cover
Contact Name
Novi Rosita Rahmawati
Contact Email
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Sunan Ampel St. No.7, Kediri, East Java, Indonesia, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education
ISSN : -     EISSN : 25809989     DOI : 10.30762
Core Subject : Education,
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education publishes articles on textual and fieldwork studies with various perspectives of: Islamic Studies Instructional Media of Islamic Studies Instructional Strategy of Islamic Studies Development Curriculum of Islamic Studies Management of Islamic Studies
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2018)" : 12 Documents clear
PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM: STRATEGI DERADIKALISASI DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI PESANTREN SALAF Prasetya, Budi
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.499 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.614

Abstract

Abstract: Lately rampant cases of radical in the name of religion. One of the highlights is the government especially who takes care of education. In the prevention of radical understanding, the government continues to promote character education. Character education has basic guidelines from the 1945 Constitution, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, and NKRI, and on the basis of Religion. One of the institutions that characterize character education as a deradicalization effort is Ponpes Hidayatul Mubtadi’in Salatiga. There are taught various character education through teaching, role model, and practice. With a strong character education then alumni of education at salaf pesantren will be far from radical understanding Abstrak: Akhir-akhir ini marak kasus-kasus radikal yang mengatasnamakan agama. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemerintah terutama yang mengurusi pendidikan. Dalam pencegahan paham radikal, pemerintah terus menggalakkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter mempunyai dasar pedoman dari UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, serta dengan dasar dari Agama. Salah satu instansi yang mengedapankan pendidikan karakter sebagai upaya deradikalisasi adalah Ponpes Hidayatul Mubtadiin Salatiga. Disana diajarkan berbagai macam pendidikan karakter melalui pengajaran, suri tauladan, dan praktik yang dilakukan. Dengan adanya pendidikan karakter yang kuat maka alumni pendidikan di pesantren salaf akan jauh dari paham radikal.
Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Versus Pembelajaran Langsung Mashudi
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.309 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.724

Abstract

Abstract: Learning method or technique and learning strategy need to be notice in learning activities. This study aim to discusses cooperative strategy. Cooperative strategy has some elements; (1) Positif depending to each other (2)face to face meeting (3) individual responsibility (4) group and interpersonal skill (5) effective group process. Some of the cooperative learning basic theories are Behaviourism theory and constructivism theory that have differ point of view. Benefit of cooperative learning could be divided into four aspects (1) improving positive attitudes toward learning activities (2) Increasing student interaction to each other (3) improving student learning achievement ,(4) authentic assessment. Then, Jigsaw in cooperative learning is a product of social constructivism. Slavid stated technique that use appropriate approach based on social cohesive are Jigsaw, Group Investigation and learning Together (LT).   Abstrak: Salah satu masalah yang memerlukan perhatian dalam kegiatan pembelajaran adalah metode teknik, dan strategi pembelajaran (learning metbod &technique). Strategi pembelajaran kooperatif memiliki beberapa elemen antara lain; (1) Saling ketergantungan positif, (2) Tatap muka, (3) Tanggung jawab individu, (4) Keterampilan kelompok dan interpersonal, dan (5) Keefektifan proses kelompok. Teori yang mendasari pembelajaran kooperatif dengan mengikuti perspektif yang berbeda. Di antaranya adalah teori behavioristik dan teori konstruktivisme. Manfaat pembelajaran kooperatif dilihat dari empat aspek tersebut; (1)Meningkatkan sikap positif terhadap kegiatan pembelajaran, (2)Menggiatkan interaksi antarsiswa, (3)Meningkatkan prestasi belajar, dan (4)Penilaian otentik. Berikutnya Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah produk dari perspektif konstruktivisme sosial. Sebagaimana Slavin menyebutkan teknik yang menggunakan pendekatan yang sesuai dengan pandangan kohesif sosial adalah Jigsaw, Group Investigation, dan Learning Together (LT).
Pengembangan Kurikulum di SD Program Khusus Muhammadiyah Bayat, Klaten Nugroho, Awal Aqsha; Etikasari A, Ratna
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.134 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.526

Abstract

Abstract: Each component that composes the curriculum is related to each other, so that in the process of curriculum development must get the same attention. This study aims to determine the development of PAI curriculum in SD Muhammadiyah PK Bayat in terms of principles, factors, approaches, organizations, and evaluation of curriculum development and problems that hinder the development of the PAI curriculum. at SD Muhammadiyah PK Bayat. The subjects in this study were principals, curriculum staff and PAI teachers of SD Muhammadiyah PK Bayat. Data obtained from SD Muhammadiyah PK Bayat through interviews, observation and documentation. Based on the research that the development of the PAI curriculum in Muhammadiyah Elementary School PK Bayat was carried out with 4 components namely goals, material, methods and evaluation. Judging from the principles used in the curriculum development of SD Muhammadiyah PK Bayat, the principle is goal oriented, principle of relevance, principle of continuity/continuity, principle of flexibility, principle of lifelong learning, and the principle of synchronization is very relevant. Judging from the factors of curriculum development in universities, the community, and the value system it greatly influences the curriculum development of Muhammadiyah Elementary School PK Bayat. In developing the curriculum the principal together with the teacher together contribute to achieving the school’s goals. The problem faced in developing PAI curriculum at Muhammadiyah Elementary School PK Bayat lies in the limited availability of PAI teachers in schools. Abstrak: Setiap komponen yang menyusun kurikulum saling berhubungan satu sama lain, sehingga dalam proses pengembangan kurikulum harus memperoleh perhatian yang sama besarnya. Komponen-komponen tersebut yaitu komponen tujuan, isi, metode, serta komponen evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat ditinjau dari prinsip, faktor, pendekatan, organisasi, dan evaluasi pengembangan kurikulum dan masalah yang menghambat pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum serta guru PAI SD Muhammadiyah PK Bayat. Data yang diperoleh dari SD Muhammadiyah PK Bayat melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian bahwa pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terlaksana dengan 4 komponen yaitu tujuan, materi, metode dan evaluasi. Ditinjau dari prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat yaitu prinsip berorientasi pada tujuan, prinsip relevansi, prinsip kontinuitas/ berkesinambungan, prinsip fleksibilitas, prinsip belajar seumur hidup, dan prinsip sinkronisasi sudah sangat relevan. Ditinjau dari faktor pengembangan kurikulum perguruan tinggi, masyarakat, dan sistem nilai hal tersebut sangat mempengaruhi pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat adalah kombinasi dari pendekatan subjek akademis, pendekatan humanistis, pendekatan teknologis, dan pendekatan rekonstruksi sosial. Bentuk organisasi kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat menggunakan corelated curiculum. Dalam pengembangan kurikulum kepala sekolah bersama dengan guru sama-sama berkontribusi guna mencapai tujuan sekolah. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terletak pada terbatasnya ketersediaan guru PAI di sekolah.
PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS KURIKULUM SYARIAH DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTTA BARAT SURAKARTA Widodo; Zumaroh, Siti
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.626 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.723

Abstract

Abstract: This study aims to determine implementation, constraints, and implementation solutions for child friendly education based syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Type of qualitative research. The results of the research are (1) Implementation of syariah-based child- friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta is implied with convenient schools, easy-to-ask students, does not hesitate to criticize teachers, fulfill children’s needs, good security, and participate in new teacher election. (2) Obstacles implementation of child-friendly education based on syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat lies in the competence of new teachers who have not been able to understand the meaning of syariah curriculum, human resources are still not qualified. (3) The implementation solution of syariah-based child-friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat is a new teacher combined with the old teacher, hope the  new teacher can learn with the old teacher, and the old teacher can give better explanation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, kendala, dan solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian bahwa (1) Implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta diimplikasikan dengan sekolah yang nyaman, siswa yang mudah bertanya, tidak sungkan mengkritik guru, terpenuhinya kebutuhan anak, keamanan yang baik, dan berpartisipasi dalam pemilihan guru baru. (2) Kendala implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat terletak pada kompetensi guru baru yang belum bisa memahami arti dari kurikulum syariah, SDM nya yang masih kurang mumpuni. (3) Solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat adalah guru baru digabungkan dengan guru lama, harapannya guru baru bisa belajar dengan guru lama, dan guru lama bisa memberikan penjelasan lebih baik lagi.
Model Pendidikan Agama dalam Keluarga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Rohman, Taufiqur
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.612

Abstract

Abstract: This research talk about educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city. Of the study focus of the research is that which is becoming problems it was islamic education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city and how their model religious education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city. This study adopted qualitative approaches , so the presence of researchers in the field very important considering researchers act directly as an instrument direct and a gatherer data from the observation deep and actively involved in research .The data shaped words taken from informants and respondents when they were interviewed .In other words the data clear signs from informants , data on supplementary documents .A whole the data besides the interviews obtained from observation and documentation .Data analysis done by means of review existing data , and held reduction data , presentation of data , draw conclusions and the final stages of data analysis this is have something of the validity of data. Of its reserach obtained the results of research as follows: problems it was religious education in muslim families in the village pulutan subdistrict sidorejo salatiga city caused by several factors, that is lack of attention of parents and exemplary factors of parent and child that is less interest in studying islam . Educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga 2015 city said it would follow the democratic authoritarian and models.   Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Fokus yang dikaji dalam penelitian ini adalah apa yang menjadi problematika pendidikan Islam dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga dan bagaimana Model pendidikan agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jadi kehadiran peneliti di lapangan sangat penting sekali mengingat peneliti bertindak langsung sebagai instrumen langsung dan sebagai pengumpul data dari hasil observasi yang mendalam serta terlibat aktif dalam penelitian. Data yang berbentuk kata-kata diambil dari para informan/ responden pada waktu mereka diwawancarai. Dengan kata lain data-data tersebut berupa keterangan dari para informan, sedangkan data tambahan berupa dokumen. Keseluruhan data tersebut selain wawancara diperoleh dari observasi dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan cara menelaah data yang ada, lalu mengadakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan tahap akhir dari analisa data ini adalah mengadakan keabsahan data. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Problematika Pendidikan Agama dalam Kelurga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor kurangnya perhatian dari orang tua dan faktor keteladanan dari orang tua serta minat anak yang kurang dalam mempelajari agama Islam. Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga tahun 2015 menggunakan model otoriter dan model demokratis
MENELISIK REVITALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONSEP IBNU AL QAYYIM AL-JAUZIYYAH (1292-1350 M) Ni’mah, Zetty Azizatun
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.773 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.725

Abstract

Abstract: The concept of Islamic education perspective Ibn Qayyim very relevant once applied in Islamic education in Indonesia. Character building through PAI has been very in harmony with the concept of manhaj tarbiyah offered by Ibn Al Qayyim Al Jawziyah with educational goals that include ahdaf akhlaqiyah, ahdaf jismiyyah, ahdaf Fikriyh and ahdaf maslakiyah. Like wise with the target 9 aspects that cover all disciplines with no character or akhlakul karimah left on every students. Problems that arise in the PAI either on the conceptual problem or the application problem in which das sollen PAI as an agent of character formation but das sein failed. For that need to revitalize PAI so that initial steps as character formers can be realized. In this case the concepts offered by Ibn Al Qayyim Al Jauziyyah could be the basis for educational policy makers and Muslim educators.   Abstrak: Konsep pendidikan Islam perspektif Ibnu Qayyim masih relevan diaplikasikan dalam pendidikan Islam yang ada di Indonesia. Pembangunan karakter melalui PAI sudah sangat selaras dengan konsep manhaj tarbiyah yang ditawarkan oleh Ibnu Al Qayyim Al Jauziyah dengan sasaran 9 aspeknya yang mencakup seluruh disiplin ilmu dengan tanpa meninggalkan karakter atau akhlakul karimah pada setiap peserta didik. Problem-problem yang muncul pada PAI baik pada problem konseptual atau problem aplikasinya yang mana das sollennya PAI sebagai agen pembentukan karakter tapi das seinnya mengalami kegagalan. Untuk itu perlu adanya revitalisasi PAI agar khittah awal sebagai pembentuk karakter bisa terealisasikan. Dalam hal ini konsep-konsep yang ditawarkan Ibnu Al Qayyim Al Jauziyyah bisa dijadikan dasar bagi para pembuat kebijakan pendidikan dan para pendidik Muslim.
PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM: STRATEGI DERADIKALISASI DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI PESANTREN SALAF Prasetya, Budi
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.614

Abstract

Abstract: Lately rampant cases of radical in the name of religion. One of the highlights is the government especially who takes care of education. In the prevention of radical understanding, the government continues to promote character education. Character education has basic guidelines from the 1945 Constitution, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, and NKRI, and on the basis of Religion. One of the institutions that characterize character education as a deradicalization effort is Ponpes Hidayatul Mubtadi’in Salatiga. There are taught various character education through teaching, role model, and practice. With a strong character education then alumni of education at salaf pesantren will be far from radical understanding Abstrak: Akhir-akhir ini marak kasus-kasus radikal yang mengatasnamakan agama. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemerintah terutama yang mengurusi pendidikan. Dalam pencegahan paham radikal, pemerintah terus menggalakkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter mempunyai dasar pedoman dari UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, serta dengan dasar dari Agama. Salah satu instansi yang mengedapankan pendidikan karakter sebagai upaya deradikalisasi adalah Ponpes Hidayatul Mubtadiin Salatiga. Disana diajarkan berbagai macam pendidikan karakter melalui pengajaran, suri tauladan, dan praktik yang dilakukan. Dengan adanya pendidikan karakter yang kuat maka alumni pendidikan di pesantren salaf akan jauh dari paham radikal.
Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Versus Pembelajaran Langsung Mashudi
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.724

Abstract

Abstract: Learning method or technique and learning strategy need to be notice in learning activities. This study aim to discusses cooperative strategy. Cooperative strategy has some elements; (1) Positif depending to each other (2)face to face meeting (3) individual responsibility (4) group and interpersonal skill (5) effective group process. Some of the cooperative learning basic theories are Behaviourism theory and constructivism theory that have differ point of view. Benefit of cooperative learning could be divided into four aspects (1) improving positive attitudes toward learning activities (2) Increasing student interaction to each other (3) improving student learning achievement ,(4) authentic assessment. Then, Jigsaw in cooperative learning is a product of social constructivism. Slavid stated technique that use appropriate approach based on social cohesive are Jigsaw, Group Investigation and learning Together (LT).   Abstrak: Salah satu masalah yang memerlukan perhatian dalam kegiatan pembelajaran adalah metode teknik, dan strategi pembelajaran (learning metbod &technique). Strategi pembelajaran kooperatif memiliki beberapa elemen antara lain; (1) Saling ketergantungan positif, (2) Tatap muka, (3) Tanggung jawab individu, (4) Keterampilan kelompok dan interpersonal, dan (5) Keefektifan proses kelompok. Teori yang mendasari pembelajaran kooperatif dengan mengikuti perspektif yang berbeda. Di antaranya adalah teori behavioristik dan teori konstruktivisme. Manfaat pembelajaran kooperatif dilihat dari empat aspek tersebut; (1)Meningkatkan sikap positif terhadap kegiatan pembelajaran, (2)Menggiatkan interaksi antarsiswa, (3)Meningkatkan prestasi belajar, dan (4)Penilaian otentik. Berikutnya Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah produk dari perspektif konstruktivisme sosial. Sebagaimana Slavin menyebutkan teknik yang menggunakan pendekatan yang sesuai dengan pandangan kohesif sosial adalah Jigsaw, Group Investigation, dan Learning Together (LT).
Pengembangan Kurikulum di SD Program Khusus Muhammadiyah Bayat, Klaten Nugroho, Awal Aqsha; Etikasari A, Ratna
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.526

Abstract

Abstract: Each component that composes the curriculum is related to each other, so that in the process of curriculum development must get the same attention. This study aims to determine the development of PAI curriculum in SD Muhammadiyah PK Bayat in terms of principles, factors, approaches, organizations, and evaluation of curriculum development and problems that hinder the development of the PAI curriculum. at SD Muhammadiyah PK Bayat. The subjects in this study were principals, curriculum staff and PAI teachers of SD Muhammadiyah PK Bayat. Data obtained from SD Muhammadiyah PK Bayat through interviews, observation and documentation. Based on the research that the development of the PAI curriculum in Muhammadiyah Elementary School PK Bayat was carried out with 4 components namely goals, material, methods and evaluation. Judging from the principles used in the curriculum development of SD Muhammadiyah PK Bayat, the principle is goal oriented, principle of relevance, principle of continuity/continuity, principle of flexibility, principle of lifelong learning, and the principle of synchronization is very relevant. Judging from the factors of curriculum development in universities, the community, and the value system it greatly influences the curriculum development of Muhammadiyah Elementary School PK Bayat. In developing the curriculum the principal together with the teacher together contribute to achieving the school’s goals. The problem faced in developing PAI curriculum at Muhammadiyah Elementary School PK Bayat lies in the limited availability of PAI teachers in schools. Abstrak: Setiap komponen yang menyusun kurikulum saling berhubungan satu sama lain, sehingga dalam proses pengembangan kurikulum harus memperoleh perhatian yang sama besarnya. Komponen-komponen tersebut yaitu komponen tujuan, isi, metode, serta komponen evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat ditinjau dari prinsip, faktor, pendekatan, organisasi, dan evaluasi pengembangan kurikulum dan masalah yang menghambat pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum serta guru PAI SD Muhammadiyah PK Bayat. Data yang diperoleh dari SD Muhammadiyah PK Bayat melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian bahwa pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terlaksana dengan 4 komponen yaitu tujuan, materi, metode dan evaluasi. Ditinjau dari prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat yaitu prinsip berorientasi pada tujuan, prinsip relevansi, prinsip kontinuitas/ berkesinambungan, prinsip fleksibilitas, prinsip belajar seumur hidup, dan prinsip sinkronisasi sudah sangat relevan. Ditinjau dari faktor pengembangan kurikulum perguruan tinggi, masyarakat, dan sistem nilai hal tersebut sangat mempengaruhi pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat. Adapun pendekatan yang digunakan dalam pengembangan kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat adalah kombinasi dari pendekatan subjek akademis, pendekatan humanistis, pendekatan teknologis, dan pendekatan rekonstruksi sosial. Bentuk organisasi kurikulum SD Muhammadiyah PK Bayat menggunakan corelated curiculum. Dalam pengembangan kurikulum kepala sekolah bersama dengan guru sama-sama berkontribusi guna mencapai tujuan sekolah. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah PK Bayat terletak pada terbatasnya ketersediaan guru PAI di sekolah.
PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS KURIKULUM SYARIAH DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTTA BARAT SURAKARTA Widodo; Zumaroh, Siti
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.723

Abstract

Abstract: This study aims to determine implementation, constraints, and implementation solutions for child friendly education based syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Type of qualitative research. The results of the research are (1) Implementation of syariah-based child- friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta is implied with convenient schools, easy-to-ask students, does not hesitate to criticize teachers, fulfill children’s needs, good security, and participate in new teacher election. (2) Obstacles implementation of child-friendly education based on syariah curriculum in SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat lies in the competence of new teachers who have not been able to understand the meaning of syariah curriculum, human resources are still not qualified. (3) The implementation solution of syariah-based child-friendly education at SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat is a new teacher combined with the old teacher, hope the  new teacher can learn with the old teacher, and the old teacher can give better explanation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, kendala, dan solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta. Jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian bahwa (1) Implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat Surakarta diimplikasikan dengan sekolah yang nyaman, siswa yang mudah bertanya, tidak sungkan mengkritik guru, terpenuhinya kebutuhan anak, keamanan yang baik, dan berpartisipasi dalam pemilihan guru baru. (2) Kendala implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat terletak pada kompetensi guru baru yang belum bisa memahami arti dari kurikulum syariah, SDM nya yang masih kurang mumpuni. (3) Solusi implementasi pendidikan ramah anak berbasis kurikulum syariah di SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat adalah guru baru digabungkan dengan guru lama, harapannya guru baru bisa belajar dengan guru lama, dan guru lama bisa memberikan penjelasan lebih baik lagi.

Page 1 of 2 | Total Record : 12