cover
Contact Name
Tom Finaldin
Contact Email
mangkusantara@yahoo.com
Phone
+6281386402020
Journal Mail Official
diah.apriliani17@gmail.com
Editorial Address
Panyileukan Asri Residence No. B6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Global Mind Jurnal Imliah Hubungan Internasional
Published by Universitas Al-Ghifari
ISSN : -     EISSN : 27750639     DOI : https://doi.org/10.53675/jgm.v4i1.989
Global Mind is a journal managed by the International Relations Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Al Ghifari University, Bandung under the guidance of the Al Ghifari University Research and Community Service Institute (LPPM). Thus, the contents of this journal are scientific writings on issues of international relations, both high politics and low politics. This journal covers foreign policy, international politics, diplomacy, dynamics of global political economy, the Asia Pacific region, the Middle East region, environment, culture, international business, Islamic economics, intermestic, etc ... However, we accept writings from various disciplines other as long as it has to do with international interactions.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional" : 6 Documents clear
GEOPOLITIK CHINA DI KAWASAN ASIA TENGGARA Fadilah, Edta Muhammad
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1069

Abstract

Abstract            Asia Tenggara adalah salah satu kawasan di Asia Pasifik yang memiliki nilai strategis tinggi khususnya di mata RRC. Bukan hanya secara ekonomi karena keberadaan dari berbagai titik strategis jalur perdagangan maritim tetapi juga di bidang militer sebagai daerah penyangga bagi terciptanya China yang kuat. Menurut analisa geopolitiknya, secara politik maupun sosial Kawasan ini memiliki kedekatan dengan RRC. Keterhubungan diantara keduanya tercipta oleh sejarah panjang dinamika kekaisaran Chian dengan kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Pada masa kini hal tersebut tidak menghilang begitu saja, bahkan RRC terlihat ingin membangkitkan keterhubugan itu kembali sesuai tingkat yang pernah ada di masa lalu. Tulisan ini akan menggunakan metode analisa geopolitik untuk membahas hubungan antara China dengan Kawasan di Asia Tenggara untuk menggali lebih jauh faktor-faktor yang membangun kondisi tersebut.Key words: Asia Pasifik, Asia Tenggara, China, Geopolitik, Metode Analisa Geopolitik
Perkembangan Integrasi Digital Untuk Mendorong Digitalisasi Ekonomi di Kawasan Asean Maulana, Arief; Suryana, Yana
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1170

Abstract

Digitalisasi ekonomi dengan cepat menjadi pendorong utama yang mampu mendorong pembangunan ekonomi yang super cepat. Namun, bertentangan dengan harapan ideal tersebut, ASEAN masih menghadapi banyak tantangan dalam mendorong integrasi digital, salah satunya adalah disparitas yang cukup besar di antara negara-negara ASEAN dalam digitalisasi ekonomi. Hampir tidak mungkin bagi semua negara ASEAN untuk mencapai setiap tingkat integrasi digital secara bersamaan, kondisi aktual (das sein) tersebut  menimbulkan adanya gap dengan tujuan utama (das sollen). Tujuan utama artikel ini adalah untuk menganalisis perkembangan digitalisasi ASEAN, menjelaskan gambaran digitalisasi ekonomi saat ini, menganalisis tantangan dalam mendorong ekonomi digital dan bagaimana komitmennya. Metode yang digunakan dalam studi ini ini adalah studi literatur dengan varian descriptive review. Hasil studi menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan peluang ekonomi digital yang terintegrasi, maka akan memacu pertumbuhan ekonomi domestik. Pemanfaatan teknologi dan inovasi digital juga mempercepat produktivitas kawasan ASEAN untuk dapat bersaing dengan regional lainnya. Hambatan-hambatan integrasi ekonomi digital yang masih dihadapi ASEAN adalah rendahnya literasi dan keterampilan digital, serta pengembangan strategi yang tidak sesuai dengan Masterplan ASEAN. Sedangkan tantangan-utama yang muncul terhadap komitmen integrasi digital antara lain adalah adanya disparitas digital yang besar antara negara-negara ASEAN.
KERJA SAMA CIRCULATE CAPITAL OCEAN FUND (CCOF) - PT TRIDI OASIS DALAM DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK MELALUI INVESTASI EKONOMI SIRKULAR 2020-2022 Lestari, Nuranti; Sulaeman, Achdijat
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1195

Abstract

Hubungan Singapura dan Indonesia mengalami peningkatan, terutama dalam sektor ekonomi dengan investasi yang meningkat, khususnya dari pengusaha Singapura di Indonesia. Namun, Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi masalah serius terkait limbah plastik. Sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia, dampaknya sangat merugikan bagi ekosistem laut, pantai, hewan laut, dan mata pencaharian nelayan. Untuk mengatasi permasalahan ini, Circulate Capital Ocean Fund (CCOF) dari Singapura berinvestasi di Indonesia, khususnya di PT Tridi Oasis, sebuah perusahaan yang berfokus pada daur ulang sampah plastik. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi PT Tridi Oasis dan mengurangi dampak negatif polusi plastik terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, menggambarkan peristiwa berdasarkan data dan fakta untuk menganalisis Kerja Sama Circulate Capital Ocean Fund (CCOF) - PT Tridi Oasis Dalam Daur Ulang Sampah Plastik Melalui Investasi Ekonomi Sirkular pada periode 2020-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ini dapat memajukan infrastruktur daur ulang sampah plastik, melindungi lingkungan, dan mengembangkan ekonomi sirkular. Dengan demikian, kerja sama ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan dana untuk masyarakat dan mempromosikan praktik ekonomi yang berkelanjutan.
The Role of Jaish Al-Adl Group in the Escalation of Conflict on the Iran-Pakistan Border R, Febiana; Burhanuddin, Agussalim
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1211

Abstract

Jaish Al-Adl is an ethnic Baloch Sunni Muslim militant group that has played a significant role in the escalation of conflict on the Iran-Pakistan border. Jaish Al-Adl was founded in 2012 and is largely composed of members of the Sunni Jundullah militia that was weakened after Iran captured the majority of its members. Jaish Al-Adl wants to liberate Sistan province in eastern Iran and Balochistan province in southwestern Pakistan. This paper will elaborate on the relationship between Iran and Pakistan, especially in the context of borders by using a qualitative approach that utilizes various secondary data that has a correlation with the role of Jaish Al-Adl in worsening relations between Iran and Pakistan. By using descriptive type, this paper will explain the situation and empirical facts accompanied by relevant arguments and show Jaish Al-Adl's controversial activities, so that Jaish Al-Adl is labeled as a militant group that further worsens relations between Iran and Pakistan.
MILITARY ENTERTAINMENT COMPLEX (MEC) DALAM FILM ACT OF VALOR SEBAGAI PROPAGANDA DAN ALAT REKRUTMEN MILITER AMERIKA SERIKAT Yoshida, Yeni Herliana
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1066

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Military Entertainment Complex(MEC) sebagai alat propaganda dan sebagai alat rekrutmen militer Amerika Serikat dalam film Act of Valor yang merupakan soft power Amerika Serikat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, serta menggunakan soft power dan military enternaiment complex sebagai alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Amerika Serikat menggunakan film Act of Valor sebagai alat untuk perekrutan anggota militer dan juga sebagai alat propaganda dengan menampilkan kehebatan pasukan militer sertamemperlihatkan kecanggihan senjata-senjata buatan Amerika Serikat. Film-film tersebut didukung dan juga didanai oleh pemerintah Amerika Serikat, yang juga bekerjasama dengan industri film Hollywood sebagai alat untuk menyampaikan kepentingan nasional yang menjadi dasar kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Kata kunci: Amerika Serikat, military entertainment complex, propaganda, soft power
GASTRODIPLOMASI INDONESIA MELALUI PROGRAM INDONESIA SPICE UP THE WORLD DI AMERIKA SERIKAT PADA TAHUN 2022-2023 Dina, Dina; Rachmawati, Neng Lina
Global Mind Vol 5, No 2 (2023): Hubungan Internasional
Publisher : Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/jgm.v5i2.1447

Abstract

Program "Indonesia Spice Up The World" adalah inisiatif gastrodiplomasi pemerintah Indonesia untuk mempromosikan kekayaan kuliner dan rempah- rempah lokal di Amerika Serikat pada 2022-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan wawancara untuk memahami strategi, hambatan, dan upaya program ini. Melibatkan lintas kementerian dan lembaga, program ini mengaktifkan empat pilar utama: produksi bumbu pangan olahan, pembukaan restoran Indonesia, promosi kuliner, dan pengembangan destinasi kuliner. Hambatan utama yang dihadapi termasuk minimnya akses pembiayaan, kualitas sumber daya manusia dalam penyusunan laporan keuangan dan bisnis, serta sulitnya akses terhadap bumbu rempah Indonesia. Untuk mengatasi hambatan ini, pemerintah meluncurkan Program IndoStar 2023 yang memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha kuliner untuk mendapatkan akses pembiayaan lebih baik, serta memperkuat hubungan diplomatik dan promosi internasional melalui kerja sama dengan KBRI, KJRI, dan lembaga terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah meningkatkan promosi kuliner Indonesia di Amerika Serikat meskipun menghadapi beberapa hambatan, dengan upaya pemerintah melalui IndoStar 2023 menunjukkan hasil positif dalam membantu pelaku usaha kuliner. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha kuliner, dan masyarakat lokal maupun internasional memperkuat implementasi program ini. Melalui pendekatan konstruktivisme yang mengedepankan kolaborasi dan pembelajaran bersama, program ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor rempah-rempah Indonesia dan memperkenalkan kuliner Indonesia ke pangsa global dengan lebih efektif.Kata Kunci : Gastrodiplomasi, Indonesia Spice Up The World, Promosi Restoran, Ekspor Rempah-Rempah, Amerika Serikat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6