PSIKOPEDIA : Jurnal Psikologi
Jurnal Psikopedia is an open-access journal, dedicated to the wide dissemination of novel and innovative empirical research in various aspects of psychology, with a particular interest – the development of psychology and behavioral sciences in the world. Jurnal Psikologi invites manuscripts in the areas: Clinical Psychology Psychology of Education Social Relation Developmental Psychology Cognitive Psychology Neuro Psychology Jurnal Psikopedia accepts empirical-research articles in any psychology-related subjects and any research methodology (i.e., experimental, observational, ethnographic, survey, interpretive) that meet the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022): Desember"
:
11 Documents
clear
STUDI TENTANG PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA PRA-OPERASIONAL YANG INTENSITAS MENGGUNAKAN GADGET DI KELURAHAN KAKASKASEN TIGA
Milinia J. Pongai;
Tellma M. Tiwa;
Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research aims to identify and describe the effects of gadget-use intensity on preoperational age children and to find out how gadgets can be used in preoperational age children. The study subjects were married couples (2) who had preoperative children in this study. The child's cognitive development theory is the child's ability to reason and solve problems in the surrounding environment for example, when the child plays with a friend in the surrounding environment must be the child The child will study the situation, the situation surrounding him and the child will later adapt. Gadget Intensity is the degree or size of a situation, condition and activity for the purpose of having fun or breaking away from anxiety, causing pleasure to be repeated and having a certain frequency using a small set of tools that have special applications.It is also used for such games, videos, television, music, youtube as well as interesting applications in the device and is done by the child. This study used a qualitative method using a case study approach. Data collection using interviews and observations. There has been a significant cognitive development of preoperative age children based on the intensity of gadget use. This is evident from three aspects of cognitive development: symbolic thinking, egocentric thinking and intuitive thinking. The essence of using gadgets in this study is about 6 to 7 hours which allows children to start to be able to calculate simple numbers, start to be able to say basic colors both using Indonesian but also English, the child also starts to be able to do simple commands, the child starts to be able to quickly do something, the child also began to be able to imitate and do the will of her own way.
APPLIED BEHAVIOR ANALYSIS DALAM MENGUBAH EMOSI NENGATIF ANAK AUTIS DISEKOLAH LUAR BIASA PAULUS TOMOHON
Therecy Y. Mangamis;
Deetje J. Solang;
Stevi B Sengkey
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v3i4.7376
Abstrak: Pertumbuhan dan perkembangan adalah proses yang berbeda namun keduanya saling berkaitan satu sama lain dan proses tersebut merupakan perubahan yang terjadi pada setiap makhluk hidup. Salah satu permasalahan yang sering ditemukan dalam tumbuh kembang anak yaitu dalam mengolah emosi yang ada didalam diri anak tersebut. Oleh Karena itu dengan adanya penggunaan metode Applied Behavior Analysis dalam mengubah emosi negatif pada anak. Dalam penelitian bertujuan untuk mengubah emosi negatif pada anak autis di SLB Paulus Tomohon. Metode penelitian Desain eksperimen kasus tunggal (single- case experimental design) merupakan sebuah desain penelitian untuk mengevaluasi efek suatu perlakuan (intervensi) dengan kasus tunggal. Kasus tunggal dapat berupa beberapa subjek dalam satu kelompok atau subjek yang diteliti adalah tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan evaluasi sebelum diberikan perlakuan dan setalah diberikan perlakuan. Data yang diperoleh merupakan perkembangan hasil dari pemberian treatment yang dilakukan dengan baik dari pretes maupun postes. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IBU YANG MEMILIKI ANAK PENDERITA SKIZOFRENIA DI KELURAHAN MATANI TIGA KOTA TOMOHON
Heru C. Naharia;
Tellma M. Tiwa;
Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Psychological Well-being merupakan suatau kondisi dimana seseorang memiliki tujuan dalam hidupnya, apakah mereka menyadari potensi-potensi yang dimiliki, kualitas hubungannya dengan orang lain, dan sejauh mana mereka merasa bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Psychological Well-being Ibu yang memiliki anak penderita skizofrenia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah satu orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek mampu menerima keadaan masa lalunya dan menerima dirinya juga kondisi ibunya sekarang ini. Subjek memiliki hubungan sosial yang baik, mampu mengatasi tekanan-tekanan sosial yang diterima, penguasaan lingkungan yang baik dan juga tujuan hidup yang jelas. Peneliti juga menemukan bahwa ada beberapa faktor lain yang memengaruhi pencapaian dimensi-dimensi Psychological Well-being, yakni faktor ekonomi yang terbatas dan juga latar belakang pendidikan subjek yang rendah sehingga cukup memengaruhi pencapaian Psychological Well-being pada subjek khususnya dimensi penguasaan lingkungan dan tujuan hidup.
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KOMITMEN KERJA PADA KARYAWAN PT. DELTA PASIFIC INDOTUNA KOTA BITUNG
Idris Soleman;
Tellma M. Tiwa;
Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Penelitian ini berangkat dari adanya permasalahan tentang Self-efficacy dan komitmen kerja yang ada pada karyawan PT Delta Pasific indotuna kota bitung. Self-efficacy merupakan keyakinan individu mengenai kemampuan dirinya, yang tampak pada penilaian diri, evaluasi diri, serta kemampuan membuat keputusan. Komitmen kerja merupakan sikap/ perilaku karyawan untuk mempertahankan keanggotaannya, serta mendukung dan menjalankan tujuan organisasi secara suka rela. Self-efficacy yang dimiliki tenaga kerja yang baik, akan bermanfaat kepada komitmen kerja individu khususnya dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tujuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya hubungan antar Self-efficacy dengan komitmen kerja. Jumlah total subjek dalam penelitian ini adalah sebanyak 60 orang. penentuan jumlah subjek berdasarkan teknik random sampling, Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert untuk self-efficacy dan komitmen kerja. Penelititan ini menggunakan metode kuantitafif untuk menganalisis dan membuktikan hipotesis peneltian.Analsis data menggunakan metode korelasional (pearson correlation ) melalui program SPSS 26.00 dengan taraf signifikansi 0.050. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh koefisien korelasi (rxy) = 0,260 dengan signifikansi p = 0,450 (p < 0,050). Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan komitmen kerja.
STUDI TENTANG MAKNA HIDUP ISTRI SEBAGAI CAREGIVER BAGI SUAMI PENDERITA SKIZOFRENIA DI KOTA TERNATE MALUKU UTARA
Julkifli Halid;
Melkian Naharia;
Jofie H. Mandang
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Makna Hidup merupakan suatu hal penting, berharga dan memberikannilai khusus bagi seseorang. Dalam makna hidup terdapat suatu tujuan hidup yaknisemua hal yang ingin dicapai.Ketika seorang istri menjadi caregiver bagi suamipengidap Skizofrenia tentu banyak hal-hal berat yang dialami oleh istri sebagaicaregiver seperti perasaan putus asa,strees,kesedihan serta duka. Tujuan inipenelitian ini yaitu untuk melihat kemampuan istri sebagai caregiver bagi suamipenderita Skizofrenia dalam mencapai makna hidup.Penelitian ini menggunakanmetode Kualitatif studi kasus.Pengambilan data dilakukan dengan observasi danwawancara semi terstruktur. Ditemukan hasil bahwa makna hidup dapat dicapaiketika seorang caregiver memiliki kehidupan spiritual yang baik,kepribadian dirijuga menentukan seorang caregiver mampu mencapai makna hidup serta dukungandari keluarga pada caregiver dan lingkungan tempat tinggal caregiver yang bebasdari stigma negatif pada keluarga yang memiliki anggota keluarga pengidapSkizofrenia.
PENGARUH KOHESIVITAS KELOMPOK TERHADAP KEAKTIFAN BEROGANISASI DALAM PELAYANAN KOMISI PEMUDA GMIM BAIT EL TUUTU DI TONDANO
Alfiani K. Sondakh;
Joulanda A. M. Rawis;
Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kohesivitas kelompok merupakan dimensi fundamental dari struktur kelompok dan secara meyakinkan berpengaruh pada perilaku kelompok. Pada umumnya kohesivitas kelompok meningkatkan produktivitas dan kinerja kelompok, konformitas terhadap norma kelompok, memperbaiki semangat dan kepuasan kerja, mempermudah komunikasi dalam kelompok, mengurangi permusuhan dalam kelompok, meningkatkan rasa aman dan harga diri. Sedangkan keaktifan berorganisasi adalah segala bentuk atau segala sesuatu yang dapat dilakukan dan terdapat kegiatan-kegiatan yang terjadi baik fisik maupun non fisik. Kohesivitas Kelompok dapat mempengaruhi keaktifan beroganisasi. Penelititan ini menggunakan metode kuantitaif untuk mengetahuipengaruh kohesivitas kelompok terhadap keaktifan berorganisasi dalam pelayanan komisi Pemuda Gmim Bait-el Tuutu di Tondano. Sampel penelitian menggunakan sampel sebesar 25% dari 220 populasi sehingga mendapatkan hasil 55 orang. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan alat bantu program computer SPSS 26 for windows. Hasil perhitungan menggunakan rumus regresi liner sederhana dengan hasil 0. 609 yang artinya gaya kohesivitas kelompok memiliki pengaruh terhadap keaktifan berorganisi sebesar 60.9%.
HUBUNGAN KOMITMEN KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN DI PT. AIR MANADO
Benhurd F. Pamikiran;
Tellma M. Tiwa;
Meike E. Hartati
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Komitmen kerja sangat berhubungan erat dengan kinerja karyawan. Itu sebabnya pentingnya komitmen kerja aga setiap kinerja karyawan yang diperoleh tercapai. jika kinerja bagus, maka akan berdampak bagus bagi perusahaan terhadap karyawan, tetapi jika kinerja tidak bagus maka akan berdampak negative bagi perusahaan. Maka dari itu pentingnya setiap karyawan harus memiliki komitmen tinggi guna mencapai tujuan yang di visi misikan oleh perusahaan. Dapat dijelaskan juga bahwa komitmen kerja adalah sebagai suatu keadaan dimana seseorang karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaannya dalam organisasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara komitmen kerja terhadap kinerja karyawan yang ada di PT.Air Manado Pall dua. Dengan jumlah sampel yang didapatkan 38 subjek dengan menggunakan Simple Rundom Sampling. Hasil dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara Komitmen Kerja terhadap kinerja karyawan, dimana semakin tinggi Komitmen kerja maka semakin tinggi pula Kinerja karyawan. Sehingga didapatkan nilai R = 0,862 dan nilai signifikansi = 0,000.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA PADA REMAJA YANG BERSIFAT PRENVENSI PERILAKU SEKS BEBAS
Firna A. Waladin;
Tellma M. Tiwa;
Theophany D. Kumaat
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menggambarkan, serta dapat memberikan kontribusi pikiran dalam menjelaskan bagaimana komunikasi orang tua yang bersifat preventif perilaku seks bebas pada remaja yang sedang menempuh pendidikan lintaskota sehingga remaja dewasa dengan penuh kesadaran dalam menanggapi persoalan seks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 4 orang remaja dan orangtua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat keluarga partisipan memiliki pola komunikasi keluarga masing-masing. Keluarga partisipan 1 memiliki pola komunikasi keluarga tidak seimbang terpisa (Unbalanced Split Pattern) Dalam pola ini satu orang lebih mendominasi, satu orang dianggap sebagai ahli lebih dari setengah wilayah komunikasi timbal balik. Lain halnya dengan keluarga partisipan 2, dimana memiliki komunikasi yang terbuka pada setiap masalah dan kebutuhan dalam keluarga. Keluarga partisipan 2 memiliki pola komunikasi persamaan (Equality Pattern) dimana tiap individu berbagi hak yang sama dalam kesempatan berkomunikasi, peran tiap orang dijalankan secara merata. Keluarga partisipan tiga memiliki Pola Komunikasi Tak Seimbang Terpisah (Unbalanced Split Pattern) dimana pada keluarga ini meskipun ayah dari subjek oji memiliki peranan utama dalam keluarga tapi ayah dari subjek oji ini kepada oji tidak sama sekali mengekang dalam hal pergaulannya. Namun malah sebaliknya dari komunikasi yang peneliti amati bahwa subjek tiga ini memiliki aura dimuji atau disegani oleh ayahnya sehingga ayahnya ini memberikan kepercayaan penuh kepada subjek dalam pergaulannya. Dan keluarga partisipan empat memiliki pola Komunikasi Persamaan (equality pattern) dan pola Pola Komunikasi Seimbang Terpisah (Balance Split Pattern) yang dimana dalam keluarga partisipan empat ini ibu dari subjek SANI yang berperan besar dalam persoalan edukasi seks bebas dan nasehat pergaulannya subjek SANI karena ayah subjek sering ditugaskan diluarg kota dan pulang seminggu sekali bahkan hampir sebulan sekali. Sehingga itu ibunda sanilah yang menjadi peran utama dalam pola asuh keluarga ini.
HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1KAWANGKOAN
Sherina J. Ç;
Deetje J. Solang;
Sinta E. J Kaunang
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Peneltian ini merujuk pada Korelasi Antara Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert dengan Perilaku Konsumtif Pada Remaja Putri di Sma Negeri 1 Kawangkoan. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan subjek sebanyak 89 subjek. Yang di cakup oleh siswa remaja yang bersekolah di Sma Negeri 1 Kawangkoan. Tujuan dari penelitian ini adalah umtuk mengetahui apakah ada hubungan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert dengan perilaku konsumtif. Jadi hasil dari penelitian ini menunjukkan ada hubungan tipe kepribadian ekstrovert dengan perilaku konsumtif dengan koefisien korelasi 0,423 dengan kontribusi 17,9% dan ada hubungan tipe kepribadian introvert dengan perilaku konsumtif dengan koefisien korelasi 0,496 dan kontribusi 24,6%. Selain itu melalui uji independen sample test diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan perilaku konsumtif pada tipe kepribadian ekstrovert dan introvert (p>0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa kedua tipe kepribadian memiliki hubungan dengan perilaku konsumtif , jadi disarankan untuk para siswa untuk dapat mengendalikan perilaku konsumtif dengan menerapkan perilaku hidup hemat
DUKUNGAN EMOSIONAL ORANGTUA TERHADAP PEMILIHAN KARIR PRIA DAN WANITA DEWASA AWAL DI KELURAHAN WOLOAN TIGA, KECAMATAN TOMOHON BARAT, KOTA TOMOHON
Jubelina M. Wetik;
Melkian Naharia;
Gloridei L. Kapahang
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dukungan emosional orang tua terhadap pemilihan karir pria dan wanita dewasa awal di kelurahan woloan tiga, kecamatan tomohon barat, kota tomohon. Jenis penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi yaitu melihat dan mendengar lebih dekat dan terperinci penjelasan dan pemahaman individual tentang pengalaman-pengalamnnya. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari subjek kunci sebanyak 2 orang dewasa awal berusia 21 tahun dan subjek primer sebanyak 4 orang tua berusia 50 sampai 55 tahun berdomisili di Kelurahan Woloan Tiga, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon.. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dukungan emosional yang diberikan orang tua terhadap pemilihan karir sangat baik karena selain berperan dalam membantu anak memilih karir, orang tua juga sudah berperan dalam keberlangsungan pemilihan karir anak. Hal ini di buktikan dengan peran yang sudah dilakukan oleh orang tua yaitu memberikan bantuan seperti empati, peduli, kekhawatiran, penghargaan positif dan dorongan terhadap anak.