cover
Contact Name
Ana Tsalitsatun Ni'mah
Contact Email
edutic@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285366622280
Journal Mail Official
edutic@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura Jl.Raya Telang Kamal, Bangkalan, 69192, Jawa Timur Telp. (031) 30127924
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika
ISSN : 24074489     EISSN : 25287303     DOI : https://doi.org/10.21107/edutic
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika is a journal published by the Informatics Education Study Program, Universitas Trunojoyo Madura. Eductic contains publications on the results of thoughts and research in the field of education and information technology. Eductic is published twice a year, namely in May and November. FOCUS & SCOPE Edutic scientific journals focus, but are not limited to, articles within the scope of Education and Informatics. Therefore Edutic will only process and publish articles submitted in the areas of: Informatics Education (E-Learning, Multimedia Education, Vocational Learning Media, Vocational Education Psychology, Vocational Learning Strategies, Vocational Learning Theory, Vocational Learning Models, Vocational Learning Methods, Vocational Teaching Approaches, Vocational Learning Evaluation, Vocational Learning Planning). Informatics (Information Systems, Data Mining, Computer Networks, Database Systems, Electronics, Image Processing, Gaming Technology, Artificial Intelligence, Information Retrieval Systems)
Articles 198 Documents
KONSTRUKSI RUMUS LUAS LINGKARAN BERBASIS MEDIA MANIPULATIF DALAM SETTING PEMBELAJARAN KOOPERATIF Nia Wahyu Damayanti; Sizzillia Noranda Mayangsari; Liza Tridiana Mahardika
EDUTIC Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.197 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v3i2.3026

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses konstruksi rumus luas lingkaran dengan media manipulatif dalam setting pembelajaran kooperatif . Penelitian termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini, mahasiswa dapat mengkonstruksi rumus lingkaran dengan media manipulatif dan setting pembelajaran kooperatif. Pendekatan dalam penemuan rumus luas lingkaran ditunjukkan dengan bangun trapesium, persegi panjang, jajar genjang dan segitiga.  Penggunaan media manipulatif dapat membantu proses konstruksi rumus luas lingkaran dengan pendekatan luas daerah segitiga, jajar genjang dan trapesium. Kata Kunci:  lingkaran, media manipulatif, pembelajaran kooperatif 
Development of Interactive Learning Media on Network Service Technology Subjects Class XI TKJ Hidayat Saputra; Heri Mulyono; Regina Ade Darman
EDUTIC Vol 9, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.62 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v9i1.14543

Abstract

This study aims to develop interactive learning media using articulate storylines on network service technology subjects in class XI that meet valid and practical criteria. This research uses the Research and Development (R and D) research method with the ADDIE development model with five stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The population in this study were students of class XI TKJ at SMKN 2 Padang who were involved in the subject of network service technology, with a total sampling technique of sampling. The instruments used in this research are validity instruments and practicality instruments. Based on the results of the validity of the material and media, the results obtained are material validation with an average value of 0,902 with a "valid" category, media validation with an average value of 0.868 with a "valid" category. Meanwhile, the results of the praticality of teacher and student responses were obtained, namely the praticality of the teacher's response with a percentage of 87,44% in the "practical" category, the praticality of student responses with a percentage of 88,85% in the "practical" category.
PENGARUH STRATEGI ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE AND SATISFACTION) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR TIK SISWA DI SMP 4 NEGARA Evy maya Stefany
EDUTIC Vol 1, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.724 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v1i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar melalui strategi pembelajaran ARCS dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 4 Negara Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas sebanyak 259 siswa dengan sampel sebanyak 110 siswa yang terdiri dari 2 kelas kelompok eksperimen dan 2 kelas kelompok kontrol. Sampel kelas diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data motivasi belajar siswa yang dikumpulkan dengan angket motivasi belajar, Kuesioner motivasi belajar berupa pernyataan sebanyak 32 pernyataan dengan 5 pilihan jawaban Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan mancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar melalui strategi pembelajaran ARCS dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Fhitung = 248,549; p kurang dari 0,05), Disimpulkan bahwa strategi ARCS dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar TIK siswa SMP. Kata Kunci:  strategi ARCS, motivasi belajar, TIK
IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MODEL SOCIAL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT Rusliyawati Rusliyawati; Damayanti Damayanti; Sefrizal Nata Prawira
EDUTIC Vol 7, No 1 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.888 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v7i1.8571

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan internet serta sosial media yang berkembang pesat memunculkan perkembangan baru dari Customer Relationship Management (CRM) yaitu Social Customer Relationship Management (SCRM) yang menuntut organisasi menetapkan arah strategi bisnis dengan pengaplikasian teknologi sesuai kebutuhan dalam berbagai aktivitas sehingga mampu meningkatkan perubahan bisnis skala besar melalui kecepatan, ketepatan dan efisiensi dari pertukaran informasi. Kualitas strategi bisnis yang baik dapat dilakukan dengan cara penyediaan fasilitas berbasis media sosial dengan pertimbangan yang sangat matang yaitu dengan cara menilai berbagai indikator penilaian yang sudah ditentukan terhadap sosial media yang dapat memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan sebagai salah satu strategi bisnis yang dipilih oleh perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perhitungan karakteristik dari setiap model social customer relationship management (SCRM) sebagai strategi bisnis dengan menggunakan metode pendekatan Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial Youtube dengan perolehan nilai 0,888 adalah media sosial yang direkomendasikan untuk digunakan sebagai strategi bisnis perguruan tinggiKata Kunci:  Social Customer Relationship Management, Simple Additive Weighting, Strategi Bisnis
PENGEMBANGAN E-LEARNING SEBAGAI SUMBER BELAJAR KOMPUTER TERAPAN JARINGAN BERMUATAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR PADA SISWA KELAS XI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SMKN 3 MALANG rifa atul _azizah
EDUTIC Vol 5, No 1 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.797 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v5i1.4134

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan e-learning sebagai sumber belajar komputer terapan jaringan. Produk ini bermuatan model pembelajaran Problem Based Learning untuk menumbuhkan minat belajar. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, selanjutnya produk divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, serta diujicobakan kepada siswa. Hasil validasi ahli media dan materi sebesar 95.17% dan 90.97%, hasil uji coba perseorangan sebesar 78.4%, kelompok kecil 85.22% dan kelompok besar sebesar  86.53%, sedangkan hasil uji coba minat belajar sebesar 63.33% dengan kategori tinggi. Dari hasil tersebut e-learning dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai sumber belajar
Membangun Kemampuan Skill Analisis Pelacakan Kerusakan dan Perbaikan Laptop bagi siswa SMK Agus Efendi
EDUTIC Vol 3, No 1 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.43 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v3i1.2562

Abstract

Implementasi Sistem Irigasi Cerdas Berbasis IoT dan Machine Learning pada Pembibitan Pala di Papua Barat Hasan Basri
EDUTIC Vol 8, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.286 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v8i2.12393

Abstract

Kabupaten Fakfak merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam dibidang pertanian dan nelayan, kondisi tanah yang subur memudahkan petani untuk mengolah tanahnya. Pada tahun 2018, hasil produksi pala sebesar 1.750 ton dengan luas lahan perkebunan pala di kabupaten fakfak sebesar 17.542 Ha yang tersebar di seluruh distrik kecuali distrik Karas, distrik Tomage dan distrik Bomberay. Jika ditinjau dari segi jumlah populasi pohon pala, jumlah tanaman pala di kabupaten fakfak tidak mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Hal ini desebabkan karena banyaknya tanaman pala yang mati saat dipindahkan ke kebun serta teknik pembibitan petani masih bersifat manual. Selain itu, juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi kelembapan tanah dan menghambat pertumbuhan tanaman tersebut. Saat musim kemarau, para petani biasanya menyiram tanaman bibit pala secara manual. Hal ini menjadi kendala petani saat mereka melakukan pembibitan sebanyak ribuan pohon. Mereka harus menyiram satu persatu pohon tersebut untuk memastikan bahwa kebutuhan pasokan air dan kelembaban tanah pada bibit tanaman pala tetap terjaga. Berangkat dari permasalahan tersebut, dibutuhkan sebuah metode yang mampu melakukan automasi sistem irigasi yang dapat menjaga kebutuhan nutrisi tanah dan mengurangi tingkat kematian pohon pala akibat cuaca. Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem irigasi cerdas berbasis Internet Of Things (IoT) dengan mengkombinasikan beberapa sensor untuk mengukur suhu tanah dan suhu udara disekitar tanaman pala. Pemanfaatan teknologi machine learning juga diterapkan pada penelitian ini, teknologi machine learning digunakan untuk memprediksi kebutuhan irigasi pada lahan pertanian menggunakan berbagai parameter penginderaan yang diperoleh dari berbagai sensor. Seperti sensor kelembaban tanah dan suhu udara lingkungan sekitar tanaman. Semua data sensor tersebut akan dikumpulkan dan diolah menggunakan algoritma SVM dalam pengambilan keputusan secara otomatis dan real-time. penelitian ini  mampu mengukur intensitas volume air dan kondisi lingkungan tanaman secara akurat yang berakibat pada peningkatan  jumlah populasi pala di kabupaten fakfak.
PERANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE PADA PLATFORM ANDROID BERBASIS HTML5 STUDI KASUS LAYANAN INFORMASI WEBSITE UNIPDU JOMBANG Mita Septiana Chumairoh
EDUTIC Vol 1, No 1 (2014): NOVEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.665 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v1i1.402

Abstract

Perkembangan teknologi web saat ini banyak digunakan pengembang software, begitu juga di Unipdu. Kebutuhan menggunakan teknologi ini sangat dibutuhkan sebagai media layanan informasi berbasis web. Akan tetapi, dengan perkembangan teknologi mobile terutama Android yang banyak digunakan, layanan informasi yang sudah berjalan saat ini harus bisa mengikuti perkembangan teknologi mobile tersebut. Oleh karena itu, dibangunlah Aplikasi Web Mobile Android berbasis HTML5 dengan tujuan agar dapat memenuhi kebutuhan informasi yang dapat diakses melalui perangkat mobile. Aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi pengumuman untuk mahasiswa dan notifikasi pendaftaran online untuk admin PMB. Aplikasi mobile yang dibangun mengimplementasikan tiga teknologi yaitu HTML5, Hybrid Application yang digunakan untuk membangun aplikasi mobile di android, dan Google Cloud Messagging sebagai penyedia layanan cloud messaging yang digunakan untuk mengirim notifikasi ke perangkat android. Aplikasi ini berupa installer yang dapat diinstall di perangkat mobile android. Hasil uji coba aplikasi menyimpulkan bahwa HTML5 dapat diterapkan pada layanan informasi website Unipdu Jombang yang dapat berjalan pada platform android.
RANCANG BANGUNG MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN DAYA BELAJAR MANDIRI MAHASISWA Hanifudin Sukri; Doni Abdul Fatah
EDUTIC Vol 6, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.143 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v6i2.6171

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa. Metode belajar mahasiswa pun ikut bergeser dari penggunaan media belajar text book pada media gadget yang merupakan “dunia” generasi millenial yang menawarkan lebih banyak model referensi seperti video, simulasi, dan sebagainya. Model pembelajaran konvensional yang bertumpu pada dosen atau Teacher Center Learning(TCL) digantikan dengan Student Centered Learning (SCL). Penerapan strategi dan metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi akan meningkatkan efektifitas pembelajaran mahasiswa dan dapat meningkatkan daya belajar mandiri mahasiswa, dengan metode Flipped Classroom model pembelajaran tradisional dibalik, yang biasanya materi diberikan di kelas dan mahasiswa mengerjakan tugas di rumah. Konsep Flipped Classroom mencakup active learning, keterlibatan mahasiswa, dan podcasting, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran yang harus ditonton mahasiswa di rumah. Sebaliknya, sesi belajar di kelas digunakan untuk diskusi kelompok, diskusi dengan dosen tentang materi yang sulit untuk dipahami pada saat belajar mandiri dan mengerjakan tugas. Setelah dilakukan evaluasi hasil pembelajaran Flipped Classroom didapatkan hasil sebanyak 69,2% media sosial menjadi bagian penting dalam pembelajaran, 76,9% mahasiswa lebih menyukai pembelajaran dalam bentuk video dibanding dengan model tradisional, 84,6% mengiyakan model pembelajaran ini dapat meningkatkan keinginan belajar mandiri mahasiswa, 89,2% belajar dengan menggunakan metode ini memberi manfaat untuk pendidikan masa depan, 69,2% model pembelajaran ini memberikan banyak waktu mahasiswa untuk melakukan kegiatan di laboratorium, 57,1% mahasiswa dengan menggunakan metode ini memberikan kesempatan lebih besar komunikasi atau interaksi dengan mahasiswa yang lainnya dan sebesar 64,3 % mahasiswa ternyata lebih termotivasi belajar menggunakan metode Flipped Classroom
SCAFFOLDING PADA PENYELESAIAN SOAL NON RUTIN TELESCOPIC Sizillia Noranda Mayangsari; Liza Tridiana Mahardhika
EDUTIC Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.048 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v4i2.3952

Abstract

AbstrakPenelitian inimerupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses scaffolding yang diberikan untuk menyelesaikan soal non rutin materi telescopic. Materi telescopicadalah salah satu bentuk pengembangan dari materi barisan dan deret yangsering ada disoal Olimpiade Sains Nasional. Berdasarkan hasil penelitian,peserta didik dapat memahami masalah dan dapat merekonstruksi bentuk deret menjadibentuktelescopic. Scaffolding yang diberikan adalah pada level 2 yaituexplaining (menjelaskan), reviewing (meninjau ulang), dan restucturing (membangun ulang pemahaman). Pemberian scaffolding pada level tertentu didasarkan pada hasil selesaian soal non rutin yang sudah dikerjakan oleh subyek penelitianberguna untuk membantu peserta didik dalam mengurangi kesalahan rekontruksi yang dibuat.Scaffolding juga diharapkan membantu peserta didik mengelaborasi pengetahuan yang dimilikinya agar semakin berkembang.Kata Kunci: OSN,scaffolding, soal non rutin, telescopic.

Page 11 of 20 | Total Record : 198