Articles
5,547 Documents
Efisiensi Perbankan Syariah di Indonesia dalam Mengelola Dana Sosial
Ramadhan Rizky Putra;
Sekarsukma Syifadhiya;
Sekar Aji Widyastiti;
Zulfikar Bagus Pambuko
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.877 KB)
UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah mengamanahkan kepada perbankan syariah di Indonesia untuk mengelola dana sosial, selain kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana. Hal ini menjadi salah satu pembeda dengan praktik di bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi dana sosial pada bank syariah. Analisis data menggunakan teknik Data Envelopment Analysis pada 8 BUS pada 2013-2017 dengan pendekatan VRS output orientated. Variabel inputnya adalah penerimaan dana zakat dan dana kebajikan, sedangkan variabel outputnya adalah penggunaan dana zakat dan dana kebajikan. Hasil perhitungan efisiensi bank syariah menunjukkan bahwa selama periode observasi ada 5 BUS yang sudah efisien yaitu Bank Muamalat (100%), Bank Syariah Mandiri (100%), Bank Mega Syariah (100%), Bank BRI Syariah (100%), dan Bank BCA Syariah (100%). Sedangkan 3 BUS lainnya mengalami inefisiensi yaitu Bank BNI Syariah (93%), Bank BJB Syariah (82%), dan Bank Victoria Syariah (92%) dalam mengelola dana sosial.
Peran Organizational Citizenship Behavior terhadap Subjective Well-Being pada Guru Perempuan
Fatwa Tentama;
Nina Zulida Situmorang;
Willytiyo Kurniawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.349 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran organizational citizenship behavior terhadap subjective wellbeing. Sampel penelitian ini adalah 150 guru perempuan SMK di Kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala subjective well-being dan skala organizational citizenship behavior. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis product moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,346 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01), artinya bahwa terdapat hubungan yang sangat siginfikan antara organizational citizenship behavior dengan subjective well-being.
Peningkatan Daya Saing Pedagang Pasar Rejowinangun Magelang melalui Sekolah Pasar
Fahmi Medias;
Zulfikar Bagus Pambuko;
Sambodo Sriadi Pinilih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.291 KB)
Pasar Rejowinangun yang terletak di Jantung Kota Magelang merupakan salah satu pasar tradisional yang mempunyai keterikatan sejarah dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakat Kota Magelang. Ketidakmampuan pasar tradisional dalam bersaing dengan pasar modern menjadi masalah tersendiri yang harus segera diselesaikan. Masalah yang dihadapi oleh para pedagang pasar adalah rendahnya kesadaran dalam penerapan etika bisnis Islam, minimnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan manajemen usaha, dan rendahnya kesadaran budaya bersih dan sehat. Sekolah Pasar bagi pedagang dilaksanakan untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut sehingga mampu meningkatkan kesadaran perilaku Islami pedagang dalam bertransaksi, implemantasi usaha berbasis manajemen keuangan, dan peningkatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di pasar. Pemberdayaan masyarakat melalui model partisipatif atau Participatory Rural Apraissal (PRA) sangat efektif membantu para pedagang pasar dalam meningkatkan daya saing diantara pasar modern. Hasil sekolah pasar ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen keuangan usaha bagi para pedagang memberikan pengaruh signifikan dalam peningkatan keuntungan usaha, peningkatan daya saing pasar dengan mengoptimalkan online store bagi produk-produk pedagang pasar, peningkatan bauran pemasaran produk pedagang pasar, serta semakin membaiknya pelaporan keuangan usaha para pedagang. Di lain sisi, sekolah pasar memberikan kesadaran kepada pedagang dalam melakukan transaksi sesuai dengan prinsip jual beli dalam Islam serta peningkatan kesadaran gaya hidup bersih dan sehat yang berpengaruh pada meningkatnya kunjungan pembeli.
Pengembangan Usaha Gula Semut sebagai Produk Unggulan Kabupaten Magelang melalui Perluasan Pasar
Bagiyo Condro Purnomo;
Rochiyati Murniningsih;
Suroto Munahar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.859 KB)
Gula semut merupakan salah satu produk unggulan daerah Kabupaten Magelang. Kecamatan candimulyo merupakan daerah penghasil gula semut yang cukup banyak. Nira pohon kelapa merupakan bahan baku dalam pembuatan gula semut. Produk ini memiliki kelebihan jika dibanding dengan gula cetak pada umumnya. Produk dapat disimpan dalam jangka waktu satu sampai dua tahun tanpa mengalami perubahan warna dan rasa. Tempat penyimpanan produk memerlukan tempat yang rapat dan kedap udara. Aroma khas karamel palma gula semut sangat sesuai untuk menambah citarasa pada makanan dan minuman. Namun demikian, gula semut yang menjadi komoditi ekspor ini masih kurang dikenal oleh masyarakat magelang dan sekitarnya. Metode yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra dengan membantu pengusaha gula semut untuk dapat memasarkan produknya secara sederhana dan tepat sasaran. Kegiatan pemasaran yang dilakukan bertujuan untuk memperluas pemasaran serta mengenalkan gula semut ke masyarakat magelang dan sekitarnya. Kegiatan dilakukan dengan memasarkan gula semut di beberapa pusat oleh-oleh dan toko-toko terdekat. Pemasaran juga dilakukan melalui car free day di kota magelang. Harapan dari kegiatan ini dapat membantu pengusaha gula semut untuk dapat memasarkan produknya dalam jangkauan lebih luas.
Perancangan Produk Baru pada IKM Kerajinan Kulit Ikan Pari untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha di Pasar Ekspor
N Nurwidiana;
A Asyhari;
Sam Farisa Chaerul Haviana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.364 KB)
Di era Masyarakat Ekonomi Eropa (MEA) pengembangan IKM menjadi hal penting untuk meningkatkan daya saingnya di pasar global. Untuk dapat memenangkan persaingan, industri harus mampu memproduksi barang sesuai dengan selera pasar. IKM White Blue yang bergerak dibidang usaha penyamakan kulit ikan pari akan mengembangkan usahanya ke pasar ekspor dengan memproduksi barang jadi. Penelitian ini membahas proses pengembangan produk yang dilakukan di IKM White Blue. Proses pengembangan dilakukan melalui 8 tahap yaitu: Idea Generation, Idea Screening, Concept Development and Testing, Marketing Strategy Development, Business Analysis , Product Development , Test Marketing, Commercialization. Setelah melalui tahap-tahapan tersebut terpilih produk handmade sebagai konsep pengembangan produk IKM white Blue. Dikembangkan produk kulit ikan pari kombinasi dengan kulit sapi dengan proses produksi menggunakan teknik hand made. Produk ditujukan untuk pasar ekspor dengan metode web based marketing. Dari analisa aspek ekonomi, pengembangan produk handmade ini dinyatakan layak karena mampu memberikan ROI > MARR yang ditetapkan perusahaan.
Pengembangan Usaha Mikro di Kabupaten Klaten melalui Kegiatan Promosi Kerajinan Perca Batik
Liana Mangifera;
Muzakar Isa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.389 KB)
Industri pengolahan merupakan penopang utama perekonomian daerah Kabupaten Klaten. Desa Wangen Kecamatan Polanharjo merupakan salah satu sentra kerajinan batik di Kabupaten Klaten yang memproduksi aneka tas (tas kecil, tas rangsel dan tas laundry), dompet, tempat pensil, kipas dan souvenir pernikahan. Desa Wangen berada pada jalur strategis desa wisata Polanharjo sehingga memberikan banyak peluang usaha bagi masyarakat sekitarnya. Permasalahan utama pengrajin perca batik adalah belum memiliki media promosi sebagai sarana promosi produk, baik media katalog maupun label dan papan nama usaha. Penjualan produk hanya berdasarkan pesanan, padahal mereka mampu memproduksi dalam jumlah yang banyak dan tidak memiliki masalah dalam bahan baku dan tenaga kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pendampingan bagi pengrajin perca batik di desa Wangen Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten. Kegiatan yang dilakukan adalah (1) pembuatan label / merk, (2) penyusunan katalog, (3) uji coba promosi, dan (4) pembuatan papan nama kerajinan batik dan pemasangan di tempat yang srategis. Hasil pendampingan adalah mitra mampu meningkatkan penjualan produknya meskipun belum signifikan karena pendampingan di bidang manajemen, sifatnya jangka panjang.
Waktu Luang Remaja: Kajian Fenomenologis
Eny Purwandari;
Rini Lestari;
Usmi Karyani;
Setia Asyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.178 KB)
Kegiatan dan aktifitas rutin yang dilakukan seseorang seakan mengarah pada kegiatan yang mekanis. Oleh karena itu banyak orang berharap mempunyai waktu luang dengan harapan sebagai release time, free time. Waktu luang menjadi berharga bagi seseorang, termasuk pada remaja. Usia dengan ciri utama pencarian identitas diri. Fenomena waktu luang remaja menjadi kajian yang penting untuk diketahui. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologis. Sebanyak 2004 orang usia remaja awal terlibat di dalam pengisian angket terbuka. Data dianalisis secara konten dengan pemberian koding. Hasil menunjukkan bahwa waktu luang remaja didominasi oleh bentuk kegiatan kesenangan yang cenderung tidak produktif (35,9%). Namun kegiatan olah raga cukup menjadi pilihan remaja dalam mengisi waktu luang (29,2%), menyusul kegiatan kesenangan yang produktif. Kegiatan ekstrakurikuler sekolah sama sekali tidak menjadi pengisi waktu luang, termasuk kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, dan seni. Berdasarkan fenomena ini akan menjadi rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti baik oleh pemegang kebijakan, sekolah, keluarga, maupun kelompok-kelompok komunitas yang anggotanya didominasi remaja.
Motivasi Sukses Anak Panti (Telaah Fenomenologi atas Mantan Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Gombong Kebumen yang Meraih Sukses)
Azam Syukur Rahmatullah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.817 KB)
Stigma yang masih berkembang di masyarakat bahwa anak panti merupakan anak-anak yang lemah, bermotivasi rendah untuk maju, dan berekonomi ketergantungan. Asumsi miring lainnya bahwa masa depan mereka suram. Namun kenyatannya stigma demikian tidak sepenuhnya benar. Ada tiga mantan anak panti asuhan Muhamadiyah Gombong yang meraih sukses dan mandiri, serta mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka tidak sesuai stigma yang berkembang selama ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi sukses ketiga anak panti tersebut berasal dari dalam dan luar. Motivasi sukses dari dalam ketiga anak panti antara lain; adanya dorongan kuat untuk membuktikan pada dunia luar, bahwa mereka bisa sukses, mereka tidak lemah. Dorongan kuat tersebut itulah yang menggerakkan mereka untuk berbuat dan berupaya lebih. Adapun motivasi dari luar para anak panti adalah; seringkali melihat youtubue yang berisi motivasi sukses, serta menggali kata-kata mutiara sukses, dari orang-orang sukses, dan mau menerima wejangan-wejangan yang menggairahkan jiwa untuk maju.. Hal itu semua yang pada akhirnya mendorong mereka untuk bangkit dari kondisi yang terpinggirkan dan terlemahkan.
Analisis Daya Saing Pasar Tradisional terhadap Pasar Modern di Sukoharjo
K Kussudyarsana;
Eling Widiatmoko;
Ayu Sri Utami
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.295 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daya saing pasar tradisional, serta merumuskan strategi yang dapat dilakukan pasar tradisional untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian tentang analisis daya saing pasar tradisional terhadap pasar modern di laksanakan di Kabupaten Sukoharjo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, yang bersifat kualitatif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak yang terkait yaitu pedagang pasar tradisional ( toko kelontong ). Strategi yang dapat direkomendasikan adalah 1) Strategi S-O (Comparative Advantages): membangun konsep one stop shopping dan tetap menggunakan sitem tradisional, tidak swalayan. 2) Strategi S-T (Mobilization) menjaga dan menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan, pertahankan imege toko dan membuat standarisasi pelayanan. 3) Strategi W-O (Divestment/Investment): memanfaatkan bantuan KUR dan laba penjualan untuk memperbaiki kekurangan toko serta memperluas jaringan dan mencari pasokan barang di tempat yang murah. 4) Strategi W-T (Damage Control): meningkatkan kualitas pelayanan sebagai upaya dalam mempertahankan pelanggan, dan membuat standarisasi pelayanan.
Analisis Produksi Padi di Indonesia
Didit Purnomo;
Prabawati Nur Utami
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.046 KB)
In reality, rice is still a staple food that is quite dominant in Indonesian society. But over time, rice production in Indonesia experienced ups and downs in the volume. This is very closely related to the input of rice production that affects it. In general, the purpose of this study is to analyze the influence of production inputs on rice production in Indonesia. Secondary data used consists of 34 provinces during the last five years analyzed to answer the research objectives. The analytical tool used is multiple linear regression analysis with the least squares method or Ordinary Least Square (OLS). The results of the analysis show that inputs consisting of harvested area, seeds, fertilizer, and labor together have a significant influence on rice production in Indonesia. This condition needs attention. Among them are labor, where in some regions (provinces) in Indonesia, there is a shortage of labor in the agricultural sector which is one of the inputs for rice production.