cover
Contact Name
Yusran
Contact Email
iqt.fuf@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6282136764704
Journal Mail Official
iqt.fuf@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jalan H.M.Yasin Limpo No.36, Romang Polong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kode Pos 92118
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tafsere
ISSN : 23552255     EISSN : 29628474     DOI : -
Core Subject : Religion,
Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of the Quran, and Tafsir studies. Tafsere was published by the Department of Quranic and Tafsir Studies, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2017)" : 8 Documents clear
AIR PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN SAINS Hasyim Haddade
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.764 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang makna dan hakikat air ditinjau dari al-Qur’an dan sains. Al-Qur’an memberikan petunjuk bagi manusia agar berpikir, merenung, menghayati dan melihat segala apa yang telah Allah ciptakan bagi manusia yaitu berupa air. Ketika manusia telah menggunakan akalnya untuk berpikir dan meneliti air lebih jauh dan dapat membuktikannya bahwa air adalah merupakan unsur terpenting dalam kehidupan makhluk hidup di planet bumi ini. Hingga ilmu pengetahuan mampu menyibak tabir yang terkandung di dalam air sehingga dapat merasakan begitu pentingnya air bagi kehidupan.
SYUKUR DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Muhammad Irham A Muin
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.56 KB)

Abstract

Beragam ayat yang membicarakan tentang syukur, Artikel ini memaparkan hasil telaah terhadap ayat-ayat syukur di dalam al-Qur’an. Salah satu ayat di dalam Q.S. Luqman (31):  12. Terjemahnya: dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". Syukur merupakan akhlak terpuji yang harus diimplementasikan pada segala linik kehidupan manusia.
AIR PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN SAINS Hasyim Haddade
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.764 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang makna dan hakikat air ditinjau dari al-Qur’an dan sains. Al-Qur’an memberikan petunjuk bagi manusia agar berpikir, merenung, menghayati dan melihat segala apa yang telah Allah ciptakan bagi manusia yaitu berupa air. Ketika manusia telah menggunakan akalnya untuk berpikir dan meneliti air lebih jauh dan dapat membuktikannya bahwa air adalah merupakan unsur terpenting dalam kehidupan makhluk hidup di planet bumi ini. Hingga ilmu pengetahuan mampu menyibak tabir yang terkandung di dalam air sehingga dapat merasakan begitu pentingnya air bagi kehidupan.
INTERAKSI AL-QUR’AN DENGAN TRADISI PRA-QURANIK Kritik atas Pemikiran Abraham Geiger terhadap Imitatif al-Qur’an Zulhamdani Zulhamdani
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.142 KB)

Abstract

Kajian tentang interaksi antara Al-Qur’an dengan tradisi dan kitab suci pra-quranik sebagaimana dalam agama Yahudi dan Kristen merupakan kajian yang populer di kalangan Sarjana Barat. Di antara mereka adalah Abraham Geiger yang menjadi pionir garda depan sehingga mencapai kesimpulan bahwa konsepsi ajaran yang terdapat di dalam Al-Qur’an merupakan peminjaman dari konsepsi tradisi dan kitab suci sebelumnya, khususnya Yahudi. Di dalam tulisan ini, Penulis mengelaborasi konsepsi Al-Qur’an yang dinyatakan sebagai adaptasi ataupun adopsi radikal yang berujung pada imitatif al-Qur’an yang dikemukakannya. Elaborasi tersebut mengurai bentuk perkembangan kebahasaan dan asimilasinya di milieu Arab.
AL-QALBU DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Mansyur Mansyur
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.824 KB)

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana perspektif al-Qur’an tentang al-Qalb. Deskripsi tersebut terlahir dari berbagai fenomena yang cukup dilematis, dapat dilihat, dicermati dan dianalisis dalam dinamika kehidupan masyarakat, khususnya yang terkait dengan qalb manusia. Asumsi dasar yang mengilhami peneliti bahwa al-Qalb menempati posisi yang sangat urgen dalam menjalin hubungan komunikasi dengan Tuhan dan manusia serta hubungan jasmani dan rohani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan ayat-ayat terkait dengan qalb untuk mengungkap hakikat al-qalb, eksistensi al-qalb, dan urgensi al-qalb. Kemudian menjelaskan makna yang terkandung di dalam ayat-ayatnya dan menjadikan al-Qalb sebagai pusat gravitasi dari seluruh diri manusia dan fitrah memimpin untuk mempercayai Allah swt. dan para Nabi saw. yang merupakan perjanjian antara manusia dan Tuhannya.
REKONSTRUKSI SEJARAH KENABIAN DALAM TAFSIR NUZULI (Studi Kitab Fahm al-Qur’ān al-Ḥakīm: at-Tafsīr al-Wāḍiḥ ḥasb Tartīb an-Nuzūl Karya al-Jabiri) Yuliana Jamaluddin
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.335 KB)

Abstract

Sejarah dan tafsir adalah dua disiplin ilmu keislaman yang berdiri sendiri. Namun demikian, sejarah dan tafsir kemudian berupaya diintegrasikan melalui model tafsir nuzuli, yaitu tafsir yang disusun berdasarkan kronologi turunnya wahyu, dan bukan berdasarkan urutan mushaf. Al-Jabiri adalah salah seorang intelektual muslim yang menyusun tafsir dengan model nuzuli, dengan keyakinan bahwa al-Qur’an yang diturunkan secara berangsur-angsur secara langsung merefleksikan perjalanan sejarah kenabian Muhammad saw. al-Qur’an adalah dokumen paling akurat yang dimiliki oleh umat Islam yang berasal dari masa awal perkembangan Islam, sebab upaya pemeliharaannya tidak pernah berhenti dilakukan. Meskipun al-Qur’an tidak menyebutkan tempat dan waktu terjadinya sebuah peristiwa sejarah secara eksplisit, namun substansi dan alur sejarah kenabian tergambar dalam tahapan-tahapan penurunan wahyu.
TRADISI MA’BACA YASIN DI MAKAM ANNANGGURU MADDAPPUNGAN (1884-1953M) Idham Hamid
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.692 KB)

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menjadi manhaj al-hayat bagi umat Islam. Kaum muslim disuruh untuk membaca dan mengamalkan agar memperoleh kebahagaiaan dunia dan akhirat. Dalam realitanya, fenomena pembacaan al-Qur’an mendapat apresiasi dan respon umat Islam dengan berbagai cara. Terdapat berbagai macam model pembacaan al-Qur’an, mulai berorientasi pada pemahaman dan pendalaman maknanya, sampai pada yang sekedar membaca al-Qur’an sebagai ibadah ritual atau untuk memperoleh ketenangan jiwa dan memperoleh keberkahan. Bahkan ada juga pembacaan al-Qur’an yang dilakukan guna mendapatkan kekuatan magis (supranatural) atau terapi pengobatan dan sebagainya. Salah satu model pembacaan al-Qur’an yang ditemukan adalah apa yang dipraktekkan oleh Santri Pondok Pesantren Salafiyah dengan membaca surah Yasin (ma’baca Yasin) atau Yasinan di makam Annangguru Maddappungan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman santri terkait praktek tradisi ma’baca Yasin di Makam Annangguru Maddappungan, memiliki beberapa bentuk pemahaman, yaitu: tawassul, mengingat mati, menunaikan hajat, dan (mattula’ bala) menolak bala. Selanjutnya, tradisi ma’baca Yasin di Makam Annangguru Maddappungan berimplikasi pada santri, yakni mampu membentuk kepribadian berlandaskan nilai-nilai qur’ani serta mampu menjadikan media dakwah untuk memperkuat karakter spritual masyarakat.
AMAL SHALEH MENURUT KONSEP AL-QURAN Tasbih Tasbih
Jurnal Tafsere Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.259 KB)

Abstract

Pokok bahasan dalan tulisan ini adalah bagaimana amal shaleh menurut konsep al-Qur’an. Jenis kajiannya adalah library researct (kajian pustaka) dengan pendekatan maudhu’i. Fungsi Al-Quran adalah hudan li al-nas, yaitu menjadi petunjuk bagi manusia. Dengan fungsi itu, al-Quran berisi tuntunan menuju jalan yang lurus. Petunjuk ke jalan yang lurus tersebut dimaksudkan agar hidup manusia bahagia dunia dan akhirat. Jalan menuju kebahagian hanya dapat dicapai dengan prestasi kebaikan. Prestasi kebaikan itu dalam terminologi moral Islam (akhlaq) disebut dengan al-'amal al-shalihat.namun kategori amal shaleh dalam al-Qur’an adalah semua perbuatan baik yang dilakukan dengan landasan iman. Apa yang dituangkan dalam  tulisan ini hanya sebatas ijtihad untuk mendekatkan pemahaman terhadap salah satu tema yang diungkap al-Qur’an.

Page 1 of 1 | Total Record : 8