cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 3 (2022)" : 6 Documents clear
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAGIC-COOL AROMATERAPI JERUK MASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA PADA REMAJA Eka Oktavianto; Mutawaqqil Mutawaqqil; Aris Aris Setyawan; Endar Timiyatun
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.432 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.672

Abstract

Latar belakang: Nyeri haid/dismenorea masih menjadi permasalahan yang banyak dialami remaja putri. Banyak dampak negatif yang diakibatkan karena dismenorea, sehingga perlu adanya suatu intervensi untuk mengatasinya. Magic-cool aromaterapi jeruk masam diduga efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenorea pada remaja putri. Tujuan: mengetahui efektifitas magic-cool aromaterapi jeruk masam terhadap nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre-post test design without control. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 20 responden. Responden pada penelitian ini adalah remaja yang mengalami dismenore pada hari pertama atau kedua menstruasi. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan kuisioner Numeric Rating Scale (NRS). Sebelum pemberian intervensi dilakukan pre-test terlebih dahulu, kemudian diberikan magic-cool aromaterapi jeruk masam yakni dengan meneteskan aromaterapi 2 tetes diaplikasikan pada sapu tangan yang lembab dan dingin yang nantinya akan diusapkan pada wajah, telinga, leher dan tangan sambil dihirup aromanya selama 15 menit. Setelah itu dilakukan  post-test. Analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan tingkat kesalahan sebesar 5% (nilai α=0,05). Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian magic-cool aromaterapi jeruk masam. Nilai rata-rata skor nyeri dismenorea sebelum pemberian aromaterapi jeruk masam sebesar 6,15, setelah pemberian aromaterapi jeruk masam rata-rata nyeri turun menjadi 4,40 (Δ mean = 1,75). Hasil analisis uji wilcoxon didapatkan nilai p = 0,000 (nilai p < 0,005), dan nilai t hitung sebesar 7,00 (nilai t tabel = 2,08). Kesimpulan: pemberian magic-cool aromaterapi jeruk masam efektif terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja.
PENGARUH PAPARAN INFORMASI ANEMIA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA MAHASISWI Umriaty Umriaty; Juhrotun Nisa
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.542 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.493

Abstract

Latar belakang: Kebutuhan zat besi pada remaja perempuan lebih besar daripada remaja laki-laki. Kebutuhan zat besi pada remaja selain digunakan untuk pertumbuhan, juga untuk mengganti zat besi yang hilang setiap bulan karena menstruasi. Hal ini menyebabkan remaja perempuan rentan mengalami anemia.  Tujuan: untuk mengetahui hubungan paparan informasi dan perilaku pencegahan anemia pada mahasiswi di Kota Tegal. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang belajar di Universitas yang ada di Kota Tegal dengan teknik pengambilan sample yaitu dengan purvosive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni s/d Juli 2020. Teknik analisa data bivariat menggunakan  Chi Square. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 94.3% responden pernah terpapar informasi terkait anemia, 56.6% informasi didapat  dari internet, 74.2% memiliki paparan informasi dengan kategori baik. Pengetahuan responden tentang anemia sebagian besar baik 67%. Sebesar 54.6% perilaku responden dalam pencegahan anemia sudah baik. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan perilaku pencegahan anemia dengan nilai p sebesar 0.388. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia. 
PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP KADAR LDL DAN HDL PADA MAHASISWI OBESITAS Sofi Herna Radinawati; Siti Wahyuningsih; Kuntari Astriana
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.575 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.764

Abstract

Latar Belakang: Overweight dan obesitas merupakan masalah kesehatan yang serius dan perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas dalam jangka panjang. Buah naga merah adalah buah yang mengandung antioksidan dan serat tinggi. Buah naga merah juga mengandung niasin, asam askorbat, dan asam palmitate yang diyakini bisa meningkatkan HDL dan menurunkan kadar LDL.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar LDL dan HDL pada mahasiswi obesitas Program Studi Gizi Program Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 10 mahasiswi obesitas Prodi Gizi Progam Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta dengan menggunakan teknik sampling accidental sampling. Intervensi berupa pemberian buah naga merah sebanyak 2,86 g/kgBB/hari setiap pagi hari sebelum sarapan pagi selama 14 hari. Pemeriksaan kadar LDL dan HDL menggunakan alat Cobas C311 dengan metode enzymatic. Analisis data menggunakan paired t-test.Hasil: Rata-rata kadar LDL sebelum intervensi 125,90 mg/dl dan setelah intervensi 107,90 mg/dl. Rata-rata kadar HDL sebelum intervensi 53,10 mg/dl dan setelah intervensi 58,30 mg/dl. Hasil uji Paired t-test pemberian buah naga merah terhadap kadar LDL diperoleh hasil p-value 0,002 (p<0,05). Hasil uji Paired t-test t pemberian buah naga merah terhadap kadar HDL diperoleh hasil p-value 0,001 (p<0,05).Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar LDL dan HDL pada mahasiswi obesitas Program Studi Gizi Program Sarjana di Universitas Respati Yogyakarta.
PENGARUH PERBEDAAN LATIHAN FOUR SQUARE STEP EXERCISE DAN LATIHAN ANKLE STRATEGY EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN LANSIA Veni Fatmawati; Indriani Indriani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.622 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.736

Abstract

Latar belakang: keseimbangan merupakan kemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak jatuh. Keseimbangan dibutuhkan untuk mempertahankan posisi dan stabilitas ketika bergerak dari satu posisi ke posisi yang lain. Akibat dari gangguan keseimbangan adalah jatuh dan sering mengarah pada injuri, kecacatan, kehilangan kemandirian dan berkurangnya kualitas hidup. Fisioterapis berperan dalam pemberian intervensi salah satunya dengan four square step exercise dan ankle strategy exercise.  Tujuan: untuk mengetahui pengaruh four square step exercise dan ankle strategy exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia. Metode: quasi ekperimental dengan pre dan post desain pada lansia di PRA Palbapang Barat,Bantul. Alat ukur dengan TUTG (Time Up and Go Test). Lansia duduk pada kursi dengan bersandar. Lutut fleksi 90°, lengan bersandar. Selanjutnya lansia berdiri, berjalan 3 meter (10 ft), berputar, jalan kembali menuju kursi dan duduk kembali bersandar. Saat berjalan dapat menggunakan alas kaki atau tanpa alas kaki. Waktu diukur dengan stopwatch mulai dari awal berdiri sampai duduk bersandar Kembali. Hasil: hasil pengujian dengan Independent t-test didapatkan nilai t = -2,353 dan nilai p=0,040 (p < 0,05). Kesimpulan: perlakuan pada kelompok four square step exercise lebih efektif dari pada ankle strategy exercise terhadap peningkatan keseimbangan lansia .
ASUPAN MAKAN, STATUS GIZI, DAN MUTU MAKANAN DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN Maria Theresa; Ari Tri Astuti; Farissa Fatimah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.701 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.742

Abstract

Latar Belakang: LOS (Length of Stay) atau lama rawat inap pasien merupakan indikator pada penilaian mutu pelayanan rumah sakit. LOS dapat dipengaruhi oleh asupan makan, status gizi, dan mutu makananan. Pasien dengan diet rendah garam biasanya memiliki asupan kurang dan penilaian mutu makanan rendah sehingga mungkin berpengaruh pada LOS. Hasil studi pendahuluan di RS Panti Rini Yogyakarta pada tahun 2017 menunjukkan rerata pemesanan diet rendah garam adalah 171 porsi per bulan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan makan, status gizi, dan mutu makanan dengan lama rawat inap pada pasien dengan diet rendah garam di RS Panti Rini Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di RS Panti Rini Yogyakarta. Desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dengan besar sampel 30 pasien rawat inap. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Agustus 2019. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar asupan makan pasien dalam kategori kurang (53,3%). Sebagian besar status gizi pasien yaitu normal (60%). Sebagian besar mutu makanan termasuk kategori memuaskan (73,3%). Sebagian besar lama rawat inap pasien yaitu > 3 hari (53,3%). Uji Chi-Square baik pada asupan makan, status gizi dan mutu makanan dengan lama rawat inap menunjukkan hasil p>0,05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara asupan makan, status gizi, dan mutu makanan dengan lama rawat inap pada pasien dengan diet rendah garam di RS Panti Rini Yogyakarta.
PEMBERIAN MINUMAN BAWANG PUTIH TUNGGAL (LANANG), CUKA APEL, JAHE MERAH, MADU, DAN LEMON DALAM MENURUNKAN KADAR TRIGLISERIDA DAN KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH HIPERKOLESTEROL Risna Daru Retma; Weni Kurdanti; Setyowati Setyowati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.25 KB) | DOI: 10.35842/mr.v17i3.797

Abstract

Latar belakang: Hiperkolesterol merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit degeneratif yang berhubungan dengan jantung, pembuluh darah, serta penyakit yang berkaiatan dengan sumbatan pada pembuluh darah. Upaya yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total antara lain dengan mengonsumsi bahan alami yakni bawang putih tunggal (lanang), cuka apel, jahe merah, lemon dan madu sehingga aman dikonsumsi serta tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi jangka panjang. Tujuan: Mengetahui pengaruh minuman bawang putih tunggal (lanang), cuka apel, jahe merah, madu, dan lemon terhadap kadar trigliserida dan kolesterol total pada tikus putih hiperkolesterol. Metode: Penelitian ini bersifat true-eksperimental dengan design Pre test-Post test Controlled yang dilaksanakan di Laboratorium PAU Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Sampel penelitian adalah 30 ekor tikus putih jantan strain Sprague Dawley dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan formula dosis I (0,75ml/200gramBB/hari), formula dosis II (1,5ml/200gramBB/hari), formula dosis III (3ml/200gramBB/hari). Kadar trigliserida dan kolesterol total diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dengan uji Paired T-test dan one-way ANOVA dilanjutkan dengan dan uji lanjut Post Hoc LSD. Hasil: Pada uji Paired T-Test didapatkan hasil jika kadar trigliserida dan kolesterol total pretest dan posttest pada tiap kelompok terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil uji one-way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan kadar trigliserida dan kolesterol total tikus putih yang signifikan dengan nilai p=0.000 (p<0.05) pada ketiga kelompok perlakuan. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian minuman bawang putih tunggal (lanang), cuka apel, jahe merah, madu, dan lemon dengan dosis 0,75ml/200gramBB/hari, 1,5ml/200gramBB/hari dan 3ml/200gramBB/hari dalam membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total pada tikus putih hiperkolesterol.

Page 1 of 1 | Total Record : 6