cover
Contact Name
Alfian Rokhmansyah
Contact Email
alfian@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimpianunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman Kampus Gn. Kelua, Gedung A3 Lt. 2, Jalan Ki Hajar Dewantara, Samarinda Ulu Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27763587     DOI : https://doi.org/10.30872/jimpian
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan (JIMPIAN) is a scientific journal published by the Masters Program in Education Management, Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University. This journal contains the results of studies and research related to education management science and education science. This journal is published twice a year, in April and October. The scope of this journal includes (1) policy in education; (2) leadership in education; (3) school management and higher education; (4) curriculum and education program management; (5) regulations and supervision in education; (6) education management information system; (7) administration and management of educational institutions; (8) educational science.
Articles 109 Documents
Integrasi Perencanaan Strategis, Operasional, dan Program Kerja dalam Pengelolaan Sekolah: Sebuah Literature Review Anggun Dwi Damayanti; Desi Isna Hernayanti; Eko Santoso; Dwi Widiyono; Ngurah Ayu Nyoman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5764

Abstract

Pengelolaan sekolah merupakan proses multidimensional yang menuntut integrasi antara perencanaan strategis, perencanaan operasional, dan program kerja agar tercapai efektivitas manajemen pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literatur terkait praktik integrasi ketiga aspek tersebut, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan, tantangan implementasi, serta kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah literature review sistematis, dengan menyeleksi artikel-artikel akademik berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, mencakup tema perencanaan strategis sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, inovasi pedagogis, implementasi kurikulum, monitoring, dan evaluasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perencanaan strategis berperan sebagai fondasi arah kebijakan sekolah, sementara perencanaan operasional berfungsi menerjemahkan visi ke dalam rencana tahunan yang realistis, dan program kerja memastikan keterlaksanaan strategi sesuai kebutuhan peserta didik. Faktor pendukung utama keberhasilan integrasi meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif, keterlibatan aktif stakeholder, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta sistem monitoring berbasis data. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, serta variasi implementasi kurikulum di berbagai konteks sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi manajemen sekolah yang harmonis mampu meningkatkan prestasi akademik, membangun budaya kolaboratif, serta mendukung keberlanjutan pendidikan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka dan program Sekolah Penggerak.
Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran Sains: Studi Implementasi Pembelajaran Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Mu'adz Haidar Zulkarnain; Agus Jatmiko; Koderi Koderi; Agus Pahrudin; Refliyanto Refliyanto
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Sains di Madrasah Ibtidaiyah serta mengidentifikasi strategi, hasil, dan tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus ganda pada dua madrasah yang menerapkan model integratif PAI–Sains. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumen, dan focus group discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Sains dilakukan melalui pengaitan konsep ilmiah dengan ayat-ayat kauniyah, pembiasaan refleksi spiritual, dan penerapan proyek kontekstual yang menumbuhkan rasa syukur serta tanggung jawab ekologis siswa. Implementasi pembelajaran terpadu ini terbukti meningkatkan pemahaman konseptual siswa, sikap religius, dan motivasi belajar, meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sumber belajar integratif dan kurangnya pelatihan guru dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis integrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pembelajaran terpadu PAI–Sains merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan transformatif, yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual secara seimbang.
Pembiayaan Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus Fachrul Rozie; Musdalifah Musdalifah; Imam Syafi'i; Widyatmike Gede Mulawarman; Masrur Yahya
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5791

Abstract

Konsep pendidikan inklusif bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak disabilitas tanpa diskriminasi. Di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Timur, pendanaan pendidikan yang komprehensif sangatlah penting. Makalah ini menjelaskan tantangan dan solusi pendanaan pendidikan inklusif dari prasekolah hingga sekolah menengah atas. Studi kasus naratif digunakan dalam penelitian ini. Studi ini berlangsung di PAUD Negeri 1 Pembina (TK), Sekolah Dasar Negeri 006 Sangkulirang, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Muara Wahau. Empat kepala sekolah, empat guru, dan dua orang tua siswa komite sekolah berpartisipasi dalam studi ini. Kami mengumpulkan data menggunakan wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan analisis dokumen. Data tentang pendanaan pendidikan inklusif diinterpretasikan menggunakan analisis tematik. Studi ini berfokus pada implementasi dan pendanaan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif, terutama di sekolah inklusif, menekankan keterampilan sosial bagi anak-anak disabilitas. Pendanaan pendidikan inklusif di sekolah inklusif dan non-inklusif secara nasional membutuhkan konfirmasi dan dukungan. Studi ini menunjukkan bahwa hal ini dapat meningkatkan pendanaan pendidikan inklusif, terutama dalam menyediakan sumber daya manusia dan pembelajaran yang unggul untuk pendidikan vokasi di perguruan tinggi.
Model Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan (Sustainable Financing) untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045 Basri Basri; Imran Imran; Ilham Ilham; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5792

Abstract

Pendidikan merupakan pilar strategis dalam pembangunan nasional dan menjadi faktor penentu keberhasilan pencapaian Visi Indonesia 2045. Namun, sektor ini masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti keterbatasan anggaran yang terus berulang, ketimpangan akses dan mutu antarwilayah, serta minimnya partisipasi pemangku kepentingan non-pemerintah dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menyajikan analisis komprehensif mengenai model-model pembiayaan pendidikan berkelanjutan yang berpotensi diadaptasi untuk memperkuat sistem pendidikan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, studi ini memadukan telaah literatur yang mendalam dengan pembandingan kasus di Finlandia, Singapura, dan Australia, tiga negara yang dikenal memiliki kerangka pembiayaan pendidikan yang inovatif, adil, dan tangguh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satu model tunggal yang mampu menyelesaikan kompleksitas permasalahan pembiayaan pendidikan di Indonesia. Sebaliknya, dibutuhkan kombinasi strategi, seperti skema pinjaman berbasis pendapatan, kemitraan publik-swasta yang terstruktur, penguatan dana abadi nasional maupun daerah, serta peningkatan kontribusi filantropi untuk wilayah tertinggal. Studi ini menegaskan bahwa pembiayaan pendidikan berkelanjutan harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel. Secara keseluruhan, arsitektur pembiayaan yang terintegrasi dan inovatif menjadi prasyarat penting untuk meningkatkan ketahanan sistem serta memperluas akses pendidikan bermutu menuju Generasi Emas 2045.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Berbasis Rapor Pendidikan: Strategi Pemerataan di Era Merdeka Belajar Gamar Al Haddar; Rinda Rinda; Feti Fahmimroah; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pembiayaan pendidikan berbasis Rapor Pendidikan sebagai strategi pemerataan mutu di era Merdeka Belajar di SMA Negeri 11 Samarinda. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui analisis dokumen Rapor Pendidikan, data anggaran ARKAS, serta rekomendasi perbaikan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen pembiayaan berbasis data mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan anggaran pendidikan. Capaian indikator literasi (95,56) dan numerasi (86,67) mencerminkan kemajuan signifikan dalam mutu pembelajaran, sementara aspek karakter (59,2) dan kualitas pembelajaran (63) masih memerlukan penguatan melalui pelatihan guru dan inovasi pedagogik. Penggunaan Rapor Pendidikan dan ARKAS secara terintegrasi telah membantu sekolah dalam menyusun perencanaan anggaran berbasis kebutuhan nyata, terutama pada peningkatan kompetensi guru dan penguatan iklim kebinekaan. Namun, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan anggaran berbasis data menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembiayaan berbasis Rapor Pendidikan merupakan model strategis yang efektif dalam mendukung pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di era Merdeka Belajar, dengan catatan penguatan kapasitas SDM dan inovasi pembelajaran menjadi kunci keberlanjutan keberhasilannya.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pola Komunikasi dalam Meningkatkan Motivasi Guru di SMAN 15 Padang Sumiarni Sumiarni; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5863

Abstract

Kajian ini menelaah bagaimana implementasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dan skema komunikasi yang digunakan berperan dalam mendongkrak semangat (motivasi) mengajar para guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Padang. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kepala sekolah menerapkan pendekatan kepemimpinan yang efektif serta membangun komunikasi dua arah untuk menciptakan iklim kerja yang positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta diperkuat dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan yang bersifat transformasional dan humanis melalui pemberian penghargaan, dukungan moral, serta perhatian personal terhadap guru. Pola komunikasi yang digunakan bersifat terbuka, partisipatif, dan empatik, sehingga menciptakan rasa kebersamaan dan kepercayaan di lingkungan kerja. Hubungan antara kepemimpinan dan komunikasi terbukti berpengaruh langsung terhadap peningkatan motivasi guru dalam melaksanakan tugas profesional. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara kepemimpinan inspiratif dan komunikasi efektif sebagai dasar pembentukan budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan di sekolah menengah.
Eksplorasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Kualitas Proses Pendidikan dan Pelayanan Akademik Haerana Haerana
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5900

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, di mana survei disebarkan kepada mahasiswa jurusan Administrasi Publik, Unismuh Makassar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada aspek proses pendidikan, persentase tingkat kepuasan mahasiswa adalah sangat baik 42,65%, Baik 47%, cukup 7,83% dan kurang baik 2,52%. sehingga dapat dinyatakan bahwa pada dasarnya mutu proses pendidikan pada program studi Administrasi Publik masih perlu terus ditingkatkan. Sedangkan mutu pelayanan pimpinan program studi menunjukkan total capaian penilaian Sangat Memuaskan 41,66%, Memuaskan 44,74%, Cukup Memuaskan 9,89% dan Tidak Memuaskan 3,71%. Dengan demikian, diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswa tertinggi hanya berada pada kategori “Memuaskan” dan hasil analisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan pimpinan fakultas menunjukkan Sangat Memuaskan 35,82%, Memuaskan 46,67%, Cukup Memuaskan 11,98% dan Tidak Memuaskan 5,54%. Maka diharapkan pimpinan fakultas, pimpinan program studi, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus saling bersinergi dalam melakukan upaya perbaikan melalui serangkaian rencana tindak lanjut sebagaimana yang direkomendasikan oleh Gugus Kendali Mutu.
Implementation of Cooperative Learning Techniques to Improve News Text Mastery in Seventh Grade Junior High School Students Intan Faridatul Munawwaroh; Alfian Rokhmansyah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5906

Abstract

This research aims to analyze the effectiveness of implementing the Cooperative Learning model of Think-Pair-Share type in improving news text mastery among seventh-grade students at SMP Miftahul Arifin. This study employed a Classroom Action Research (CAR) methodology conducted in two cycles, comprising planning, acting, observing, and reflecting stages. The subjects were twenty seventh-grade students at SMP Miftahul Arifin, Probolinggo Regency. Data were collected through learning outcome tests, observation sheets, and motivation questionnaires, then analyzed using descriptive qualitative and simple quantitative methods. The results showed a significant improvement in students' news text mastery. In the pre-cycle phase, the average score was only 64 with 30% mastery. After implementing Think-Pair-Share, the average score increased to 70 (60% mastery) in Cycle I and reached 84 (100% mastery) in Cycle II. Student learning motivation also drastically increased, from 40% of students having high motivation in Cycle I to 70% in Cycle II, with no students having low motivation. This research concludes that the Cooperative Learning model of Think-Pair-Share type is effective in overcoming learning difficulties, improving academic outcomes, and fostering student enthusiasm and active engagement in news text learning.   
Resistensi Mahasiswa terhadap Kebijakan Institusi: Tinjauan Literatur tentang Kunci Penerimaan Rheina Ferina; Aditia Fradito
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur ilmiah yang membahas resistensi mahasiswa terhadap kebijakan institusi pendidikan tinggi, dengan fokus menemukan faktor-faktor kunci yang memengaruhi penerimaan atau penolakan terhadap kebijakan tersebut. Kajian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis tiga puluh dua sumber ilmiah yang relevan, terdiri atas jurnal nasional, internasional, dan buku akademik dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui proses identifikasi tema, sintesis temuan, dan interpretasi konseptual berdasarkan teori perubahan organisasi dan perilaku terencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa resistensi mahasiswa umumnya muncul akibat kurangnya komunikasi kebijakan yang transparan, rendahnya partisipasi mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan, serta lemahnya kepemimpinan transformasional di tingkat institusi. Adapun kunci penerimaan kebijakan terletak pada tiga faktor utama, yaitu komunikasi partisipatif, kepemimpinan visioner, dan keadilan prosedural yang membangun kepercayaan mahasiswa terhadap institusi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan trust-based policy dalam manajemen pendidikan tinggi untuk memperkuat legitimasi kebijakan dan meminimalkan resistensi mahasiswa secara berkelanjutan.

Page 11 of 11 | Total Record : 109