Perancangan dan simulasi pemasangan filter pada bus 3 dan bus 5 dilakukan menggunakan software ETAP power station 12.6. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terjadi penurunan nilai THDi pada bus 3 sebesar 74,38% menjadi 12,33%, sedangkan pada bus 5 sebesar 74,71% menjadi 12,39%. Pada akhirnya, nilai THDi pada sistem AHU mendekati nilai standar yang ditetapkan IEEE Standar 519- 1992. Sedangkan untuk ketidakseimbangan fasa mengalami penurunan sebesar 4% dengan penurunan arus beban pada fasa R sebesar 26,1 A.
Pemanfaatan Panas Pada Kompor Gas Sebagai Energi Alternatif Menggunakan Generator Termoelektrik
Fatma Nuraida
EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 18 No 1 (2020): EPSILON: Journal of Electrical Engineering and Information Technology
Publisher : Department of Electrical Engineering, UNJANI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada saat ini pertumbuhan manusia semakin meningkat maka kebutuhan energi listrik pun semakin bertambah, sedangkan sumber daya alam yang ada pada perut bumi sebagai salah satu sumber energi utama pada pembangkit listrik semakin berkurang. Dengan kondisi tersebut, saat ini banyak inovasi-inovasi baru untuk membuat energi alternatif, salah satunya ialah generator termoelektrik. Prinsip teori efek seebeck pada generator termoelektrik ini dapat digunakan untuk mengubah energi panas menjadi energi listrik. Prinsip konversi energi pada termoelektrik itulah yang dimanfaatkan pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip kerja dari generator termoelektrik, merancang dan menganalisis pembangkit listrik dengan menggunakan generator termoelektrik menggunakan tipe TEC1-12706 sebanyak 2 buah. Sumber panas yang digunakan adalah kompor dan ice gel pack sebagai pendingin. Penghantar panas dari kompor ke termoelektrik menggunakan plat besi dan seng sebagai penghantar dingin. Dari penelitian ini, panas maksimal dari kompor ialah 100℃, dan suhu terendah pada ice gel pack ialah 4℃. Arus maksimal yang dihasilkan dari rangkaian dengan menggunakan 2 buah termoelektrik yang dirangkai seri sebesar 19,90mA, dan tegangan maksimal yang dihasilkan 3,12V. Dari hasil ini dapat disimpulkan, Termoelektrik dapat menghasilkan listrik dengan adanya perbedaan temperatur.