cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pemanfaatan Sari Buah Sirsak Sebagai Pengganti White Vinegar Dalam Pembuatan Hollandaise Sauce Wicaksana, I Putu Brawisia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan cuka sari buah sirsak yang kemudian di aplikasikan sebagai pengganti white vinegar dalam pembuatan hollandaise sauce dan untuk mengetahui kualitas dari hollandaise sauce dengan cuka sari buah sirsak dari segi warna, rasa, tekstur, aroma, dan penampilan serta dapat mengetahui anggaran biaya produksi pada pembuatan cuka sari buah sirsak, minat pembeli, dan pengemasannya. Penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan percobaan lengkap (RAL). Hasil penelitian yang sudah dilakukan dengan dua buah produk hollandaise sauce , P1 yaitu hollandaise sauce dengan cuka sari buah sirsak dan P2 yaitu hollandaise sauce tanpa cuka sari buah sirsak sebagai pembanding, dengan menggunakan uji organoleptik (hedonik) dengan analisis data menggunakan observasi, wawancara, dan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian melalui 16 panelis yang menguji kualitas hollandaise sauce cuka sari buah sirsak, memilki kualitas yang baik, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa P1 dapat menggantikan P2 atau sebaliknya karena tidak berpengaruh terhadap uji warna, aroma,tekstur, rasa dan penampilan. This study aims to determine the process of making soursop cider vinegar which is then applied as a substitute for white vinegar in making hollandaise sauce and to determine the quality of hollandaise sauce with soursop cider vinegar in terms of color, taste, texture, aroma, and appearance. production cost budget on the manufacture of soursop cider vinegar, buyer interest, and packaging. The research applied in this research is an experimental research type using a complete experimental design (CRD). The results of the research that have been carried out with two hollandaise sauce products, P1 is hollandaise sauce with soursop juice vinegar and P2 is hollandaise sauce without soursop vinegar as a comparison, using organoleptic (hedonic) tests with data analysis using observations, interviews, and questionnaire. Based on the results of research through 16 panelists who tested the quality of soursop vinegar hollandaise sauce, it had good quality, so it can be concluded that P1 can replace P2 or vice versa because it has no effect on color, aroma, texture, taste and appearance tests.
Prosedur Penanganan Keluhan Tamu di Kepitu Restaurant The Kayon Resort Widelia, Dewa Ayu Asri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan cuka sari buah sirsak yang kemudian di aplikasikan sebagai pengganti white vinegar dalam pembuatan hollandaise sauce dan untuk mengetahui kualitas dari hollandaise sauce dengan cuka sari buah sirsak dari segi warna, rasa, tekstur, aroma, dan penampilan serta dapat mengetahui anggaran biaya produksi pada pembuatan cuka sari buah sirsak, minat pembeli, dan pengemasannya. Penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan percobaan lengkap (RAL). Hasil penelitian yang sudah dilakukan dengan dua buah produk hollandaise sauce , P1 yaitu hollandaise sauce dengan cuka sari buah sirsak dan P2 yaitu hollandaise sauce tanpa cuka sari buah sirsak sebagai pembanding, dengan menggunakan uji organoleptik (hedonik) dengan analisis data menggunakan observasi, wawancara, dan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian melalui 16 panelis yang menguji kualitas hollandaise sauce cuka sari buah sirsak, memilki kualitas yang baik, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa P1 dapat menggantikan P2 atau sebaliknya karena tidak berpengaruh terhadap uji warna, aroma,tekstur, rasa dan penampilan. Handling guest complaints is useful as a guide in the future so that the same complaint does not occur, to improve the quality of services or products in the restaurant, to know the assessment and wishes of guests, to determine weaknesses or standard deviations, to know employee performance. This study uses a qualitative descriptive approach, which explains the factors that cause guest complaints, and procedures for handling guest complaints. According to this study, it was found that there were several complaints that guests complained that the order service was too long, the order was not in accordance with the guest's request, the taste of the menu was not standard, the waiter's lack of accuracy. The handling of guest complaints is good, but there are still some waiters who have not carried out operational procedures such as no waiters who record complaints, some waiters do not report to superiors, some waiters do not record complaints in the log book. Where the procedure with reality is not fully appropriate. The advice given is to hold training to foster an attitude of responsibility and care, and follow the SOPs that have been set, if the staff violates the SOPs, they are subject to sanctions.
Pengaruh Pelayanan Prima pada Front Office dalam Menjaga Loyalitas Tamu Domestik pada Masa Pendemi Covid-19 Di Kaamala Resort, Ubud Sumarini, Ni Komang; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.314

Abstract

Pelayanan merupakan tindakan yang dilakukan dengan berinteraksi melalui fisik dengan seseorang atau lebih demi mendapatkan kepuasan pelanggan. Adapun pelayanan prima adalah segala upaya yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu atau konsumen untuk menghasilkan sebuah kepuasan dan loyalitas pelanggan atau konsumen itu sendiri. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pelayanan prima pada front office dalam menjaga loyalitas tamu domestik pada masa pandemi covid-19 di Kaamala resort, Ubud.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan program SPSS. Menurut hasil analisis olah data yang dilakukan pelayanan prima front office berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas tamu domestik pada masa pandemi covid-19 di Kaamala resort, Ubud. Meskipun begitu, pelayanan prima yang dilakukan belum begitu optimal dengan adanya tamu yang mengeluhkan lamanya proses check in yang dilakukan. Saran yang penulis dapat berikan yaitu meningkatkan komunikasi, kerja sama team, serta ketelitian dalam mengecek bookingan reservasi yang akan tiba. Sehingga pelayanan prima tersampaikan dengan sangat baik oleh tamu domestik yang mana nantinya akan menghasilkan loyalitas penuh oleh tamu domestik. Service is an action taken by interacting physically with someone or more in order to get customer satisfaction. The excellent service is all the efforts made by a company to supply the best service to guests or consumers to produce a satisfaction and loyalty of customers or consumers themselves. The purpose of this research is to determine the effect of excellent service at the front office in maintaining the loyalty of domestic guests during the covid-19 pandemic at Kaamala resort, Ubud. This study uses a quantitative approach with the help of the SPSS program. According to the results of data processing analysis carried out by excellent front office services, it significantly affected the domestic guests loyalty during the COVID-19 pandemic at Kaamala resort, Ubud. However, the excellent service carried out has not been optimal with guests complaining about the length of the check-in process. The advice that the author can give is to improve communication, teamwork, and accuracy in checking upcoming reservation bookings. Thus, that excellent service is delivered very well by domestic guests which will result in full loyalty by domestic guests.
Prosedur Penyimpanan Bahan Makanan di Legian Beach Hotel Aryapratama, Gusti Ngurah Putu Debi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.315

Abstract

Legian Beach Hotel merupakan salah satu hotel bintang empat di Bali. Food & Beverage Product Department memiliki peran penting dalam menjaga kualitas bahan makanan yang disimpan di toko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tata cara penyimpanan bahan makanan di Hotel Legian Beach. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan secara langsung (observasi) ke toko Legian Beach Hotel. Dan melakukan wawancara dengan staf dan juga kepala koki. Dari hasil penelitian di lapangan, penulis membandingkan tempat penyimpanan, suhu ruang penyimpanan, dan juga sistem FIFO (First In First Out) dengan teori menurut Kementerian Kesehatan RI. Dari hasil perbandingan tersebut peneliti masih menemukan ketidaksesuaian antara fakta di lapangan dengan teori yaitu jarak rak penyimpanan makanan, kebersihan chiller, dan suhu penyimpanan daging. Legian Beach Hotel is one of the four star hotels in Bali. The Food & Beverage Product Department has an important role in maintaining the quality of foodstuffs stored in stores. The purpose of this study was to determine how the procedure for storing foodstuffs at Legian Beach Hotel. Data was collected by using observation, interview and documentation techniques. This research was conducted directly (observation) to the Legian Beach Hotel store. And conduct interviews with staff and also the head chef. From the results of research in the field, the authors compare the storage area, storage room temperature, and also the FIFO (First In First Out) system with the theory according to the Indonesian Ministry of Health. From the results of this comparison, researchers still found discrepancies between the facts in the field and the theory, namely, the distance of the food storage rack, the cleanliness of the chiller, and the storage temperature of the meat.
Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial Instagram Pada Masa Pandemi Covid-19 di The Kayon Resort Putra, I Kadek Permana
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.316

Abstract

The Kayon Resort merupakan resort berbintang lima berskala internasional yang terkena dampak dari adanya pandemi covid-19. Dalam era yang serba digital ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang efektif untuk meningkatkan penjualan pada resort. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran di media sosial Instagram yang dilakukan The Kayon Resort pada masa pandemi covid-19. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Untuk Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan strategi promosi di media sosial Instagram yang digunakan The Kayon Resort sesuai dengan acuan teori Singh (2010) yang berjudul The Impact of Social Media Marketing on Brand Equity: An Empirical Study on Mobile Service Providers in Jordan menyatakan bahwa social media marketing memiliki beberapa dimensi yaitu Online Communities, Interaction, Sharing Of Content, Accessibility, Credibility. Kesimpulan yang didapat adalah hasil dari strategi promosi yang digunakan sesuai dengan apa yang diharapkan, insight dari akun Instagram The Kayon Resort cenderung stabil selama pandemi. The Kayon Resort is an international five-star resort that has been affected by the COVID-19 pandemic. In this all-digital era, it can be used as an effective promotional tool to increase sales at resorts. So the purpose of this study was to find out how the marketing strategy on Instagram social media was carried out by The Kayon Resort during the covid-19 pandemic. Data collection methods used are observation, study documentation and interviews. The data analysis method used is descriptive qualitative and quantitative methods. The results of the study show that the promotional strategy on Instagram social media used by The Kayon Resort is in accordance with Singh's (2010) theory reference entitled The Impact of Social Media Marketing on Brand Equity: An Empirical Study on Mobile Service Providers in Jordan which states that social media marketing has several dimensions, namely Online Communities, Interaction, Sharing Of Content, Accessibility, Credibility. The conclusion obtained is that the result of the promotional strategy used is in accordance with what is expected, the insight from The Kayon Resort's Instagram account tends to be stable during the pandemic.
Kualitas Pelayanan Bellboy di Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort Warmadewa, I Made Prahlada Gusti
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.317

Abstract

Implementasi Metode Up-Selling di Potato Head Beach Club Dinatai, Putu Agus Krisna; Sanjiwani, Gusti Agung Mirah
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.318

Abstract

Implementasi metode up-selling kurang optimal dilakukan oleh pramusaji di Potato Head Beach Club. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya tindak lanjut dan pemeliharaan terhadap standar up-selling yang dilakukan oleh pramusaji di Potato Head Beach Club. Tujuan penelitian adalah mengetahui implementasi dan faktor-faktor pramusaji melakukan metode up-selling di Potato Head Beach Club. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode up-selling berdasarkan teori ahli yang diterapkan pada standar operasional prosedur di Potato Head Beach Club sudah dilaksanakan dengan baik seperti: mencari calon pelanggan/pembeli, melakukan pendekatan kepada calon pelanggan/pembeli, presentasi dan demonstrasi, mengatasi keberatan atau penolakan, penutupan. Namun ada satu (1) poin yang belum di lakukan dengan baik, yaitu melakukan tindak lanjut dan pemeliharaan seperti melakukan quality check terhadap makanan yang disajikan. Faktor yang mendukung pramusaji dalam mengimplementasikan up-selling adalah product knowledge, first impression dan pendekatan yang pramusaji dilakukan dan faktor cuaca. Manajemen Potato Head Beach Club diharapkan agar lebih meningkatkan pelatihan tentang product knowledge dan memaksimalkan implementasi up-selling di Potato Head Beach Club, agar tetap sejalan dengan standar yang sudah di tetapkan oleh perusahaan. The implementation of the less than optimal up-selling method was carried out by the waitress at Potato Head Beach Club. This can be seen from the lack of follow-up and maintenance of up-selling standards by the waiters at Potato Head Beach Club. The purpose of the study was to determine the implementation and factors of the waiter doing the up-selling method at Potato Head Beach Club. The study used a qualitative descriptive approach with data collection methods by observation, interviews, and documentation studies. The results show that the implementation of the up-selling method based on expert theory applied to standard operating procedures at Potato Head Beach Club has been carried out well such as: looking for prospective customers/buyers, approaching potential customers/buyers, presentations and demonstrations, overcoming objections or complaints, rejection, and farewell. However, there is one (1) point that has not been done well, namely carrying out follow-up and maintenance such as conducting quality checks on the food served. Factors that support waiters in implementing up-selling are product knowledge, first impressions and the approach that the waiter takes and weather factors. Potato Head Beach Club management is expected to improve training on product knowledge and implementation of up-selling at Potato Head Beach Club, in order to stay in line with the standards set by the company.
Kualitas Permen Jeli Berbahan Dasar Jeruk Kintamani Paramartha, Putu Gion; Juniarta, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.319

Abstract

Permen jeli jeruk kintamni adalah Kembang gula bertekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti gelatin digunakan untuk modifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal dan dengan penambahan ekstrak Jeruk Kintamani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tekstur, rasa, warna, permen jeli Jeruk kintamani dan untuk mengetahui biaya produksi permen jeli jeruk kintamani. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, instrument tes, tes uji organoleptik (kuisioner). Berdasarkan dari hasil dan pembahasan, didapatkan simpulan bahwa (1) Kualitas Permen Jeli Jeruk Kintamani mendapat hasil dengan indikator rasa dengan katagori (Sangat Enak), indikator tekstur (Sangat Lembut), dan indikator warna (Sangat Menarik). (2) Biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan Permen Jeli Jeruk Kintamni berdasarkan perhitungan 1 resep yang digunakan dari penelitian yang di hitung dari fix cost dan variable cost sebesar Rp. 14.820,- dengan harga per picis Rp. 240,-. Kintamani orange jelly candy is a soft confectionery served with hydrocolloid ingredients such as gelatin which is used to modify the texture to produce a chewy product and the addition of Kintamani Orange extract. The purpose of this study was to determine the texture, taste, color, kintamani orange jelly candy and to determine the production of Kintamani orange jelly candy. The types of data used are qualitative data and quantitative data. Data collection techniques through observation, instrument tests, organoleptic tests (questionnaires). Based on the results and discussion, it was concluded that (1) the quality of Kintamani Orange Jelly Candy got results with a taste indicator in the category (Very Tasty), texture indicator (Very Soft), and color indicator (Very Attractive). (2) The cost required in making Kintamani Orange Jelly Candy is based on the calculation of 1 recipe used from the research which is calculated from fixed costs and variable costs of Rp. 14,820, - with the price per piece Rp. 240,-.
Analisis Pengaruh Visibility Credibility Attraction Power Celebrity Endorsment Terhadap Minat Kunjungan Tamu di Hotel Four Points by Sheraton Manado Supit, Enrico; Sudarmawan, I Wayan Eka; Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.321

Abstract

Strategi Pemasaran dalam Peningkatan Penjualan Wine di Hatten Wine Pada Era New Normal Krisnaputra, Gede Rendi; Sinaga, Firman; Supartini, Ni Luh
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.322

Abstract

Hatten Wine merupakan salah satu perusahaan wine yang ada di Bali. Dikarenakan situasi pandemi di era new normal penjualan Wine menurun drastis. Walaupun sudah mempunyai event free flow, wine testing dan wine tour, tetap saja tidak dapat meningkatkan penjualan wine di masa pandemi saat ini. Hal ini dilihat dari merosotnya penjualan pada tahun 2021. Penurunan ini diakibatkan karena pandemi dan kurangnya target market ke tamu lokal. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan strategi pemasaran dengan metode analisis SWOT (strength, weakness, opportunities, threat) dan metode QSPM (quantitative strategic planning matrix) untuk menentukan strategi prioritas yang diperoleh dari analisis SWOT. Dimana hasil dari analisis SWOT menunjukkan Hatten Wine berada pada Kuadran I dimana sumbu X (strength) pada titik 1,33 dan Y (opportunities) berada pada titik 1,2. Dalam situasi ini tindakan yang diambil yaitu menggunakan strategi agresif dimana menagemen sales & marketing harus memperkuat kekuatan yang ada untuk dapat memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Dan untuk strategi prioritas yang digunakan yaitu membuat promosi wine. Membuat member card untuk para repeater dengan bonus atau discount. Membuat event serta mengundang DJ/live music yang memiliki masa banyak untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan volume penjualan. Hatten Wine is one of the wine companies in Bali. Due to the pandemic situation in the new normal era, wine sales have decreased drastically. Even though they already have free flow events, wine testing and wine tours, they still cannot increase wine sales during the current pandemic. This can be seen from the decline in sales in 2021. This decline was due to the pandemic and the lack of a target market for local guests. Based on this, the researchers conducted research using a marketing strategy using the SWOT analysis method (strengths, weaknesses, opportunities, threats) and the QSPM (quantitative strategic planning matrix) method to determine the priority strategies obtained from the SWOT analysis. Where the results of the SWOT analysis show Hatten Wine is in Quadrant I where the X (strength) axis is at 1.33 and Y (opportunities) is at 1.2. In this situation the action taken is to use an aggressive strategy where the sales & marketing management must strengthen the existing strengths to be able to take advantage of the maximum opportunity. And for the priority strategy used, namely making wine promotions. Make member cards for repeaters with bonuses or discounts. Organize events and invite DJs/live music who have a lot of time to increase the number of visitors and sales volume.

Page 24 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue