Heny Noor Wijayanti
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN IBU HAMIL TERHADAP KEMAMPUAN DUKUN BAYI DENGAN PEMILIHAN JENIS TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI PUSKESMAS BANCAK KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG Heny Noor Wijayanti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.581 KB) | DOI: 10.35842/mr.v10i3.142

Abstract

Latar Belakang : Masalah kematian itu masih merupakan masalah pokok yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Bancak dari 354 kelahiran pada tahun 2008, 88,7% persalinan ditangani oleh bidan dan 11,3 % persalinan ditangani oleh dukun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepercayaan ibu hamil terhadap kemampuan dukun bayi dengan pemilihan jenis tenaga penolong persalinan.Metode dan Subyek : Metode penelitian adalah cross sectional study. Populasi adalah ibu hamil berjumlah 109 orang. Sampel diambil dengan metode quata sampling yang berjumlah 86 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat.Hasil : Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang bermakna antara tingkat kepercayaan ibu hamil terhadap kemampuan dukun bayi dengan pemilihan jenis tenaga penolong persalinan dengan nilai p 0,001 < 0,05. Kata Kunci           : Kepercayaan, Ibu Hamil, Penolong Persalinan ABSTRACTBackground : The problem of death is still the main problem faced by the nation of Indonesia. In the area of workplace health Bancak from 354 births in the year 2008, 88.7% by midwives childbirth and childbirth 11.3% by the shaman. Goal of this research is to know the level of trust in relation to the ability of mother pregnancy with a labor helper baby selection of the type of auxiliary health. Method and Subject : Method of research is a cross sectional study. Population is the mother pregnancy of 109 people. Research sample is taken with the sampling method quata of 86 people. The data analysis done in univariat and bivariat. Results : Test results showed statistically meaningful relationship between the level of confidence in the ability of mother pregnancy with a labor helper baby selection of the type of confinement with auxiliary value 0.001 p <0.05. Keywords              : Believe, Mother Pregnancy, Helper Labor
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH BIDAN TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA Heny Noor Wijayanti; Ian Rossalia Pradita Putri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.693 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.143

Abstract

Latar Belakang : Begitu pentingnya memberikan ASI kepada bayi tercermin pada rekomendasi Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) yang menghimbau agar setiap ibu memberikan ASI eksklusif sampai bayinya berusia enam bulan. Persentase jumlah ibu yang memberikan ASI Eksklusif ternyata masih jauh dari target yang diharapkan, bahkan dalam Riskesdes 2013 hanya 30,2% yang berhasil memberikan ASI Eksklusif selama 0-5 bulan. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif di Wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional kuantitatif dan kualitatif. Dilakukan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta bulan Juni-Agustus 2016. Populasi dan sampel yaitu ibu menyusui yang memiliki anak usia 6 bulan sebanyak 55 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel dengan uji statistik Fisher's Exact Test. Hasil : Uij korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta (p = 0,059). Kesimpulan : Secara statistik tidak ada hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif. Harapannya dengan penelitian ini akan menciptakan solusi-solusi terhadap kendala-kendala yang umumnya terjadi dimasyarakat berguna untuk mendukung/ meningkatkan sosialisasi program ASI Eksklusif sehingga hasil sosialisasi program tersebut lebih optimal. Kata Kunci  : Pendidikan Kesehatan, ASI Eksklusif
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar Heny Noor Wijayanti
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 4 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.201

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian dari kesehatan tubuh seseorang secara umum dan termasuk faktor yang paling penting dalam pertumbuhan normal anak. Permasalahan pada gigi dan mulut bisa berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Berdasarkan hasil Riskesda, permasalahan terkait kesehatan pada bagian gigi dan mulut misalnya karies dan gigi berlubang masih cukup tinggi. Kesadaran seseorang dalam merawat dan menjaga gigi sejak dini merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh. Jadi, siswa sekolah dasar sangat perlu diberikan bekal ilmu pengetahuan mengenai kesehatan pada gigi dan mulut termasuk bagaimana cara menggosok gigi yang sesuai. kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan, pemahaman dan keterampilan siswa SD mengenai kesehatan pada gigi dan mulut. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD IT Salman Al Farisi 2 sebanyak 29 anak yang merupakan perwakilan dari kelas 3 Al Idrisi. Tahapan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pembukaan, penyuluhan, diskusi Tanya jawab, praktek cara menggosok gigi dengan media phantom, pemberian souvenir, penutup dan foto bersama. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sukses saat pemberian edukasi dan demonstrasi cara menggosok gigi. Para siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar dan menirukan cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya pemahaman yang lebih baik termasuk juga kemampuan mereka dalam menyikat gigi.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar Heny Noor Wijayanti
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 4 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.201

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian dari kesehatan tubuh seseorang secara umum dan termasuk faktor yang paling penting dalam pertumbuhan normal anak. Permasalahan pada gigi dan mulut bisa berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Berdasarkan hasil Riskesda, permasalahan terkait kesehatan pada bagian gigi dan mulut misalnya karies dan gigi berlubang masih cukup tinggi. Kesadaran seseorang dalam merawat dan menjaga gigi sejak dini merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh. Jadi, siswa sekolah dasar sangat perlu diberikan bekal ilmu pengetahuan mengenai kesehatan pada gigi dan mulut termasuk bagaimana cara menggosok gigi yang sesuai. kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan, pemahaman dan keterampilan siswa SD mengenai kesehatan pada gigi dan mulut. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD IT Salman Al Farisi 2 sebanyak 29 anak yang merupakan perwakilan dari kelas 3 Al Idrisi. Tahapan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pembukaan, penyuluhan, diskusi Tanya jawab, praktek cara menggosok gigi dengan media phantom, pemberian souvenir, penutup dan foto bersama. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sukses saat pemberian edukasi dan demonstrasi cara menggosok gigi. Para siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar dan menirukan cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya pemahaman yang lebih baik termasuk juga kemampuan mereka dalam menyikat gigi.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar Heny Noor Wijayanti
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 4 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.201

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian dari kesehatan tubuh seseorang secara umum dan termasuk faktor yang paling penting dalam pertumbuhan normal anak. Permasalahan pada gigi dan mulut bisa berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Berdasarkan hasil Riskesda, permasalahan terkait kesehatan pada bagian gigi dan mulut misalnya karies dan gigi berlubang masih cukup tinggi. Kesadaran seseorang dalam merawat dan menjaga gigi sejak dini merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh. Jadi, siswa sekolah dasar sangat perlu diberikan bekal ilmu pengetahuan mengenai kesehatan pada gigi dan mulut termasuk bagaimana cara menggosok gigi yang sesuai. kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan, pemahaman dan keterampilan siswa SD mengenai kesehatan pada gigi dan mulut. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SD IT Salman Al Farisi 2 sebanyak 29 anak yang merupakan perwakilan dari kelas 3 Al Idrisi. Tahapan kegiatan ini dimulai dari persiapan, pembukaan, penyuluhan, diskusi Tanya jawab, praktek cara menggosok gigi dengan media phantom, pemberian souvenir, penutup dan foto bersama. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sukses saat pemberian edukasi dan demonstrasi cara menggosok gigi. Para siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar dan menirukan cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya pemahaman yang lebih baik termasuk juga kemampuan mereka dalam menyikat gigi.