cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsibc@unisba.ac.id
Phone
+6282118320445
Journal Mail Official
bcsibc@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Islamic Broadcast Communication
ISSN : -     EISSN : 28282485     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Bandung Conference Series Islamic Broadcast Communication (BCSIBC) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 155 Documents
Implementasi Program Lembaga Dakwah Kampus untuk Meningkatkan Minat Mahasiswa Fakultas Dakwah Risda Kurniawati; Wildan Yahya
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6472

Abstract

Abstract. This research is a study that discusses the Implementation of Campus Da'wah Institution Programs to Increase Interest of Da'wah Faculty Students. Al-Asy'ari Campus Da'wah Institution is a campus da'wah institution that plays a very significant role or has a very significant influence on campus da'wah, especially its role in facilitating structural members or non-members among students. In the realm of holding Islamic agendas as learning Islamic values. The purpose of this study was to find out the procedures for designing the Campus Da'wah Institution program for students, to find out the implementation of the Campus Da'wah Institution program for Unisba students, to determine the interest of Da'wah faculty students to the Campus Da'wah Institution program, to determine the inhibiting and supporting factors for the implementation of the Da'wah Institute program. Campus. The type of research used is qualitative research using qualitative descriptive methods. While the data collection techniques by means of observation, and interviews. The conclusions obtained from the results of this study are: In the procedure for designing the Campus Da'wah Institute program, there are two stages, namely work meetings, and work deliberation. Which in this design provides an overview of the program that is run by the organization, then the implementation of the program is carried out by setting up a committee and conceptualizing the process to be carried out so that it works properly, for the interest of the da'wah faculty students towards the Campus Da'wah Institution program, that the lack of student interest da'wah faculty against the Campus Da'wah Institute because it is caused by several things including, some students who participate in off-campus organizations or activities, there are also some students who carry out their studies while working, and then the inhibiting and supporting factors for the implementation of the Campus Da'wah Institute program, caused by problems communication from internal and external parties, the supporting factor is the support from other management members who are sensitive to the division's conditions that are not okay, there are also other supporting factors, namely the programs that can attract students. Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas mengenai Implementasi Program Lembaga Dakwah Kampus Untuk Meningkatkan Minat Mahasiswa Fakultas Dakwah. LDK Al-Asy’ari merupakan Lembaga dakwah kampus yang berperan atau berpengaruh sangat signifikan dalam dakwah kampus khususnya berperan memfasilitasi para anggota atau non anggota secara kestrukturan dikalangan mahasiswa. Dalam ranahnya mengadakan agenda-agenda keislaman sebagai pembelajaran nilai-nilai Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah,untuk mengetahui prosedur perancangan program LDK bagi mahasiswa, untuk mengetahui implementasi program LDK untuk mahasiswa unisba, untuk mengetahui minat mahasiswa fakultas dakwah terhadap program LDK, untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung implementasi program LDK. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan cara, observasi, dan wawancara. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah: Pada prosedur perancangan program LDK terdapat dua tahapan yaitu rapat kerja, dan musyawarah kerja. Yang mana dalam perancangan ini memberikan gambaran terhadap program yang kan di jalankan oleh organisasi, kemudian implementasi programnya dilakukan dengan cara menyusun kepanitiaan dan mengkonsep proses yang akan dilakukan agar bekerja dengan tepat, untuk minat mahasiswa fakultas dakwah terhadap program Ldk, bahwa minimnya minat mahasiswa fakultas dakwah terhadap Ldk karena disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, sebagian mahasiswa yang mengikuti organisasi atau kegiatan di luar kampus, ada juga sebagian mahasiswa yang menjalankan kuliahnya sambil bekarja, dan kemudian faktor penghambat dan pendukung implementasi program Ldk, disebebkan karena adanya permasalahan komunikasi dari pihak internal dan eksternal, faktor pendukungnya yaitu terjadi dari dukungan anggota pengurus lain yang peka terhadap kondisi divisi yang tidak baik-baik saja, ada juga faktor pendukung yang lainnya yaitu program-programnya yang bisa menarik mahasiswa.
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi Muhammad Zaenal Muttaqin; Komaruddin Shaleh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6544

Abstract

Abstract. Many preachers practice dakwah using alternative social media, one of which is on the YouTube platform. This activity was also carried out by Ustadz Ramdan Fawzi in preaching in the midst of the Covid-19 pandemic. Therefore, there is a dakwah strategy that is carried out and is attractive to careful writers. In particular, the aim of the researcher is to find out the dakwah activities, dakwah strategies and the results of the dakwah strategies carried out by Ustadz Ramdan Fawzi. Here the researcher uses a qualitative approach. To find out the dakwah strategy, the researcher uses the theory of Abu Al-Fath Al-Bayanuni's dakwah strategy which includes a sentimental dakwah strategy, a rational dakwah strategy, and a sensory dakwah strategy. The sentimental dakwah strategy carried out by Ustadz Ramdan Fawzi through YouTube media in the midst of the Covid-19 pandemic is to use the Mau'izhoh Hasanah dakwah method, which is to convey dakwah with touching words or advice. her mad'u feeling. As well as the rational dakwah strategy used by uploading video lectures whose meaning focuses on the aspect of reason by telling stories about previous stories to melt the minds and minds of dakwah partners. As well as the sensory dakwah strategy carried out by Ustadz Ramdan Fawzi through YouTube media in the midst of the Covid-19 pandemic by carrying out several social actions that can be used as role models in teaching good morals to his mad'u. Abstrak. Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berdakwah di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, ada strategi dakwah yang dilakukan dan menarik bagi penulis yang cermat. Secara khusus, tujuan peneliti untuk mengetahui aktivitas dakwah, strategi dakwah dan hasil dari strategi dakwah yang dilakukan ustad Ramdan Fawzi. Disini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengetahui strategi dakwah, peneliti menggunakan teori strategi dakwah Abu Al-Fath Al-Bayanuni yang meliputi strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, dan strategi dakwah indrawi. Strategi dakwah sentimentil yang dilakukan Ustadz Ramdan Fawzi melalui media YouTube di tengah pandemi Covid-19 adalah dengan menggunakan metode dakwah Mau'izhoh Hasanah yaitu menyampaikan dakwah dengan kata-kata atau nasehat yang menyentuh. perasaan mad'u-nya. Serta strategi dakwah rasional yang digunakan dengan mengunggah video ceramah yang maknanya menitikberatkan pada aspek akal dengan bercerita tentang kisah-kisah sebelumnya untuk meluluhkan fikiran dan fikiran mitra dakwah. Serta strategi dakwah indrawi yang dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi melalui media YouTube di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan beberapa aksi sosial yang dapat dijadikan panutan dalam mengajarkan akhlak yang baik kepada mad'unya.
Analisis Semiotik Pesan Dakwah dalam Film Pendek “Doa Suto” Pada Channel YouTube NU ONLINE Muhammad Faqih; Ida Afidah; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6572

Abstract

Abstract. This research aims to find out what da'wah messages are contained in each scene of the Short Film "Doa Suto" which is divided into da'wah messages of Aqidah, Akhlak, and Sharia. This research is a qualitative descriptive research. Data collection techniques using observation and documentation. Using Charles Sanders Pierce's semiotic approach. The author is interested in using this semiotic theory to deepen the working pattern of the triangle meaning described in the Triadic and Trichonomic analysis to answer the problem formulation in the study. Peirce's semiotics uses the term representamen as the initial sign form, then object as the sign reference, and interpretant as the meaning. The object of research is the short film Doa Suto. This research then produces several da'wah messages which include Aqidah, Akhlak, and Sharia. Aqidah messages include saying Alhamdulillah as an expression of gratitude, believing in the book of Allah, and surrendering to Allah and asking Him for guidance. Then in the Sharia message, among them are working hard in making a living, and listening to lectures which are included in the obligation to study. Then in the message of da'wah Akhlak including good behavior towards parents and attitudes about caring for fellow Muslim brothers and giving advice to him. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam setiap scene Film Pendek “Doa Suto” yang terbagi dalam pesan dakwah Aqidah, Akhlak, dan Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce. Penulis tertarik menggunakan teori semiotika ini untuk memperdalam pola kerja dari triangle meaning yang dijabarkan dalam analisis Triadik dan Trikonomi untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian. Semiotika Peirce menggunakan istilah representamen sebagai bentuk tanda awal, kemudian objek sebagai acuan tanda, dan interpretant sebagai pemaknaan. Objek penelitian adalah Film Pendek Doa Suto. Penelitian ini kemudian menghasilkan beberapa pesan dakwah yang meliputi Aqidah, Akhlak, dan Syariah. Pesan Aqidah yang diantaranya adalah mengucapkan Alhamdulillah sebagai ucap rasa Syukur, beriman kepada kitab Allah, dan sikap berserah diri kepada Allah dan meminta petunjuk kepada-Nya. Kemudian dalam pesan Syariah diantranya adalah bekerja keras dalam mencari nafkah, dan mendengarkan ceramah yang termasuk dalam kewajiban menuntut ilmu. Kemudian dalam pesan dakwah Akhlak diantaranya adalah perilaku baik kepada orang tua dan sikap tentang peduli terhadap sesama saudara muslim dan memberikan nasihat kepadanya.
Analisis Konten Pesan Dakwah dalam Web Series Ustad Milenial Episode 1-4 Rahmatia Tajudin; Nia Kurniati; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6632

Abstract

Abstract. This research is motivated by the development of increasingly widespread electronic media. This makes it easier for da'i to convey da'wah messages, one of which is through short films. This study uses content analysis from Creswell, data collection techniques through observation and descriptive documentation with a qualitative approach. The purpose of the research is to find out the da'wah messages contained in the Millenial Ustad Web Series episodes one to four. The results of the Millenial Ustad Web Series research in episodes one to four, there are three Da'wah messages which include the message of Akidah containing faith in Allah SWT and faith in God. God's decree or destiny. The message of Sharia in this study includes worship, muamalah and Islamic law, such as the obligation to wear the hijab, stay away from usury and the prohibition of bribery. The moral message in this study is the obligation to be filial to parents. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media elektronik yang semakin luas, hal tersebut memudahkan da’i dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah salah satunya melalui film pendek. Penelitian ini menggunakan analisis isi dari Creswell, teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun tujuan penelitian mengetahui pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam Web Series Ustad Milenial episode satu sampai empat. Hasil penelitian Web Series Ustad Milenial pada episode satu sampai empat ini, terdapat tiga Pesan Dakwah yang meliputi pesan Akidah berisi tentang beriman kepada Allah SWT dan beriman kepada ketentuan atau takdir yang ditetapkan Allah. Pesan Syariah dalam penelitian ini meliputi ibadah, muamalah serta hukum islam seperti kewajiban menggunakan hijab, menjahui riba dan larangan suap menyuap. Pesan Akhlak dalam penelitian ini yaitu kewajiban berbakti kepada orang tua.
Pesan dakwah di Akun TikTok Aab Elkarimi: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Muhammad Aulia Firman; Chairiawaty; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6639

Abstract

Abstract. This research is motivated by the development of social media as a means of preaching and to understand what da'wah messages are contained in the Tiktok video "Aab Elkairmi". This has prompted researchers to conduct research on Aab Elkarimi's Tiktok content which contains da'wah content related to social, political, and religious issues. This research is a qualitative research with a descriptive approach, and uses a semiotic method. Charles Sanders Peirce semiotics is the semiotics used in this research. With the semiotic analysis of Charles Sanders Peirce researchers can find out the da'wah messages contained in the Tiktok account "Aab Elkarimi". As a result, the researchers found that in the short videos entitled "Mubadzir Pangan", "Monsterisasi Tauhid", "FWB", "Sesajen", "DSAS", the videos contain several elements of da'wah messages, namely: Aqidah Messages, Moral Messages, and Messages Sharia. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial sebagai sara dalam berdakwah dan untuk memahami pesan dakwah apa saja yang terkandung didalam video Tiktok “Aab Elkairmi”. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai konten Tiktok Aab Elkarimi yang berisikan konten dakwah yang berkaitan dengan isu sosial, politik, dan agama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif, dan menggunakan metode semiotika. Semiotika “Charles Sanders Peirce” adalah semiotika yang digunakan pada penelitian ini. Dengan analisis semiotika “Charles Sanders Peirce” peneliti dapat mengetahui pesan-pesan dakwah yang terdapat di akun Tiktok “Aab Elkarimi”. Hasilnya peneliti menemukan bahwa di dalam video pendek berjudul “Mubadzir Pangan”, “ Monsterisasi Tauhid”, “FWB”, ”Sesajen”, “DSAS”, video-video tersebut mengandung beberapa unsur pesan dakwah yakni: Pesan Aqidah, Pesan Akhlak, dan Pesan Syariah.
Strategi Dakwah DKM Jami Al-Huda Kepada Masyarakat Urban dan Dampaknya terhadap Pemahaman Agama di Desa Hegar Wangi Randi Wahyu Rahmadan; Komarudin Shaleh; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6680

Abstract

Abstract. The Purpose of this study was to find out the DKM Preaching strategy of the jami Alhuda mosque towards urban communities whi are rather difficult to understand the contents of the Friday sermon message using Sundanese language which influences their religious understanding, thus making urban people view that a mosque is in the midst of a rural community environment. Hegarwangi is merely a place of worship. This research uses a descriptive study method with a qualitative approach. Methods of data collection is done by means of observation, interviews, documentation. The stages of data analysis in the study, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The result of this study show that the Jami Alhuda mosque in its sermons is not effective for urban people, and urban people’s religious understanding does not develop through the Friday sermon delivered by the jami Alhuda mosque preacher in hegarwangi Village. Abstract. The Purpose of this study was to find out the DKM Preaching strategy of the jami Alhuda mosque towards urban communities whi are rather difficult to understand the contents of the Friday sermon message using Sundanese language which influences their religious understanding, thus making urban people view that a mosque is in the midst of a rural community environment. Hegarwangi is merely a place of worship. This research uses a descriptive study method with a qualitative approach. Methods of data collection is done by means of observation, interviews, documentation. The stages of data analysis in the study, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The result of this study show that the Jami Alhuda mosque in its sermons is not effective for urban people, and urban people’s religious understanding does not develop through the Friday sermon delivered by the jami Alhuda mosque preacher in hegarwangi Village.
Analisis Kritis Buku Ikigai dalam Perspektif Akidah Islam Alka Azzuraprianda; Rodliyah Khuza'i; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6740

Abstract

Abstract. Having a long and happy life is a human desire, to have this life must be balanced with the efforts made during his life, the thought of having this lifestyle arises because humans have a purpose in life. In addition to Islam, Japanese people also have similar teachings, the book is entitled Ikigai: The Secret to a Happy and Long Life, and the contents of this book have comparisons with Islamic teachings. This study aims to present the concept of ikigai life in the book, and then compare it with the perspective of Islamic teachings. In this study, it will be known what are the differences and similarities in the messages conveyed between the concept of ikigai and Islamic teachings. This type of research is qualitative, using the discourse analysis theory approach developed by Teun A. Van Dijk. The data collection technique is text observation by collecting some materials from books, journals and the internet related to the research. This research focuses on library research which is descriptive in perspective. The results of this study indicate that there are important messages for life in the concept of ikigai life in each chapter that is the focus of researchers in the book Ikigai: The Secret of Japanese Happy and Long Life, both in the text thematically, schematically, syntactically, semantically, stylistically, and rhetorically. In terms of social cognition, the mindset that occurs in Japanese society is derived from the teachings of Buddhism and there are historical and chronological differences with Islamic teachings, and in the social context, the habits practiced by Japanese people are empirical evidence of ancient Greek philosophers, but for Muslims not all can apply in life because it is contrary to faith. Abstrak. Memiliki hidup panjang umur dan bahagia adalah keinginan manusia, untuk memiliki kehidupan tersebut harus seimbang dengan upaya yang dilakukan selama hidupnya, pemikiran untuk memiliki pola hidup ini muncul karena manusia memiliki tujuan hidup. Selain Islam, masyarakat Jepang pun mempunyai ajaran serupa, buku tersebut berjudul Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur, dan isi buku ini memiliki perbandingan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan konsep hidup ikigai dalam buku tersebut, lalu dilakukan perbandingan dengan perspektif ajaran-ajaran Islam. Dalam penelitian ini akan diketahui apa perbedaan dan persamaan pesan-pesan yang disampaikan antara konsep ikigai dan ajaran Islam. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif, dengan menggunakan pendekatan teori analisis wacana yang dikembangkan Teun A. Van Dijk. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi teks dengan cara mengumpulkan beberapa bahan baik dari buku, jurnal maupun internet yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini memusatkan pada penelitian kepustakaan (Library Research) yang bersifat deskriptif perspektif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pesan-pesan penting untuk kehidupan dalam konsep hidup ikigai yang ada dalam setiap bab yang menjadi fokus peneliti dalam buku Ikigai: Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Orang Jepang, baik dalam teks secara tematik, skematik, sintaksis, semantik, stilistik, dan retoris. Dari segi kognisi sosial, pola pikir yang terjadi di masyarakat Jepang merupakan turunan dari ajaran-ajaran Buddhisme dan terdapat perbedaan secara historis dan kronologis terhadap ajaran-ajaran Islam, dan secara konteks sosial, kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Jepang merupakan bukti empiris dari fara filusuf yunani kuno, tetapi bagi umat muslim tidak semua bisa terapkan dalam kehidupan karena bertentangan dengan akidah.
Penerapan Komunikasi Islam dalam Membangun Sistem Kekerabatan Berdasarkan Adat Minagkabau Ummi Rahmi; M. Rachmat Effendi; Nandang HMZ
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6852

Abstract

Abstract. The Minangkabau people are known for their adherence to their customs and religion. This is reflected in the popular expression "adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah". Custom is part of culture, where culture is communication and communication is culture. Communication is an inseparable part of human life. Adat is a cultural heritage that is applied in people's lives. Minangkabau itself implements a matrilineal kinship system, which is conceptually different from the application of the kinship system in Islam. So it is not uncommon for pros and cons to emerge in the community. The aims of this study are as follows: (1) To find out the concept of matrilineal kinship based on Minangkabau custom. (2) To find out the role of Islamic communication in building a kinship system based on Minangkabau custom. This research uses qualitative methods with an ethnographic approach. The informants in this study were based on purposeful sampling, which was fully determined by the researcher based on the strategies and objectives that had been set. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are: there is compatibility between the concept of matrilineal kinship with the concept of kinship based on Islamic teachings and the compatibility of Islamic communication principles with the communication principles applied in forming a kinship system based on Minangkabau custom. Abstrak. Masyarakat Minangkabau terkenal dengan kepatuhan menjalankan adat dan agamanya. Hal ini tercermin dalam ungkapan populer “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”. Adat adalah bagian dari budaya, dimana budaya adalah komunikasi dan komunikasi adalah budaya. Komunikasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Adat adalah budaya warisan yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Minangkabau sendiri menerapkan sistem kekerabatan matrilineal, yang secara konseptual berbeda dengan penerapan sistem kekerabatan dalam Islam. Sehingga tak jarang muncul pro dan kontra ditengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui konsep kekerabatan matrilineal berdasarkan adat Minangkabau. (2) Untuk mengetahui peran komunikasi islam dalam membangun sistem kekerabatan berdasarkan adat Minangkabau. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan dalam penelitian ini berdasarkan purposeful sampling, yaitu ditentukan sepenuhnya oleh peneliti berdasarkan strategi dan tujuan yang telah ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ialah: adanya kesesuaian antara konsep kekerabatan matrilineal dengan konsep kekerabatan berdasarkan ajaran Islam dan adanya kesesuaian prinsip komunikasi Islam dengan prinsip komunikasi yang diterapkan dalam membentuk sistem kekerabatan berdasarkan adat Minangkabau.
Pola Komunikasi DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung dalam Meningkatkan Aspek Keagamaan terhadap Remaja Masjid Andy Ridwan; Bambang Saiful Ma'arif; Parihat Kamil
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6854

Abstract

Abstract. The development of the times has led to a condition where the way students speak is not good when communicating with peers and with teachers. This study aims to determine the da'wah program, da'wah messages, da'wah methods, barriers to da'wah, and communication patterns of DKM Al-Muttaqien Da'wah at SMA PGII 1 Bandung. This study uses a qualitative type with a descriptive approach to find the pattern of da'wah communication used by DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung in preaching to mosque youth. The results showed that the da'wah communication pattern used by DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung was the pattern of interpersonal communication and the pattern of group communication. Interpersonal communication is carried out during mentoring between mentors and students, mentors carry out interpersonal communication through an individual approach to students with the aim that students who have problems can be specifically fostered while group communication mentors carry out group communication patterns during mentoring activities with holding activities about understanding the basics of Islam in which all members communicate with all members. The point is the pattern of communication between mentors and students, students with mentors, students with students. This pattern explains that the communication that occurs is two-way and all parties are involved. Two-way communication, namely communication that is informative and persuasive and requires results. When students feel comfortable with the pattern of communication, the Da'wah of DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung will be well received by students. Abstrak. Perkembangan jaman telah mengantarkan kepada kondisi dimana cara berbicara siswa kurang baik ketika berkomunikasi dengan teman sebaya maupun dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program dakwah, pesan-pesan dakwah, metode dakwah, hambatan dakwah, dan pola komunikasi dakwah DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menemukan pola komunikasi dakwah yang digunakan oleh DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung dalam berdakwah terhadap remaja masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dakwah yang digunakan oleh DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung yaitu pola komunikasi antarpribadi dan pola komunikasi kelompok. Komunikasi antarpribadi dilakukan pada saat mentoring antara pementor dan siswa-siswi, pementor melakukan komunikasi antarpribadi melalui pendekatan individu kepada siswa-siswi yang bertujuan agar siswa-siswi yang mempunyai masalah dapat dibina secara khusus sedangkan komunikasi kelompoknya pementor melakukan pola komunikasi kelompok pada saat kegiatan mentoring dengan mengadakan kegiatan tentang memahami dasar islam yang dimana semua anggota berkomunikasi dengan semua anggota. Maksudnya adalah pola komunikasi pementor dengan siswa-siswi, siswa-siswi dengan pementor, siswa-siswi dengan siswa-siswi. Pola seperti ini menjelaskan bahwa komunikasi yang terjadi yaitu dua arah dan semua pihak terlibat. Komunikasi dua arah yaitu komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif serta memerlukan hasil. Ketika siswa-siswi merasa nyaman dengan pola komunikasinya maka dakwah DKM Al-Muttaqien SMA PGII 1 Bandung akan diterima oleh siswa-siswi dengan baik.
Pola Komunikasi Dakwah pada Instagram Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam Memotivasi Masyarakat Untuk Berzakat, Berinfak dan Bersedekah Pada Periode 2020-2022 Sarah Aulia Pebrian; Bambang Saiful Ma'arif; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6887

Abstract

Abstract. Nn The da'wah communication pattern is a role contained in the Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat program. On that basis, this research focuses on finding out the factors that influence da'wah communication patterns and examines more deeply how da'wah communication patterns are carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. In this study the researchers focused on "patterns of da'wah communication at Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, give alms and give alms in the 2020-2022 period." This study used qualitative research methods through field research with a phenomenological approach to the people of West Java who were sampled. The aim of the research is to obtain an effective da'wah communication pattern about programs organized by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat in motivating people to give zakat, donate and give alms. The results of the study found that first, the programs contained in Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat consisted of education, health, social, piety and economy. Second, the da'wah technique carried out by Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat is by the bi al-hikmah method, mau'izatul hasana and mujjadi billati hiya ahsan. In addition to these three methods, and softseling and hardseling methods. Third, opportunities are the high level of community generosity and access to increasingly sophisticated technology that makes it easy for people to access information related to zakat, donations and alms. The obstacles faced are the lack of public awareness of zakat, lack of public trust in institutions, lack of knowledge and understanding of the community. Fourth, the pattern of da'wah communication that is carried out provides motivation in behaving positively in tithing, infaq and alms. Abstrak. Pola komunikasi dakwah merupakan peranan yang terdapat dalam program Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Atas dasar itu, penelitian ini berfokus pada, untuk mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi pola komunikasi dakwah dan mengkaji lebih dalam bagaimana pola komunikasi dakwah yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat. Di penelitian ini peneliti berfokus kepada “pola komunikasi dakwah pada instagram badan amil zakat nasional provinsi jawa barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah pada periode 2020-2022.” Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi terhadap mayarakat Jawa Barat yang diambil sampel. Tujuan penelitian, untuk memperoleh pola komunikasi dakwah yang efektif tentang program yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat dalam memotivasi masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah. Hasil penelian menemukan, bahwa yang pertama, program yang terdapat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat terdiri atas, pendidikan, kesehatan, sosial, takwa dan ekonomi. Kedua, teknik dakwah yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Barat adalah dengan metode bi alhikmah, mau’izatul hasana dan mujadalah billati hiya ahsan. Selain ketiga metode tersebut, dan metode softseling dan hardseling. Ketiga, peluang adalah tingkat kedermawanan masyarakat yang tinggi dan akses teknologi yang semakin cangih ini membuat masyarakat mudah dalam mengakses informasi terkait zakat, infak dan sedekah. Adapun kendala yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap berzakat, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga, kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyaraka. Keempat, pola komunikasi dakwah yang dilakukan memberikan motivasi dalam berperilaku positif dalam berzakat, infak dan sedekah. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi, Dakwah, Motivasi

Page 8 of 16 | Total Record : 155