cover
Contact Name
Edy Jamal Tuheteru
Contact Email
ejtuheteru@trisakti.ac.id
Phone
+6285695514944
Journal Mail Official
imej@trisakti.ac.id
Editorial Address
Kyai Tapa Street No.1, Grogol, West Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Mining and Energy Journal
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 26572451     EISSN : 27236064     DOI : https://doi.org/10.25105/imej.v5i1.13776
IMEJ emphasizes the development of mining technical science and energy conservation technology. Mining technical science includes mining exploration, resource modeling, mine optimization, production optimization, mining economics, resource and reserve conservation, mine support, and post-mining. Energy conservation technology includes the development of renewable energy technology, fossil fuel energy technology, economic valuation of energy projects, life cycle cost, and value-added energy.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020): Mei" : 6 Documents clear
PENENTUAN PERINGKAT BATUBARA BERDASARKAN ANALISIS REFLEKTANSI VITRINIT Ardiansyah Ardiansyah; Chairul Nas; Irfan Marwanza
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.106 KB)

Abstract

Batubara memiliki peringkat yang berbeda-beda dalam setiap contoh batuannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peringkat batubara dari masing-masing conto batubara melalui pengamatan di bawah mikroskop polarisasi. Dalam menentukan peringkat batubara digunakan metode analisis reflektansivitrinit pada conto batubara sebanyak 23 contoh batubara. Berdasarkan hasil analisi reflektansi vitrinit yang telah dilakukan, nilai reflektansi vitrinit yang dihasilkan cenderung sama yaitu berkisar antara 0,20 % - 0,44 % dan mempunyai peringkat batubara dari lignit – sub-bituminus, berdasarkan klasifikasi menurut ASTM D2798-06 (2006).
Analisis Kelayakan Investasi Penambangan Timah Metode Cutter Suction Dredger Dengan Washing Plant Terpisah Nelsen Wijaya; Mixsindo Korra Herdyanti
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.424 KB)

Abstract

Cutter suction dredger (CSD) merupakan metode penambangan baru yang akan diterapkan untuk melakukan penambangan timah jenis sekunder. Penambangan dengan CSD tersebut merupakan upaya untuk memanfaatkan potensi endapan timah yang berada di daerah pesisir (kedalaman ±15-20 m) yang tidak terjangkau oleh Kapal Isap dan Kapal Keruk. Dengan sistem penambangan timah sekunder yang terbilang baru ini, maka perlu dilakukan kajian ekonomi untuk mengetahui kelayakan dari proyek tersebut. Parameterkelayakan investasi yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan harga pokok produksi (HPP). Diketahui bahwa total investasi yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 53.970.572.628,-; dengan proyeksi NPV sebesar Rp 105.163.154.782,-; IRR 161,96%; PP 0,45 tahun. Nilai tersebut diasumsikan dengan skenario dimana harga timah konstan diangka USD 20.975 per ton, dan pencapaian 100% dari target penambangan. Berdasarkan skenario yang sama, besarnya HPP adalah USD 13.086 per ton timah. HPP tersebut adalah yang terendah dibandingkan dengan unit produksi timah lainnya. Sehingga proyek CSD tersebut layak untuk dioperasikan dan layak untuk diterapkan pada daerah usaha lainnya yang memiliki karakteristik yang sesuai.
OPTIMASI KEMAMPUAN KERJA ALAT GALI DAN ANGKUT UNTUK PERENCANAAN FLEET MANAGEMENT Putri Amelia Shabrina; Hermanto Saliman
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.924 KB)

Abstract

Terdapat ketidaktercapaian produksi sebesar 21.000 BCM/bulan dari target produksi 522.000 BCM/bulan, sehingga dilakukan penelitian untuk meningkatkan produksi dengan meningkatkan efisiensi kerja dan membuat waktu kerja alat yang rinci, serta mengoptimalkan kemampuan kerja alat angkut untuk perencanaan fleet management menggunakan perhitungan rimpull. Penelitian dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya produksi alat gali muat dan alat angkut, kemudian melakukan simulasi perhitungan rimpull dan waktu kerja untuk rencana bulan November 2018. Simulasi dilakukan terhadap waktu travel dan return berdasarkan perhitungan rimpull, mengurangi waktu hambatan, serta merencanakan waktu kerja efektif. Dari simulasi, didapatkan hasil produksi penambangan pada Bulan November 2018 sebesar 673.420 BCM dengan rencana penambangan pada tiga front dengan lima fleet, dimana hasil tersebut sudah melebihi target produksi Bulan November 2018, yaitu sebesar 441.000 BCM/bulan.
Analisis Potensi Batubara Kokas di PT X, Sumatera Selatan Annisa Nufus Haryadi; Chairul Nas; Masagus Ahmad Azizi
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.829 KB)

Abstract

Berdasarkan penggunaannya, batubara digunakan sebagai batubara thermal dan batubara kokas. Batubara kokas digunakan dalam industri besi dan baja sebagai bahan bakar, reduktor serta penahan beban pada tungku. PT X merupakan salah satu lapangan batubara neogen yang memiliki peringkat batubara meningkat secara gradual mulai dari lignit, sub-bituminus, bituminus, semi antrasit, hingga antrasit yang diakibatkan oleh pengaruhintrusi batuan beku. Sehingga terdapat suatu zona dengan peingkat batubara bituminus yang berpotensi menjadi batubara kokas. Penentuan indikasi awal sifat batubara kokas dilakukan dengan pengujian nilai Crucible Swelling Number (CSN) pada sampel batubara. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan peta zonasi potensi batubara kokas berdasarkan nilai volatile matter (dmmf), nilai pantulan vitrinit maksimum, dan nilai CSN pada PT X. Berdasarkan peta zonasi yang telah dibuat, lokasi yang bepotensi sebagai batubara kokas pada PT X terdapat pada Tambang A khususnya pada Pit B dan Pit C dengan nilai pantulan vitrinit maksimum 0,73-1,63 (%) dan nilai CSN 2,5-9.
Evaluasi Kebutuhan Udara Front Kerja di Blok Cikoneng, PT Cibaliung Sumberdaya Menggunakan Perangkat Lunak Ventsim 5.2 Bestari Larasati; Ririn Yulianti
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.276 KB)

Abstract

Untuk melakukan kegiatan penambangan di tambang bawah tanah seperti mucking, drilling menggunakan jumbo drill, support menggunakan jumbo drill dan charging membutuhkan udara yang cukup. Saat ini ketersediaan udara pada front kerja tidak memenuhi untuk melakukan kegiatan penambangan. Tujuan dari penelitian ini untuk memenuhi kebutuhan udara pada front kerja agar pekerja dapat bekerja secara optimal menggunakan perangkat lunak Ventsim 5.2. Penelitian ini dilakukan dengan perhitungan dan data-data yang diperoleh menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual pada front kerja XC 12 VT STH,adalah 5,57 m3/s, pada XC 13 C debit kondisi aktual adalah 8,98 m3/s, dan pada XC 13 B debit kondisi aktual adalah 4,47 m3/s dan XC 13 north debit kondisi aktual adalah 2,97 m3/s. Menurut KEPDIRJENMINERBA No.185.K/37.04/DJB/2019 ketentuan untuk setiap orang tidak kurang dari 0,03 m3/s dan ditambah sebanyak 0,05 m3/s untuk setiap tenaga-tenaga kuda apabila mesin diesel dioperasikan. Berdasarkan debit aktual, ketersediaan udara pada front kerja tidak memenuhi standar KEPDIRJEN MINERBA No.185.K/37.04/DJB/2019. Maka dari itu dibutuhkan penambahan booster fan 2x37 kW pada CX 9 dan penggantian booster fan menjadi 1x55 kW pada decline lama untuk memenuhi kebutuhan udara untuk pekerja dan alat.
ANALISIS PENGARUH KELEMBAPAN LUBANG LEDAK TERHADAP FUMES HASIL PELEDAKAN TAMBANG BATUBARA Kendry Setiawan Tjan; Pantjanita Novi Hartami; Taat Tri Purwiyono
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.567 KB)

Abstract

Fumes merupakan gas beracun dan sangat berbahaya yang terbentuk dari suatu reaksi pembakaran yang tidak sempurna. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap fumes hasil peledakan di tambang batubara dengan metode penambangan terbuka. Analisis dilakukan terhadap jenis dan kadar fumes yang terbentuk dan bagaimana cara pengukuran kandungan fumes tersebut secara tepat, akurat dan aman. Campuran bahan peledak yang tidak tepat berpotensi menghasilkan fumes. Pengukuran gas dilakukan dengan dua metode, yaitu menggunakan gas detector yang diletakkan pada drone dan shelter. Sebagai data pendukung, dilakukan pengukuran terhadap besarnya kelembapan dan suhu lubang ledak, serta kecepatan rata-rata angin pada lokasi peledakan. Kadar fumes terbesar yang terukur menggunakan metode drone menunjukkan kadar gas CO rata–rata sebesar 200,83 ppm; NO₂ 11,05 ppm; dan H₂S 4,8 ppm. Hasil pengukuran menggunakan metode shelter menghasilkan kadar gas CO rata- rata sebesar 164 ppm; NO₂ 9,92 ppm; dan H₂S 2,83 ppm. Berdasarkan hasil pengukuran, kadar fumes dan nilai kelembaban lubang ledak menunjukan hasil yang berbanding lurus. Kadar fumes yang terbentuk juga dipengaruhi oleh deviasi desain peledakan aktual dengan rencana, terutama nilai deviasi kedalaman lubang ledak. Berdasarkan hasil penelitian disarankan merevisi prosedur pengecekan post blast di lokasi penelitian dengan menambah waktu tunggu pekerja sebelum pengecekan post blast.

Page 1 of 1 | Total Record : 6