cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 32 Documents
Search results for , issue "2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12" : 32 Documents clear
HUBUNGAN PERSONAL HIGIENE TERHADAP KEJADIAN TYPOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WERU KABUPATEN SUKOHARJO Mega Sapta Utami; Sukismanto Sukismanto; Elisabeth Deta Lustiyati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.224 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.431

Abstract

Latar Belakang: Typoid menyerang semua penduduk disemua negara, seperti penyakit menular lainnya, tergantung lokasi, kondisi lingkungan setempat, dan prilaku masyarakat. Kurangnya pemeliharaan kebersihan merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit typoid.Kasus demam typoid di Kabupaten Sukoharjo masih cukup tinggi, dan setiap tahunnya kasus typoid mengalami kenaikan dari tahun 2012 sampai 2014 tercatat sebanyak 17.616 kasus typoid.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan personal hygiene terhadap kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.Metode: Rancangan penelitian ini adalah analitik observasi, dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo. Populasi kasus semua penderita tifoid bulan Januari-Juli 2016 berdasarkan rekam medik. Populasi kontrol bukan dari penderita tifoid. Sampel penelitian 35 responden kasus dan 35 responden kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan chi-square (bivariat), dengan α=0,05 dan 95 % confi dent interval.Hasil: Pada analisis bivariat terdapat terdapat hubungan antara mencuci tangan dengan sabun dengan kejadian typoid (OR=4.792, CI=1,741–13,188, p- alue=0,001, x2=9,689), terdapat hubungan antara memperhatikan kebesihan kuku dengan kejadian typoid (OR=4,008, CI=1,428–11,247, p-value=0,001, x2 =7,295), terdapat hubungan antara kebiasakan mencuci bahan makanan mentah yang akan dimakan langsung dengan kejadian typoid (OR=4,333, CI=1,569–11,967, p-value=0,000, x2=8,400). Kesimpulan: Terdapat personal higiene terhadap kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH BIDAN TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA Heny Noor Wijayanti; Ian Rossalia Pradita Putri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.693 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.143

Abstract

Latar Belakang : Begitu pentingnya memberikan ASI kepada bayi tercermin pada rekomendasi Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) yang menghimbau agar setiap ibu memberikan ASI eksklusif sampai bayinya berusia enam bulan. Persentase jumlah ibu yang memberikan ASI Eksklusif ternyata masih jauh dari target yang diharapkan, bahkan dalam Riskesdes 2013 hanya 30,2% yang berhasil memberikan ASI Eksklusif selama 0-5 bulan. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif di Wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional kuantitatif dan kualitatif. Dilakukan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta bulan Juni-Agustus 2016. Populasi dan sampel yaitu ibu menyusui yang memiliki anak usia 6 bulan sebanyak 55 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel dengan uji statistik Fisher's Exact Test. Hasil : Uij korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta (p = 0,059). Kesimpulan : Secara statistik tidak ada hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif. Harapannya dengan penelitian ini akan menciptakan solusi-solusi terhadap kendala-kendala yang umumnya terjadi dimasyarakat berguna untuk mendukung/ meningkatkan sosialisasi program ASI Eksklusif sehingga hasil sosialisasi program tersebut lebih optimal. Kata Kunci  : Pendidikan Kesehatan, ASI Eksklusif

Page 4 of 4 | Total Record : 32