cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsibc@unisba.ac.id
Phone
+6282118320445
Journal Mail Official
bcsibc@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication
ISSN : -     EISSN : 28282485     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication (BCSIBC) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 156 Documents
Tanggapan Masyarakat Banjaran Kabupaten Bandung terhadap Nilai-Nilai Islam pada Musik Tradisional Tarawangsa Putrika; Komarudin Shaleh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.793 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3627

Abstract

Abstract. This study examines one of the traditional arts of West Java, namely Tarawangsa Traditional Music which is almost extinct due to the times. In addition, it is spread in several areas, one of which is in the Banjaran area, Bandung Regency, West Java. In ancient times this art was carried out by the guardians to spread Islam as a form of respect for gratitude to build confidence in Allah SWT. So this study focuses on how the Banjaran community, Bandung Regency responds to Islamic values in traditional tarawangsa music. The problems in this research include; the appearance and process of presenting tarawangsa traditional music, Islamic values contained in tarawangsa traditional music, as well as responses from the Banjaran people of Bandung Regency on tarawangsa traditional music. This study uses a descriptive qualitative method with a phenomenological approach to understand an object or event that is experienced consciously. The data collection techniques are field observations, in-depth interviews, and documentation. The findings of this study include the appearance and process of presenting the art of traditional tarawangsa music that still follows the habits of their ancestors. The Islamic value contained in it is the value of aqidah because as a form of faith in Allah SWT, humans will be grateful to Him for what has been given. The response from the people of Banjaran, Bandung Regency is quite good for those who already know and are familiar with this art. Unfortunately the younger generations of that area are not aware of the existence of this art. Abstrak. Penelitian ini membahas salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yaitu Musik Tradisional Tarawangsa yang sudah hampir punah karena perkembangan zaman. Selain itu, tersebar di beberapa wilayah saja salah satunya di daerah Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Zaman dahulu kesenian ini dilakukan oleh para wali untuk menyebarkan agama Islam sebagai bentuk penghormatan rasa syukur untuk membangun rasa yakin kepada Allah SWT. Maka penelitian ini berfokus pada bagaimana tanggapan masyarakat Banjaran Kabupaten Bandung terhadap nilai-nilai Islam pada musik tradisional tarawangsa. Permasalahan pada penelitian ini meliputi; penampilan dan proses penyajian musik tradisional tarawangsa, nilai-nilai Islam yang terdapat pada musik tradisional tarawangsa, serta tanggapan dari masyarakat Banjaran Kabupaten Bandung pada musik tradisional tarawangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami suatu objek atau peristiwa yang dialami secara sadar. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Temuan penelitian ini meliputi bahwa penampilan dan proses penyajian kesenian musik tradisional tarawangsa masih mengikuti kebiasaan nenek moyangnya. Nilai Islam yang terkandung di dalamnya yaitu nilai aqidah karena sebagai bentuk keimanan kepada Allah SWT, manusia akan bersyukur kepada-Nya atas apa yang sudah diberikan. Tanggapan masyarakat Banjaran, Kabupaten Bandung cukup baik bagi yang sudah mengetahui dan mengenal kesenian ini. Namun, sangat disayangkan bagi generasi muda karena sebagian besar dari mereka tidak mengetahui akan keberadaan kesenian ini di wilayahnya sendiri.
Strategi Peningkatan Minat Mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung terhadap Profesi Da’i : Studi pada Mahasiswa Fakultas Dakwah Angkatan 2018 - 2019 Tanti Andayani Andayani; Wildan Yahya; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.137 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3687

Abstract

Abstract. The Profession of da’i is a noble job and has great responsibilities in the world and in the hereafter. A da’i is tasked with conveying islamic teachings and values to the community accompanied by the arguments of the qur’an and hadith. Therefore, the Da’wah Faculty of the Islamic University of Bandung provides programs and courses on da’wah as a provision for students to enter the profession. However, the portion of couses and programs held by the faculty is not the directly proportional to the interest of the Da’wah Faculty students in the da’i profession. In this study, the research method used is a qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation. It takes a SWOT strategy to find out what are the strenghts, weakness, opportunities, and threats to increase student interest in the profession of da’i. Abstrak. Profesi da’i adalah suatu pekerjaan yang mulia dan memiliki tanggung jawab yang besar di dunia maupun di akhirat. Seorang da’i bertugas menyampaikan ajaran serta nilai - nilai islam kepada masyarakat disertai dengan dalil qur’an dan hadits. Maka dari itu Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung memberikan program - program dan porsi mata kuliah mengenai dakwah sebagai bekal bagi mahasiswanya untuk terjun pada profesi tersebut. Namun porsi mata kuliah dan program - program yang diadakan fakultas tidak berbanding lurus dengan minat mahasiswa Fakultas Dakwah terhadap profesi da’i. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun temuan - temuan dari hasil penelitian ini adalah bahwa memang minat mahasiswa terhadap profesi da’i masih rendah khususnya da’i mimbar ke mimbar, maka dari itu dibutuhkan strategi SWOT untuk mengetahui apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman untuk meningkatkan minat mahasiswa terhadap profesi da’i.
Studi Analisis Nilai Akidah dalam Buku Rotan Sang Kiai Intan Radhialloh; M. Rahmat Effendi; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.341 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3715

Abstract

Abstract. The Rattan Sang Kiai book is a book published in early 2020 by the publisher of Indonesian Rare Books, this book tells how the story of Almahum Mama' Uyeh's magical rattan became his silent witness in educating students in his pesantren environment. From the magic word, it raises the question, whether the book of Rattan Sang Kiai is an Islamic book that contains creed values ​​or even a book that goes into mystical or beyond reason. Based on this background, a problem arises in this research which is formulated to find out (1) the denotative meaning in the book Rattan Sang Kiai (2) the connotative meaning in the book Rattan Sang Kiai (3) the value of faith contained in the book Rattan Sang Kiai. This research is based on the framework of thinking that in analyzing the content of creed values ​​in Rattan Sang Kiai's book, it can be known by using Roland Barthes' theory of semiotics, which is a theory that studies a series of objects, events, and the whole culture of signs Roland's theory Barthes himself developed a two-level system called denotation (sign) and connotation (signified). The researcher uses a correlational analysis technique method using a qualitative approach, which describes the data obtained in the book then analyzed and compared with the meaning of each word. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, literature studies and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique. The result of this research is that there are sentences with denotative and connotative meanings and the values ​​of faith in the book are found. Abstrak. Buku Rotan Sang Kiai merupakan buku yang diterbitkan di awal tahun 2020 oleh penerbit Buku Langka Indonesia, buku ini menceritakan bagaimana kisah rotan ajaib Almahum Mama’ Uyeh menjadi saksi bisu beliau dalam mendidik para santri di lingkungan pesantren miliknya. Dari kata ajaib tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah buku Rotan Sang Kiai ini merupakan buku islami yang mengandung nilai-nilai akidah atau bahkan merupakan buku yang masuk kepada hal mistis atau diluar nalar. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka muncul permasalahan dalam penelitian ini yang dirumuskan untuk mengetahui (1) makna denotatif dalam buku Rotan Sang Kiai (2) makna konotatif dalam buku Rotan Sang Kiai (3) nilai akidah yang terdapat dalam buku Rotan Sang Kiai. Penelitian ini berdasarkan kepada kerangka berfikir bahwa dalam mengalisis suatu kandungan nilai-nilai akidah dalam buku Rotan Sang Kiai dapat diketahui dengan menggunakan teori Roland Barthes mengenai semiotika, yakni sebuah teori yang mempelajari sederetan objek-objek, peristiwa-peristiwa, dan seluruh budaya tanda Teori Roland Barthes sendiri yakni mengembangkan dua sistem bertingkat yang disebut denotasi (tanda) dan konotasi (petanda). Peneliti menggunakan metode teknik analisis korelasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu memaparkan data yang diperoleh pada buku kemudian di analisa dan dibandingkan dengan makna dari setiap kata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat kalimat kalimat yang bermakna denotatif dan konotatif dan ditemukan nilai nilai akidah dalam buku tersebut.
Metode Dakwah dalam Membina Karakter Baik dan Kuat Santri Siap Guna di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung Aiti Salma Alfa Reshi; Rodliyah Khuza'i; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.317 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3729

Abstract

Abstract. Islam is a da’wah religoin that assigns its people to broadcast its teachings to all mankind as rahmatan lil’alamin. Islam guarantees the realization of happiness and prosperty when its teachings become a way og life and implement it consistently and consistently. Today we are faced with the rapid development of the times. The influence og globalization makes the islamic generation drift away in an instant which results in a slow decline so that the Islamic identity and character of Muslims is lost. This makes a Muslim weak and powerless. The author conducted this study aimed at: Knowing the SSG Training program, Knowing the da’wah method used by the SSG Training Program, and knowing yhe supporting and inhibiting factors of the SSG Training Program. This research is a qialitative research with a case study approach. Data collection techniques in the form of interview text, observation, documentation. The object of this research is the Ready-to-Use Santri Training Program which has the aim of creating students with Good and Strong characters and can play a role in the mindst of state and religious problems as agents of change. In building good and strong characters, there are three stages of the program, namely the self destruct stage program, the self building stage of the program, and the team building stage program. The results of the research are the Ready to Use Santri Training program using the Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, and Bil Al-Mujlah Bi-al-Lati Hiya Ahsan da’wah methods. Supporting factors: discipline, da’wah methods, individual students. Inhibiting factors: individual student, environmental factors, and ineffective communication. Abstrak. Islam adalah agama dakwah yang menugaskan umatnya untuk menyiarkan ajarannya kepada seluruh umat manusia sebagai rahmatan lil’alamin. Islam menjamin terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan manakala ajarannya menjadi pedoman hidup dan melaksanakan secara konsisten serta konsekuen. Dewasa ini kita dihadapkan dengan perkembangan zaman yang cepat. Pengaruh globalisasi menjadikan generasi Islam ikut hanyut dalam keinstanan yang mengakibatkan kemunduran dengan perlahan sehingga hilanglah jati diri dan akhlak Islami muslim. Hal ini menjadikan seorang muslim lemah dan tidak memiliki kekuatan. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui program Diklat SSG, Mengetahui Metode dakwah yang digunakan Program Diklat SSG, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Program Diklat SSG. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa teks wawancara, observasi, dokumentasi. Objek penelitian ini adalah Program Diklat Santri Siap Guna yang memiliki tujuan terciptanya santri berkarakter Baik dan Kuat dan dapat berperan di tengah-tengah permasalahan negara dan agama sebagai agen perubahan. Dalam pembinaan karakter baik dan kuat memiliki tiga tahapan program yaitu program tahap dobrak diri, program tahap bangun diri, dan program tahap bangun tim. Hasil dari penelitian yaitu program Diklat Santri Siap Guna menggunakan metode dakwah Bil Lisan, Bil Hikmah, Bil Al-Mau’izhah Al-Hasanah, dan Bil Al-Mujadalah Bi-al-Lati Hiya Ahsan. Faktor pendukung: Tata tertib, metode dakwah, individu santri. Faktor penghambat: Individu santri, faktor lingkungan, dan komunikasi tidak efektif.
Hubungan antara Metode Dakwah dengan Pemahaman Jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara Ratu Maulidah Fitriyah; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.903 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3741

Abstract

Abstract .The Taklim Council has an important role in improving the quality of human resources. Because through the delivery of Islamic messages which are the main activities, recitations in the Taklim assembly can function as a mediator as well as a forum for the formation of humans who have good Islamic spirit and morality. Like the Safinatunnajah Taklim Council which has routine religious activities every week, it has 3 schedules of da'wah material, namely interpretation, fiqh, and monotheism. The majority of the members of the Safinatunnajah Taklim Council work as fishermen. Researchers conducted research that aimed to determine the da'wah method used by the preacher so as to make the congregation understand all the da'wah material. The method used is a quantitative method with a descriptive statistical approach. The theory used is learning theory (Learning Theory). Data collection techniques through observation, questionnaires, documentation. The results obtained: the majority of the work of the Safinatunnajah Taklim congregation who filled out the research questionnaire were fishermen with 17 people or 38.6%, while the lowest was retirees with 1 person or 2.3%. as many as 32 respondents or 72.7% of respondents stated strongly agree and as many as 12 respondents or 27.3% of respondents agreed with the da'wah material that was easy to understand. The correlation coefficient value is 0.870 or 87%, which means that the level of relationship between the da'wah method (X) and the understanding of the Safinatunnajah Taklim congregation's understanding of the da'wah material (Y) is strong. And the correlation coefficient number is positive which indicates that the higher the influence of the da'wah method, the higher the level of understanding of the members of the Safinatunnajah Taklim congregation towards da'wah material, and vice versa. Abstrak. Majelis Taklim memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebab melalui penyampaian pesan-pesan keislaman yang menjadi pokok kegiatannya, pengajian di Majelis Taklim dapat berfungsi sebagai mediator juga sebagai wadah pembentukan manusia yang memiliki semangat, dan moralitas Islam yang baik. Seperti Majelis Taklim Safinatunnajah yang memiliki kegiatan keagamaan rutin tiap minggunya, mempunyai 3 jadwal materi dakwah yaitu tafsir, fiqh, tauhid. Mayoritas jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah ini berprofesi sebagai nelayan. Peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh dai sehingga membuat para jemaah memahami seluruh materi dakwah. Adapun metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskpriptif. Teori yang digunakan yaitu teori belajar (Learning Theory). Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan: mayoritas pekerjaan jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah yang mengisi kuesioner penelitian adalah nelayan dengan jumlah 17 orang atau 38,6%, sedangkan yang terendah adalah pensiunan dengan jumlah 1 orang atau 2,3%. sebanyak 32 responden atau 72.7% responden menyatakan sangat setuju dan sebanyak 12 responden atau 27.3% responden menyatakan setuju dengan materi dakwah yang mudah dipahami. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.870 atau 87% yang berarti bahwa tingkat hubungan antara metode dakwah (X) dengan pemahaman jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah terhadap materi dakwah (Y) adalah kuat. Serta angka koefisien korelasi bernilai positif yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pengaruh metode dakwah maka semakin tinggi juga tingkat pemahaman jemaah Majelis Taklim Safinatunnajah terhadap materi dakwah, begitupun sebaliknya.
Urgensi Pembinaan Karakter Mahasiswa Fakultas Dakwah dalam Membentuk Da’i Profesional Nada Fitri Fazrilian; Wildan Yahya; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.856 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3749

Abstract

Abstract. Character building is a concept that is implanted into a person and can shape a person's personality to be more polite and civilized, and, so that he will have a better character in his life. It is also important to apply to students of the da'wah faculty to print professional da'i. The author conducted a study that aims to determine the urgency, effort and character building factors in forming professional da'i students of the UNISBA da'wah faculty. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are interviews and literature study. The results of this study are that the urgency of character building is carried out to form a professional preacher who is an expert in his field. Efforts made by the da'wah faculty are formal learning in class and extracurricular learning. And the obstacle in the formation of professional preacher is that the da'wah faculty pays less attention to the da'wah rhetoric of its students. Abstrak. Pembinaan karakter merupakan sebuah konsep yang ditanamkan kedalam diri seseorang dan dapat membentuk pribadi seseorang menjadi lebih santun dan beradab, serta, sehingga akan mempunyai watak yang lebih baik dalam kehidupannya. Hal ini pun penting diterapkan kepada mahasiswa fakultas dakwah untuk mencetak da’i professional. Penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk Mengetahui urgensi, upaya dan faktor pembinaan karakter dalam membentuk da’i profesional mahasiwa fakutas dakwah UNISBA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini yaitu bahwasannya urgensi pembinaan karakter dilakukan untuk membentuk seorang da’i professional yang ahli di bidangnya. Upaya yang dilakukan oleh fakultas dakwah yaitu dengan pembelajaran formal di kelas dan pembelajaran ekstrakulikuler. Dan hambatan dalam pembentukan da’i professional yaitu fakultas dakwah kurang memperhatikan lebih kepada retorika dakwah mahasiswanya.
Analisis Pesan Dakwah M. Quraish Shihab dalam Kajian Dakwah Ala Nabi pada Video Youtube “Najwa Shihab” Taufik Hidayat; Ida Afidah
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.914 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3784

Abstract

Abstract. YouTube is part of the internet and one form of video based social media that has started to rise since five years ago. From here the preachers began to use it as a medium to convey da'wah messages that were packaged creatively to make it interesting. Because through this media, mad'u can get knowledge, especially Islamic studies anywhere and anytime. The purpose of this study is to find out what da'wah messages are contained in the video of the prophet's da'wah study. The type of research used is qualitative by using content analysis methods, collecting primary data and secondary data collected by documentation. The study of the Prophet's da'wah by M. Quraish Shihab on Najwa Shihab's YouTube contains three categories of da'wah messages, namely Akidah, Sharia and Akhlak. The results of the overall message contained there are as many as 42 messages. The results of the most da'wah messages are in the moral category as many as 20 messages. And the least da'wah messages in the sharia category are only 6 messages. Abstrak. YouTube merupakan bagian dari internet dan salah satu bentuk media sosial berbasis video yang mulai naik sejak lima tahun lalu. Darisinilah para dai mulai memanfaatkannya sebagai media untuk menyampaikan pesan dakwah yang dikemas dengan kreatif agar menarik. Karna melalui media ini mad’u bisa mendapatkan ilmu khususnya kajian keislaman dimana saja dan kapan saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan dakwah apa saja yang terdapat dalam video kajian dakwah ala nabi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis), mengumpulkan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan dokumentasi. Kajian dakwah ala Nabi oleh M. Quraish Shihab pada YouTube Najwa Shihab mengandung tiga kategori pesan dakwah yakni Akidah, Syariah dan Akhlak. Adapun hasil keseluruhan pesan dakwah yang terkandung ada sebanyak 42 pesan. Hasil pesan dakwah terbanyak yakni pada kategori akhlak sebanyak 20 pesan. Dan pesan dakwah paling sedikit yakni pada kategori syariah hanya 6 pesan.
Peran Pondok Pesantren Al-Ittihad dalam Meningkatkan Kualitas Berpidato Santri Pondok Pesantren Al-Ittihad Shufi Alfiani Hafli; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.796 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3797

Abstract

Abstract. Muhadharah is the first step as an effort to train students confidence to speak in public. However, from this muhadharah there are still many students who are not confident in speaking in public. Whereas students are the generation needed in society to convey the teachings of the Islamic religion. this research took place at the Al-ittihad Islamic boarding school, Jl. Raya Bandung, Km. 03, Karangtengah, Cianjur. This study aims to determine the role of the Al-ittihad Islamic boarding school improving the speech quality of students through the muhadharah program and what are the supporting and inhibiting factors of improving the quality of students speeches. This research uses qualitative methods with descriptive qualitative research. Methods of data collection is done by using the merhod of inteviews, documentations, and observation. The result of this study conclude that muhadharah activities to improve the quality of giving speeches to students at the Al-ittihad Islamic boarding school had been running well and effectively. During the speech preparation process, students receive direct guidance from the teacher or administrator. This affects the quality of the speeches of the student in which thet become more confident when speaking in public. Supporting and inhibiting factors in the success of improving the quality of students speeches come from themselves because good material is not enough if there is no self confidence and motivation from within. Abstrak. Muhadharah merupakan langkah awal sebagai salah satu upaya melatih percaya diri santri untuk berbicara di depan umum. Namun, dari muhadharah ini masih banyak santri yang belum percaya diri dalam berbicara di depan umum. Padahal santri adalah generasi yang dibutuhkan di masyarakat untuk menyampaikan ajaran agama islam. Penelitan ini bertempat di pondok pesantren Al-ittihad, jl. Raya Bandung, km.03, kec. Karangtengah, Kab. Cianjur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren Al-ittihad dalam meningkatkan kualitas berpidato santri melalui program muhadharah dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dari peningkatan kualitas berpidato santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan muhadharah untuk meningkatkan kualitas berpidato santri di pondok pesantren Al-ittihad telah berjalan dengan baik dan efektif. Selama proses persiapan berpidato, santri mendapatkan bimbingan langsung dari ustaz atau pengurus. Hal ini berpengaruh terhadap kualitas berpidato santri yang mana mereka menjadi lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum. Faktor pendukung dan penghambat dalam keberhasilan peningkatan kualitas berpidato santri hadir dari diri sendiri karena materi yang baik saja tidak cukup jika tidak adanya rasa percaya diri dan motivasi dari dalam diri sendiri.
Pola Komunikasi Dakwah dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Santri Kiya Imania Azkiya Mukhlisa; Imania Azkiya Mukhlisa
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.007 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3826

Abstract

Abstract. The da'wah training activity which is part of plkj activities aims to train students mentally so that they can be confident when speaking in public, especially when delivering speeches, lectures and sermons accompanied by community social activities. The purpose and benefits of this study are to find out the level of self-confidence of students before and after participating in PLKJ activities, to find out how much influence communication patterns have in increasing student self-confidence and find out how much influence PLKJ has on the development of student potential. The research method used is a qualitative descriptive method using interview data collection techniques, literacy and documentationThis type of research is qualitative with a descriptive case study approach. The selection of informants in this study used a purposive sampling technique and data collection techniques by observation, interviews, and documentation. The results of this study are grade XII students of Exactly 80 Sindangkasih for the Academic Year 2021/2022 have a strong enthusiasm for activities PLKJ. In addition to being an obligation for prospective alumni, PLKJ activities have many positive impacts on the development of students' potential, skills and social. The activities and debriefing of PLKJ, it helps students to be more confident in increasing their potential and increasing their social spirit. In addition, PLKJ activities provide many new experiences and insights so that students are much more open-minded. The supporting factors that support this activity are the spirit of proselytizing, the community environment and comrades-in-arms, factors hindering inadequate facilities and less strategic location. As for suggestions from the author, use the inhibiting factor as an evaluation in terms of choosing a more adequate and strategic location so that students can be more optimal in supporting all work program activities that have been systematically arranged. Abstrak. Kegiatan training dakwah yang merupakan bagian dari kegiatan PLKJ bertujuan untuk melatih mental siswa sehingga bisa percaya diri ketika berbicara di depan umum ketika menyampaikan pidato, ceramah dan khutbah yang disertai dengan kegiatan sosial masyarakat. Adapun tujuan dan manfaat penelitian ini adalah mengetahui tingkat kepercayaan diri santri sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan PLKJ, untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh PLKJ terhadap perkembangan potensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, literasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa kelas XII Madrasah Aliyah Persis 80 Sindangkasih Tahun Ajaran 2021/2022 memiliki antusias yang timggi terhadap kegiatan PLKJ. Selain menjadi kewajiban untuk para calon alumni, kegiatan PLKJ memberikan banyak dampak positif terhadap perkembangan potensi, skill dan sosial siswa. Dengan adanya kegiatan dan pembekalan PLKJ membantu siswa sehingga lebih percaya diri dalam meningkatkan potensi yang dimiliki serta meningkatkan jiwa sosial. Selain itu, kegiatan PLKJ banyak memberikan ilmu, pengalaman dan wawasan sehingga siswa jauh lebih open minded. Adapun faktor pendukung kegiatan ini yaitu semangat dakwah, lingkungan masyarakat dan kawan seperjuangan lalu faktor penghambatnya fasilitas yang kurang memadai dan lokasi tempat yang kurang strategis. Untuk saran yang penulis berikan, gunakan faktor penghambat sebagai bahan penilaian dalam hal pemilihan lokasi yang lebih cocok dan strategis agar mahasiswa dapat lebih optimal dalam mendukung seluruh kegiatan program kerja yang telah disusun secara sistematis
Peran Pondok Pesantren dalam Pembinaan Akhlak Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Ihda Nabiila Farhah; M. Rachmat Effendi; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.075 KB) | DOI: 10.29313/bcsibc.v2i2.3912

Abstract

Abstract. The role of Islamic boarding schools is very influential in the formation of students' morals, by carrying out activities in Islamic boarding schools that run 24 hours in formal, informal and non-formal situations. This research aims to; 1) knowing the moral development of students at Baitul Arqom Islamic Boarding School, 2) knowing what methods are used in Islamic boarding schools, 3) knowing the results of students' moral development. The method used in this research is descriptive qualitative that uses several objects, namely: teachers, students and alumni. Data was collected by conducting observations, interviews, analysis and documentation. The results of the study show that Islamic boarding schools foster the morals of their students in daily life, which are provided with religious knowledge so that they can maintain good morals. The methods used at the Baitul Arqom Al-Islami Islamic Boarding School, namely: exemplary, general recitation, special recitation of students, and the discipline of praying in congregation. From the results of the interview that the moral development of the students went well and there was good cooperation from all components in the Islamic boarding school. Abstrak. Peran Pondok Pesantren sangat berpengaruh dalam pembentukan akhlak santri, dengan melaksanakan kegiatan di pesantren yang berjalan 24 jam dalam situasi formal, informal dan non formal. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Baitul Arqom, 2) mengetahui metode apa yang digunakan di Pondok Pesantren, 3) mengetahui hasil pembinaan akhlak santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang menggunakan beberapa objek yaitu: Ustadz, santri dan alumni. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, analisis dan dokumentasi. Hasil dari penlitian menunjukkan bahwa pondok pesantren membina akhlak para santrinya dalam kehidupan sehari-hari, yang diberikan pembekalan ilmu agama agar dapat menjaga akhlak dengan baik. Metode yang digunakan di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, yaitu: keteladanan, pengajian umum, pengajian khusus santri, dan disiplin sholat secara berjama’ah. Dari hasil wawancara bahwa pembinaan akhlak santri berjalan dengan baik dan adanya kerjasama yang baik dari semua komponen yang ada di dalam pondok pesantren.

Page 3 of 16 | Total Record : 156