cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6285369607374
Journal Mail Official
millah@uii.ac.id
Editorial Address
Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang KM 14,5, Besi, Sleman, DI Yogyakarta, Kode Pos 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Millah: Journal of Religious Studies
ISSN : 14120992     EISSN : 2527922X     DOI : 10.20885/millah
Core Subject : Religion,
Millah: Journal of Religious Studies (E-ISSN: 2527-922X) is an international double-blind peer-review journal focusing on original research articles related to religious studies. The journal welcomes contributions on the following topics: Religious studies Islamic studies Christian studies Hindu studies Buddhist studies other relevant religious studies.
Articles 628 Documents
Penerapan Kompilasi Hukum Islam Pasal 53 tentang Kawin Hamil dan Tajdid al-Nikah di Kecamatan Mlati dalam Tinjauan Maqasid Syariah Binarsa Binarsa; Khoiruddin Nasution
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 2, Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss2.art6

Abstract

Kompilasi Hukum Islam merupakan sumber hukum untuk menyelesaikan persoalan kawin hamil di banyak kantor urusan agama (KAU) di Indonesia. Namun demikian, banyak anggota masyarakat yang merasa perlu melakukan tajdid al-nikah karena ragu atau menganggap tidak sah kawin hamil di KAU, termasuk di KUA Kecamatan Mlati. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis penerapan Kompilasi Hukum Islam Pasal 53 dalam kawin hamil di Kecamatan Mlati. Penelitian ini juga menganalisis kawin hamil dan tajdid al-nikah dari perspektif maqasid asy-syari’ah dan menganalisis hukum kawin hamil yang lebih kuat. Kerangka teoritik yang digunakan adalah teori hukum, teori tujuan dan fungsi  hukum, teori efektifitas hukum, pandangan mazhab-mazhab Islam tentang hukum mengawini perempuan yang hamil karena berzina, metode istinbat al-ahkam empat imam mazhab, dan maqasid asy-syari’ah Imam Asy-Syatibi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kawin hamil di KUA Kecamatan Mlati dari tahun 2017-2019 sesuai dengan ketetapan Kompilasi Hukum Islam Pasal 53. Penerapan tersebut juga diiringi oleh kasus kawin hamil dan tajdidu al-nikah yang semakin meningkat. Penerapan kawin hamil di KUA Kecamatan Mlati Sleman tidak sesuai dengan maqasid asy-syari’ah Imam Asy-Syatibi karena hanya memberikan kemaslahatan sebagian umat saja, belum seluruh umat secara komprehensif. Selain itu, penelitian ini juga menyimpulkan bahwa hukum kawin hamil dengan syarat, yaitu didahului taubat dan bersihnya rahim, adalah lebih kuat dan lebih tepat jika diterapkan di Indonesia. Untuk itu, penelitian ini merekomendasikan perubahan pada Kompilasi Hukum Islam Pasal 53 dengan mengedepankan hukum kawin hamil bersyarat.
Analisis Konsep Pendidikan Islam Humanisme Religius Menurut Abdurrahman Mas’ud Imam Mukhyidin; Junanah Junanah; Mohamad Joko Susilo
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 1, Agustus 2020 Pendidikan Islam Berkemajuan di Tengah Entitas Kultural
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss1.art2

Abstract

Dalam era globalisasi saat ini, pendidikan Islam di Indonesia menghadapi banyak masalah, antara lain: degradasi moral, hilangnya semangat untuk meneliti, serta hilangnya keberanian dan kepercayaan diri. Fokus dalam artikel hasil penelitian ini adalah (a) bagaimana konsep humanisme religius dalam pendidikan islam? dan (b) bagaimana implikasi konsep humanisme religius menurut perspektif Abdurahman Mas'ud pada pendidikan formal di Indonesia? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan islam humanisme religius merupakan proses pembentukan karakter, akhlak dan wawasan serta ilmu pengetahuan dengan cara menempatkan manusia sebagai manusia dengan landasan agama yang disertai hubungan manusia dengan Allah SWT dan sesama manusia atau hablun minallah dan hablun minnas. Implementasinya lebih fokus kepada aspek common sense, individualisme menuju kemandirian, thirst of knowledge, pendidikan pluralisme, kontekstualisme lebih mementingkan fungsi dari simbol, dan keseimbangan antara reward and punishment dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah/madrasah. Implikasi pendidikan islam humanisme religius terjadi dalam proses pendidikan di madrasah dan Universitas Islam dengan strategi menciptakan kombinasi yang seimbang antara pendekatan dan tujuan, keseimbangan antara orientasi dan informasi, menciptakan iklim/budaya akademik yang mendukung, dan membuat kurikulum yang berkarakteristik. Kata kunci: pendidikan islam, humanisme religius, Abdurrahman Mas’ud, madrasah
Manajemen Pengembangan Peserta Didik Berbasis Total Quality Management di MI Al-Hidayah Bagor Miri Sragen Dewi Isnawati Intan Putri
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 1, Agustus 2020 Pendidikan Islam Berkemajuan di Tengah Entitas Kultural
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss1.art3

Abstract

Students are an important element in education, without students it is impossible to develop in the classroom. This research was conducted at MI Al-Hidayah Bagor Sragen regency. This study aims to improve the quality of the students quality to have qualified abilities when completing studies at an  educational institution and implement the development of students based on total quality management (TQM) as an alternative in printing intelligent educational outputs of intellect and morality, one of the educational institutions implementing the management is MI Al-Hidayah Bagor Sragen regency. Researchers in researching MI Al-Hidayah used a qualitative approach with descriptive analysis. The results of this study are that in developing the quality of students requires good management also in developing students such as understanding the process and customer satisfaction, the madrasa will be able to realize and appreciate quality. Management of student development used by researchers namely Planning, mechanism for student acceptance, selection process and orientation activities for new students, division of classrooms, guidance and development, monitoring and evalation of student management in MI Al-Hidayah Bagor Sragen regency.Keywords: Students, Development, Management.
Peran Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam di Sekolah Latifah Latifah
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 1, Agustus 2020 Pendidikan Islam Berkemajuan di Tengah Entitas Kultural
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss1.art7

Abstract

 The existence of the Krapyak Islamic Boarding School as a sub-culture of the Islamic community of Krapyak has become a distinct feature for the people of Krapyak. When viewed from a sociological perspective, Islamic pesantren culture contributes to determining certain value standards in society as a social system. This study seeks to see the role played by the Krapyak Islamic Boarding School for improving the quality of Islamic Religious Education at SDN Jageran Krapyak. The research findings show that Krapyak Islamic Boarding School plays a role for improving the quality of Islamic Education in SDN Jageran at least through understanding the material, forms of cooperation, and the results of quality improvement in the aspects of cognitive, affective and psychomotor. Keywords: Krapyak Islamic Boarding School, social system, social structure, Education Quality Development Intisari                                 Keberadaan pondok Pesantren Krapyak sebagai sub kultur masyarakat krapyak yang islami menjadi ciri tersendiri bagi masyarakat krapyak. Bila dilihat dari perspektif Sosiologi, kultur islami pesantren turut andil dalam menentukan standar nilai tertentu dalam masyarakat sebagai sistem sosial.. Penelitian ini berusaha melihat peran yang dimainkan oleh Pondok Pesantren Krapyak terhadap peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Jageran Krapyak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Krapyak berperan dalam meningkatkan mutu PAI di SDN jageran setidaknya melalui pemahaman materi, bentuk kerjasama dan hasil peningkatan mutu dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Kata Kunci: Pondok Pesantren Krapyak, sistem sosial, struktur sosial, Peningkatan Mutu Pendidikan
Customer Saving Satisfaction Viewed from the Customer’s Perspective: A Study on Islamic Banks in the Special Region of Yogyakarta Widyarini Widyarini; Syamsul Hadi
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 21, No. 1, August 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol21.iss1.art3

Abstract

Technological developments already change the behavior of employee salary payments. This is done to reduce the risk of carrying large amounts of cash, speeding up the payment process and reduce the working time of the finance department. Sometimes a spesific bank appointment does not make employees feel satisfied for several reasons, such as: already a customer from another bank, forced to open a new account, short of bank facilities (ATMs), ATM the location is far from his or her the house. The purpose of the research is to find out the difference in customer satisfaction levels of saving customers reviewed from the beginning of bank account opening, termed 'Voluntary Customer' or 'Forced Customer'. This research is a field study with the population of Saving Customers in Sharia Bank operating in the Special Region of Yogyakarta. Samples are taken by snowball sampling method. The number of samples that met the requirements was 394 consist of 'Voluntary Customer' as many as 247 respondents and 'Forced Customer' as many as 147 respondents. The questionnaire was set in five points Likert scales. Validity Test using Product Moment Correlation and Reliability Test using Chronbah Alpha. The results of the study are as follows: 1). Customer satisfaction of Sharia Bank is still very low. 2). There is a significant difference between the satisfaction of 'Voluntary Customer' and 'Forced Customer'. 3) There is a significant difference between the satisfaction of 'Voluntary Customers who know the contract' and 'Forced Customers who do not know the contract'. 4). There is no significant difference between the satisfaction of 'Voluntary Customer who knows the contract' and 'Voluntary Customer who does not know the contract'. 5). There is no significant difference between the satisfaction of 'Forced Customer who knows the contract' and 'Forced Customer who does not know the contract'. 6). There is no significant difference between the satisfaction of 'Voluntary Customers who do not know the contract' and the 'Forced Customer who knows the contract'.
Pergeseran Literasi pada Generasi Milenial Akibat Penyebaran Radikalisme di Media Sosial M. Nanda Fanindy; Siti Mupida
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 2, Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss2.art1

Abstract

Artikel ini berusaha menjelaskan tentang adanya hubungan antara kelompok radikalisme dengan media sosial yang berbasis pada internet, sehingga terjadinya pergeseran literasi keagamaan di kalangan generasi milenial. Pola penyebaran paham tersebut semakin tumbuh subur di kalangan pelajar dan generasi milenial melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan pokok: Bagaimana potensi penyebaran radiklaisme di kalangan generasi milenial melalui media sosial? Sejauh mana media literasi dalam mencegah radikalisme pada generasi milenial? Hasil penelitian ini membuktikan bahwa generasi minenial mudah terpapar paham radikalisme melalui media sosial. Adanya pergeseran bentuk dan pola penyebaran isu radikalisme dari literasi buku ke dunia cyber. Penelitian ini diharapkan memperkaya hasil riset dan kajian dalam isu generasi milenial, intoleransi serta radikalisme di Indonesia.The Shift of Literacy Among Millennials as the Result of Radicalism Spreading in Social MediaThis article tries to explain about the relationship between radical groups and social media or the internet, so that there is a shif in religious literacy among the millenial generation. The pattern of spreading radicalism is increasingly thriving among students and millennials through social media. This research aims to answer two main questions: What is the potential of radicalism among millennials through social media? To what extent is media literacy in preventing radicalism in millennial generations? The results of this study prove that millennial generation is easily exposed to radicalism through social media. There is a shift in the form and patteren of the spread of radicalism issues from book literacy to the cyber world. This research is expected to enrich the results of research and studies on the issue of millennial generation, intolerance, and radicalism in Indonesia. 
RELASI PEMILIKAN RAKYAT DAN NEGARA ATAS TANAH PERSPEKTIF HUKUM PERTANAHAN ISLAM DAN HUKUM PERTANAHAN INDONESIA Ridwan Ridwan
Millah: Journal of Religious Studies Vol. X, No. 2, Februari 2011 Reformulasi Relasi Agama-Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Land ownership according to Islamic Jaw and Indonesia agrarian law is law characteristic of communalistic-theistic-selective. People ownership law concept upon land in Indonesia agrarian law that is law number 5 o f the year I960 (UUPA) and Islamic law has an equality on basis philosophical or basis of law is to create land ownership system fairly and smoothly based on equality inf front of law based on religious spiritual value.
FORMALISASI SYARIAH = DOMINASI NALAR NEGARA: Studi atas Dominasi Nalar “State” Terhadap Islam Pasca Reformasi di Indonesia M. Sholihin
Millah: Journal of Religious Studies Vol. X, No. 2, Februari 2011 Reformulasi Relasi Agama-Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paper aim to analyze the logic state, that applied for Islam in the post-reform era in Indonesia. And the formalization of sharia in conjunction with the state of reason, could be focussing of analysis. By using the interpretive approach, supported by the theory of "state"; Bourdieu's theory of symbolic power, and the theory of tyranny Muhammad Shahrur, the phenomenon of formalization of sharia in Indonesia are explored more widely
POTRET POLITIK EKONOMI ISLAM DI INDONESIA ERA REFORMASI Nur Kholis
Millah: Journal of Religious Studies Vol. X, No. 2, Februari 2011 Reformulasi Relasi Agama-Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The artide below traces to analize the relationship between state (Indonesia) and the islamic economics in the term influence of the islamic political economy of Indonesian government to the development of Islamic economic practice in the society, especially at the reformation era. The artide find that the influence of Indonesian state with its political economy oriented to Islamic economic system in developing Islamic economic practice is very signifinace. It shows that there is a rapid progress of Islamic economic practice in the area of Islamic banking, Islamic insurance, Islamic capital market; Syariah Obligation, Islamic unit trust/mutual fund, and Islamic microfinance institution, and Islamic public finance after the state (Indonesia) support them in many ways, especially by formal regulation.
Deviasi Seksual Sebagai Alasan Perceraian Perspektif Hukum Islam Ah. Badawi; Khoiruddin Nasution
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 20, No. 2, Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol20.iss2.art9

Abstract

Penelitian ini membahas deviasi seksual sebagai alasan perceraian dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini termasuk studi pustaka dalam filsafat Islam yang membicarakan tema hukum tertentu, dengan mengusung deviasi seksual sebagai objek materiilnya, dan keseluruhan konsep alasan perceraian dalam hukum Islam sebagai objek formalnya. Proses analisa data dalam penelitian ini secara umum menerapkan pendekatan normatif dan pendekatan sistematis-filosofis. Hasil kajian menunjukkan bahwa thalaq (perceraian) yang dilakukan oleh pasangan suami-istri harus didasarkan pada suatu alasan yang dapat diterima oleh syara dan urf (adat). Berdasarkan pada Surat Al-Baqarah Ayat 229, perceraian dalam Islam hanya boleh dilakukan jika ada kekhawatiran atau ketakutan akan melanggar batasan-batasan yang telah digariskan oleh Allah Swt. apabila pernikahan tersebut tetap dipertahankan. Deviasi seksual dapat dijadikan alasan perceraian jika terdapat salah satu dari empat kriteria berikut: (1) jika deviasi seksual tersebut dapat menghalangi seseorang untuk berhubungan seksual dengan pasangannya; (2) jenis deviasi seksual termasuk dalam kategori perilaku-perilaku yang buruk; (3) jika deviasi seksual tersebut adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt; (4) jika deviasi seksual yang dilakukan oleh seseorang dapat menimbulkan munculnya kekhawatiran pasangannya apabila terjerumus dalam hal-hal yang melenceng dari batasan-batasan yang telah ditentukan oleh Allah Swt.

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 25, No. 1, February 2026 Vol. 24, No. 2, August 2025 Vol. 24, No. 1, February 2025 Vol. 23, No. 2, August 2024 Vol. 23, No. 1, February 2024 Vol. 22, No. 2, August 2023 Vol. 22, No. 1, February 2023 Vol. 21, No. 3, August 2022 Vol. 21, No. 2, February 2022 Vol. 21, No. 1, August 2021 Vol. 20, No. 2, Februari 2021 Vol. 20, No. 1, Agustus 2020 Pendidikan Islam Berkemajuan di Tengah Entitas Kultural Vol. 19, No. 2, Februari 2020 Dinamika Pemikiran Moderasi Islam Vol. 19, No. 1, Agustus 2019 Penegakan Hukum Ekonomi Syariah dalam Pergeseran Paradigma Akad Perbank Vol. 18, No. 2, Februari 2019 Aktualisasi Mashlahah pada Ranah Domestik, Muamalah, Budaya, dan Dasar Vol. 18, No. 1, Agustus 2018 Paham Keagamaan Multikultural Antara Kekerasan dan Resolusi Vol. 17, No. 2, Februari 2018 Pendidikan Karakter untuk Pengembangan Kurikulum dan Pembangunan Berke Vol. XVI, No. 2, Februari 2017 Mendialogkan Kembali Relasi Gerakan Keagamaan dan Negara Vol. XVII, No. 1, Agustus 2017 Sistem Moral dan Keadilan Ekonomi Islam Untuk Kesejahteraan Vol. XV, No. 2, Februari 2016 Dialektika Agama Dan Realitas Sosial Masyarakat Vol. XVI, No. 1, Agustus 2016 Pembelajaran Partisipatif Vol. XIV, No. 2, Februari 2015 Profesionalisme Guru Agama, Tuntutan Model Dan Media Pembelajaran Vol. XV, No. 1, Agustus 2015 Keuangan Islam dan Peran Kesejahteraan Vol. XIII, No. 2, Februari 2014 Pendidikan Karakter Multikultur Vol. XIV, No. 1, Agustus 2014 Agama, Etos Kerja dan Pemberdayaan Ekonomi Vol. XII, No. 2, Februari 2013 Islam dan Dinamika Politik Kenegaraan Vol. XIII, No. 1, Agustus 2013 Politik dan Agama dalam Bingkai Multikulturalisme Vol. XI, No. 2, Februari 2012 Agama dan Keadaban Publik Vol. XII, No. 1, Agustus 2012 Islam dan Hak Asasi Manusia Vol. X, No. 2, Februari 2011 Reformulasi Relasi Agama-Negara Vol. XI, No. 1, Agustus 2011 Pesantren dalam Dinamika Islam Indonesia Vol. IX, No. 2, Februari 2010 Menggugat Pendidikan Nirketeladanan Vol. X, No. 1, Agustus 2010 Islam dalam Bingkai Sastra Edisi Khusus Desember 2010 Studi Islam dalam Multiperspektif Vol. VIII, No. 2, Februari 2009 Islam dan Lokalitas Keindonesiaan Vol. IX, No. 1, Agustus 2009 Islam Dan New Media Vol. VII, No. 2, February 2008: English Version Vol. VII, No. 2, Februari 2008 Aliran Sempalan Agama di Indonesia Vol. VIII, No. 1, August 2008: English Version Vol. VIII, No. 1, Agustus 2008 Pertumbuhan Ekonomi Islam di Indonesia Vol. VI, No. 2, Februari 2007 Ekologi Perspekstif Agama Vol. VII, No. 1, Agustus 2007 Agama dan Good Corporate Governance Vol. VII, No. 1, August 2007: English Version Vol. V, No. 2, Februari 2006 Pemberantasan Korupsi dan Dekonstruksi Budaya Vol. VI, No. 1, Agustus 2006 Kejahatan Terorisme antara Isu dan Praktik Vol. IV, No.2, Januari 2005 Ekonomi Islam Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani Vol. III, No. 2, Januari 2004 Spiritualitas Islam Vol. IV, No.1, Agustus 2004 Pluralisme Agama Vol. II, No. 2, Januari 2003 Agama Sumber Kekerasan? Vol. III, No. 1, Agustus 2003 Islam Lokal Vol. I, No. 2, Januari 2002 Vol. II, No.1, Agustus 2002 Vol. I, No. 1, Agustus 2001 More Issue