cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
infojournalsid@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesi
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia
ISSN : 27973999     EISSN : 27974561     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jishi.32
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia (JISHI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, dan Praktisi dari seluruh Indonesia . JISHI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Ilmu Sosial 2. Humaniora Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia (JISHI) terbit 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. JISHI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN 2797-3999 dan E-ISSN 2797-4561.
Articles 74 Documents
Komunikasi Interpersonal Perempuan Remaja Akhir yang Mengalami Ketidakhadiran Figur Ayah: Studi Fenomenologis di Jawa Barat Arifputri, Aiza Nabilla; Berliana Ramdhani, Oxana; Esfandari, Diah Agung; Priastuty, Chairunnisa Widya
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JISHI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.330

Abstract

Tingginya angka perceraian di Jawa Barat pada tahun 2024 yang mencapai 88.842 kasus berdampak pada banyak anak yang mengalami ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Kondisi ini memengaruhi perkembangan emosional dan dinamika komunikasi interpersonal, khususnya pada perempuan remaja akhir yang berada dalam tahap penting pembentukan identitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi interpersonal perempuan remaja akhir berusia 18–21 tahun yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Edmund Husserl untuk menggali makna subjektif pengalaman informan melalui tahapan reduksi fenomenologis. Data dianalisis dengan mengacu pada teori komunikasi interpersonal yang mencakup lima aspek utama: keterbukaan, empati, perilaku suportif, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan dalam aspek keterbukaan dan kesetaraan dalam komunikasi dengan keluarga, sedangkan aspek empati dan dukungan lebih banyak muncul dalam relasi pertemanan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai cara perempuan remaja akhir membentuk dan mempertahankan relasi interpersonal di tengah ketidakhadiran figur ayah, serta dapat menjadi rujukan bagi keluarga tunggal, praktisi konseling, dan pembuat kebijakan untuk merancang pendekatan komunikasi yang lebih empatik dan mendukung kesejahteraan psikososial remaja.
Implementasi Media Monitoring PT. Astra International Daihatsu Cibeureum Bandung Muhammad Ramadhan, Adi; Puji Yuhanda, Genik; Furqon Nurhakim, Taufiq
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JISHI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.331

Abstract

Jurnal penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan media monitoring PT. Astra International Daihatsu Cibeureum, Bandung. Jurnal ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis, yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Kegiatan media monitoring yang dilakukan PT. Astra International Daihatsu Cibeureum Bandung, dikhususkan mengawasi pemberitaan atau informasi yang datang dari konsumen dan pelanggan, terutama pada GMB (Google My Business) dan instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan media monitoring yang dilakukan PT. Astra International Daihatsu Cibeureum Bandung telah dilaksanakan dengan baik. Salah satu indikatornya adalah nilai atau rating pada media online, GMB, yaitu mencapai angka 4,7.
Hubungan Self-Regulated Learning dan Efikasi Diri pada Santri SMA Pondok Pesantren di Kota Samarinda: Pendekatan Kuantitatif Korelasional Alisah, Nur; Kumaidi; Farida, Rahayu
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JISHI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Self-Regulated Learning (SRL) dengan efikasi diri pada siswa SMA pondok pesantren di Kota Samarinda. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya kemandirian belajar dan keyakinan diri siswa dalam menghadapi tantangan akademik di lingkungan pesantren yang padat dan disiplin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional, melibatkan 228 siswa dari empat SMA pondok pesantren yang dipilih melalui cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala SRL dan efikasi diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara SRL dan efikasi diri (r = 0,658, p < 0,01), termasuk dalam kategori hubungan yang cukup kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan siswa dalam mengatur proses belajarnya secara mandiri, semakin tinggi pula efikasi dirinya. Rata-rata skor SRL dan efikasi diri siswa tergolong rendah, sehingga diperlukan intervensi pendidikan yang mendukung pengembangan SRL. Secara praktis, hasil ini dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pengelola pesantren dalam merancang program peningkatan kemandirian belajar dan kepercayaan diri siswa. Secara akademik, penelitian ini memperkuat bukti empirik mengenai keterkaitan antara strategi belajar mandiri dan efikasi diri di konteks pendidikan berbasis asrama.
Pengalaman Sosial Lansia dalam Pembentukan Makna Kebahagiaan: Studi Kualitatif di Panti Sahita Mulya Permatasari, Sri Metaria; Lestari, Soetji; Martono, Nanang
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JISHI - Desember 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.346

Abstract

Jumlah lansia semakin meningkat setiap tahunnya. Hal itu menjadi persoalan ketika jumlah lansia lebih banyak daripada usia produktif. Lansia dianggap beban dan keputusan keluarga memasukan lansia ke panti juga dianggap wujud penelantaran. Penelitian ini ingin menunjukkan bahwa terdapat lansia yang merasa lebih bahagia ketika tinggal di panti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman sosial lansia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling.  Analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif, melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga memasukan lansia ke panti dipengaruhi oleh kondisi keluarga, kesehatan fisik dan mental yang membutuhkan perawatan intensif, serta ketiadaan keluarga inti. Lansia juga berhasil menemukan apa yang mereka sukai dan mampu memaknai hidupnya di panti. Lansia tetap bahagia dan mampu beradaptasi. Lansia menerima perubahan hidupnya, menjalankan aktivitas di panti, berbagi cerita dengan penghuni panti dan mampu memenuhi eksistensi diri. Dengan demikian, lansia terbebas dari perasaan terisolasi, keterasingan sosial, dan kurangnya akses layanan kesehatan. Lansia juga berhasil memaknai hidupnya di panti. Temuan ini berkontribusi untuk memperkaya kajian sosiologi keluarga untuk mengubah stigma negatif panti wredha menjadi ruang sosial yang adaptif bagi lansia.