cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp3mkil2021@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/kastral/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Kajian Sastra Nusantara Linggau ( KASTRAL)
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982483     EISSN : 27982491     DOI : https://doi.org/10.55526/kastral.v2i2
Jurnal KASTRAL (Kajian Sastra Nusantara Linggau) adalah jurnal OJS memuat artikel di bidang sastra baik sastra daerah, Indonesia, maupun asing. Jurnal ini berkaitan dengan bentuk apresiasi, analisis, pengkajian dan pembelajaran di bidang sastra. Jurnal ini diperuntukkan bagi para peneliti, dosen, guru, mahasiswa dan praktisi untuk menyampaikan hasil penelitiannya di bidang sastra
Articles 112 Documents
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN MAHASISWA PBSI UNIVERSITAS PGRI SILAMPARI LUBUKLINGGAU PERMATA, NADIA; Dhini Aprilia Zahara Putri Mediana; Suci Setianingrum; Niken Audia Dewi; Linda Putri Ayu
Kajian Sastra Nusantara Linggau ( KASTRAL) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode, serta memaparkan jenis, faktor penyebab terjadinya, dan bentuk pembagian unsur dari peristiwa alih kode dan campur kode pada mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif dengan mengaplikasikan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini, yaitu mahasiswa kelas 4B program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau. Data penelitian ini merupakan tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode dalam kegiatan komunikasi sehari-hari mahasiswa kelas 4B PBSI di lingkungan kampus. Tuturan yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup kata, frasa, atau kalimat tuturan yang terjadi pada interaksi antar mahasiswa. Pembahasan dipaparkan dalam bentuk narasi dan tabel hasil penelitian. Hasil penelitian memaparkan bahwa mahasiswa kelas 4B PBSI Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau menuturkan tuturan yang melibatkan alih kode intern (bahasa daerah-bahasa Indonesia, bahasa Indonesia-bahasa daerah), campur kode intern (bahasa daerah-bahasa Indonesia), campur kode ekstern (bahasa daerah-bahasa Inggris, bahasa Indonesia-bahasa Inggris), dan campur kode campuran (bahasa Indonesia-bahasa daerah-bahasa Inggris). Faktor penyebab terjadinya peristiwa tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor kebiasaan penutur dan latar belakang penutur.
REPRESENTASI NILAI HISTORIS DALAM TRADISI BEDAK KUNYIT PADA UPACARA PERNIKAHAN MASYARAKAT DESA MANDI ANGIN Nugroho, Agung
Kajian Sastra Nusantara Linggau ( KASTRAL) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kastral
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan representasi nilai historis yang terkandung dalam tradisi bedak kunyit pada upacara pernikahan masyarakat Desa Mandi Angin. Fokus penelitian diarahkan pada makna, fungsi, serta keberlanjutan nilai-nilai historis yang diwariskan melalui praktik tradisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pelaku tradisi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bedak kunyit mengandung nilai historis yang kuat, antara lain sebagai simbol penyucian diri, harapan akan kehidupan rumah tangga yang harmonis, serta bentuk penghormatan terhadap leluhur. Tradisi ini juga merepresentasikan kesinambungan budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas kultural masyarakat Desa Mandi Angin. Meskipun demikian, terdapat dinamika dalam pelaksanaannya akibat pengaruh modernisasi, namun esensi nilai historisnya masih tetap dipertahankan oleh masyarakat. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tradisi bedak kunyit tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari ritual pernikahan, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai historis dan identitas budaya masyarakat. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan dokumentasi tradisi ini sangat penting agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Page 12 of 12 | Total Record : 112