cover
Contact Name
Ajeng Titah Normawati
Contact Email
ajengtitahn@gmail.com
Phone
+6282134246369
Journal Mail Official
jsikep@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto No.119, Kajangansawan, Sonorejo, Kec. Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58213
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Studi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27229289     DOI : https://doi.org/10.31983/j-sikep.v1i1.5644
Core Subject : Health,
Jurnal Studi Keperawatan (J-SiKep) covers all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023" : 5 Documents clear
Tingkat Kecemasan Perawat dalam Menangani Pasien Covid-19 di Wilayah Kabupaten Blora Dwi Juliantina; Epi Saptaningrum; Nella Marsela; Nunuk Wahyu Astuti; Nia Dwi Astuti; Ajeng Titah Normawati
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i1.9600

Abstract

Nowadays, the world is still at the time of the COVID-19 pandemic, where cases are still increasing every day. Nurses as the front line in treating COVID-19 patients have a major role in providing direct services to patients. Therefore, nurses are at high risk of dealing with psychological conditions such as anxiety. Nurses who are directly involved in handling and treating COVID-19 patients are at risk of experiencing psychological issues. Method: This research is descriptive research using a cross-sectional with a survey via google form. The population in this research were nurses at Three Blora District Hospitals, they are  RSUD Dr. R. Soetijono Blora, RSU Permata Blora, and RSUD Dr. R. Soeprapto Cepu. Researchers will use a sample of 20 nurses in each hospital. Results: The results of the analysis of the data collected from the 40 COVID-19 nurses revealed that 52,5% of the respondents experienced mild anxiety; 27,5% had moderate anxiety; 10% had severe anxiety; while 10% did not experience any anxiety. Covid-19 nurses who are women, 35-45 years old, Diploma Three of Nursing tend to have higher levels of anxiety. Conclusion: Marital status, hospital support and depression levels are the factors that affect the level of anxiety among COVID-19 nurses in hospitals. Hospital support is a significant factor affecting anxiety levels.Keywords: Covid-19, Nurses, Anxiety.
Pengelolaan Defisit Pengetahuan Pada Lansia Dengan Diabetes Mellitus Type II Di RSUD Dr. R Soetijono Blora Zainal Abidin; Anita Puspitasari; Agus Prasetyo; Warijan Warijan; Tavip Indrayana
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i1.9604

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi lansia dengan diabetes mellitus di Indonesia tahun 2021 menduduki 10,3 juta dan meningkat pada tahun 2045 sebesar 16,7 juta. Manajemen diabetes tipe 2 adalah diet sehat, meningkatkan aktivitas fisik dan menjaga berat badan, obat oral dan insulin untuk mengontrol kadar glukosa darah. Defisit pengetahuan diet, minum obat dan olahraga berhubungan dengan keterbatasan kognitif lansia ditandai dengan pasien mengatakan tidak mengetahui cara penanganan diabetes dengan benar sering didapati dilapanganTujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan diabetes mellitus pada lansia dengan fokus studi pengelolaan defisit pengetahuan di RSUD Dr. R Soetijono Blora. Metoda: Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, melalui studi kasus dan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan lansia selama tiga hari, di dapatkan hasil klien memperoleh peningkatan pengetahuan spesifik tentang diabetes mellitus (diet, minum obat dan olah raga) dan mengetahui cara penanganan diabetes dengan benar. Saran yang diajukan, agar keluarga melakukan pendampingan tentang cara penanganan diabetes pada klien lansia. Kata kunci: Diabetes mellitus, lansia, defisit pengetahuan.
Pelaksanaan Komunikasi Situation Background Assessment Recommendation (SBAR) Dalam Kegiatan Timbang Terima (Hand Over ) Di Ruang Perawatan Siti Mutmainah; Heru Purnomo; Muawanah Muawanah; Teguh Wahyudi; Sugianto Sugianto
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i1.9540

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi dalam praktek keperawatan professional merupakan unsur utama bagi perawat dalam melakukan asuhan keperawatan untuk mencapai hasil yang optimal. Kegiatan keperawatan yang memerlukan komunikasi Situation Background Assessment Recommendation (SBAR) salah satunya adalah  Komunikasi saat serah terima tugas ( Overan).Tujuan: Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan referensi dalam melakukan komukasi SBAR dalam melaksanakan timbang terima (Hand Over) untuk meningkatkan keselamatan pasien di Rumah Sakit dan mengetahui gambaran pelaksanaan komunikasi SBAR dalam kegiatan timbnag terima di ruang perawatan Rumah Sakit.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan telusur jurnal dengan Google scholar, Science direct dan Pubmed.Hasil : Setelah dilakukan analisis artikel, 8 artikel menunjukkan bahwa, ada pengaruh dan hubungan komunikasi SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (Hand Over).Simpulan : Komunikasi SBAR sangat efektif saat dilaksanakan dalam kegiatan timbang terima (hand over).
Pengelolaan Anak Dengue Haemoragic Fever dengan Fokus Studi Defisit Volume Cairan Joni Siswanto; erni nuryanti; Siti Kistimbar; Dhelya Novita; Yuni Astuti
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i1.9544

Abstract

Latar belakang : Dengue Haemoragic Fever (DHF) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty.Bahaya DHF jika tidak tertangani dengan baik dapat terjadi kerusakan otak, kerusakan hati, kejang dan syok. DHF tidak hanya menimbulkan gejala biasa namun disertai juga dengan gejala seperti hipotensi, kesulitan bernapas, denyut nadi melemah, berkeringat dingin dan pupil mata melebar. Kondisi ini tidak bisa sembuh hanya dengan dibiarkan. Pasalnya DHF bisa menyebabkan kegagalan fungsi organ, sehingga mungkin bisa berujung pada kematian.Tujuan : Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien DHF dengan Defisit Volume CairanMetoda : Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan.
Pengaruh Terapi Normalitas atau Suportif-sugestif terhadap Kesembuhan Pasien Post Psikotik di Puskesmas Medang Suhardono Suhardono; Taryatmo Taryatmo; M Nor Mudhofar; Tutik Setyowati
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i1.9584

Abstract

Latar belakang, kenyataan banyak pasien pos psikotik yang menganggap dirinya tidak sakit, menolak tindakan pengobatan, hal ini perlu intervensi untuk mencapai kesembuhan. Terapi normalitas merupakan salah satu alternatif dengan cara membiasakan dan mempertahankan sikap “normatif” dalam keseharian, antara lain mampu melaksanakan belajar, bekerja, bermain dan bercinta sebagaimana layak orang sehat jiwa seminimal mungkin bantuan orang lain.Tujuan, menguji kesesuaian terapi normalitas terhadap populasi. Validitas intervensi, telah diujikan pada 20 subjek halusinasi di RSJD Semarang. Hasilnya, uji statistik t-test menunjukkan p = 0,000. IK 95%, (Ho ditolak dan Ha diterima), dan 46 subjek di sosial kemasyarakatan yang sama, hasil uji statistik Mann-Whitney menunjukan p = 0,000. IK 95%, (Ho ditolak dan Ha diterima), maka simpulannya; Generalisasi fungsi terapi normalitas benar, terpenuhi.Metode, eksperimen, menerapkan metode “Quasi-eksperimen nonequivalent (pre-test and post test control group design”, Penentuan responden menggunakan; Consecutive sampling, sampai 36 sampel terpenuhi. randomisasi dengan pemetaan, skema rumah tinggal pasien, dengan menjatuhkan pensil ke dalam skema. Alat ukur penelitian kesembuhan pasien kuesioner yang dikembangkan peneliti. Peneliti memberikan 3 kali sesi terapi individu, selama 15 – 20 menit dan 1 kali sesi terapi keluarga selama 30 menit, selama penelitian.Hasil, kemampuan keluarga melakukan pencegahan kekambuhan pada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa, hasilnya menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,1 0,05. Kemampuan klien melakukan pencegahan kekambuhan atau masih ada gejala sisa skizofrenia tidak atau kurang  penting meskipun masih membutuhkan kajian lagi. Prinsip yang penting (utama) tampil selalu normal (normatif) agar seiring perjalanan waktu tampilan klien sehari-hari tidak aneh lagi, mejadi peduli mengurus dirinya sendiri dan perlunya memenuhi kebutuhan sosial serta pentingnya berhubungan dengan orang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5