Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA CEPAT DENGAN MENGGUNAKAN BALI POST PADA SISWA KELAS XI SMA (SLUA) SARASWATI 1 DENPASAR ., NI MADE RINAYANTHI; ., DR. GDE ARTAWAN, M.Pd.; ., PROF. DR. I NENGAH MARTHA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bahan ajar membaca cepat dengan menggunakan ?Bali Post? yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Bahan ajar yang dikembangkan terdiri dari buku siswa. Penelitian ini dilaksanakam di SMA (Slua) Saraswati 1 Denpasar, dengan subjek penelitian disesuaikan dengan tahapan-tahapan penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa dan guru, tes indikator membaca dan mengukur kemampuan membaca cepat. Data yang telah dikumpulkan diolah secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian adalah bahan ajar membaca cepat dengan menggunakan ?Bali Post? yang berkualitas valid, praktis dan efektif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1) hasil validasi dari 2 ahli pakar menunjukan 3,0 yang berarti valid dan dapat digunakan dalam uji coba terbatas dan uji coba luas 2) hasil kepraktisan bahan ajar yang diberikan berupa angket respon guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba luas dengan subjek siswa memberikan skor rata-rata 3.2 dan skor rata-rata dari guru 3.4 maka dengan demikian dapat dikatakan bahan ajar ini praktis dapat digunakan. 3)hasil keefektifan bahan ajar membaca dihitung dari hasil tes siswa yang kemudian digunakan sebagai hasil persentase untuk mengukur kemampuan kecepatan membaca siswa maka hasil yang diperoleh efektif digunakan dengan nilai rata-rata siswa 38,95 dan merupakan kriteria sangat baik dan kemampuan rata-rata siswa dalam membaca cepat adalah 200 kata permenit (Kpm). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan secara signifikan terhadap bahan ajar yang digunakan berdasarkan 3 aspek yang sudah diuji cobakan, dengan demikian bahan ajar membaca cepat dengan menggunakan ?Bali Post? berupa Buku Siswa dapat digunakan secara mandiri dan kelompok karena menarik dan efektif untuk pembelajaran membaca. Kata Kunci : Pengembangan bahan ajar, Membaca cepat, Bali Post This aims of this research to obtain a speed reading instructional materials by using "Bali Post" is a valid, practical, and effective. The type of this research is development research. Teaching materials developed consists of student books. This study is implemented in Saraswati high school (Slua) 1 Denpasar, the research subjects adapted to the stages of research. The instrument used in this research is the validation sheet, questionnaire responses of students and teachers, test indicator measures the ability to read and a quick read. Processed data collected by qualitative descriptive. Results of the research is a quick read teaching materials using the "Bali Post" is a valid quality, practical and effective. These results indicate that: 1) the results of two expert validation shows 3.0 which means a valid and can be used in limited trials and extensive testing 2) the results of the practicality of teaching materials in the form of questionnaire responses of teachers and students on a limited trial and extensive trials with subjects students gave an average score of 3.2 and an average score of 3.4, the teacher can thus be said this practical teaching materials can be used. 3) read the results of the effectiveness of instructional materials was calculated from the results of tests students are then used as the results for the percentage of students reading speed capability then effectively use the results obtained with an average value of 38.95 students and an excellent criterion and average ability students speed reading is 200 words per minute (KPM). Based on these findings it can be concluded that there are significant improvements in the use of teaching materials based on 3 aspects that has been tested, thus teaching materials read quickly by using the "Bali Post" Students Books can be used independently and as interesting and effective group learning read.keyword : The development of teaching materials, reading quickly,
Analisis penggunaan bahasa pramuwisata dengan wisatawan pada kunjungan situs warisan budaya di kawasan heritage pasar badung denpasar Ni Made Rinayanthi; I Gusti Ayu Eka Suwintari; Kadek Ayu Ekasani
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 2 No 2 (2018): Vol.2,No.2,2018
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1449.753 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2018.v02.i02.p03

Abstract

Abstract Tour guides have an important role in promoting and guiding visitors by providing complete information about Pasar Badung. This study aims to (1) examine the use of tour guide language when guiding tourists to traditional market of Badung tourist area, (2) examine the grammatical structure of the language used by tour guides traditional market of Badung area, as well as (3) reviewing foreign tourists' understanding of the use of English by tour guides in Badung tourism area. Foreign tourists and tour guides are the sources of data in this study where their conversations are recorded and then reviewed based on appropriate linguistic theories. Data obtained qualitatively and analyzed using explorative and qualitative descriptive research methods. The results of the analysis indicate that the use of language by tour guides when guiding foreign tourists to the traditional market of Badung tourist area is dominated by the communication function, which provides complete information to tourists. The grammatical structure of the language used is analyzed morphomically and syntactically. There are several morphomic processes that are dominated by the derivation process and there is a syntax process that is dominated by the release of verbs. Although there is an inaccuracy in the use of English by tour guides, tourists can still grasp the meaning of tour guides’ utterance. Keywords: Language Use, Tour Guides, Cultural Heritage Sites
PERAN KOMUNIKASI VISUAL INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI KAWASAN HERITAGE GAJAH MADA DENPASAR Utik Kuntariati; Ni Made Rinayanthi; Ni Wayan Mega Sari Apri Yani
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.608 KB) | DOI: 10.22334/jihm.v11i1.175

Abstract

Munculnya era tourism 4.0, memberi dampak revolusi industri di sektor pariwisata, ditandai dengan adanya kemudahan akses informasi melalui media digital. Transformasi digital inilah yang mengubah keseluruhan siklus ekosistem kepariwisataan, terutama dari sisi penyebarannya dan konsumsi informasi di media sosial terkait aktivitas berwisata.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah peran komunikasi visual Instagram terhadap keputusan berkunjung ke Kawasan Heritage Gajah Mada Denpasar dan bagaimanakah peran media sosial instagram (partisipasi, keterbukaan dan komunikasi) terhadap keputusan berkunjung ke Kawasan Heritage Gajah Mada Denpasar. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi regresi linear berganda. Penelitian ini berfokus pada fenomena sosial dan pada pemberian suara pada perasaan dan persepsi dari informan. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah follower yang diambil dari dua akun Instagram yaitu; @InfoDenpasar sebanyak 879.000 dan @DenpasarTourism sebanyak 2.660 followers, sedangkan dari Tagar (#), sebanyak 11.002 tags/posts dari #pasarbadung dan 1000 tags/posts dari #tukadkorea dengan sampel 155.Hasil penelitian diketahui bahwa tingkat penggunaan sosial media instagram dari karakteristik umum responden ditunjukkan oleh laki-laki dan berumur 17-20 tahun yang mayoritas berdomisili di Bali. Media visual Instagram berpengaruh atau berperan secara nyata terhadap keputusan berkunjung. Berdasarkan analisis kelima dimensi terhadap peran media sosial Instagram yaitu partisipasi, keterbukaan, percakapan, komunitas dan keterhubungan, dimana percakapan, komunitas dan keterhubungan digabung dalam satu dimensi yaitu komunikasi, dimensi komunikasi dan keterbukaan sangat berpengaruh terhadap keputusan berkunjung.
Analisis faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada hotel bakung sari kuta badung Ni Wayan Mega Sari Apri Yani; Ni Made Rinayanthi; Putu Dian Yuliani Paramita
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.689 KB) | DOI: 10.22334/jihm.v11i2.183

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada Hotel Bakung Sari Kuta, Badung. Responden dalam penelitian ini sebanyak 64 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis faktor. Hasil analisis diperoleh bahwa seluruh indikator yang terdapat dalam penelitian ini mampu membentuk faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan pada Hotel Bakung Sari Kuta, Badung. Motivasi berupa dukungan dari pemimpin kepada karyawan dapat meningkatkan kinerja karyawan yang merupakan variabel yang mewakili faktor motivasi dengan loading factor sebesar 0,835. Besarnya gaji/upah yang diterima sudah dapat memenuhi kebutuhan pokok karyawan memiliki loading factor tertinggi yang mewakili faktor kompensasi yaitu sebesar 0,931. Pewarnaan, penataan ruang kerja, posisi kursi, meja, lemari dan peralatan lain teratur rapi yang mewakili faktor lingkungan kerja memiliki loading factor sebesar 0,885. Faktor yang berpengaruh dominan adalah faktor kompensasi dengan nilai extraction sums of squared loadings sebesar 84,919 persen. Maka dari itu, untuk mencapai kinerja karyawan yang baik demi terciptanya tujuan perusahaan dan khusus untuk variabel kompensasi yang lebih dominan mempengaruhi kinerja karyawan disarankan agar motivasi, kompensasi dan lingkungan kerja menjadi prioritas perhatian di Hotel Bakung Sari Kuta, Badung
Dampak Media Sosial Instagram Pada Kawasan Smart Heritage Market Pasar Badung Ni Made Rinayanthi; Utik Kuntariati
Widya Manajemen Vol 5 No 1 (2023): Widya Manajemen
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyamanajemen.v5i1.3515

Abstract

The use of social media today is enormous, almost all circles use social media both in terms of communication and obtaining a variety of information. This is marked by the easiness of accessing information through digital media. Pasar Badung is the largest market in Bali, located in the center of Denpasar on Jalan Gajah Mada. The concept of market digitization and smart heritage market embedded in Pasar Badung facilitates interaction between sellers and buyers. The free Wifi in this market can be used as a promotional vehicle for sellers to introduce their products to buyers or tourists. The purpose of this study was to determine how the impact of social media Instagram on interest in visiting the Smart Heritage Market Pasar Badung Denpasar area. This study was designed using quantitative methods with multiple linear regression analysis. This study focuses on social phenomena and on giving a voice to the feelings and perceptions of informants. The population in this study is the number of followers taken from two Instagram accounts, namely; @InfoDenpasar as many as 1.000.000, and @DenpasarTourism as many as 4.480 followers, while from Tagar (#), there were 14.000 tags/posts from #pasarbadung and 1000 tags/posts from #tukadkorea with a sample of 155. The results showed that the use of social media Instagram was from general characteristics respondents indicated by males aged 17-30 years, the majority of whom live in Bali. Instagram has a real effect or impact on visiting interest. Based on the analysis of the five dimensions of the role of social media Instagram, namely participation, openness, conversation, community, and connectedness, where conversation, community, and connectedness are combined in one dimension, namely communication, communication dimensions, and openness are very influential on visiting decisions.
ANALISIS KATA STAYCATION PADA INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI AKOMODASI PERHOTELAN DI BALI Artajaya, Gede Sidi; Rina, Ni Made Rinayanthi
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 12 No. 1 (2023): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v12i1.3220

Abstract

Artikel ini menganalisis tren penggunaan kata "staycation" melalui iklan perhotelan Bali di Instagram. Staycation, yang merupakan gabungan dari kata "stay" dan "vacation," mengacu pada konsep menghabiskan waktu liburan di dalam kota atau di sekitar tempat tinggal seseorang. Dalam artikel ini, kami menggunakan data dari iklan perhotelan di Bali yang diposting di platform Instagram untuk memahami tren dan pola penggunaan kata staycation. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis konten iklan perhotelan yang menggunakan kata staycation dalam teks atau keterangan iklan. Penulis mengumpulkan dan menganalisis sejumlah iklan perhotelan Bali yang diposting di akun Instagram resmi mereka. Fokus utama analisis adalah untuk mengidentifikasi seberapa sering kata staycation digunakan, bagaimana kata tersebut dipasangkan dengan elemen visual iklan, serta konteks dan strategi pemasaran yang terkait dengan penggunaan kata tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan kata staycation dalam iklan perhotelan Bali di Instagram mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan adanya tren yang berkembang di kalangan wisatawan yang mencari pengalaman liburan yang santai dan nyaman tanpa harus bepergian jauh dari tempat tinggal mereka. Penggunaan kata staycation dalam iklan tersebut biasanya diperkuat dengan visual menarik yang menggambarkan fasilitas hotel yang memanjakan, kolam renang yang indah, dan makanan lezat yang disajikan di tempat.
STRATEGI PENGAJARAN BAHASA ASING DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL: PENDEKATAN INOVATIF DAN TANTANGANNYA Kuntariati, Utik; Paramitha, Putu Dian Yuliani; Rinayanthi, Ni Made
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 12 No. 2 (2024): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v12i2.3608

Abstract

Multicultural Education in Language has become an increasingly relevant research subject in addressing the challenges of cultural diversity in educational contexts. This study aims to explore strategies for teaching foreign languages in multicultural environments with innovative approaches while highlighting potential obstacles and alternative solutions. A descriptive qualitative approach was employed to gather data through literature review, classroom observations, and interviews with educators. The research findings indicate that multicultural education in language has the potential to broaden students' cross-cultural understanding, enhance intercultural communication skills, and foster attitudes of tolerance and appreciation for diversity. Thus, this study provides valuable insights for educational practitioners in developing inclusive and responsive teaching strategies for foreign languages in multicultural settings. In multicultural environments, multicultural education in language holds great potential for expanding students' cross-cultural understanding,
Analisis Green Restaurant pada Pool and Beach Restaurant Pradnyan, Made Satya; Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya; Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.876

Abstract

Green Restaurant Association (GRA) merupakan pedoman dalam penerapan Green Restaurant di United State of America yang telah berdiri sejak tahun 1990, Peran GRA sangat penting dalam mempelopori gerakan Green Restaurant di dunia perindustrian, yang bertujuan untuk menghijaukan operasional dengan menggunakan standar sertifikasi. Pool and Beach Restaurant di Faena Hotel Miami Beach yang melalui observasi awal memiliki potensi dan sangat menarik untuk diteliti dalam meraih Green Restaurant. Penelitian ini dilakukan di Faena Hotel Miami Beach dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara yang mendalam dengan pihak-pihak hotel yang menguasai bidangnya, observasi/pengamatan, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari 7 indikator utama yaitu: Energy, Water Efficiency, Waste Reduction & Recycling, Reusables & Environmentally Preferable Disposables, Chemicals & Pollution Reduction, Building Materials, dan Sustainable Food, yang masing-masing memiliki sub-indikator sehingga menjadi 13 indikator menunjukan bahwa 82% Sesuai dengan indikator dan 18% Tidak Sesuai dengan indikator GRA. The Green Restaurant Association (GRA) is a guideline in implementing Green Restaurant in the United State of America which has been established since 1990. GRA's role is very important in pioneering the Green Restaurant movement in the industrial world, which aims to green operations by using certification standards. Pool and Beach Restaurant at Faena Hotel Miami Beach which through observation has potential and is very interesting to research in achieving Green Restaurant. This research was conducted at the Faena Hotel Miami Beach with data collection techniques through in-depth interviews with hotel parties who master their fields, observation, and documentation, which were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The result is researched with 7 main indicators, they are: Energy, Water Efficiency, Waste Reduction & Recycling, Reusables & Environmentally Preferable Disposables, Chemicals & Pollution Reduction, Building Materials, and Sustainable Food, each of which has sub-indicators there are 13 indicators in total, showing that 82% In accordance and 18% Not in accordance with the indicators of GRA.
PELATIHAN PEMBUATAN BROSUR SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA PASAR BADUNG Ni Made Rinayanthi; Putu Dian Yuliani Paramita
Sewagati Vol. 3 No. 2 (2024): Sewagati
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v3i2.4234

Abstract

The brochure creation training as a marketing communication strategy at Pasar Badung aims to enhance traders' ability to promote their products and services through effective and attractive printed media. Brochures are an important communication tool in marketing, providing clear information and stimulating consumer interest. This training focuses on teaching graphic design and persuasive content writing, which not only highlights the uniqueness of the products but also attracts the target market, including both tourists and local communities. Through this training, traders at Pasar Badung are equipped with skills to create aesthetically pleasing, informative, and market-appropriate brochures. Additionally, participants are trained in selecting appropriate distribution channels, both physically at the market location and digitally via social media to expand marketing reach. The expected outcome of this training is to enhance the image of Pasar Badung as a unique and appealing shopping destination, while also introducing local products in a more professional manner. With well-designed brochures, Pasar Badung can more effectively attract visitors and increase transaction volumes, ultimately contributing to local economic growth and the tourism sector in Bali. This training is a strategic step in supporting the development of traditional markets as part of Bali's sustainable creative economy.
Study Social Media Interconnectedness To Strategy Marketing with Internal Language Dimensions Smart Heritage Market Context : A Study Badung Market Case Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel
Publisher : Akademi Komunitas MAPINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37484/080115

Abstract

Study This aim For investigate connection between strategy marketing and dimensions Language in legacy market context smart (Smart Heritage Market), with focus on the Badung Market Case . In context globalization , legacy markets like Badung Market face challenge For still relevant and competitive in the digital era. One of aspect important from legacy market transformation being “smart” is use strategy effective marketing that leverages riches culture and history of the market . Beside that , language also holds role key in build market identity , communicating values legacy , and interesting interest consumer . Studies This use approach qualitative with interview depth and observation to practice marketing and use language at Badung Market . Analysis results show that strategy successful marketing in legacy markets must consider context culture and history local , as well utilise digital technology with wise . Use proper language , fine in promotion nor interaction direct with customers , too factor important in build connection emotional and empowering market image . Study This give contribute to understanding about How strategy marketing and dimensions Language each other influence in legacy market context clever . Implications practically including recommendation for holder heritage market interests For develop strategy more marketing effective and language - based , as well utilise potency technology For increase experience consumers and promote inheritance culture in a way sustainable . Keywords : Language Dimensions , Strategy Marketing , Smart Heritage Market, Badung Market