cover
Contact Name
AHMAD FAHRUROJI
Contact Email
fahrurozi34@gmail.com
Phone
+6281383943191
Journal Mail Official
admin@staiaulia.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Hamid Km 03, Situ Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, 16630 (081383943191- 0856 7265086)
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
ISSN : -     EISSN : 2809252X     DOI : -
Jurnal Tazkiyah Merupakan ihtiar untuk dapat menumbuhkembangkan atau memberikan sumbangsih pemahaman tentang hazanah keilmuan dari berbagai sudut secara lebih komprehensif.Hal ini dimaksudkan untuk dapat dikonsumsi baik bagi mahasiswa maupun khalayak umum. Pada dasarnya Jurnal Tazkiyah adalah informasi keilmuan yang secara lengkap menghimpun tulisan-tulisan dari para Pakar Keilmuan yang berbeda yang dikemas secara apik, mudah untuk di baca dan difahami, hal tersebut dilatarbelakangi selama ini seringkali masih adanya kendala pemahaman tentang konteks ilmu agama, yang mengakibatkan lambatnya proses penyampaian informasi tentang khazanah keilmuan kepada masyarakat umum terlebih bagi mahasiswa khususnya.
Articles 47 Documents
PENERAPAN METODE PENUGASAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN: Program Penelitian dan Pengabdian di MIS Darut Taqwa Cibungbulang Bogor Tahun 2023 Ahmad Fahruroji; Deden Rahmanudin; Ajeng Hikmatul Fajriah; Dwi Laras Ayu Ningtias; Elza Yuliyani; Fina Fathul Jinan; Lulu Lestari; Resmayanti; Sayyidah Sulthoniatul Azizah
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penugasan adalah salah satu strategi dalam meningkatkan pembelajaran prestasi peserta didik kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa dalam mempelajari materi penjumlahan matematika. Dengan memahami pentingnya adaptasi metode pengajaran yang tepat, artikel ini akan menjelaskan bagaimana penerapan metode penugasan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu peserta didik mengatasi kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan, serta dampaknya terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik dalam konteks kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menggunakan model Kurt Lewin. Penelitian tindakan kelas memiliki rumusan masalah dan tujuannya untuk mengetahui penerapan dan penggunaan metode penugasan dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan serta mengetahui apakah metode tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan di kelas 1 MI Darut Taqwa. Adapun hasil dari penelitian ini berhasil menjawab perumusan masalah tersebut, yang mana metode penugasan dilakukan dengan cara memberikan soal penjumlahan sederhana kepada peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa,di mana metode ini membantu peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa dalam memahami konsep penjumlahan secara menyenangkan dan interaktif. Penggunaan metode penugasan mampu meningkatkan prestasi belajar dalam matematika, terutama pada materi penjumlahan bagi peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menjadikan peserta didik agar lebih aktif serta terlibat dalam pembelajaran, memperkuat pemahaman konsep, melatih keterampilan peserta didik melalui latihan yang sistematis. Metode penugasan juga dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri dan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai penjumlahan dengan memberikan latihan yang terstruktur dan bertingkat.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN FIQIH BAB SHALAT KELAS VII: Program Penelitan dan Pengabdian di SMP Adzkia Kharisma Tahun 2023 Komarudin; Firyal Haifa; Ai Lita; Fatwa Hurriah; Hikmatunnisa; Muhammad Azhar; Muhamad Nugi; Ninda Adha Givari; Siti Mayangsari
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar peranan motivasi sangat diperlukan, karena tinggi rendahnya motivasi sangat berpengaruh pada proses belajar anak. Rendahnya motivasi belajar siswa seringkali di duga menjadi penyebab rendahnya kualitas lulusan sebuah lembaga pendidikan. Sebaliknya jika seorang anak memiliki motivasi belajar yang tinggi, anak cenderung akan mampu mengembangkan potensinya ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Peningkatan metode belajar melalui metode demonstrasi mata Pelajaran Fiqih kelas VII SMP Adzkia Kharisma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui metode demonstrasi pada mata Pelajaran Fiqih kelas VII SMP Adzkia Kharisma.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan lembar observasi siswa dan angket yang digunakan sebagai alat penggumpul data. Hasil analisis metode demonstrasi menunjukkan bahwa aspek yang telah mencapai nilai di atas rata-rata dapat meningkatkan motivasi. Misalnya, skor rata-rata siklus I meningkat sebesar 65% dan skor rata-rata siklus II meningkat sebesar 25%. Peningkatan motivasi siswa berpengaruh pada peningkatan hasil belajar dalam mencapai nilai kkm rata-rata 70 yang menunjukkan peningkatan 25%.
BENTENG MORAL GENERASI MUDA: BENTUK, EFEKTIVITAS, DAN PERAN STRATEGIS MAJELIS TAKLIM RAUDHOTUL MUTA'ALIMIN DALAM MENANGGULANGI DEKADENSI MORAL REMAJA DI KP. CIASMARA HILIR BOGOR Aden Setiawan; Teti Apriyanti; Neng Siti Khoerunnisa
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya fenomena penurunan etika, pergaulan bebas, serta krisis karakter di kalangan generasi muda akibat arus digitalisasi menjadi latar belakang utama dilakukannya kajian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan kausalitas. Sampel penelitian mencakup seluruh remaja jamaah majelis taklim sebanyak 20 orang yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, serta penyebaran angket (kuesioner) berskala Likert. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial, mencakup uji korelasi Pearson Product Moment, uji signifikansi (uji t), dan koefisien determinasi (KD). Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,00), dan kondisi pemeliharaan moral remaja juga berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,50). Berdasarkan uji korelasi, diperoleh nilai rhitung sebesar 0,449 yang lebih besar daripada rtabel sebesar 0,444 pada taraf signifikansi 5% (df = 18). Hal ini membuktikan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat keeratan sedang/cukup antara kegiatan majelis taklim dan upaya pencegahan dekadensi moral remaja. Nilai koefisien determinasi sebesar 20,16% mengindikasikan bahwa pembinaan majelis taklim berkontribusi positif sebesar 20,16% terhadap pembentukan moralitas remaja, sedangkan 79,84% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal lain seperti pengawasan keluarga, pergaulan sebaya, serta media sosial. Dengan demikian, Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin terbukti memiliki peran penting sebagai wadah transformasi nilai keagamaan dan benteng moralis generasi muda di era modern.
ARSITEKTUR BI’AH LUGHAWIYYAH: STRATEGI INTEGRATIF PENGUASAAN BAHASA ARAB DAN AKSELERASI MAHARAH AL-KALAM SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN AL-AULIA BOGOR Irawati; Parid Abdulloh; Soleh; Nafilah Kamelia Selvita
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Arab memiliki kedudukan strategis di lingkungan pesantren sebagai sarana komunikasi ritual-akademis serta instrumen utama pemahaman literatur Islam klasik. Kendati demikian, problematika ketidakberanian berbicara, keterbatasan perbendaharaan kata (mufradat), dan disorientasi kaidah tata bahasa (nahwu-sharaf) kerap menjadi hambatan krusial santri putri dalam mengaktualisasikan kemampuan percakapan harian. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis strategi integratif penguasaan bahasa Arab, mengidentifikasi capaian maharah al-kalam, serta memetakan faktor pendukung dan penghambat di Pondok Pesantren Al-Aulia Bogor. Data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap ustadzah, pengurus ASSIPPA bagian bahasa, dan 10 santri putri, serta studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan lingkungan bahasa (bi’ah lughawiyyah) dilaksanakan secara terstruktur melalui setoran rutin 5-7 mufradat harian, forum muhadatsah yaumiyyah mingguan, serta dinamika gim kebahasaan. Implikasi penerapan strategi ini berhasil meningkatkan kelancaran komunikasi dan keberanian berbicara santri putri hingga rentang 73%–85%. Namun demikian, kendala utama mendasar terletak pada ketidakmampuan menyusun struktur kalimat berbasis kaidah nahwu-sharaf (baru dicapai 30%–40% santri) serta interferensi bahasa ibu pasca-liburan dan interaksi dengan siswa non-pesantren.
DINAMIKA EKOSISTEM SEBAYA DAN DETERMINASI MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI EMPIRIS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS: Konformitas Sosial, Iklim Kelas, dan Implikasinya terhadap Spiritualitas Belajar Siswa Wawan Rizwannudin; Apid Hapidudin; Andriyansyah; Siti Rahma Kamila
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika lingkungan teman sebaya, strategi peningkatan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI), serta menguji secara empiris pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar PAI siswa kelas X SMA Ibnu Hajar Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X yang berjumlah 173 siswa, dengan sampel sebanyak 64 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling berdasarkan kalkulasi rumus Slovin (margin error 10%). Pengumpulan data dilakukan melalui angket terstruktur berpola Skala Likert 5 poin yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha X = 0,818; Y = 0,861), serta didukung oleh studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji korelasi Product Moment Pearson, uji signifikansi (uji-t), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator lingkungan teman sebaya berada pada kriteria baik (mean = 80,09; SD = 7,42) dan motivasi belajar PAI berada pada kriteria baik (mean = 81,41; SD = 7,35). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r_xy sebesar 0,591 yang berada pada kategori hubungan sedang/cukup kuat. Hasil uji signifikansi menghasilkan t_hitung sebesar 5,769 yang secara signifikan lebih besar daripada t_tabel sebesar 1,999 pada taraf signifikansi 5% (df = 62), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa lingkungan teman sebaya memberikan kontribusi determinatif sebesar 34,9% terhadap motivasi belajar PAI siswa, sedangkan 65,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel eksternal lain. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya rekayasa iklim sosial sekolah dan optimalisasi kelompok belajar sebaya bernuansa islami untuk memperkuat motivasi belajar PAI di kalangan remaja.
MEMBENTUK PEMIMPIN DARI PODIUM: KAJIAN TRADISI MUHADHOROH DALAM STRATEGI TRANSLASI KEPEMIMPINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN RAUDLOTUTTHOLIBIN BOGOR Agus Sarifudin; Islahudin; Ahmad Fahruroji; Abdul Gofar Malik
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu instrumen kurikuler dan tradisi kelembagaan yang dinilai sangat efektif dalam mendukung pembentukan jiwa kepemimpinan tersebut adalah tradisi muhadhoroh yang dilaksanakan secara terstruktur di Pondok Pesantren Raudlotuttholibin Pagentongan Bogor. Tradisi muhadhoroh tidak sekadar berfungsi sebagai wahana latihan retorika publik (public speaking), melainkan bertindak sebagai media enkulturasi nilai yang menumbuhkan tanggung jawab, keberanian, kedisiplinan, dan artikulasi komunikasi persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran tradisi muhadhoroh dalam melatih kepemimpinan santri serta mengidentifikasi faktor-faktor determinan pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, data diperoleh melalui pengamatan terlibat (participant observation), wawancara mendalam dengan pengurus serta santri, dan studi dokumentasi kelembagaan. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi muhadhoroh memiliki peran multidimensional dalam melatih kepemimpinan, meliputi peningkatan efikasi diri, literasi komunikasi dakwah, kemampuan manajerial organisasi, serta internalisasi nilai-nilai kepemimpinan profetik (siddiq, amanah, tabligh, fathanah). Faktor pendukung mencakup keteladanan ustaz, iklim pesantren yang kondusif, dan partisipasi kolektif santri; sementara faktor penghambat didominasi oleh kecemasan performa publik, variasi kapasitas individu, dan hambatan manajemen waktu. Dengan demikian, tradisi muhadhoroh merupakan representasi laboratorium kepemimpinan Islam yang sangat aplikatif dan berkelanjutan.
MANHAJ AMALIYAH ASWAJA AN-NAHDHIYAH: INTERNALISASI TRADISI DAN KONSTRUKSI KARAKTER RELIGIUS KADER PMII STAI AL-AULIA BOGOR Ahmad Gozali; E. Madyunus; Muhamad Yusup Maulana
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai organisasi mahasiswa yang menjadikan Aswaja tidak hanya sebagai doktrin teologis melainkan juga sebagai paradigma berpikir dan bertindak (manhaj al-fikr wa al-harakah), PMII bertanggung jawab membentuk karakter religius kader melalui rutinitas amaliyah tradisi Nahdliyin. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi amaliyah Aswaja An-Nahdhiyah—meliputi tahlil, tawassul, ziarah kubur, peringatan Maulid Nabi, dan amar ma’ruf nahyi munkar—dalam membentuk karakter religius kader serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pengurus dan kader, serta studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amaliyah Aswaja An-Nahdhiyah diimplementasikan secara rutin dan terstruktur sebagai media habituasi dan internalisasi spiritual. Praktik ini terbukti secara signifikan mengonstruksi lima dimensi karakter religius kader, yaitu ketaatan beribadah, sikap tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan ta’adul (adil). Faktor pendukung utama terdiri atas kesadaran kolektif pengurus, tradisi kultur pesantren yang melekat, dan keberadaan program kerja keagamaan rutin. Sementara faktor penghambat meliputi fragmentasi latar belakang kader, kesibukan akademik dan pekerjaan, serta keterbatasan manajemen waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan amaliyah keagamaan berbasis kearifan tradisi sebagai benteng moril dan intelektual kader di era modernisasi.