cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsibc@unisba.ac.id
Phone
+6282118320445
Journal Mail Official
bcsibc@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication
ISSN : -     EISSN : 28282485     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication (BCSIBC) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 155 Documents
Pola Dakwah Pola Dakwah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung dalam Peningkatan Kesadaran Shadaqah Masyarakat Alvi Fadillah Hadian Akbar; Komarudin Shaleh; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.5991

Abstract

Abstract. This research is motivated by phenomena that occur in society, due to a lack of concern for others, so that in this case the Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Nagreg, District was present by having one of the activity programs that directly relate to the community by using the da'wah pattern of oral bills and charity bills. as a way to strengthen the ukhwah Islamiyah with fellow human beings.With rereongan sarupi activities it can make a difference to society, where it helps and builds a sense of concern for each other, for the surrounding environment, and from rereongan sarupi it can make a contribution to the community because it can alleviate some of the needs of the community.The results of this sarupi rereongan can be seen as good and successful in carrying out the program, so that it can become a unifier for fellow citizens, especially at the caring stage. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi akan fenomena yang terjadi di masyarakat, karena kurangnya kepedulian terhadap sesama, sehingga dalam hal ini hadirlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Nagreg dengan memiliki salah satu program kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dengan menggunakan pola dakwah Bil lisan dan Bil amal menjadi sebagai salah satu cara untuk menguatkan ukhwah Islamiyah dengan sesama manusia.Dengan kegiatan rereongan sarupi dapat memberikan perubahan terhadap masyarakat, dimana membantu dan membangun rasa kepedulian terhadap sesam, terhadap lingkungan sekitar, dan dari pada rereongan sarupi dapat memberikan sumbangsih terhadap masyarakat karena dapat meringankan sebagian kebutuhan masyarakat.Hasil dari pada rereongan sarupi ini dapat dipandang baik dan berhasil dalam menjalankan program tersebut, sehingga dapat menjadi pemersatu terhadap sesama masyarakat khususnya pada tahap kepedulian.
Peran Radio Rodja FM Bandung dalam Penyebaran Dakwah di Kelurahan Bandung Timur: Studi Deskriptif Penyebaran Dakwah di Kelurahan Cigending, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung Muhammad Fikri Herliawan; Nia Kurniati; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6204

Abstract

Abstract. Islamic da’wah is a type of social communication activity in which the preacher who conveys the da’wah understands social phenomena and how religion influencea human behavior. The current phenomenon shows that many people use cellphones more as a source of da’wah information than other electronic media. The presence of Rodja FM Radio proves that in the present radio da’wah still occupies a strategic posisiton because of its abilty as a mass media which has several factors, namely direct power, penetrating power and attractiveness. This study aims to find out the program, role, constraints and obstacles of Radio Rodja FM in spreading da'wah in the community, especially in the East Bandung Village. The research method used in this research is descriptive analytical and uses indirect communication theory. The results of this study indicate that there are programs from Radio Rodja which are included in information, education and entertainment facilities as well as the roles and obstacles experienced in spreading Radio Rodja to the people of East Bandung Village. Abstrak. Dakwah Islam merupakan jenis kegiatan komunikasi sosial di mana da’i yang menyampaikan dakwah memahami fenomena sosial dan bagaimana agama mempengaruhi perilaku manusia. Fenomena saat ini menunjukkan banyaknya masyarakat lebih menggunakan Handphone sebagai sumber informasi dakwah dibandingkan media elektronik lainnya. Hadirnya Radio Rodja FM membuktikan bahwa dimasa sekarang radio siaran dakwah masih menduduki posisi yang strategis karena kemampuannya sebagai media massa yang memiliki beberapa faktor yaitu daya langsung, daya tembus dan daya tarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, peran, kendala dan hambatan dari Radio Rodja FM dalam penyebaran dakwah di masyarakat khususnya di Kelurahan Bandung Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif analitis serta menggunakan teori komunikasi tidak langsung (Indirect Communication). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat program dari Radio Rodja yang termasuk ke dalam sarana informasi, edukasi dan hiburan serta peran dan hambatan yang dialami dalam penyebaran dakwah Radio Rodja kepada masyarakat Kelurahan Bandung Timur.
Pola Komunikasi Dakwah dalam Pembinaan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang: Studi Kasus Masjid Al-Amin Jihan Azhari; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6250

Abstract

Abstract. Da’wah is an effort to foster religious understanding in society. The function of dawah is to spread Islam to mankind as members of society, so that they have good morals and behavior according to Islamic guidance. The purpose of this study was to find out the da'wah agenda at Al-Amin Mosque in fostering religious understanding of the congregation, the congregation’s participation and response in da'wah activities, supporting and inhibiting factors in da’wah communication, and da'wah communication patterns in fostering religious understanding of the people of Cikoneng Hamlet, Cikoneng Village, Ganeas District Sumedang District. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive qualitative research type. Data found through observation, interviews, and documentation. The informants in this study amounted to 8 people. The results of the study found that the pattern of da’wah communication used by the preacher in fostering religious understanding of the people of Cikoneng Hamlet, Cikoneng Village, Ganeas District (a case study at Al-Amin Mosque) is the pattern of group da’wah communication in the ta’lim assembly and Madrasah Diniyah, the pattern of interpersonal da’wah communication in hospitality to residents’ homes, and patterns of public da’wah communication in the implementation of compensation to people in need. The research was analyzed with Persuasive Communication Cognitive Learning Theory which is relevant according to the delivery of da’wah. Abstrak. Dakwah merupakan upaya untuk membina pemahaman keagamaan masyarakat. Fungsi dakwah adalah untuk penyebaran Islam kepada umat manusia sebagai anggota masyarakat, agar memiliki akhlak dan perilaku baik sesuai tuntunan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui agenda dakwah di Masjid Al-Amin dalam membina pemahaman keagamaan jamaah, partisipasi jamaah dan responnya dalam kegiatan dakwah, faktor penunjang dan penghambat dalam komunikasi dakwah, dan pola komunikasi dakwah dalam pembinaan pemahaman keagamaan masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data ditemukan melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menemukan bahwa, Pola komunikasi dakwah yang digunakan dai dalam pembinaan pemahaman keagamaan masyarakat Dusun Cikoneng Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas (studi kasus Masjid Al-Amin) adalah pola komunikasi dakwah kelompok dalam majelis ta’lim dan Madrasah Diniyah, pola komunikasi dakwah antarpribadi dalam silaturahmi ke rumah warga, dan pola komunikasi dakwah publik dalam pelaksanaan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penelitian dianalisis dengan Teori Belajar Kognitif Komunikasi Persuasif yang relevan sesuai dengan penyampaian dakwah.
Optimalisasi Instagram sebagai Media Dakwah Nurlaela; Ida Afidah; M. Fauzi Arief
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6295

Abstract

Abstract: Instagram is a part of mass communication and social networking that requires internet access to upload content. Instagram has several features that can be utilized by da’wah activist, The instagram account @ponput.almuthmainnah is female boarding school account, located in Cipulus Purwakarta which now has 2,353 followers, takes advantage of several features such as uploading photos and videos and instagram stories to optimize it. But has several obstacles managing it because there is no special divison which regulates islamic boarding school socail media content so that there a delay in content or a lack of engagement in each post. Based on this phenomenon, the problem can be formulated as a follows: (1) how is the instagram account almuthmainnah? (2) how is the account optimized? (3) challenges and opportunities in optimizing instagram as da’wah media? The researcher used a case syudy research method with a descriptive evaluative type of research, collection technique was through interview observation, documentation to support fact finding in the field. This result of this study there are several parts of instagram @ponput.almuthmainnah account, namely: posting pamphlets and reels that are measured quite optimally and posting photos that are less than optimal. This optimal size is measured from Ahmad Zaki Aziz’s theory which says that this opotimization is measured from the instagram engagement such as likes, comment and shares besides that content relevance, consistency, profile searches also affect engagement so that there also influence on optimization. Abstrak: Instagram merupakan salah satu bagian dari komunikasi massa dan jejaring sosial yang membutuhkan akses internet dalam mengunggah kontennya. Instagram memiliki beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan untuk aktivis dakwah antara lain seperti menggungah foto, video pada feed profil akun instagram disertai dengan caption yang menarik untuk meningkatkan engagment followers instagram. Akun instagram @ponput.almuthmainnah ini merupakan akun ponpes asrama putri yang terletak di Cipulus Wanayasa Purwakarta yang kini memiliki jumlah pengikut sebanyak 2.353, memanfaatkan beberapa fitur seperti unggahan foto, video dan cerita instagram sebagai pengoptimalisasiannya namun memiliki beberapa kendala dalam mengelolanya karena tidak ada divisi khusus yang mengatur konten media sosial pesantren sehingga adanya keterlambatan konten atau kurangnya engagment di setiap postingannya. Berdasarkan fenomena tersebut maka permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) bagaimana akun instagram almuthmainnah (2) bagaimana pengoptimalisasian akun instagram tersebut? (3) tantangan dan peluang dalam mengoptimalkan instagram sebagai media dakwah? Peneliti menggunakan penelitian metode studi kasus dengan jenis penilitian deskriptif evaluatif, sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dokumentasi untuk mendukung penemuan fakta di lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat beberapa bagian dari optimalisasi instagram pada akun @ponput.almuthmainnah ini, yakni: postingan pamflet dan video yang diukur cukup optimal dan postingan foto yang kurang optimal. Ukuran optimal ini diukur dari teori Ahmad Zaki Aziz yang mengatakan bahwa optimalisasi ini diukur dari engagment instagram itu sendiri seperti like, comment dan share selain itu relevansi konten, konsistensi, pencarian profil dan direct share juga mempengaruhi engagment sehingga adanya pengaruh juga terhadap pengoptimalisasian.
Deskripsi Metode Dakwah Pesantren Al-Mu’awanah terhadap Keberagamaan Masyarakat Sukamaju Padalarang Muna Warotunnaza
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6319

Abstract

Abstract. Da’wah is one of the most important roles in the spread of Islam, the most common thing to do da’wah is by oral method which is usually done in the presence of majlis taklim activities, at was done at the Al-Mu’awanah Boarding School Kampung Sukamaju Padalarang who carry out Islamic da’wah by holding recitation activities, both general recitations or for mothers only whitch are carried out according to their schedule, but not only da’wah through recitation is carried out by Al-Mu’awanah Boarding School but da’wah bil-hal also the method. The purpose of this study was to find out how the effectiveness of the da’wah method carried out by the Al-Mu’awanah Boarding School on the diversity of the community. Seen from the result of the questionnaire that the effectiveness of the da’wah method for the diversity of this community is still low. This ressearch was conducted using a quantitative method in which to obtain result using statistical calculations which provide conclusions in accordance with the result of the data obtained from the field. From this study, it can be concluded that the da’wah method used by Al-Mu’awanah Boarding School is still low, as seen from the result of statistical result is 29%, which is a moderate correlation. Abstrak. Dakwah merupakan salah satu peran terpenting dalam penyebaran Agama Islam, hal yang paling umum untuk melakukan dakwah yaitu dengan metode lisan yang biasanya dilakukan dengan adanya kegiatan pengajian majlis taklim, seperti halnya yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Mu’awanah kampung Sukamaju Padalarang yang melakukan dakwah islam dengan cara diadakannya kegiatan pengajian baik pengajian umum maupun ibu-ibu yang dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, namun tidak hanya dakwah melalui pengajian saja yang dilakukan oleh Ponpes Al-Mu’awanah ini melainkan dakwah bil-hal juga yang diterapakan di dalam metodenya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas metode dakwah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Mu’awanah ini terhadap keberagamaan masyarakat. Dilihat dari hasil kuesioner bahwasannya efektivitas metode dakwah terhadap keberagamaan masyarakat ini masih rendah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif yang dimana untuk mendapatkan hasil menggunakan perhitungan statistik yang memberikan kesimpulan sesuai dengan hasil data yang diperoleh dari lapangan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwasannya metode dakwah yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Mu’awanah terhadap keberagamaan masyarakat masih rendah, yang dilihat dari hasil data analisis statistik bahwa hasil korelasi secara keseluruhan sebesar 29% yang hasil korelasi yang sedang.
Efektivitas Dakwah Amaliyah Thariqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Suryalaya dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Jagat Arsy Ridwan Nurarifin Ridwan; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6350

Abstract

Abstract. Tariqat is a way or way for someone to get closer to Allah with the aim of getting to Allah. Before someone carries out the amaliyah of the order, he must carry out talqin, then carry out the deeds that are in the order. Amaliyah in the Tariqat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah Suryalaya, namely dhikr, khataman, manaqib and riyadhah whose purpose is to forgive oneself, especially in the moral aspects of karimah, tazkiyatun nafs, taqarub, muraqabbah, mahabbah and ma'rifat. The research method used is a "descriptive analysis" method with a tasawuf approach. The sampling technique is purposive sampling. The research instrument used was a multiple choice questionnaire. While the correlation technique used is the product moment. In addition, researchers obtained other supporting data through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the Effectiveness of Amaliyah TQN Suryalaya (X) Morals of Santri Class IX and XII Jagat Arsy (Y) can be stated as an alternative hypothesis (Ha) accepted or proven true, while (Ho) cannot be accepted or not proven true. Thus, it means that there is a positive correlation that is moderate or quite significant or convincing between the influence of the amaliyah Thariqat Qodiriyyah Naqsyabandiyah Suryalaya on the moral development of students. This means that the higher the practice of the Suryalaya TQN amaliyah, the better the morals of the students. Abstrak. Thariqat adalah suatu jalan atau cara seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan tujuan untuk sampai kepada Allah. Sebelum seseorang menjalankan amaliah thariqat harus melaksanakan talqin, kemudian menjalankan amaliyah-amaliyah yang berada dalam thariqat tersebut. Amaliyah dalam Thariqat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah Suryalaya yaitu dzikir, khataman, manaqib dan riyadhah yang tujuannya adalah mengislahkan diri sendiri terutama dalam aspek akhlak karimah, tazkiyatun nafs, taqarub, muraqabbah, mahabbah dan ma’rifat. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode “deskriptif analisis” dengan pendekatan tasawuf. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan angket dengan bentuk pilihan ganda. Sedangkan teknik korelasi yang digunakan adalah product moment. Selain itu, peneliti memperoleh data penunjang lainnya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Amaliyah TQN Suryalaya (X) Akhlak Santri Kelas IX dan XII Jagat Arsy (Y) dapat dinyatakan hipotesis alternative (Ha) diterima atau terbukti kebenarannya, sedangkan (Ho) tidak dapat diterima atau tidak terbukti kebenarannya. Dengan demikian, berarti ada korelasi positif yang sedang atau cukup signifikan atau meyakinkan antara pengaruh amaliyah Thariqat Qodiriyyah Naqsyabandiyah Suryalaya dalam pembinaan akhlak santri. Hal ini berarti semakin tinggi pengamalan amaliyah TQN suryalaya maka akhlak santri semakin baik.
Pengaruh Video Dakwah pada Akun Tiktok @Faizinaufal terhadap Kesadaran Followers Nabiila Setiawan Bila; Nia Kurniati; Muhammad Fauzi Arief
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6355

Abstract

Messages received by individuals or communities are in the form of content related to da'wah which aims to invite individuals or communities to continue to do good and lead a life in accordance with Islamic law. This research is related to da'wah videos on the Tiktok account @faizinaufal. The purpose and benefits of this research are to find out the da'wah material or content that is on the Tiktok @faizinaufal account, and to find out its effect.The research method used is a quantitative method using data collection techniques: questionnaires, documentation, observation and interviews. Data analysis techniques used are validation test, reliability test, descriptive statistics, simple linear regression test, F test, T test, regression model of the coefficient of determination and normality assumption test and heteroscedasticity test. The results of the research on followers illustrate that based on the output of the analysis, the R-Square value of the regression model shows that followers' religious awareness is influenced by the dakwah video of the Tiktok account @faizinaufal. Abstrak. Video dakwah merupakan sebuah fasilitas untuk mengirim dan menerima informasi. Pesan yang diterima oleh individu atau masyarakat berupa konten-konten yang berkaitan dengan dakwah yang bertujuan mengajak individu atau masyarakat untuk terus melakukan kebaikan dan menjalankan kehidupan sesuai dengan syariat Islam. Adapun penelitian ini berkaitan dengan video dakwah pada akun Tiktok @faizinaufal. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui materi-materi atau konten dakwah yang ada pada akun Tiktok @faizinaufal, dan untuk mengetahui pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif menggunakan teknik pengumpulan data: kuesioner, dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji validasi, uji reabilitas, statistic deskriptif, uji regresi linier sederhana, uji F, uji T, model regresi koefisien determinasi dan uji asumsi normalitas dan uji heteroskedasitas. Hasil penelitian terhadap followers menggambarkan bahwa diperoleh berdasarkan output analisisnya, nilai R-Square dari model regresi yang menunjukan bahwa kesadaran beragama followers di pengaruhi oleh video dakwah akun Tiktok @faizinaufal.
Strategi Dakwah KH. Abdul Mu’min dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam terhadap Anak Jalanan di Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Kota Subang Cecep Muhamad Iyen Sobari; Nia Kurniati; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Islamic da'wah has a very important role because the development of Islam depends on the preaching struggle of a da'i in inviting his mad'u. This study aims to determine the Da'wah strategy carried out by KH. Abdul Mu'min to Street Children at the Raudlatul Hasanah Islamic Boarding School, Subang City. The research method uses a qualitative-descriptive approach. Observation, interview and documentation data collection techniques with the communication strategy theory of Stephen W. Littlejohn and Karen A. Foss in the book Theorities of human Communication, namely the theory of gaining compliance (Compliance gaining strategies) by interacting directly and humanistic approach, constructivism (constructivism) point of view KH. Abdul Mu'min towards street children as the responsibility of the clergy to be protectors and lights of the people and politeness (politeness theory) as one of the visions of preaching wipes away the tears of parents of street children. The results of the da'wah program research conducted by KH. Abdul Mu'min is in the field of ta'lim (teaching), sports and arts. The teaching routine is the recitation of the Qur'an and the yellow book. Sports and arts routines, namely pencak silat, light sports routine every morning and evening, football. The Da'wah strategy has three stages, namely direct interaction and socialization, a humanistic approach and providing continuous motivation. Abstrak. Dakwah Islam memiliki peran sangat penting karena berkembangnya agama Islam tergantung pada perjuangan dakwah seorang da’i dalam mengajak mad’unya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Dakwah yang dilakukan oleh KH. Abdul Mu’min kepada Anak Jalanan di Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Kota Subang. Dengan Metode Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif Teknik Pengumpulan Data Observasi, Wawancara dan Dokumentasi dengan Strategi komunikasi teori Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss dalam buku Theorities of human Communication, yaitu teori : mendapatkan kepatuhan (Compliance gaining strategies) dengan cara berinteraksi secara langsung dan pendekatan humanistik, konstruktivisme (constructivism) cara pandang KH. Abdul Mu’min terhadap anak jalanan sebagai tanggung jawab ulama untuk menjadi pelindung dan penerang umat serta kesopanan (politeness theory) sebagaimana salah satu visi dakwah menghapus air mata orang tua anak jalanan. Hasil penelitian program dakwah yang dilakukan KH. Abdul Mu’min adalah bidang ta’lim (pengajaran), olahraga dan seni. Rutinitas pengajaran yaitu pengajian Al-Qur’an dan kitab kuning. Rutinitas olahraga dan seni yaitu pencak silat, olaharaga ringan rutin setiap pagi dan sore, sepak bola. Strategi Dakwah terdapat tiga tahap yaitu berinteraksi dan bersosialisasi secara langsung, pendekatan humanistik dan memberikan motivasi secara terus menerus.
Gaya Komunikasi Guru Kepada Anak Usia Dini dalam Menyampaikan Pesan Dakwah Melalui Metode Bernyanyi Asri Amelia; Chairiawaty; Muhammad Fauzi Arief
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6425

Abstract

Abstract. The background of this research is the teacher's lack of attention in using a method in early childhood learning. The purpose of this study was to determine the teacher's communication style and da'wah messages conveyed to early childhood through the singing method at Majlis Ta’lim At-Ta'awun. The theory used is the theory of interpersonal communication according to Joseph De Vito. This research is qualitative research using the case study method. The data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The results showed that the teacher's communication style at Majlis Ta’lim At-Ta'awun was conveyed verbally and non-verbally. The communication style includes words, facial expressions, intonation, gestures, and body movements. The da'wah messages conveyed were messages of faith, morality, and sharia. The message of faith contains faith in Allah and faith in the names of Allah (Asmaul Husna). The sharia message in this study contains the worship of mahdhoh and ghairu mahdhoh which includes praying, dhikr, and pilgrimage. Moral messages in this study contain attitudes to God, namely attitudes in prayer. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perhatian guru dalam menggunakan metode di pembelajaran anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya komunikasi guru dan pesan dakwah yang disampaikan kepada anak usia dini melalui metode bernyanyi di Majlis Ta’lim At-Ta’awun. Teori yang digunakan yaitu teori komunikasi interpersonal menurut Joseph De Vito. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya komunikasi guru di Majlis Ta’lim At-Ta’awun disampaikan dengan verbal dan non-verbal. Gaya komunikasi tersebut meliputi kata-kata, ekspresi wajah, intonasi, gesture dan body movement. Adapun pesan dakwah yang disampaikan yaitu pesan akidah, akhlak, dan syariah. Pesan akidah yang berisi tentang beriman kepada Allah dan beriman kepada nama-nama Allah (Asmaul Husna). Pesan syariah dalam penelitian ini berisi tentang ibadah mahdhoh dan ghairu mahdhoh yang meliputi do’a, dzikir, dan ibadah haji. Pesan akhlak dalam penelitian ini berisi tentang adab kepada Allah yaitu adab dalam berdo’a.
Nilai-Nilai Dakwah Toleransi Umat Beragama dalam Film Dokumenter Jerussalem: Analisis Pesan Dakwah dengan Pendekatan Semiotika Fitra insani Fitra; Nia Kurniati; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6461

Abstract

Abstract. As social beings, of course we are required to know each other and be able to interact with other individuals. Each individual has different characters and characteristics. In carrying out his daily life every individual will be faced with various differences that cannot be avoided, one of these differences is religious differences. In the context of da'wah in the digital era, visualizing da'wah values in the form of films attracts more attention. like a documentary film released by National Geographic Entertainment entitled Jerusalem wants to convey that in one area religious tolerance is very high, considering that the area is a historical place for the three major religions in the world, National Geographic Entertainment describes this in the form of a documentary film The purpose of this study is to find out the signs of each scene in the form of dialogue, picture taking or gestures as well as signs of the existence of religious tolerance values in the Jerusalem documentary film as in the Qur'an Surah Al-Baqarah verse 256, according to Umar Hasyim, there are three symbols which shows the value of tolerance, namely giving freedom to believe in religion, respecting religious attitudes, and giving truth to differences. The method used in this writing uses qualitative methods with a descriptive approach (qualitative description). These symbols have a dominant role in their religion. In the film Yerussalem there is a diversity of religious cultures which is symbolized by things that appear. Described in the film, people carry out their daily activities simply. found from seven scenes that became a reference for the discussion and referred to the formulation of the problem that the author raised in the 2013 Jerusalem film which showed the missionary message contained in the film, and discussed religious tolerance in the film, considering the author used content analysis techniques, according to with reference to Harold D. Lasswell, namely by systematically recording symbols or messages, then giving interpretations. Content analysis can be used to analyze all forms of communication. Abstrak. Sebagai makhluk sosial, tentunya kita dituntut untuk saling mengenal dan mampu berinteraksi dengan individu yang lain. Setiap individu masing-masing mempunyai karakter dan ciri yang berbeda-beda. Dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya setiap individu akan dihadapkan dengan berbagai perbedaan yang tak bisa dihindari, salah satu dari perbedaan tersebut yaitu perbedaan agama. Dalam konteks dakwah pada era digital memvisualisasikan nilai-nilai dakwah dalam bentuk film lebih menarik perhatian. Seperti film dokumenter yang di rilis oleh Nasional Geographic Entertainment yang berjudul Jerusalem ingin menyampaikan bahwa disatu daerah tersebut toleransi umat beragama sangat tinggi, mengingat bahwa daerah tersbut merupakan tempat bersejarah bagi ketiga agama besar di dunia, National Geographic Entertaiment menggambarkan hal tersebut dalam bentuk film dokumenter. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui petanda dari setiap scene baik berupa dialog, gambaran pengambilan gambar atau gesture serta pertanda dari adanya nilai-nilai toleransi umat beragama dalam film dokumenter Jerussalem seperti dalam quran Surat Al-baqarah ayat 256, menurut umar hasyim, ada tiga simbil yang menunjukkan nilai toleransi yaitu memberi kebebasan untuk bertuhan, menghormati sikap beragama, dan memberi kebenaran atas perbadaan.. Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif (deskripsi kualitatif). Simbol-simbol ini memiliki peran dominan terhadap keberagamaan mereka. Dalam Film Yerussalem terdapat keberagaman budaya beragama yang disimbolisasi oleh hal-hal yang nambak. Digambarkan dalam film tersebut masyarakat melaksanakan aktivitas sehari-harinya dengan sederhana. ditemukan dari tujuh scence yang menjadi acuan dari pembahasan serta merujuk terhadap rumusan masalah yang penulis angkat dalam film Jerussalem 2013 yang menunjukan adalah pesan dakwah yang terkandung dalam film tersebut, dan membahas terkait toleransi umat beragama di film tersebut, mengingat penulis mnggunakan Teknik analisis isi, sesuai dengan rujukannya kepada Harold D. Lasswell, yaitu dengan mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudia memberi interpretasi. Analisi isi dapat digunakan untuk menganilisi semua bentuk komunikasi.

Page 7 of 16 | Total Record : 155