cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 909 Documents
Sosialisasi Model Promosi Kesehatan Partisipatif pada Komunitas Petani untuk Mewujudkan Desa Sehat di Desa Ayog Sarman Sarman; Hairil Akbar; Fachry Rumaf; Abimayu Abudzar Alghifari R; Meisy Sazkia; Nadira Aulia Mokoagow; Nastiti Lestari Mokodongan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1325

Abstract

Promosi kesehatan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada komunitas petani yang rentan terhadap penyakit akibat kerja (PAK) seperti paparan pestisida, dermatitis, dan rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Permasalahan ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan kesehatan, perilaku kerja yang kurang aman, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan model promosi kesehatan partisipatif kepada komunitas petani di Desa Ayog, Kotamobagu. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan 20–30 petani. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui pengamatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap petani terhadap pentingnya kesehatan kerja, seperti meningkatnya penggunaan alat pelindung diri, kebiasaan mencuci tangan, dan penyimpanan pestisida yang lebih aman. Pendekatan partisipatif yang melibatkan petani sebagai subjek utama terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku sehat yang berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan komunitas petani memperkuat implementasi program. Model ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan risiko penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial dan produktivitas petani. Demikian, promosi kesehatan berbasis partisipatif direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Pendampingan Program Pengajar Training Of Trainers dalam Pembelajaran Al-Qur’an Isyarat Bagi Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Luar Biasa Mira Yulianti; Martin Kustati; Gusmirawati Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1327

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam mengimplementasikan pembelajaran Al-Qur'an berbasis bahasa ikonik serta membantu guru mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik murid tunarungu. Pembelajaran Al-Qur'an bagi murid tunarungu di SLB menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek komunikasi dan pemahaman materi karena keterbatasan kemampuan mendengar dan berbicara. Selama ini pembelajaran Al-Qur'an masih banyak menggunakan metode verbal yang kurang efektif bagi murid tunarungu. Oleh karena itu diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, salah satunya melalui pemanfaatan bahasa isyarat sebagai media komunikasi utama dalam proses pembelajaran. Kegiatan pendampingan ini Melalui Pendekatan Participatory Action Research (PAR)  yang  terdiri  dari  empat tahap yaitu:   perencanaan   (planning) dalam perencanaan ini pengabdi menyusun roundown kegiatan, penetapan panitia, narasumber, fasilitator serta peserta, tempat, waktu, sekaligus publikasi media,   tindakan   (acting) pelaksanaan dilakukan melalui Training of trainer untuk pengajar di sekolah luar biasa, pengamatan (observing) selama kegiatan dilakukan pengamatan untuk melihat apakah program ini terjalani dengan baik, dan refleksi (reflecting) dilakukan refleksi agar dapat mengetahui hasil dari pengabdian ini. Hasil pendampingan guru sekolah luar biasa  ini  mengalami peningkatan kompetensi dalam mengajar alqur’an isyarat, dari hanya dua orang guru yang mampu membaca bahasa isyarat menjadi tigapuluh orang guru yang mampu membaca al-qur’an isyarat sehingga nantinya mampu  mengajarkannya.
Gerakan Edukasi Pencegahan Demam Tifoid Melalui Poster Kenali Imunotifoid Rawat Diri Lebih Baik bagi Pasien di RS Santa Elisabeth Medan Ruth Agree Kartini Sihombing; Yohana Beatry Sitanggang; Yeni Vera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1328

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit sistemik dan akut yang penyebarannya disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Demam tifoid sangat mudah menular melalui makanan yang telah dihinggapi kuman penyakit dan dapat diketahui berdasarkan kebersihan dari individu itu sendiri (personal hygiene). Rumah Sakit merupakan tempat yang sangat rentan untuk menyebarnya berbagai penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Rumah Sakit Santa Elisabeth yang rata-rata dikunjungi pasien yang terkena penyakit demam tifoid. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengedukasi pencegahan penyakit demam tifoid dengan judul mengenali imunotifoid dan merawat diri lebih baik bagi pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan beserta dengan keluarga pasien. Metode yang digunakan melalui pemberian edukasi melalui poster. Hasil yang didapatkan bahwa pasien dan keluarga sangat antusias dan memiliki keingintahuan mengenai bagaimana cara pencegahan demam tifoid yang dapat dilakukan setelah pulang dari rumah sakit.
Pembuatan UI/UX Aplikasi Pemasaran Dan Penjualan Rumah Digital di PT Pesat Land Properti Muhamad Rivaldi Herdiansyah; Kamdan Kamdan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1329

Abstract

Kegiatan magang ini dilaksanakan di PT. Pesat Land Properti dengan tujuan membantu proses pengembangan desain UI/UX aplikasi pemasaran dan penjualan rumah digital. Selama kegiatan magang, mahasiswa terlibat secara langsung dalam proses perancangan tampilan aplikasi, mulai dari pembuatan halaman utama, halaman login, pencarian properti, hingga fitur pengelolaan listing rumah. Permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan magang yaitu tampilan aplikasi yang masih sederhana serta penyajian informasi properti yang belum optimal untuk kebutuhan pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lingkungan kerja, diskusi dengan tim perusahaan, pembuatan desain antarmuka aplikasi, serta revisi desain berdasarkan arahan pembimbing lapangan. Hasil dari kegiatan magang ini berupa rancangan UI/UX aplikasi properti yang lebih modern, responsif, dan mudah digunakan sehingga dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kualitas pemasaran digital properti. Selain memperoleh pengalaman teknis dalam bidang UI/UX, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman kerja profesional, kemampuan komunikasi tim, serta pemahaman mengenai proses pengembangan media digital di lingkungan perusahaan.
Training on the Utilization of Leather Waste from Bag Craft Industries into Keychain Products Endang Suprihatin; Asfarina Hidayah; Ananda Fathurahman Bintang Pradana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1330

Abstract

The leather bag craft industry generates waste that is often not fully utilized. This waste has the potential to pollute the environment if not properly managed. This community service activity aims to develop innovative ways to utilize leather waste into keychains that have economic value. The activity covers material selection, design, production processes, and product evaluation. The results of the activity include training and hands-on practice for women’s organization members, resulting in several products such as keychains with various motiv including circles, squares, and other shapes. The outcomes demonstrate that leather waste can be processed into attractive, durable keychains that are in demand by consumers. In addition to reducing waste, this innovation has the potential to increase the income of women in the community as well as local artisans
Peningkatan Kesadaran Gizi dan Aktivitas Fisik Remaja Melalui Senam Bersama di Lingkungan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu Moh Rizki Fauzan; Hairil Akbar; Sarman Sarman; Henny Kaseger; Gilang Saputra Bida; Ririn Damopolii; Sinta Dugian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1331

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pola makan tidak sehat dan rendahnya aktivitas fisik, sehingga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat pada remaja melalui edukasi gizi dan senam bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan Institut Teknologi dan Kesehatan Graha Medika dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Edukasi gizi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, sedangkan senam bersama dilakukan sebagai bentuk implementasi aktivitas fisik secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, sementara kegiatan senam bersama memberikan pengalaman langsung mengenai manfaat aktivitas fisik bagi kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong interaksi sosial dan meningkatkan motivasi peserta untuk menerapkan gaya hidup sehat secara rutin. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku remaja menuju pola hidup sehat. Oleh karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan produktif serta mendukung terbentuknya generasi yang berkualitas.  
Pemanfaatan Teknologi Deep Learning dan AI Adaptif untuk Transformasi Pembelajaran Soal Cerita Matematika bagi Guru Sekolah Dasar Marthinus Yohanes Ruamba; Diki Kurniawan; Ortis Fredy Waromi; Robertho D Burumi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1332

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD Negeri Inpres Kampung Baru, Kota Jayapura, dalam memanfaatkan teknologi Deep Learning dan AI adaptif untuk menyusun, memvisualisasikan, dan mengevaluasi soal cerita matematika secara kontekstual. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April sampai 1 Mei 2026 melalui tahapan diskusi awal dengan pihak sekolah, pre-test, penyampaian materi, praktik penggunaan AI, post-test, focus group discussion, refleksi, dan penyampaian hasil kegiatan. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, FGD, angket respon guru, serta dokumentasi luaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemampuan awal guru berada pada kategori sedang dengan rata-rata pre-test 75%. Setelah pelatihan dan pendampingan, rata-rata post-test mencapai 100%, sehingga terdapat peningkatan sebesar 25 poin persentase. Respon guru juga sangat positif; seluruh pernyataan angket memperoleh persentase setuju/sangat setuju sebesar 100%. Guru mampu mengadaptasi soal cerita menjadi lebih dekat dengan konteks lokal Kampung Baru, seperti aktivitas nelayan, Pasar Youtefa, daun sagu, dan ekonomi kampung. Kendala utama yang ditemukan adalah sebagian guru mengalami kesulitan login email dan belum terbiasa menyusun prompt pembelajaran. Luaran kegiatan meliputi modul/e-book praktis, kumpulan soal cerita adaptif berbasis konteks lokal, video dokumentasi, artikel pengabdian, dan peningkatan kompetensi guru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat bantu pedagogis yang efektif apabila digunakan dengan verifikasi guru, pendampingan teknis, dan penguatan etika penggunaan data siswa.
Penguatan Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi WhatsApp bagi Murid dan Wali Murid SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo, Malang Susita Rahayu; Hari Windu Asrini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1345

Abstract

Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi utama dalam lingkungan pendidikan semakin meningkat, khususnya pada interaksi antara sekolah, murid, dan wali murid kelas XII. Kondisi ini memerlukan penguatan kesantunan berbahasa untuk membangun komunikasi yang efektif, harmonis, dan beretika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman murid dan wali murid mengenai kesantunan berbahasa dalam komunikasi digital melalui WhatsApp di SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan edukasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi, dan simulasi penyusunan pesan yang santun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sapaan formal, pilihan diksi yang santun, serta penyusunan pesan yang lebih sistematis dan komunikatif. Kegiatan ini juga memperkuat budaya komunikasi yang harmonis antara sekolah, murid, dan keluarga serta mendukung literasi digital dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Bimbingan Teknis Pengaturan Interval Waktu dan Frekuensi Vaksinasi Booster pada Ikan Patin (Pangasius Hypophthalamus) Budidaya Untuk Mencegah Motile Aeromonad Septicemia Olga Olga; Siti Aisiah; Fatmawati Fatmawati; Ririen Kartika Rini; Agussyarif Hanafie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.961

Abstract

Wabah penyakit MAS (motile aeromonad septicemia) yang disebabkan bakteri Aeromonas hydrophila  sering menyerang ikan patin budi daya pada Pokdakan AB Abadi Dua di Desa Sungai Batang  Kabupaten Banjar. Perlu pencegahan penyakit melalui vaksinasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan  anggota Pokdakan AB Abadi Dua  tentang vaksinasi dan  pentingnya  pengaturan interval waktu serta frekuensi vaksinasi booster, sehingga daya tahan tubuh ikan tetap optimal dan ikan tidak mudah terserang penyakit MAS sampai pasca panen. Metode yang digunakan adalah ceramah/penyuluhan, diskusi dan demonstrasi. Kegiatan ini diikuti anggota kelompok sebanyak 10 orang. Mitra diberi kuisioner pada awal dan akhir dari pengabdian untuk mengukur tingkat keberhasilan mereka dalam memahami dan menyerap teknologi vaksinasi pada ikan. Pengetahuan  awal  anggota pokdakan dari tidak tahu dan kurang tahu (10-80 %) tentang penyebab penyakit ikan dan pengendaliannya melalui vaksinasi, setelah dilaksanakan penyuluhan dan demonstrasi mengalami perubahan menjadi cukup tahu (40-60%). Faktor pendukung kegiatan ini adalah mitra sangat terbuka, antusias dalam mengikuti kegiatan demonstrasi dan berdiskusi tentang kendala dalam pembudidayaan ikan serta dapat menerima inovasi yang disampaikan dengan cukup baik.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Pariwisata melalui Edukasi Peluang Karier dan Studi Lanjutan Edward Kurniawan Saputra Letsoin; Sri Mulyono; Dendin Jaenudin; Deco Fernando
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1326

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK Pariwisata Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, melalui edukasi peluang karier dan studi lanjutan pada perguruan tinggi pariwisata. Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan akses informasi karier, rendahnya perencanaan studi lanjut, kesenjangan antara kompetensi siswa dan kebutuhan industri pariwisata, serta belum optimalnya pendampingan yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, dan dunia kerja. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terstruktur mengenai prospek pekerjaan pariwisata, pilihan program studi, keterampilan yang dibutuhkan industri, serta strategi penyusunan rencana karier sejak jenjang sekolah menengah kejuruan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi mitra, asesmen kebutuhan, sosialisasi, penyuluhan interaktif, pelatihan hard skill dan soft skill, penggunaan media pembelajaran digital, pendampingan akademik-karier, serta evaluasi melalui pretest, posttest, observasi partisipasi, dan umpan balik peserta. Kontribusi kegiatan diarahkan pada penguatan literasi karier, peningkatan kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi, dan pengembangan jejaring antara sekolah dengan perguruan tinggi. Luaran yang disiapkan berupa modul perencanaan karier, peta peluang studi lanjut, instrumen evaluasi, dan rekomendasi keberlanjutan program. Berdasarkan indikator proposal, keberhasilan kegiatan ditargetkan melalui pemahaman peluang karier minimal 80%, peningkatan kompetensi praktis minimal 75%, dan kesiapan studi lanjut minimal 70%. Data aktual jumlah peserta, tanggal pelaksanaan, skor pretest-posttest, dan dokumentasi kegiatan perlu dilengkapi berdasarkan hasil realisasi di lapangan sebelum naskah dikirimkan ke jurnal.