cover
Contact Name
Arisa Rahmawati Zakiyah
Contact Email
arisazakia@iainkediri.ac.id
Phone
+628113341870
Journal Mail Official
happiness@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Office Address at Jln. Sunan Ampel No. 7, Ngronggo, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Happiness : Journal of Psychology and Islamic Science
ISSN : 25800671     EISSN : 29635764     DOI : https://doi.org/10.30762/happiness
Jurnal Happines, Journal of Psychology and Islamic Science is a journal publishes research report and scientific papers in psychology, Islamic psychology and/or related sciences with the aim to advance science, knowledge, and theory of psychology and Islamic psychology. This journal is published by IAIN Kediri and managed by the Program Studi Psikologi Islam at the Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2018)" : 5 Documents clear
Hubungan Antara Self Regulated Learning Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Problem Focused Coping Mahasiswa Mohammad Mirza Firdaus; Suharnan
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.327 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i1.335

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dan Komunikasi Interpersonal dengan Problem focused coping mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Subjek penelitian ini adalah 110 mahasiswa psikologi islam, dengan menggunakan perhitungan yang telah dikembangkan oleh Isac dan Michaeal. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan Skala problem focused coping, skala self-regulated learning dan skala komunikasi interpersonal. Analisa statistik menggunakan analisis regresi, menunjukkan angka koefisian korelasi sebesar 1.881 dengan nilai p = 0.00 (p < 0.05); nilai korelasi antara self-regulated learning dengan problem focused coping sebesar -0.008 dan p=0.993 (p > 0.05) hasil ini menunjukkan tidak ada hubungan self-regulated learning dengan problem focused coping, sedangkan nilai korelasi antara komunikasi interpersonal dengan problem focused coping sebesar 61.337 dan p=0.00 (p<0.05) hal ini menunjukkan ada hubungan antara komunikasi interpersonal dengan problem focused coping. Nilai R Square sebesar 0.972 atau (97.2%). Artinya variabel problem focused coping dipengaruhi oleh selfregulated learning dan komunikasi interpersonal sebesar 97.2 % sedang 2.8 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini seperti dukungan social, motivasi kedisiplinan dan lain-lain.
Intervensi Psikologis Dalam Program Pengajaran Individual (Ppi) Pada Siswa Dengan Kesulitan Belajar Khusus Novi Wahyu Winastuti; Wahyu Noverahela
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.7 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i1.336

Abstract

Sekolah reguler yang memberikan pendidikan khusus kepada Anak Berkebutuhan Khusus ini dikenal dengan nama Sekolah Inklusi. Di sekolah inklusi, anak berkebutuhan khusus mendapatkan program pengajaran khusus yang menyesuaikan dengan kondisi anak, yaitu Program Pengajaran Individual (PPI). Penelitian ini ingin memberikan salah satu desain PPI yang bisa digunakan untuk mendampingi siswa dengan Kesulitan Belajar Khusus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah satu orang siswa kelas 3 di sekolah inklusi di kota Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan tes kecerdasan Stanford-Binet. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisa guna memastikan kondisi subjek saat ini. Guna memastikan keabsahan data maka dilakukan ketekunan pengamatan dan triangulasi sumber data. Dari penelitian ini diperoleh gambaran bahwa prestasi akademik yang rendah pada subjek disebabkan karena siswa mengalami kesulitan belajar khusus yaitu disleksia dan disgrafia. Berdasarkan hasil identifikasi ini maka disusunlah Program Pengajaran Individual (PPI) untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan psikomotorik siswa. Metode yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis adalah metode Fernaid yaitu metode pengajaran membaca multisensoris yang diberikan dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dimana siswa terlibat aktif dalam menentukan kata yang akan dipelajari. Untuk meningkatkan keterampilan psikomotor maka diberikan senam otak, seperti brain buttock, cross crawl, lazy 8’s, double doodle, arm activation,dan alphabeth 8’s. Diharapkan desain ini lebih mudah dipahami dan dijadikan contoh dalam pembuatan PPI oleh Guru Pendamping Khusus
Pengaruh Mindfulness Terhadap Agresivitas Melalui Regulasi Emosi Pada Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar Syafruddin Faisal Thohar
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.768 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i1.337

Abstract

Mindfulness berpengaruh terhadap agresivitas pada remaja. Pengaruh tersebut diduga terjadi secara tidak langsung melalui regulasi emosi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tidak langsung variabel mindfulness terhadap agresivitas melalui regulasi emosi. Penelitian ini melibatkan 115 orang narapidana yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Blitar. Pengambilan data menggunakan instrumen Toronto Mindfulness Scale (TMS) untuk mengukur mindfulness, Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS-16) untuk mengukur kesulitan dalam meregulasi emosi dan Agression scale untuk mengukur agresivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness dan regulasi emosi berpengaruh secara signifikan terhadap agresivitas. Mindfulness berkontribusi mempengaruhi regulasi emosi, dan secara tidak langsung mindfulness berpengaruh terhadap agresivitas melalui regulasi emosi dengan nilai koefisien lebih kecil daripada pengaruh langsung.
Pengaruh Antara Kecerdasan Sosial Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Penjualan Ali Mudzakir; Moch. Muwaffiqillah; Imron Muzakki
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.786 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i1.338

Abstract

Tingkat produktivitas kerja karyawan sangat penting dalam menentukan produktivitas organisasi atau perusahaan. Karyawan pada bagian penjualan merupakan karyawan yang memiliki peran terpenting dalam menentukan tinggi rendahnya produktivitas perusahaan. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seorang karyawan pada bagian penjualan akan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, sehingga karyawan pada bagian penjualan ini memerlukan kemampuan yang baik dalam berinteraksi sosial. Kemampuan yang baik tersebut adalah kecerdasan sosial. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui seberapa jauh hubungan antara tingkat kecerdasan sosial dengan tingkat produktivitas kerja pada karyawan bagian penjualan di CV. Global Mandiri Sentosa Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah subyek 30 karyawan bagian penjualan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dimana semua populasi menjadi sampel. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kecerdasan sosial Daniel Goleman dan skala sikap Allport. Data yang ada kemudian dianalisa menggunakan teknik product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Ftabel = 3,44 dan Fhitung = 2,742, maka bisa diartikan bahwa antara kecerdasan sosial dan produktivitas menunjukkan hubungan yang linier. Besarnya nilai signifikansi kedua variable itu adalah 0,087 yang lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan diantara kedua variabel. Maka bisa disimpulkan bahwa pada subjek, kecerdasan sosial berhubungan dengan produktivitas kerja.
Bentuk Agresivitas Pada Pasien Skizofenia Di Upt (Unit Pelaksanaan Teknis) Rehabilitasi Bina Laras Kras Kediri Ratih Ari Murti; Irfan Burhani; Tatik Imadatus Sa’adati
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.317 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v2i1.339

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang mengganggu fungsi afeksi, kognisi, dan sosial. Seseorang dengan gangguan skizofrenia memiliki ciri-ciri arus pikiran yang terputus, halusinasi yang menetap, perilaku katatonik seperti perasaan yang gundah gulana serta perasaan negatif yang sering muncul seperti sikap apatis, jarang berbicara, emosi yang tumpul atau tidak wajar. Perilaku agresivitas yang dilakukan oleh seorang pasien skizofrenia disebabkan oleh rusaknya fungsi mental. Namun pada dasarnya, pasien tetap dapat melakukan perilaku agresi baik itu pada dirinya sendiri, lingkungan, dan orang-orang yang berada di sekelilingnya. Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk agresivitas pasien skizofrenia serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah 5 pasien skizofrenia yang telah dipindahkan dari RSJ ke panti rehabilitasi untuk pengembalian fungsi sosialnya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, model data (display data), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dan untuk pengecekan kebasahan data dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan yang terakhir adalah trianggulasi. Dari hasil penelitian, pasien skizofrenia melakukan perilaku agresif baik dalam bentuk verbal (bahasa) dan non verbal (fisik) yang lebih dominan dilakukan oleh pasien laki-laki dibandingkan pasien perempuan. Dengan hasil agresi fisik lebih tinggi pasien laki-laki 51% dibandingkan agresi fisik perempuan. Sedangkan untuk agresi verbal lebih tinggi pasien perempuan 77% dibandingkan pasien laki-laki. Yang mana perilaku agresif dipengaruhi oleh faktor internal seperti adanya kekuasaan dan kepatuhan serta pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang. Dan untuk faktor eksternal dipengaruhi oleh adanya provokasi dan deindividuasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5