cover
Contact Name
Martua E. Tambunan
Contact Email
jurnalmanajemenrisiko@gmail.com
Phone
62811992085
Journal Mail Official
jurnalmanajemenrisiko@gmail.com
Editorial Address
Magister Manajemen Universitas Kristen Indonesia Jl. Pangeran Diponegoro No.84-86, RT.2/RW.6, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Risiko
ISSN : -     EISSN : 27463982     DOI : https://doi.org/10.33541/mr
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Risiko merupakan jurnal ilmiah bagi para ahli manajemen  dan akuntansi khususnya berkaitan dengan manajemen risiko. Isi dan konten jurnal ini berdasarkan hasil penelitian, kajian pustaka dan analisa yang menggunakan metode ilmiah yang terukur. Jurnal Manajemen Risiko ini diterbitkan oleh Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia dengan jadwal penerbitan: dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 50 Documents
MANAJEMEN RISIKO BERBASIS KEY PERFORMANCE INDICATOR PADA CREDIT UNION Agustin Simatupang; Afif Rahman; Jesman Hasibuan; Juniman Telaumbanua; Agnes Hutabarat; Gad Edison; Yolanda Yunifer Pateh; M. L. Denny Tewu
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i1.4484

Abstract

ABSTRAK Penggunaan Balanced Scorecard sangat membantu perusahaan untuk memberikan pandangan mengenai kinerja sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat dan karakteristik risiko yang dihadapi oleh koperasi credit union agar dapat menetukan keputusan apa yang akan diambil oleh koperasi credit union, penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan menetapkan probabilitas munculnya risiko dan menilai peluang terjadinya risiko dikalikan dengan dampak nya terhadap koperasi credit union. Sasaran utama penelitian ini adalah Balance Score Card koperasi credit union dan alat ukur yang digunakan untuk menentukan efektivitas perusahaan adalah Key Performance Indikator (KPI). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Mitigasi risiko yang dilakukan credit union dikatakan efektif karena dapat menurunkan risk of level secara signifikan tetapi mitigasi akan lebih efisien apabila dilakukan secara bertahap karena biaya mitigasi yang sangat besar dapat mempengaruhi cash flow koperasi Credit Union. Implementasi mitigasi risiko harus langsung di respon secara cepat dan positif oleh koperasi kredit union karena dapat mempengaruhi citra koperasi credit union itu sendiri. Kata kunci: Credit Union, Management Risiko, Key Performance Indikator.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS RUMAH SAKIT RSUD dr. H. JUSUFSK) Elsa Indriyani; Somah Taufik Halawa; Fatmainnah; Tombek Robert Tua Sihombing; M. L. Denny Tewu
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i1.4485

Abstract

ABSTRAK Implementasi manajemen risiko sumber daya manusia pada industri baik sektor swasta maupun sektor pemerintah menunjukkan manajemen risiko sumber daya manusia menjadi penting bagi jalannya organisasi. Organisasi seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H JusufSK tidak terlepas untuk melakukan penerapan manajemen risiko sumber daya manusia guna meminimalisir terjadinya risiko dan juga mampu memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki untuk mencapai tujuan organisasi. Pada penelitian ini, penulis melakukan analisis terhadap penerapan manajemen risiko sumber daya manusia yang digunakan oleh RSUD dr. H. JusufSK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang menjadi kajian dari RSUD dr. H. JusufSK dalam penerapan analisis manajemen risiko dan proses penerapannya pada organisasi. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan data sekundert yang didapatkan dari RSUD dr. H. Jusuf SK. Hasil penelitian ini menunjukkan RSUD dr. H. JusufSK telah menerapkan manajemen risiko sumber daya manusia berbasis ISO 3100 dan menyusunnya dengan mempertimbangkan faktor balance scorecard dan key performance indicator. Kata kunci: manajemen risiko, balance scorecard, key performance indicator
Mengukur Risiko Kredit dengan Model Merton Tarsicius Sunaryo
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i1.4546

Abstract

Abstract: Nilai perusahaan sama dengan penjumlahan nilai saham dan nilai utang (bond atau kewajiban) perusahaan. Nilai perusahaan berfluktuasi. Bila nilai perusahaan lebih kecil dibanding nilai bond perusahaan, maka perusahaan default. KMV menentukan bahwa titik default perusahaan sama dengan nilai utang jangka pendek dan setengah dari utang jangka panjangnya. Semakin tinggi nilai perusahaan, semakin kecil perusahaan default. KMV memetakan jarak dari nilai perusahaan ke titik default ke frekuensi default (expected default frequency). Keywords: risk/credit sensitive bond,leverage, probaility of default, default point, distane to default, mapping, expeced default frequencies, credit loss, expected credit loss, credit put, credit derivative.
MITIGASI RISIKO MELALUI PENDEKATAN MULTIKULTURALISME JALAN KELUAR DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN NASIONAL Mohamad Tulus
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 1 No. 1 (2020): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v1i1.4482

Abstract

Pendekatan multikulturalisme merupakan pendekatan yang harus dikembangkan di dalam masyarakat yang merupakan paradigma pendekatan yang mampu memitigasi risiko penurunan ketahanan dengan transformasi kesadaran akan perbedaan, disampang itu pendekatan multikulturalisme dapat menjadi mitigasi risiko penurunan ketahanan nasional melalui transformasi pengetahuan tentang perbedaan sehingga dapat menjadi jalan keluar dalam meningkatkan ketahanan nasional. Alternatif ini menawarkan pendekatan berwawasan perbedaan dalam persatuan yang menyatukan. Paradigma mitigasi risiko berwawasan multikulturalisme tersebut bermuara pada terciptanya sikap masyarakat yang mau menghargai, menghormati perbedaan etnis, agama dan budaya dalam masyarakat. Untuk itu tujuan dari penelitian ini diarahkan untuk dalam rangka mitigasi peoblem ketahanan nasional saat ini, serta urugensi pendekatan multikultural terhadap ketahanan nasional. Hasil kajian menunjukan mitigasi risiko melalui pendekatan multikulturalisme harus difahami sebagai strategi pendekatan dalam mengatasi problem penurunan ketahanan nasional Indonesia saat ini. Mitigasi risiko ketahanan nasional Indonesia yang merupakan kekuatan inti bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia tergantung dari kemampuan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) untuk menghadapi arus perubahan nilai-nilai global. Kata Kunci :Mitigasi Risiko, Pendekatan Multikultural, Ketahanan Nasonal
KEY PERFORMANCE INDICATOR BERBASIS MANAJEMEN RISIKO STUDI KASUS (PT GRC MANAGEMENT ) ANISA KRISTI; ANTON RUBIANTO; MARON MBROBUKI KOIBUR; CALVIN NATHANAEL; DEWIYANTI SANGKEK; WIYANTI EVELINA NADEAK; DENNY TEWU
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 2 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v2i1.4732

Abstract

Abstract This research is aimed to understand risk-based KPI at PT GRC Management. This research is designed quantitatively by performing risk assessment from the company’s KPI. Samples used are risk that directly affect the company’s target achievement. By looking at Management Business Process which in turn possesses good quality and to reach company’s target, Risk Management is necessary in promoting better capacity and quality of human resources of the company. Keywords: KPI, Management System, Quality and Knowledge Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui KPI berbasis risiko pada PT GRC Management, Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan melakukan assessment risiko yang berangkat dari KPI Perusahaan. Sampel yang digunakan adalah risiko-risiko yang berdampak langsung terhadap pencapaian target perusahaan. Dengan melihat Proses Bisnis Manajemen yang pada akhirnya memperoleh Kualitas Mutu yang baik dan untuk mencapai target dari perusahaan maka Knowledge Manajemen sangat diperlukan dalam peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan Kata Kunci: KPI, Sistem Manajemen, Mutu dan Knowledge
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN Marsheline A.P; Sindi S.D Manalu; Filipus Teguh S; M.L Denny Tewu
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i2.5034

Abstract

Abstrak Mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa perusahaan serta perancangan tujuan di masa yang akan datang, hal ini berkaitan menggunakan penilaian kinerja keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Topik dalam penulisan jurnal ini ialah Analisis Kinerja Keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sesuai rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, serta rasio aktivitas tahun 2020 hingga dengan tahun 2022. Teknik pengumpulan data memakai penelitian lapangan melalui website BEI serta website resmi Telkom Indonesia. Penelitian ini memperoleh hasil rasio likuiditas yang memperlihatkan kenaikan sehingga menunjukkan bahwa perusahaan pada kondisi likuid, rasio solvabilitas mengalami penurunan menandakan kalau perusahaan dalam kondisi aman, sedangkan rasio profitabilitas dan rasio aktivitas menunjukkan bahwa perusahaan dalam syarat yang kurang menguntungkan sebab mengalami penurunan sehingga perlu ditingkatkan lagi. Kata Kunci : Analisis, Kinerja, Laporan, Rasio Keuangan. Abstrak Mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa perusahaan serta perancangan tujuan di masa yang akan datang, hal ini berkaitan menggunakan penilaian kinerja keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Topik dalam penulisan jurnal ini ialah Analisis Kinerja Keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sesuai rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, serta rasio aktivitas tahun 2020 hingga dengan tahun 2022. Teknik pengumpulan data memakai penelitian lapangan melalui website BEI serta website resmi Telkom Indonesia. Penelitian ini memperoleh hasil rasio likuiditas yang memperlihatkan kenaikan sehingga menunjukkan bahwa perusahaan pada kondisi likuid, rasio solvabilitas mengalami penurunan menandakan kalau perusahaan dalam kondisi aman, sedangkan rasio profitabilitas dan rasio aktivitas menunjukkan bahwa perusahaan dalam syarat yang kurang menguntungkan sebab mengalami penurunan sehingga perlu ditingkatkan lagi. Keywords : Analysis, Performance, Reports, Financial Ratios.
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Sebagai Mitigasi Risiko Manajemen Kinerja Organisasi Kenn Julian Theophillus Zega
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i2.5050

Abstract

ABSTRAK Tata kelola perusahaan yang baik merupakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang dapat membantu perusahaan untuk memitigasi risiko manajemen kinerja. Dalam praktiknya, GCG mencakup prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, keadilan, dan kewajaran. Dengan menerapkan prinsip-prinsip GCG, perusahaan dapat memastikan bahwa proses pengambilan keputusan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan adil sehingga dapat mengurangi risiko kecurangan dan manipulasi data. Beberapa praktik GCG yang dapat membantu dalam memitigasi risiko manajemen kinerja organisasi adalah pembentukan komite audit yang independen, peningkatan transparansi laporan keuangan, dan pembentukan kode etik dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Namun, tata kelola perusahaan yang baik bukanlah solusi tunggal dalam memitigasi risiko manajemen kinerja organisasi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan faktor lain seperti pengelolaan risiko yang efektif, implementasi standar etika, dan pengembangan budaya organisasi yang kuat. Dalam praktiknya, penerapan GCG sebagai bagian dari strategi manajemen risiko yang holistik dapat membantu perusahaan untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap perusahaan tersebut. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan praktik-praktik GCG dalam mitigasi risiko manajemen kinerja organisasi agar dapat meningkatkan kinerja dan meminimalkan risiko terkait dengan masalah keuangan, etika, dan tata kelola. Kata Kunci : Konsep GCG, Pemegang Saham, Penerapan GCG, OECD ABSTRACT Good Corporate Governance is the principle of good corporate governance that can help companies to mitigate performance management risks. GCG includes principles such as transparency, accountability, responsibility, fairness, and fairness. By applying GCG principles, companies can ensure that the decision-making process is carried out transparently, accountably, and fairly to reduce the risk of fraud and data manipulation. Some GCG practices that can help in mitigating organizational performance management risks are the establishment of an independent audit committee, increasing transparency of financial statements, and establishing a code of ethics and principles of good corporate governance. However, GCG is not the sole solution in mitigating organizational performance management risks, companies also need to consider other factors such as effective risk management, implementation of ethical standards, and development of a strong organizational culture. In practice, implementing GCG as part of a holistic risk management strategy can help companies achieve better performance and increase stakeholder trust. Therefore, companies need to pay attention to GCG practices in mitigating organizational performance management risks to improve performance and minimize risks related to financial, ethical, and governance issues. Keywords: GCG, GCG concept, Shareholders, GCG Implementation, OECD Keywords: GCG concept, shareholders, GCG Implementation, OECD
Resiko Sistem Manajemen Kinerja yang Buruk Terhadap Perusahaan Start Up di Indonesia. Helen Febrina; M.L. Denny Tewu
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i2.5051

Abstract

ABSTRACT This research aims to evaluate the effect of poor performance management on the failure of start-up companies in Indonesia. Start-ups are businesses engaged in developing new technology-based products or services. HR performance management is an important factor in maintaining the survival of start-ups. However, poor performance management can lead to various risks and impact start-up failure. This research uses a risk analysis method with a risk analysis matrix as a tool to identify the risks and impacts of poor performance management on start-up failure. This study involved several respondents from start-up companies (51.7%), conventional private (27.6%), contractors (12.1%) and other workforce (8.6%) in Indonesia. Data was collected through questionnaires and literature and analyzed using regression analysis. The results showed that poor performance management has a significant impact on start-up failure in Indonesia. A total of 84.5% of respondents agreed that a performance management system is very important in a company. The questionnaire results also show some of the reasons start-ups fail in Indonesia, namely: lack of capital / investors (17.2%), losing the competition (5.3%), poor performance management system (58.6%), legality policy (3.4%), products that do not fit the market (13.8%) and poor product quality (1.7%). Analysis on the matrix shows that human resource risk falls into the unacceptable (red) category, which means that mitigation is necessary because it greatly affects the failure or success of a company. Capital and competitor risks are in the Issue category (orange) so that mitigation needs to be done to reduce or minimize the occurrence of risk. Meanwhile, legality and operational risks are considered to be in the negligible risk category (green) so that mitigation is not really needed for this risk behavior. This is because legality and operational risks are considered not to interfere with the success of the company so they can still be ignored. Keywords: HR Risk, Performance Management, Risk Analysis Matrix, Start Up, Questionnaire ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh manajemen kinerja yang buruk terhadap gagalnya perusahaan start up di Indonesia. Start up merupakan bisnis yang bergerak dalam pengembangan produk atau jasa baru yang berbasis teknologi. Manajemen kinerja SDM menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan hidup start up. Namun, manajemen kinerja yang buruk dapat menyebabkan berbagai risiko dan berdampak pada kegagalan start up. Penelitian ini menggunakan metode analisis risiko dengan matriks analisis risiko sebagai alat untuk mengidentifikasi risiko dan dampak dari manajemen kinerja yang buruk terhadap gagalnya start up. Penelitian ini melibatkan beberapa responden dari perusahaan start up (51,7%), swasta konvensional (27,6%), kontraktor (12,1%) dan tenaga kerja lainnya (8,6%) di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan kepustakaan serta dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja yang buruk berdampak signifikan pada kegagalan start up di Indonesia. Sebanyak 84,5% responden setuju bahwa sistem manajemen kinerja sangat penting dalam suatu perusahaan. Hasil kuisioner juga menunjukkan beberapa alasan start up gagal di Indonesia yakni : kurang modal/ investor (17,2%), b. kalah dalam kompetisi (5,3%), sistem manajemen kinerja yang buruk (58,6%), kebijakan legalitas (3,4%), produk yang tidak sesuai dengan pasar (13,8%) dan kualitas produk yang buruk (1,7%). Analisis pada matriks menunjukkan bahwa risiko sdm masuk ke dalam kategori unacceptable (merah) yang artinya perlu dilakukan mitigasi karena sangat mempengaruhi gagal atau berhasilnya suatu perusahaan. Risiko modal dan kompetitor merupakan kategori Issue (orange) sehingga perlu dilakukan mitigasi untuk mengurangi atau meminimalis terjadinya risiko. Sedangkan risiko legalitas dan operasional dianggap ke dalam kategori risiko yang bisa diabaikan (hijau) sehingga tidak terlalu dibutuhkan mitigasi untuk perilaku risiko ini. Hal ini dikarenakan risiko legalitas dan operasional dianggap tidak mengganggu keberhasilan perusahaan sehingga masih dapat diabaikan. Kata kunci : Kuisioner, Manajemen Kinerja, Risiko SDM, Matriks Analisis Risiko,Start Up
SUSTAINABILITY REPORT DAN ENVIRONMENTAL AUDIT BESERTA RISIKONYA PADA PERUSAHAAN TERBUKA (STUDI KASUS: PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK) Natalia Jeffa Simanjuntak; Olivia Yunita Arifin; Angel Samaria; M.L. Denny Tewu
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i2.5052

Abstract

ABSTRAK Sustainability report adalah laporan penting yang harus diumumkan kepada masyarakat yang berisi kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup perusahaan dalam menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan yang bermanfaat. Environmental audit adalah salah satu cara pengelolaan lingkungan untuk mengevaluasi kinerja suatu perusahaan dan selanjutnya digunakan untuk merencanakan perbaikan pengelolaan lingkungan di masa mendatang. Program ini dilakukan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang memiliki empat kelompok usaha yang terdiri dari Produk Konsumen Bermerek, Bogasari, Agribisnis, dan Distribusi. Evaluasi program keberlanjutan yang dilakukan perusahaan sudah disampaikan dalam laporan keberlanjutan dan cukup efektif karena perusahaan mendeteksi adanya risiko lingkungan dan sudah melakukan mitigasi terhadap risiko tersebut. Kata kunci: Sustainability Report, Environmental Audit, Sustainable Development Goals. ABSTRACT Sustainability report is an important report that must be announced to the public which contains the company’s economic, financial, social, and environmental performance in running its business in a sustainable manner which is useful for improving the quality of life and a beneficial environment. Environmental audit is a way of environmental management to evaluate the performance of a company and is the used to plan improvements in environmental management in the future. This research was conducted at PT Indofood Sukses Makmur Tbk which is has four business groups consisting of Branded Consumer Products, Bogasari, Agribusiness, and Distribution. Evaluation of the sustainability program carried put by the company has been presented in their sustainability report dan is quite effective because the company detected environmental risks and has mitigated these risks. Keyword : Sustainability Report, Environmental Audit, Sustainable Development Goals.
SISTEM DAN PROSES MANAJEMEN BERBASIS MANAJEMEN RISIKO SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT PERDANA GAPURAPRIMA Yusi Kusuma
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 3 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v3i2.5053

Abstract

Abstrak Sistem dan proses manajemen berbasis manajemen risiko sumber daya manusia (SDM) menjadi penting bagi perusahaan untuk mengelola risiko-risiko yang terkait dengan sumber daya manusia. PT Perdana Gapuraprima sebagai perusahaan pengembang properti di Indonesia telah menerapkan sistem dan proses manajemen risiko SDM untuk mengelola risiko-risiko yang terkait dengan SDM secara efektif. Namun, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diatasi, seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman mengenai manajemen risiko SDM di kalangan manajer dan staf SDM, kurangnya sumber daya untuk menerapkan sistem dan proses manajemen risiko SDM, dan kurangnya pengukuran kinerja yang efektif untuk mengevaluasi efektivitas dari sistem dan proses manajemen risiko SDM. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah literatur review untuk menganalisis kajian teori mengenai sistem dan proses manajemen berbasis manajemen risiko SDM, serta untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam menerapkan sistem dan proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Perdana Gapuraprima dapat melakukan pelatihan dan sosialisasi mengenai manajemen risiko SDM secara terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai manajemen risiko SDM di kalangan manajer dan staf SDM. Selain itu perusahaan juga dapat melakukan alokasi sumber daya yang lebih efektif, melakukan outsourcing atau kerjasama dengan pihak lain yang memiliki sumber daya yang dibutuhkan, atau memperluas jaringan relasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengatasi kurangnya sumber daya. Kata kunci: Sistem manajemen, proses manajemen, manajemen risiko SDM