cover
Contact Name
Alfian Rokhmansyah
Contact Email
alfian@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimpianunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman Kampus Gn. Kelua, Gedung A3 Lt. 2, Jalan Ki Hajar Dewantara, Samarinda Ulu Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27763587     DOI : https://doi.org/10.30872/jimpian
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan (JIMPIAN) is a scientific journal published by the Masters Program in Education Management, Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University. This journal contains the results of studies and research related to education management science and education science. This journal is published twice a year, in April and October. The scope of this journal includes (1) policy in education; (2) leadership in education; (3) school management and higher education; (4) curriculum and education program management; (5) regulations and supervision in education; (6) education management information system; (7) administration and management of educational institutions; (8) educational science.
Articles 112 Documents
Analisis Implementasi Program MBG terhadap Manajemen Pendidikan melalui Model Edward III: Suatu Kajian Pustaka Endik Suryanto; Mufarrihul Hazin; Budi Purwoko; Amrozi Khamidi
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5998

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah yang berfokus pada pemenuhan nutrisi pada anak sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, untuk peningkatan mutu pendidikan. Namun, implementasi program ini masih menimbulkan berbagai masalah, termasuk menambahkan beban dalam manajemen pendidikan di tingkat sekolah sebagai pelaksana. Sehingga hal tersebut menarik untuk dibahas, dan memang masih sangat jarang diteliti. Oleh karenanya peneitian ini akan menganalisis pengaruh pelaksanaan program MBG terhadap manajemen pendidikan di sekolah, dengan menggunakan model Edward III. Analisis dilakukan terhadap semua literatur empiris mengenai MBG yang berhubungan dengan manajemen sekolah, dalam rentang waktu 2024—2025. Database yang dipergunakan antara lain Google Scholar, Garuda, dan Sinta, dengan menggunakan protocol PRISMA. Hasil analisis menunjukkan pengaruh program MBG terhadap manajemen pendidikan sekolah, pada keempat indicator: (1) komunikasi intensif untuk sosialisasi dan memerangi hoaks serta disinformasi, (2) manajemen sumber daya keuangan dan sumber daya manusia, (3) disposisi perlu peningkatan kompetensi, dan (4) struktur birokrasi perlu kerjasama dengan pihak-pihak local. Sehingga kemudian model manajemen Pendidikan sekolah yang direkomendasikan adalah integrative antara peningkatan kualitas pendidikan dan kesuksesan program MBG. Pemerintah juga perlu untuk memberikan kerangka regulasi yang jelas, sehingga mendukung manajemen pendidikan di tingkat sekolah.
Evaluation of the Merdeka Curriculum P5 in the Perspective Islamic Education Management Zulfida Aulia Fatimah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5999

Abstract

The ministry of education and culture has officially launched the Merdeka Curriculum as a response to global challenges. This new curriculum has been implemented by various schools in Indonesia. The implementation of this learning process has encountered various obstacles to date. Therefore, an evaluation is necessary. This research was conducted using a descriptive qualitative approach based on primary and secondary data. The data analysis used was inductive from the beginning of the research until conclusions were drawn. The results of the study show that the implementation of the Merdeka Curriculum for the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) still faces various obstacles. These include differences in the level of understanding and readiness among teachers in various regions regarding the characteristics of the curriculum, a lack of teacher training and mentoring, and a lack of readiness in educational infrastructure, such as a lack of internet access or digital based learning tools. These problems can be minimized by maximizing the available facilities. However, the obstacles experienced to date have not been optimally resolved, especially in remote areas due to limited internet access. Therefore, continuous evaluation is needed as an improvement and planning for the next educational process.

Page 12 of 12 | Total Record : 112