cover
Contact Name
Cahyo Setiawan
Contact Email
cahyos@aiska-university.ac.id
Phone
+62271-631141
Journal Mail Official
jurnalgaster@aiska-university.ac.id
Editorial Address
https://journal.aiska-university.ac.id/index.php/gaster/about/editorialTeam
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Gaster
ISSN : 18583385     EISSN : 25497006     DOI : https://doi.org/10.30787/gaster
Core Subject : Health,
Gaster is a national periodical journal which contains research articles in health sector. Gaster: Health journals are expected to be a medium for conveying scientific findings and innovations in the health sector for those in the health sector, both those engaged in the health sector. Gaster is published twice a year (February and August) by the Research Center of Aisyiyah University Surakarta. The editorial team invited health observers to express their ideas in order to improve self-professionalism and responsibility for national education. This journal was first published in 2007. Gaster is a peer reviewed journal and an open access journal that focuses on health. This focus covers the related areas and scopes related to the following : Nursing Midwifery Physiotherapy Pharmacy Community Nutrition Public Health Noted: Articles have primary citations and have never been published online or printed before.
Articles 354 Documents
SENAM REMATIK TINGKATKAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN ACTIVITY DAILY LIVING DI PANTI WREDA DHARMA BAKTI SURAKARTA Tri Susilowati
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.241 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.132

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup berarti semakin tinggi jumlah lansia diIndonesia, hal ini merupakan konsekuensi logis berhasilnya pembangunan di Indonesia yangmana perlu diantisipasi sehingga lansia menjadi bagian masyarakat yang produktif, mandiridan tidak menjadi beban masyarakat. Namun, sekarang banyak fenomena yang menunjukkanbahwa lansia mengalami kemunduran kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari(Activity of Daily Living/ADL). Hal ini disebabkan karena terjadinya perubahan-perubahanakan terjadi seiring bertambahnya usia manusia dan kejadian penyakit akan meningkatguna meningkatkan kebugaran. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam rematik terhadapkemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukan Activity Daily Living (ADL) dipanti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metodepenelitian quasi eksperimental, dengan rancangan penelitian the group pretest-posttest withcontrol group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan samplingjenuh, ada 36 sampel yang memenuhi kriteria untuk dijadikan responden dalam penelitianini, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner Barthel Indeks. Pada analisadata menggunakan uji analisa Wilcoxon dan Mann-Withney. Hasil: Terdapat pengaruh senamrematik terhadap kemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukan Activity DailyLiving (ADL) di panti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta. Kesimpulan: Ada pengaruhpositif senam rematik terhadap kemandirian lansia dengan nyeri sendi dalam melakukanActivity Daily Living (ADL) di panti wreda Dharma Bakti Pajang Surakarta.
PENGETAHUAN DAN PENERAPAN FIVE MOMENTS CUCI TANGAN PERAWAT DI RSUD SUKOHARJO Riyani Wulandari
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.546 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.133

Abstract

Pasien rawat inap di rumah sakit mengalami infeksi nosokomial sebesar 1,4 juta infeksi setiap tahunnya. Infeksi nosokomial dapat dicegah dengan 10% lingkungan dan 90% perilaku. Salah satu perilaku untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial adalah dengan melakukan cuci tangan. WHO (2009) merumuskan strategi pencegahan infeksi nosokomial dengan menerapkan five moments cuci tangan perawat. Tujuan; Mengetahui gambaran pengetahuan dan penerapan five moments cuci tangan perawat di RSUD Sukoharjo. Metode; Penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif dengan teknik total sampling dengan subyek penelitian adalah perawat ICU dan NICU sebanyak 29 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat. Hasil; Hasil penelitian pengetahuan dengan hasil pengetahuan baik yaitu sebesar 22 responden (75,9%) dan pengetahuan cukup dengan 7 responden (24,1%). Sebagian besar perawat sudah menerapkan five moments cuci tangan yaitu 17 responden (58,6%) dan perawat yang tidak menerapkan five moments cuci tangan yaitu 12 responden (41,4%). Kesimpulan; Pengetahuan perawat tentang five moments cuci tangan adalah baik dan sebagian besar perawat telah menerapkan five moments cuci tangan
PENATALAKSANAAN TRANSPORTASI PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT Rudi Kurniawan
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.436 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.137

Abstract

Kesalahan dalam pelaksanaan transportasi pasien dapat merugikan perawat, instansi terkait terutama pasien.Transportasi pasien kasus trauma maupun non trauma seharusnya dapat mencegah cedera atau tidak memperparah cedera. Penelitian ini bertujuan untuk emngidentifikasi penatalaksanaan transportasi pasien trauma dan non trauma di Instansi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di jawa barat. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain.Populasi pada penelitian yaitu pasien trauma dan non trauma disalah satu IGD RSUD Kabupaten di Jawa Barat Tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden.Teknik yang digunakan adalah accidental sampling.Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang diisi oleh peneliti.Pengkategorian penatalaksanaan transportasi pasien trauma dan non trauma setiap variabel dikatakan sesuai standar prosedur operasional (SPO) jika semua prosedur dilakukan dan dikatakan tidak sesuai SPO jika salah satu atau lebih prosedur tidak dilakukan.Analisa univariat menggunakan perhitungan distribusi frekuensi.Hasil penelitian.Penatalaksanaan transportasi pasien tahap persiapan alat sejumlah 29 (72,5 %) responden melaksanakan sesuai SPO dan 11 (27,5 %) responden tidak sesuai SPO. Penatalaksanaan transportasi pasien tahap persiapan pasien sejumlah 32 (80%) responden melaksanakan sesuai SPO dan 8 (20%) responden tidak sesuai SPO. Penatalaksanaan transportasi pasien tahap pelaksanaan sejumlah 9 (22,5 %) responden melaksanakan sesuai SPO dan 31 (77,5 %) responden tidak sesuai SPO. Kesimpulan. Sebagian kecil petugas belum melakukan Penatalaksanaan transportasi sesuai SPO sehingga membahayakan pasien.Pihak rumah sakit lebih meningkatkan kualitas maupun kemampuan dalam transportasi pasien dengan memberian pelatihan kepada perawat sebaiknya secara berkala.
PENGETAHUAN IBU PADA PENATALAKSANAAN BBLR DI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Ima Sukmawati
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.99 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.138

Abstract

Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, Jumlah BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya (2016) diketahui pada bulan Januari 2015–Maret 2016 adalah 202 kejadian. Dampak dari BBLR akan terjadi gangguan pernafasan, gangguan nutrisi dan mudah terkena infeksi. Tujuan Peneitian : Mengetahui pengetahuan ibu pada penatalaksanaan BBLR di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 2016. Metode. Metode menggunakan deskriptif. Populasi adalah ibu yang melahirkan BBLR sebanyak 35 responden dengan tehnik accidental sampling. Hasil. Penelitian menunjukkan pengetahuan penatalaksanaan BBLR baik sebanyak 1 orang (2,9%), cukup sebanyak 11 orang (31,4%), dan kurang sebanyak 23 orang (65,7%). Simpulan. Pengetahuan ibu pada penatalaksaan termoregulasi didapatkan hasil kurang dari 24 orang (68,6%) penatalaksanaan nutrisi sebanyak 20 orang (57,1%), pencegahan infeksi kurang dari 21 orang (60,0%), dan pengetahuan ibu kurang dari 23 orang (65,7%).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PASIEN HEMODIALISA DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Irma Mustikasari
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.649 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.139

Abstract

Interdialytic Weight Gain (IDWG) diukur sebagai dasar untuk mengetahui jumlah cairan yang masuk selama periode interdialitik. Interdialytic Weight Gain (IDWG) dihitung berdasarkan berat badan kering pasien setelah menjalani hemodialisa. Berbagai faktor internal yang mempengaruhi Interdialytic Weight Gain (IDWG) pasien hemodialisa seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lama hemodialisa. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada pasien hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode Penelitian : deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah pasien yang menjalani hemodialisa secara rutin di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 44 orang dengan purposive sampling. Pengambilan data pasien menggunakan kuesioner. Hasil : Analisis dengan menggunakan regresi linear menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lama hemodialisa dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) dengan nilai p value > 0,05. Kesimpulan : faktor internal seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lama hemodialisa tidak mempengaruhi nilai Interdialytic Weight Gain (IDWG) pasien hemodialisa di Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul.
UPAYA MENCEGAH EFEK SAMPING PENGGUNAAN KONTRASEPSI DEPO PROGESTIN DENGAN EKSTRAK TEH HIJAU Endang Sri Wahyuni
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.244 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.140

Abstract

Kontrasepsi injeksi lebih banyak digunakan di masyarakat  adalah suntikan Depo-medroxiprogesteron Asetat (DMPA) atau lebih dikenal sebagai Depo progestin. Penggunaan Depo Progestin jangka panjang dapat menyebabkan efek peningkatan berat badan melalui akumulasi lemak visceral dan perubahan kadar hormon leptin. Diperlukan suplemen untuk mencegah efek samping dari penggunaan kontrasepsi dengan menggunakan teh hijau. Teh hijau bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan anti-proliferasi, potensi untuk menurunkan berat badan. Tujuan: membuktikan ekstrak teh hijau dalam menurunkan jumlah lemak viseral dan menurunkan kadar leptin pada tikus putih (Rattus norvegicus wistar) yang dipapar kontrasepsi suntik Depo Progestin. Metode: Experimental laboratorik dengan post test only control group design. Sampel Rattus norvegicus Wistar 25 ekor, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (di suntik aquades 0,2ml/minggu), kontrol positif (disuntik Depo Progestin 2,7 mg/minggu), kelompok perlakuan I (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 10,8 mg/hari), kelompok perlakuan II (disuntik Depo Progestin 2,7mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 21,6 mg/tikus), kelompok perlakuan III (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 43.2 mg/hari). Tikus diadaptasi selama 7 hari dan diberi perlakuan selama 28 hari. Hasil: Uji ANOVA  efek ekstrak teh hijau pada berat lemak visceral diperoleh p-value 0,304 lebih besar dari α = 0,05 (p> 0,05). pengujian Anova efek ekstrak teh hijau pada leptin diperoleh p-value 0,000, lebih kecil dari α = 0,05 (p> 0,05). Korelasi Pearson Berat Lemak Viseral dengan Kadar Leptin, didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.206 dengan p-value sebesar 0.322,  P-value lebih dari 0.05. Kesimpulan: Ekstrak teh hijau tidak berpengaruh terhadap berat lemak viseral namun berpengaruh menurunkan kadar leptin pada tikus putih yang dipapar Depo Progestin. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Berat Lemak Viseral dengan Kadar Leptin
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE PENGAJARAN DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES ‘AISYIYAH SURAKARTA Sri Hartutik
Gaster Vol 15 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.051 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.141

Abstract

Sektor pendidikan adalah salah satu faktor yang cukup berperan besar dalam rangka pengelolaan sumber daya manusia, guna menghasilkan sumber daya yang bermutu dan berkualitas baik. Keberhasilan dalam proses belajar mengajar dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh mahasiswa. Penelitan ini dilakukam pada mahasiswa keperawatan Stikes ‘Asyiyah Surakarta. Merupakan rancangan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan metode cross sectional. Sampel 49 mahasiswa dengan pengambilan data menggunakan kuesioner terstruktur. Dianalisis dengan analisis uji Korelasi Rank Spearman dengan bantuan program komputer (tingkat kepercayaan 95% p ≤ 0,05). Analisis hubungan persepsi mahasiswa tentang metode pengajaran dosen dengan prestasi belajar mahasiswa digunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara persepsi mahasiswa tentang metode pembelajaran dosen terhadap prestasi belajar mahasiswa Stikes ‘Aisyiyah Surakarta.Diharapkan kepada para pengajar dapat lebih mengoptimalkan metode pengajaran yang diberikan bagi para mahasiswa dalam proses belajar untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa
PENERAPAN MODUL KONSELING KEHAMILAN TERHADAP PENINGKATAN SIKAP BIDAN DALAM KONSELING ANTENATAL CARE Lely Firrahmawati; Sri Kustiyati
Gaster Vol 15 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.401 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i2.197

Abstract

Latar belakang: Pelayanan antenatal merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan yang secara professional menyediakan upaya pencegahan dan meminimalkan risiko komplikasi dengan pemberian pendidikan kesehatan, konseling dan berbagai jenis intervensi pada ibu selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis peningkatan sikap bidan dalam pemberian pelayanan antenatal care di wilayah Kabupaten Sragen, melalui penerapan modul konseling kehamilan oleh bidan terhadap ibu hamil yang melakukan antenatal care (ANC). Metode: Penelitian ini quasi experiment dengan pre-post test control group desain. Sampel pada penelitian untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol masing-masing 23 bidan dan 69 ibu hamil di 15 Puskesmas Kabupaten Sragen. Pengujian statistik dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p<0,05 untuk analisis bivariabel menggunakan uji Wilcoxon, Chi Kuadrat, Mann Whitney. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan Mann-Whitney skor pretest sikap pada kedua kelompok menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna (p>0,05). Untuk nilai postest terjadi perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol nilai P-Value 0,000 < 5%. Simpulan: Hasil analisis bivariat diketahui terdapat perbedaan yang bermakna/signifikan antara peningkatan sikap bidan antara kelompok bidan yang menggunakan modul dan tidak menggunakan modul di BPM wilayah Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah.
TINGKAT DEPRESI MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) LANSIA M. Mulyaningsih; Reno Tyas Sedyo Arum
Gaster Vol 15 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.818 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i2.198

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data dari BPS (2011) perkiraan jumlah dan proporsi penduduk lansia pada tahun 2011 di Indonesia telah mencapai 18,27 juta. Seiring dengan hal ini, permasalahan pada lansia juga semakin kompleks. Hal ini dikarenakan proses penuaan yang dialami oleh lansia yang diikuti dengan kemunduran fisik dan mental. Kemunduran pada kedua aspek tersebut dapat berdampak pada terjadinya depresi pada lansia. Dari hasil studi pendahuluan, 6 dari 10 lansia mengalami depresi dan 5 dari 10 lansia mengalami ketergantungan.Tujuan; Menganalisis hubungan tingkat depresi dengan kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada lansia di Kelurahan Kadipiro Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen. Metode; Penelitian analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik random sampling dilakukan dengan mengundi anggota populasi (lottery technique), jumlah sampel sebanyak 126 lansia, instrumen penelitian menggunakan wawancara berdasarkan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji Kendall Tau. Hasil; Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada lansia dengan nilai (? value0,000 < 0,05). Kesimpulan; Ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada lansia di Kelurahan Kadipiro Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen.
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER Sri Hartutik; Kanthi Suratih
Gaster Vol 15 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.019 KB) | DOI: 10.30787/gaster.v15i2.199

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi.Penyakit ini menjadi salah satu masalah utama dalam dunia kesehatan masyarakat di Indonesia maupun dunia. Menurut catatan Badan Kesehatan Dunia WHO 2011 ada 1 milyar orang didunia menderita hipertensi dan 2/3 di antaranya berada dinegara berkembang. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terutama terjadi di negara berkembang pada tahun 2025 dari Jumlah total 639 juta di tahun 2000. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 1,15 miliar kasus ditahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group designPopulasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Wredha Pajang Surakarta sebanyak 74 orang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 11 orang untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sehingga jumlah keseluruhan sampel adalah 22 responden.Hasil penelitian menunjukkanuji Mann Whitney untuk pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi primer sesudah diberikan perlakuan (post test) p value (0,000 < 0,05) ada perbedaan tekanan darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan terapi pijat refleksi kaki.Terapi pijat refleksi sebagai salah satu terapi komplementer diharapkan mampu untukdiaplikasikan perawat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi