cover
Contact Name
RANDI EKA PUTRA
Contact Email
randiekaputra23@gmail.com
Phone
+6282284569186
Journal Mail Official
randiekaputra23@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO Jl. Rang Kayo Hitam, Cadika, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 26211629     DOI : https://doi.org/10.52060/pgsd.v5i1.893
Core Subject : Education,
Jurnal Tunas Pendidikan merupakan jurnal di bawah naungan Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, yang berisi tentang naskah artikel hasil kajian dan penelitian dalam bidang pendidikan dasar. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian dosen, mahasiswa dan guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 717 Documents
PERANAN FILSAFAT ILMU UNTUK KEMAJUAN PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI-ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Winda Trisnawati, Randi Eka Putra,
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i1.988

Abstract

This study reviews aspects of the philosophy of science that focuses on aspects of the development of science in the era of the industrial revolution 5.0. The study used a qualitative research method with a literature study approach. The collection of relevant data information is taken from various library sources such as; books, journals, news, internet in accordance with the topic of discussion. The results of this study were obtained by classifying the dimensions, elements, and sub-elements of the relationship between philosophy and science, philosophy based on its character and function, the relationship between the philosophy of science and other sciences, studying philosophy, science and the industrial revolution 5.0
THE USE OF SEMANTIC MAPPING TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY IN SENIOR HIGH SCHOOL Absharini Kardena, Sisi Yusra, Irwandi, Eliza,
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.994

Abstract

This research was based on facts that the students’ vocabulary mastery in low level.. This was due to the fact that teaching vocabulary is not only about having a lot of vocabulary but students must also understand the form and meaning of the word. In addition, semantic mapping is not applied in English textbook to teaching vocabulary at Senior high school. The goal of this research was to improve students’ vocabulary mastery. To achieve this goal, this research offered the use of semantic mapping in understanding word forms and word meanings so that students can improve their vocabulary mastery. Through analysis of the data, the researcher found that vocabulary can be taught using word formation and meaning of the word. There are several ways to explain word formation namely etymology, coinage, borrowing, compounding, blending, clipping, backformation, conversion, acronym, and derivation. In addition, semantic mapping used in understanding meaning of the word through antonym, synonym, meronym, taxonomy,monosemy, homonym, and polysemy. It is concluded that semantic mapping can be used in explain the word and its meaning. In addition, Semantic mapping is not only uses tree diagrams in explaining words but can also use various forms such as star diagram, spider diagram, fishbone diagram, cycle diagram and vocabulary graphic organizer.
PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SDN 04/II JAYA SETIA Nurhizrah Gistituati, Nurlev Avana Alwen Bentri
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i1.998

Abstract

This type of research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in 4 stages of planning, implementation, observation and reflection with 2 learning cycles. The subjects in this study were the fifth grade students of elementary school 04/II Muara Bungo, totaling 27 students. Data collection techniques are observation, test and documentation. Based on the results of the study, it can be seen that the teaching process of educators increased by 77.50% in the first cycle, then increased to 87.49% in the second cycle and the students' mathematics learning process which was 29,46% in the first cycle to 75,92% in the second cycle. It also shows an increase in students' mathematics learning outcomes, namely 14 (51.85%) students who achieve the KKM in the first cycle increasing to 22 (81.48%) who reach the KKM in the second cycle, so it can be concluded that the Educational approach Indonesian Realistic Mathematics (PMRI) can improve the process and results of learning mathematics for students at grade V of elementary School 04/II Jaya Setia.
KONTRIBUSI MADRASAH NIZHAMIYAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Doriza, Novi Revolina
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.999

Abstract

Abstrak; madrasah nizhamiyah merupakan perguruan Islam modern yang pertama di dunia, madrasah nizhamiyah mengajarkan pendidikan yang lebih khusus dengan spesifikasi bidang teologi dan hukum Islam. Lembaga pendidikan ini adalah salah satu cikal bakal lembaga pendidikan Islam modern baik dari segi kurikulum, metode pengajaran, sarana dan prasaran, adminsitrasi dan pembiayaan. Kurikulumnya berpusat pada Alquran, sastra Arab, sejarah Rasul, dan berhitung. Sistem pengajarannya menitik beratkan pada mazhab Syafi’i dan paham Asy’ariyah. Meski demikian, pada kurikulum yang digunakan terdapat perimbangan yang proporsional antara disiplin ilmu keagamaan (tafsir, hadis, fikih, kalam, dan lainnya) dan disiplin ilmu aqliyah (filsafat, logika, matematika, kedokteran, dan lainnya). Subject Curriculum difokuskan pada materi pelajaran yang diberikan berdiri sendiri, tidak berhubungan dengan pelajaran yang lain. Dalam subject curriculum, mata pelajaran diajarkan secara mandiri, dikembangkan berdasarkan keluasan pelajaran tersebut terhadap ilmu pengetahuannya. Bentuk kurikulum ini biasanya terdapat pada pelajaran utama, seperti al-Qur'an,Tafsir, Fiqh dan lain-alin. Kemudian pelajaran non-agama seperti Fisika, Biologi, Ilmu Berhitung, Kedokteran dsb, Subject Curriculum dikembangkan pada masa awal berdirinya madrasah dan pertumbuhan pendidikan Islam klasik.
KORELASI ANTARA GÜLEN MOVEMENT DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Doriza, Novi Revolina
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1000

Abstract

Abstrak: Gűlen Movement adalah gerakan sosial kemanusiaan yang dipelopori oleh Fethullah Gülen. Gerakan ini telah memberikan kontribusi nyata bagi timbulnya kesadaran bersama umat manuisa di 140 negara di dunia untuk sama-sama pengakui pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kemanusiaan yang terdiri atas cinta kasih (love), tolrenasi (tolerance), rasa perikemanusiaan (humanity), kebersamaan dan ketulusan (integrity, kebutuhan pada pendidikan (education), bimbingan dan asuhan (bringing up the young), kemerdekaan dan kebebasan (freedom), demokrasi (democracy), kesenian (art), dan pelestarian lingkungan dan konservasi alam (environment and nature). Dalam gerakan ini pendidikan menjadi misi yang sangat urgen untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai kemanusiaan tersebut. Sementara di Indonesia pendidikan karakter yang dewasa ini menjadi fokus pembahasan, dalam substansinya substansinya misi dari gerakan ini. Demikian pula Panca Jiwa Pesantren (The Five Souls of Pesantren) yakni; Kejujuran (Sincerity). Kesederhanaan, (Simplicity), moralitas yang tingi (Hight Morality), keluasaan pengetahuan (Wide Knowlwdge), dan latihan pengalaman (Experience), memiliki spirit moral yang sama dengan model pendidikan Gűlen Movement. Dengan mendiskripsikan sejarah singkat Gűlen Movement serta nilai-nilai yang diusungnya, tulisan ini mencoba mencari kunci keberhasilan model pendidikan Gűlen Movement serta korelasinya dengan karakter pendidikan di Indonesia.
PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) 1 CURUP junita, eka risma
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1001

Abstract

Abstrak:pembinaan akhlak merupakan upaya untuk menanamkan perilaku yang positif sesuai ajaran islam agar siswa menjadi pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembinaan akhlak siswa di MIN 1 Curup. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis kualitatif menurut milles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan analisis data, yakni reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan, hasil penelitian ini diketahui bahwa, pembinaan akhlak di MIN 1 Curup melalui beberapa metode yaitu, metode pembiasaan, nasihat, keteladanan, tanya jawab, dan hukuman atau punishment.
PELAKSANAAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN supriadi, anton
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1003

Abstract

Keberadaan pendidikan sangat penting dan tidak bisa dipisahkan dari keseluruhan proses kehidupan manusia. Kebutuhan manusia terhadap pendidikan bersifat mutlak baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun masyarakat dan bangsa terutama dalam proses penyampaian kebudayaan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Berbagai persoalan pendidikan saat ini belum dapat diatasi secara tuntas, antara lain: masalah rendahnya mutu lulusan, sarana pembelajaran yang sangat terbatas, kurikulum dan pembelajaran yang kurang berbasis masyarakat, kepemimpinan dan manajemen yang kurang berfokus pada mutu serta kurang akuntabel. Fenomena ini masih banyak dijumpai di sekolah-sekolah dan madrasah meskipun desentralisasi pendidikan sudah dilaksanakan begitu pula persoalan masih rendahnya sarana dan prasarana pendidikan. Hal itu disebabkan antara lain oleh kurangnya kepedulian terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki serta tidak adanya pengelolaan yang memadai. Gambaran bahwa di era globalisasi setiap perencanaan atau pengadaan pasti ditetapkan melalui sistem pengambilan keputusan. Program-program sekolah, baik yang jangka pendek maupun jangka panjang sudah seharusnya ditetapkan melalui keputusan dan dilaksanakan oleh sekolah dan dikoordinir oleh kepala sekolah sehingga pencapaian tujuan dapat dijamin keberhasilannya. Hal yang menarik dari aspek manajemen adalah proses pengambilan keputusan yang pada akhirnya menghasilkan program kerja. Program ini yang berpengaruh pada peningkatan mutu sekolah.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP SEKSUALITAS BAGI ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Addahri Hafidz Awlawi, Eka Risma Junita, Deri Wanto,
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1004

Abstract

Abstrak : Tulisan singkat ini mencoba membahas salah satu aspek pendidikan yang sangat penting dalam kehidupan manusia yaitu pendidikan seksual. Banyak orang memandang kata seks merupakan kata yang tabu untuk diperbincangkan, Dewasa ini perkembangan ilmu dan teknologi semakin pesat, mudah, dan cepat diakses oleh siapa, kapan, dan dimana saja. Informasi dan pengalaman seksual bisa diperoleh secara bebas, telanjang, dan tanpa filter. Hal ini bisa berpengaruhi secara psikis bagi anak. Jika anak memperoleh informasi dan pengalaman tentang seks yang salah akan membuat beban psikis dan mempengaruhi kesehatan seksualnya kelak. Anak-anak memiliki kebiasaan menirukan apa yang dilakukan oleh orang lain. Agama Islam adalah salah satu agama yang mengajarkan kesatuan di dalam mempelajari pengetahuan apapun terlebih soal seks. Banyaknya informasi tentang seks yang dipahami oleh remaja muslim yang demikian apa adanya mendorong pendidikan dalam dunia Islam untuk merumuskan pendidikan seks dengan demikian diharapkan mereka mampu membedakan dengan jelas dan tegas mana pendidikan seks yang mencakup nilai-nilai Islam dengan pendidikan seks yang sekuler dan terkandung cenderung menafikan kaidah kesatuan yang ada dalam nilai-nilai ajaran agama Islam
PENDEKATAN FILSAFAT ESENSIALISME DALAM PEMECAHAN MASALAH PENDIDIKAN Deri Wanto, Amriyadi,
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1006

Abstract

Esensialisme berpendapat bahwa pendidikan harus bertumpu pada nilai-nilai yangtelah teruji.nilai yg teguh, tangguh dan memiliki kekuatan sepanjang masa. Esesialisme merupakan falsapah pendidikan tradisional yang memandang bahwa nilai nilai pendidikan hendaknya bertumpu pada nilai nilai yang jelas dan tahan lama sehingga menimbulkan kestabilan dan arah yang jelas pula nilai nilai humanisme yang dipegangi oleh esensialisme dijadikan sebagai tumpuan hidupuntuk menentang kehidupan yang materialistic , sekuler, dan saintifik yang gersang dari nilai nilai kemanusiaan. Dalam perjalanan sejarahnya , filsapat pendidikan telah melahirkan berbagai pandangan , yang cendrung menimbulkan keraguan yang sulit untuk di kompromikan. Hal ini disebabakan karena masing masing pandangan berusaha mempertahankan pendapatnya sebagai suata kebenaran .pengaruh dari pandangan yang berbeda beda tersebut melahirkan berbagai aliran aliran diantaranya aliran esensialisme
TEKNOLOGI PENDIDIKAN PASCA COVID-19 Deri Wanto, M. Fery Kurniawan,
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v5i2.1007

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kemajuan bidang teknologi yang menjadi faktor penting bagi kemajuan dan peradaban. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi pendidikan pada dunia modren. Sasarannya adalah mengembangkan manusia yang berkepribadian, dan menguasai ilmu kehidupan (sains teknologi dan seni) yang memadai, dan selalu menyelesaikan masalah kehidupan sesuai dengan disiplin ilmu. Kesimpulan tulisan ini menunjukkan bahwa teknologi pendidikan akan semakin berperan dalam dunia pendidikan. Pendidikan pada masa mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan komunikasi yang memungkinkan berinteraksi dan berkolaborasi. Teknologi dapat meningkatkan kualitas belajar apabila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting dalam kesejahteraan ekonomi. Teknologi pendidikan hanya dapat diakui sebagai suatu disiplin keilmuan apabila memberikan kemungkinan untuk dilakukannya berbagai macam penelitian yang diselenggarakan dengan pendekatan yang bervariasi sesuai dengan perkembangan paradigma penelitian tentunya.