cover
Contact Name
Ganjar Alfian
Contact Email
ganjar.alfian@ugm.ac.id
Phone
+6281393177733
Journal Mail Official
jise.sv@ugm.ac.id
Editorial Address
Sekip Unit 3, Jl. Yacaranda, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Internet and Software Engineering
ISSN : -     EISSN : 27979016     DOI : https://doi.org/10.22146/jise.v3i1.4834
Core Subject : Science,
1. About the Journal The Journal of Internet and Software Engineering (JISE) is open-access, peer-reviewed and published by the Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada. 2. Aim JISE provides a platform for researchers and scientists to publish their research papers on areas of computer networks and software engineering. The journal publishes papers within scopes of computer networking technology, software engineering methods, artificial intelligence, machine learning, and with emphasis on applied methods and technology. 3. Focus and Scope Subject areas include, but are not limited to the following fields: 3.1. Computer Networks Communication Network Protocols and Architectures Network Services and Applications Network Security and Privacy Network Operation and Management Mobile and Wireless networks Cloud and Fog computing Internet of Things Next Generation Technologies Routing and Scheduling 3.2. Software Engineering Information Systems Software Engineering Methodologies Software Analysis, Design and Modelling Verification and Validation Software Testing and Debugging Web, Mobile and Game programming Project and People Management 3.3. Applied Artificial Intelligence Machine Learning Deep Learning Big Data Data Mining Data Science Computer Vision Expert Systems
Articles 56 Documents
Pengembangan Sistem Kontrol Pengisian Daya Mobil Listrik Berbasis Aplikasi Web dan IoT Permana, Rafli Rajendra; Nur Rohman Rosyid
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.19383

Abstract

Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia telah mengalami peningkatan signifikan, dengan kenaikan penjualan mobil listrik sebesar 39,91% pada Mei 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mendorong berkembangnya infrastruktur pendukung, termasuk charging station di kota-kota besar. Sementara banyak charging station telah beralih ke sistem otomatis, beberapa fasilitas masih dioperasikan secara manual yang membutuhkan bantuan teknisi setelah pembayaran, sehingga kurang efisien dibandingkan sistem self-service. Penelitian ini menyajikan pengembangan sistem token berbasis IoT dengan fungsi timer otomatis untuk charging station kendaraan listrik. Arsitektur sistem mengintegrasikan microcontroller ESP32 dan sensor arus SCT-013 untuk deteksi penggunaan, dikombinasikan dengan aplikasi web berbasis Laravel Framework sebagai antarmuka pengguna dan protokol MQTT untuk komunikasi perangkat-aplikasi. Pengujian menunjukkan keberhasilan integrasi antara perangkat IoT dan aplikasi web, dengan sistem token yang memungkinkan penggunaan berulang dalam rentang waktu 24 jam hingga durasi yang dialokasikan habis. Timer otomatis aktif ketika deteksi arus melebihi 0,5 A dan berhenti sementara saat arus turun di bawah 0,3 A. Kemampuan pemantauan real-time dicapai melalui antarmuka yang tersinkronisasi antara charging station dan sistem monitoring, memastikan pelacakan penggunaan dan pembaruan status sistem yang akurat.
Analisis Kinerja Web Server Apache, Nginx, dan Caddy dengan Metode Stress Testing Menggunakan Autocannon Januhandini, Regista; Oktiawati, Unan Yusmaniar
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.15011

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir yang turut berdampak luas pada berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, dan layanan publik. Perkembangan ini mendorong lonjakan penggunaan website dan kebutuhan akan web server yang andal dan efisien. Menurut survei yang dilakukan oleh W3Tech pada tahun 2024, tiga dari sepuluh web server yang paling banyak digunakan adalah Apache, Nginx, dan Caddy. Penelitian ini dilakukan untuk menguji performa Apache, Nginx, dan Caddy menggunakan metode stress testing menggunakan Autocannon. Pengujian ini bertujuan untuk mengukur kinerja web server saat terhubung dengan berbagai jumlah koneksi, mulai dari 1000 hingga 5000 koneksi dalam waktu singkat, yakni satu hingga tiga detik. Parameter yang dianalisis mencakup throughput, latency, request per second. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa Nginx unggul dalam request per second dan latency, dengan kemampuan menangani jumlah permintaan yang besar dalam waktu singkat dengan nilai latency yang relatif rendah. Nginx juga memiliki batas kemampuan menangani jumlah koneksi tinggi lebih baik dibandingkan Apache dan Caddy. Apache unggul dalam throughput yang mampu mempertahankan throughput yang tinggi dan konsisten dalam berbagai skenario pengujian. Sementara itu, Caddy menunjukkan performa yang baik hanya pada parameter throughput dalam kondisi koneksi yang rendah, namun performanya memburuk ketika jumlah koneksi ditingkatkan.
Analisis Evaluasi Kinerja Pengujian Manual Dan Otomatis Pada Sistem Informasi Properti (Propertio.id) Ekasakti, Karuniawan; Pratomo, Dinar Nugroho
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.16934

Abstract

Kerumitan teknologi memengaruhi proses pengembangan dan pengujian aplikasi, yang bertujuan untuk memastikan aplikasi berfungsi sesuai dengan persyaratan dan bebas dari kesalahan. Dalam studi kasus aplikasi Propertio.id, dilakukan perbandingan antara metode pengujian manual dan otomatis menggunakan Selenium WebDriver serta Katalon Studio. Metrik yang dianalisis mencakup cakupan pengujian, waktu pelaksanaan, efektivitas pengujian, dan efisiensi perangkat lunak. Pengujian manual terbukti lebih unggul dalam hal cakupan pengujian (100%) dan efektivitas pengujian (11,5%), terutama dalam mendeteksi masalah UI/UX. Sebaliknya, pengujian otomatis lebih efisien dalam menangani operasi berulang, dengan waktu pelaksanaan yang 84,54% lebih cepat menggunakan Selenium. Selain itu, perbandingan alat pengujian otomatis menunjukkan bahwa Selenium lebih efisien dalam penggunaan RAM (21,8%) dan CPU (13,5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan metode pengujian yang sesuai dengan kebutuhan kasus uji dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses pengembangan aplikasi.
Analisis Kinerja Web Server Apache, Nginx, dan Caddy dengan Metode Stress Testing Menggunakan Autocannon Januhandini, Regista; Oktiawati, Unan Yusmaniar
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.15011

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir yang turut berdampak luas pada berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, dan layanan publik. Perkembangan ini mendorong lonjakan penggunaan website dan kebutuhan akan web server yang andal dan efisien. Menurut survei yang dilakukan oleh W3Tech pada tahun 2024, tiga dari sepuluh web server yang paling banyak digunakan adalah Apache, Nginx, dan Caddy. Penelitian ini dilakukan untuk menguji performa Apache, Nginx, dan Caddy menggunakan metode stress testing menggunakan Autocannon. Pengujian ini bertujuan untuk mengukur kinerja web server saat terhubung dengan berbagai jumlah koneksi, mulai dari 1000 hingga 5000 koneksi dalam waktu singkat, yakni satu hingga tiga detik. Parameter yang dianalisis mencakup throughput, latency, request per second. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa Nginx unggul dalam request per second dan latency, dengan kemampuan menangani jumlah permintaan yang besar dalam waktu singkat dengan nilai latency yang relatif rendah. Nginx juga memiliki batas kemampuan menangani jumlah koneksi tinggi lebih baik dibandingkan Apache dan Caddy. Apache unggul dalam throughput yang mampu mempertahankan throughput yang tinggi dan konsisten dalam berbagai skenario pengujian. Sementara itu, Caddy menunjukkan performa yang baik hanya pada parameter throughput dalam kondisi koneksi yang rendah, namun performanya memburuk ketika jumlah koneksi ditingkatkan.
Rancang Bangun Sistem Tryout UTBK SNBT Berbasis Web dengan Fitur Rekomendasi Jurusan (Studi Kasus: Integral Education) Nugraha, Rivaldy Arief; Hardiyanti, Margareta
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.16988

Abstract

Tryout merupakan kegiatan untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi ujian sebenarnya. Salah satu lembaga bimbingan belajar yang mengadakan tryout adalah Integral Education. Lembaga ini telah melaksanakan tryout UTBK SNBT sejak tahun 2023 dengan sistem paper-based test (PBT) yang kemudian beralih ke sistem computer-based test (CBT) menggunakan platform Google Form pada tahun 2024. Namun, platform tersebut dinilai kurang memenuhi kebutuhan pelaksanaan tryout UTBK SNBT, seperti tidak adanya fitur soal pilihan majemuk kompleks, countdown timer, sistem penilaian dengan pembobotan, tampilannya yang kurang menarik, serta sistem pembayaran yang harus dikonfirmasi secara manual. Adapun masalah lainnya yaitu banyak siswa juga menghadapi dilema dalam memilih jurusan kuliah. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan sebuah sistem yang dapat mengelola dan melaksanakan kegiatan tryout secara efisien sekaligus memberikan rekomendasi jurusan kepada siswa secara personal. Penelitian ini membuat sebuah sistem yang dikembangkan menggunakan framework Laravel dan mengintegrasikan payment gateway Midtrans untuk pembayaran tryout. Sistem ini juga menggunakan model Simple Additive Weighting (SAW) untuk memberikan rekomendasi jurusan. Sistem diterima baik oleh pengguna dengan tingkat penerimaan sebesar 96% untuk admin dan 98,28% untuk siswa yang diukur menggunakan skala likert pada user acceptance testing. Sistem ini diharapkan dapat membantu admin dan siswa dalam mengelola serta mengerjakan tryout dari berbagai lokasi sehingga meningkatkan efisiensi pelaksanaan tryout
Redesain Antarmuka Pengguna Website Unitrend Menggunakan Metode Lean UX dan Design Thinking Anwar, Muhamad Ihsan Nuril; Hardiyanti, Margareta
Journal of Internet and Software Engineering Vol 6 No 2 (2025): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jise.v6i2.16991

Abstract

– In today's digital era, the effectiveness of user interface (UI) design is key to the success of a digital platform, as it can increase user engagement, loyalty, and support institutional goals. By contrast, a lack of UI can cause frustration and reduce the effectiveness of information delivery. Unitrend is a data platform developed by the Institute for Policy Development (PolDev) at Universitas Gadjah Mada, which aims to present and analyze issues in Indonesia, including social, economic, and political issues. However, the initial design of Unitrend faced issues of accessibility and ease of use, which in turn affected the effectiveness of the platform. This research aims to respond to these issues by redesigning the UI using two complementary methods. Lean UX focuses on team collaboration and rapid iteration, while Design Thinking focuses more on empathy and deep understanding of user needs. Test results showed significant improvements in usability. The redesign with Lean UX achieved a success rate of 97.61%, while Design Thinking gave the highest result with a success rate of 99.52% and better time-based efficiency. Based on the User Experience Questionnaire (UEQ) results, both methods showed improvement in all categories, with Design Thinking results proving higher. Although both approaches significantly improve the quality of user experience, Design Thinking is considered more optimal in improving user effectiveness and satisfaction. The findings are expected to provide concrete solutions to improve Unitrend’s UI design quality. Additionally, this study aims to contribute to the development of UI design guidelines for similar digital platforms, enhance information delivery, and enrich the literature on applying both methods in UI redesign