cover
Contact Name
Enung Hasanah
Contact Email
enung.hasanah@mp.uad.ac.id
Phone
+6281322066136
Journal Mail Official
jimp@mp.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Parakan Mas VI no. 41
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
ISSN : 28073592     EISSN : 28073231     DOI : -
Jurnal yang berfokus pada penerbitan artikel penelitian kualitatif, kuantitatif, dan campuran (mixed methods) dalam lingkup Manajemen Pendidikan termasuk Kepemimpinan, Perencanaan, Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kurikulum, Fasilitas dan Infrastruktur Pendidikan, Hubungan Masyarakat, Kemahasiswaan, Pembelajaran, Manajemen Pendidikan, Organisasi, Penjaminan mutu, dan Kebijakan Pendidikan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 5 Documents clear
Instrumen Penelitian Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Yunita Kusumawati
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.76 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang instrumen penelitian dalam pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP di Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Populasi penelitian ini adalah beberapa siswa di Banten, Sampel diambil dengan teknik simple random sampling, sebanyak 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen Numbered Head Together dan  kemampuan komunikasi matematika siswa. Data dianalisis dengan teknik korelasi regresi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap kemampuan komunikasi matematika.
Pengembangan E-Modul Berbasis PBL dengan Pendekatan STEM Pada Materi Ciri-Ciri Hewan, Tumbuhan, dan Habitatnya untuk Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Annisa Yola Shafarina; Vera Yuli Erviana
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.898 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.4843

Abstract

This research is motivated by the use of learning media which is still limited, and only school textbooks that do not prioritize the development of students' problem solving abilities are used. This study aims to understand the steps of developing the modular characteristics of animals, plants and their habitats and to determine their quality. This development research uses the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The objects of this research are material expert teachers, media experts, linguists, learning experts and sixth grade teachers at SD Negeri Kalongan. Data collection techniques in the form of assessment. Quantitative and qualitative data analysis was used to evaluate teaching materials. This research develops modules on the characteristics of animals, plants and their habitats. The results showed that the quality of material experts was in the appropriate category, with an average score of 3.2. The quality assessment carried out by a linguist in the appropriate category had a mean score of 3.0. The quality assessment carried out by media experts using the very appropriate category has an average score of 3.4. The quality assessment carried out by learning experts has a very user-friendly category with an average score of 3.3. The teacher assesses the quality in the very appropriate category, with an average score of 3.8. These results indicate that the quality of the module is included in the very feasible category to be used as teaching materials.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi SD Negeri Wirosaban Forma Heny Asdaningsih; Vera Yuli Erviana
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.137 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.4916

Abstract

Sekolah inklusi memiliki layanan pendidikan yang sama dengan sekolah regular pada umumnya yaitu antara anak normal dan ABK ditampung dalam kelas yang sama. Sehingga perlu adanya karakter yang bagi ABK. Tujuan penelitian adalah a) mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter percaya diri dan mandiri pada ABK di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. b) mengetahui faktor pengambat dan pendukung pelaksanaan pendidikan karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. Jenis penelian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan waka kurikulum. Objek penelitian yaitu peran sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter bagi  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dilihat dari kurikulum, sarana dan prasarana serta peran guru, strategi yang digunakan guru, faktor pendukung dan penghambat implementasi karakter percaya diri dan mandiri kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yaitu menggunakan kurikulum regular yang telah di modifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sarana dan prasarana dalam menanamkan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi cukup baik. Latar belakang pendidikan guru pun sesuai dengan bidangnya masing-masing. Adapun strategi pelaksanaan karakter percaya diri dan mandiri yaitu melalui kegiatan pembelajaran, pemberian motivasi, bimbingan langsung, pembiasan, dan keteladanan. Faktor pendukung dalam melaksanakan karakter percaya diri dan mandiri yaitu kurikulum atau RPP yang digunakan guru kelas, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, interaksi, serta lingkungan sekolah. Faktor penghambat yaitu Guru Pendamping Khusus (GPK) tidak memiliki kemampuan dalam membuat RPP, karakateristik  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan normal yang bermacam-macam. Sekolah inklusi memiliki layanan pendidikan yang sama dengan sekolah regular pada umumnya yaitu antara anak normal dan ABK ditampung dalam kelas yang sama. Sehingga perlu adanya karakter yang bagi ABK. Tujuan penelitian adalah a) mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter percaya diri dan mandiri pada ABK di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. b) mengetahui faktor pengambat dan pendukung pelaksanaan pendidikan karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. Jenis penelian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan waka kurikulum. Objek penelitian yaitu peran sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter bagi  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dilihat dari kurikulum, sarana dan prasarana serta peran guru, strategi yang digunakan guru, faktor pendukung dan penghambat implementasi karakter percaya diri dan mandiri kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yaitu menggunakan kurikulum regular yang telah di modifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sarana dan prasarana dalam menanamkan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi cukup baik. Latar belakang pendidikan guru pun sesuai dengan bidangnya masing-masing. Adapun strategi pelaksanaan karakter percaya diri dan mandiri yaitu melalui kegiatan pembelajaran, pemberian motivasi, bimbingan langsung, pembiasan, dan keteladanan. Faktor pendukung dalam melaksanakan karakter percaya diri dan mandiri yaitu kurikulum atau RPP yang digunakan guru kelas, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, interaksi, serta lingkungan sekolah. Faktor penghambat yaitu Guru Pendamping Khusus (GPK) tidak memiliki kemampuan dalam membuat RPP, karakateristik  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan normal yang bermacam-macam.
Pengelolaan Keuangan Sekolah Di Masa Pandemi : Studi Kasus SMA Negeri Di Manggelewa Dompu Didit Haryadi; Della Blatama; Rangga Rangga
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.656 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.5208

Abstract

Pada masa pandemi sekarang tentu sekolah harus lebih pintar mengelola karena masalah sekarang bukan saja masalah beberapa instansi tapi banyak Instansi banyak merasakan dampak dari pengelolaan keuangan pada masa pandemi ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) untuk melihat pengelolaan biaya investasi (2) untuk melihat pengelolaan biaya Personal (3) untuk melihat pengelolaan biaya Operasional di SMA Negeri 1 Manggelewa. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Studi Kasus. Alasan peneliti memilih studi kasus karena jenis pendekatan ini sangat cocok untuk menggambarkan keadaan dan situasi di SMA Negeri 1 Manggelewa yang merupakan tempat penelitian. Subjek pada penelitian ini adalah Kepala sekolah, Bendahara dan Beberapa guru yang bersedia untuk diwawancarai. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dengan Triangulasi sumber. Teknik analisis dengan menggunakan Model Miles Huberman Dari Penelitian dapat disimpulkan: (1) Biaya Investasi terkait gaji guru tidak ada perbedaan di SMA Negeri 1 Manggelewa baik sebelum pandemi dan masa pandemi pengembangan SDM juga sangat baik karena guru memanfaatkan IT untuk mendukung kegiatan pembelajaran pada masa pandemi ini (2) Biaya Personal terkait pembayaran yang dilakukan peserta didik terjadi perbedaan sebelum pandemi awalnya 60 Ribu dan masa pandemi ini 50 Ribu per bulan terjadi penurunan biaya terkait pembayaran peserta didik pada masa pandemi ini (3) biaya Operasional pada SMA Negeri 1 Manggelewa penggunaan yang paling banyak adalah penggunaan air dan kuota internet belajar. Penggunaan air di gunakan untuk mencuci tangan siswa dan kuota belajar untuk proses belajar.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Keterlibatan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA Selama Pembelajaran Daring Annisa Fitri Ananda; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih; Andi Besse Tenriawaru
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.183 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ada tidaknya pengaruh signifikan dan besarnya pengaruh tingkat pendidikan dan keterlibatan orang tua terhadap hasil belajar IPA selama pembelajaran daring pada siswa kelas VII di SMPN 11 Sungai Ambawang. Penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan metode ex-post facto. Sumber data penelitian adalah seluruh siswa di tiga kelas VII SMP Negeri 11 Sungai Ambawang.  Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner keterlibatan orang tua yang diisi oleh siswa, dokumen tingkat pendidikan orang tua dari bagian administrasi sekolah, dan lembar hasil nilai ulangan harian IPA siswa dari guru. Data diinterpretasi dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orangtua (thit 3,5>ttab 0,00028, sig. 0,001<0,05) dan keterlibatan orangtua (thit 2,37>ttab 0,00028, sig 0,020<0,05) berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa. Tingkat pendidikan orang tua memberi pengaruh sebesar 51,1%, sedangkan keterlibatan orang tua berpengaruh 34,98% terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini menggabungkan 2 variabel yaitu tingkat pendidikan dan keterlibatan orang tua  dalam pembelajaran secara daring, berbeda dengan penelitian referensi yang lain yang hanya menggunakan salah satu dari 2 variabel tersebut serta penelitian dengan variabel ini mayoritas dilakukan pada penelitian sebelum Pandemi covid-19.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5