Articles
247 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI ADMINISTRASI PENGELOLAAN DATA PELATIHAN MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS 2013 PADA SUB BAGIAN TATA USAHA DI BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) KOTA BANDUNG
Tini Martini;
Imam Broto
Jurnal Komputer Bisnis Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1075.884 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana Sub Bagian Tata Usaha dalam rutinitasnya melakukan kegiatan yang berhubungan dengan Administrasi dimana melakukan kegiatan pencatatan dan input data agar dokumen tercatat dengan baik, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengelolaan data pelatihan menggunakan Microsoft Access 2013, dimulai dari pencatatan data karyawan yang akan mengikuti pelatihan, penginputan data karyawan yang akan mengikuti pelatihan sampai memberikan laporan hasil dari pelatihan kepada kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung. Dari hasil analisis perbandingan teori dan pelaksanaannya menunjukan bahwa prosedur administrasi pengelolaan data terdapat persamaan dan perbedaan. Salah satu persamaannya adalah identifikasi kebutuhan pelatihan, Sedangkan salah satu perbedaannya adalah dalam mengajukan surat permohonan kepada Badan Pusat Statistik Provinsi. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan aplikasi pengelolaan data pelatihan pada Sub Bagian Tata Usaha di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung telah berjalan dengan baik. Di samping itu penggunaan aplikasi Pengelolaan Data Pelatihan yang berbasis komputer dapat terselenggara dengan baik dan hal ini dapat dilakukan dalam hal penginputan, pengolahan, penyimpanan, sampai penemuan kembali datadata yang diperlukan serta kegiatan Administrasi Pengelolaan Data, membuat laporan pelatihan triwulan dan tahunan untuk di sampaikan ke Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat dapat dilakukan dengan mudah dan cepat sehingga kebutuhan akan data dan informasi dapat lebih efektif dan efisien
PENGEMBANGAN APLIKASI ADMINISTRASI PENGELOLAAN DATA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS 2013 PADA SEKSI ADMINISTRASI DAN SDM DI PT PLN (PERSERO) P3B JAWA BALI APP BANDUNG
Tuti Sulastri;
Wina Wyana Sari
Jurnal Komputer Bisnis Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (761.514 KB)
Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya seksi Administrasi dan SDM dalam melaksanakan pengelolaan data pendidikan dan pelatihan (diklat) yaitu dalam pembuatan laporan realisasi walaupun sudah terkomputerisasi tetapi memakan waktu yang lama karena pengerjaan yang berulang. Pokok bahasan ini difokuskan pada administrasi pengelolaan data diklat dimulai dari pegawai memilih nama pendidikan dan pelatihan (diklat) melalui IKD (Identifikasi Kebutuhan Diklat) sampai dengan Pengelola pendidikan dan pelatihan (diklat) membuat laporan realisasi pendidikan dan pelatihan (diklat) bulanan, triwulan dan tahunan untuk di sampaikan ke kantor pusat PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali dengan dilengkapi adanya komputerisasi dalam proses pembuatan laporan realisasi tersebut. Dari hasil analisis perbandingan antara teori dan praktiknya menunjukan bahwa prosedur administrasi pengelolaan data diklat terdapat persamaan dan perbedaan hal ini menimbulkan dampak positif dan dampak negatif bagi perusahaan. Salah satunya Persamaan yang berdampak positif adalah adanya kegiatan identifikasi kebutuhan Pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk memilih nama pendidikan dan pelatihan (diklat) yang dibutuhkan sesuai dengan kompetensinya. Sedangkan salah satunya dalam perbedaan yang berdampak positif adalah adanya pembuatan laporan realisasi dalam penilaian pelaksanaan program pendidikan dan Pelatihan. Bedasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan secara keseluruhan prosedur administrasi pengelolaan data diklat telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan langkah-langkah prosedur administrasi diklat berdasarkan teori, meskipun terdapat perbedaan dan ada yang berdampak negatif bagi perusahaan namun tidak berdampak fatal bagi kelancaran prosedur administrasi pengelolaan data diklat. Disamping itu dengan penggunaan aplikasi pengelolaan data diklat tentunya kegiatan administrasi dalam hal penginputan, pengolahan, penyimpanan, penggandaan sampai penemuan kembali data-data tentang kegiatan yang difokuskan pada administrasi pengelolaan data diklat dapat dilakukan dengan mudah dan cepat sehingga kebutuhan akandata dan informasi lebih efektif dan efisien.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KAPASITAS LAYANAN DENGAN FRAMEWORK IT-IL DALAM PENYUSUNAN RENCANA INFRASTRUKTUR TI PADA PUSKOM PTS DI JABAR
Endang Tasli S;
Ani Amaliyah
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (142.169 KB)
Manajemen kapasitas adalah serangkaian proses-proses yang bertanggungjawab dalam memastikan kapasitas layanan TI, menyediakan target tingkat layanan yang telah disepakati, biaya yang efektif dan tepat waktu. Manajemen kapasitas layanan adalah kegiatan yang bertanggungjawab untuk memahami kinerja dan kapasitas dari layanan TI, dimana pola penggunaan dari waktu ke waktu dikumpulkan, direkam dan di analisis untuk digunakan dalam rencana kapasitas yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis jangka pendek, menengah dan panjang. Framework IT-IL adalah sebuah kerangka best practice untuk memanage layanan-layanan TI yang terintegrasi dan berbasiskan proses, serta memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh, lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh TI. Mengoptimalkan Implementasi Manajemen Kapasitas Layanan dengan frameworkIT-IL Dalam Penyusunan Rencana Infrastruktur TI yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan yang akan datang, adalah memastikan Penyusunan Rencana Infrastruktur TI yang disepakati dapat diukur dan dicapai, serta memastikan bahwa gangguan dan permasalahan yang terkait dengan Penyusunan Rencana Infrastruktur TI Pada Puskom PTS di Jabar Dan Banten dapat diatasi dengan baik.
TINJAUAN PERSEPSI WARNA PADA PEMBUATAN APLIKASI MOBILE BAGI ANAK DISKALKULIA
Cahyana .;
Bambang Pudjoatmodjo;
Abdillah Hidayatulloh;
Faisal Rifai;
Mela Kania Haq
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (620.829 KB)
Diskalkulia merupakan suatu kekurangan atau gangguan yang terjadi pada siswa terkait dengan kegiatan belajar matematika. Kesulitan yang terjadi seperti mengingat dan memahami konsep angka, melakukan operasi matematika secara berurutan, membandingkan dua buah bilangan. Diskalkulia terjadi pada anak-anak usia sekolah dan harus ditangani dengan segera. Untuk membantu mengatasi permasalahan diskalkulia pada anak usia sekolah dasar, dibuat aplikasi berbasiskan mobile (perangkat bergerak) yang khusus untuk menanganinya. Aplikasi ini dibuat dan diterapkan di sekolah dasar Putraco Indah Buah Batu. Pemilihan dan pemakaian warna pada aplikasi ini disesuaikan dengan kebutuhan anak diskalkulia.
ANALISIS MALWARE DENGAN TEKNIK STATIC ANALYSIS
Irman Hariman;
Azhar Syams
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.523 KB)
Berbagai masalah yang dapat menyebabkan suatu file rusak dan tidak dapat dipergunakan kembali adalah ketika file terindikasi dan terinfeksi malware, yang terdiri dari virus, trojan atau worm. Kesulitan dalam melakukan pendetekdian bahkan perbaikan oleh suatu antivirus kerap terjadi, hal ini dikarenakan perkembangan malware jauh didepan antivirus atau antimalware. Analisis malware yang dilakukan dalam penelitian ini akan memberikan pengetahuan yang sangat penting untuk mengetahui karakter dan perilaku malware yang menginfeksi suatu file, bahkan akibat yang ditimbulkannya. Dalam jurnal ini akan dibahas analisis yang bersifat static karena penggunaan tools yang digunakan sebagai alat bantu untuk mengetahui behavior dari suatu malware. Pada akhirnya hasil analisis dapat dijadikan sebagai sebuah referensi dalam membangun algoritma antimalware yang kemudian dapat dibangun menjadi antimalware (antivirus, antitrojan, antiworm) dengan bahasa pemrograman yang sesuai.
PERANGKAT LUNAK PENGELOLAAN PENDAFTARAN PELATIHAN DI CRMS INDONESIA
Rikky Wisnu Nugraha;
Martiyanti Widiastuti
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.145 KB)
PT Cipta Raya Mekar Sahitya (Center for Risk Management Studies) disingkat dengan CRMS Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pengembangan dalam bidang Governance, Risk, Compliance dan Sustainability (GRCS). Tahap awal dari proses pelatihan yang diselenggarakan CRMS Indonesia ini adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu, penerbitan surat invoice pada akhirnya terkirimnya sertifikat ke tangan peserta. Namun, dalam kenyataannya bagian sekretariat melakukan hal pengulangan penulisan data pendaftaran yang akan dikirimkan pada email pendaftar, masih belum terpusatnya data, terlalu lamanya dalam pembuatan dokumen invoice pada bagian accounting dan tidak adanya sistem monitoring sertifikat untuk bagian event. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sistem baru yang dapat diakses secara online, penggunaan teknologi informasi dapat memberikan kemudahan akan kebutuhan informasi yang cepat, tepat dan akurat. Metode pengembangan sistem digunakan adalah model Waterfall dan penggunaan Codeigniter Framework sebagai alat untuk mempermudah dalam pembangunan perangkat lunak. Dari hasil analisa, perancangan dan implementasi serta pengujian perangkat lunak ini dapat diambil kesimpulan bahwa pengelolaan pendaftaran pelatihan dapat mengurangi waktu menjadi lebih efisien seperti pembuatan dokumen invoice maupun pencarian sertifikat peserta. Database yang terpusat membuat tidak adanya perbedaan data antar pegawai dan sistem autorespon pada bagian pendaftaran menjadikan tugas sekretariat menjadi berkurang.
PERANGKAT LUNAK INFORMASI BTS BERBASIS MOBILE PADA SUB BAGIAN OPERATION DAN IMPLEMENTATION DI PT. NASIO KARYA PRATAMA BANDUNG
Sri Kurniasih;
Mochamad Indra Pratama
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1306.979 KB)
Perkembangan teknologi dan sistem informasi saat ini sangat berperanpentingdalam industri di Indonesia, salah satunya PT. Nasio Karya Pratama, perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, dimana salah satu pekerjaan yang terletak di sub bagian operation dan implementation melakukan instalasi dan commissioning radio BTS. Pencarian BTS pada sub bagian operation dan implementation BTS didaerah Bandung saat ini masih dilakukan secara manual, yaitu dengan membawa data berupa alamat dan menanyakan alamat BTS kepada warga sekitar, oleh karena memakan waktu dan biaya yang cukup besar, untuk itu dibutuhkan sebuah perangkat lunak yang dapat mendukung atau setidaknya mengurangi resiko-resiko keterlambatan dalam pencarian lokasi BTS yang mungkin terjadi. Tujuan dibuatnya perangkat lunak informasi BTS berbasis mobile untuk mempermudah team coordinator dan implementationdalam mendapatkan informasi BTS dan posisi team coordinator dan implementation. Dalam hal ini peneliti menggunakan sistem operasi mobile Android untuk instalasi aplikasinya.Aplikasi terintegrasi dengan layanan GoogleMap dalam penentuan jalur antara team coordinator dan implementation dengan suatu tempatmenggunakan metode Location Based Service (LBS) dan GPS. Metodologi yang digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak informasi BTS adalah berorientasi objek (Object Oriented) dengan bahasa pemodelan yang digunakan Unified Modeling Language (UML) menggunakan Use case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Sequence Diagram, Collaboration Diagram, State Diagram, Deployment Diagram.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PINJAMAN PADA PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKP-RI) BANDUNG
Tri Ramdhany;
Eti Herawati
Jurnal Komputer Bisnis Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (744.308 KB)
Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) memiliki macam-macam jenis usaha, salah satunya adalah usaha simpan pinjam. Pada Bagian ADM Simpan Pinjam terdapat beberapa permasalahan yaitu pencatatan pinjaman yang belum terkelola dengan baik sehingga menyebabkan proses lama dan lambat, tidak adanya laporan pinjaman kredit dan laporan analisis pinjaman sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk pembuatan laporan dan pencatatan dokumen yang digunakan belum terkelola dengan baik yang mengakibatkan proses lama dan lambat. Oleh karena itu, diperlukan apikasi yang mampu membantu dalam memproses kegiatan pinjaman agar dapat menghasilkan informasi yang lebin cepat dan akurat. Metode yang digunakan untuk pembangunan aplikasi adalah prototype dengan pendekatan perancangan terstruktur menggunakan tools flowmap,DFD danERD, dari randangan yang sudah ada di buat aplikasi kemudian dilakukan pengujian untuk mengtahui kesuaian aplikasi dengan proses bisnis yang ada di PKP-RI.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE AHP DAN SAW DALAM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS DI PT. GRAFINDO MEDIA PRATAMA BANDUNG)
Diqy Fakhrun Shiddieq;
Ervan Septyan
Jurnal Komputer Bisnis Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.622 KB)
Ada banyak metode pendukung keputusan yang diimplementasikan terhadap penilaian kinerja saat ini dan setelah dilakukan pencarian di internet maupun studi pustaka, didapatlah hal yang menarik untuk diteliti. Ternyata dari 100 sample jurnal penelitian tentang penilaian kinerja yang diambil dari internet maupun studi pustaka dalam hal pengimlementasian terhadap penilaian kinerja, metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) lah yang paling mendominasi dan banyak digunakan dibanding metode lainnya. Pertanyaanpun timbul, mengapa kedua metode tersebut lebih banyak digunakan oleh penelitian-penelitian sebelumnya?, lalu mana yang lebih mudah dipahami dan hasilnya lebih akurat?, metode manakah yang lebih cocok untuk diimplementasikan dalam penilaian kinerja? Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menganalisis masalah, lalu melakukan pengumpulan data dengan studi litelatur, wawancara dan observasi. Setelah itu menganalisis metode dan melakukan perbandingan dari kedua metode tersebut dengan studi kasus dan dengan begitu didapatlah hasil akhirnya. Hasil skor akhir yang didapatkan dari berbagai perhitungan tidaklah sama, yang menandakan bahwa kematangan dari data yang diolah agar menjadi informasi yang akurat berbeda-beda. Metode SAW lebih banyak digunakan karena proses perhitungannya lebih mudah dipahami, cepat juga simple dibandingkan metode AHP. Sedangkan AHP lebih unggul dalam keakuratan data, karena nilai bobot kriteria tidaklah sembarang ditentukan, melainkan dihasilkan berdasarkan perhitungan.
ANALISIS PENERIMAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK OLEH DOSEN DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
Yudi Rachman
Jurnal Komputer Bisnis Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.163 KB)
Secara teoritis dan praktis Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model yang dianggap paling tepat dalam menjelaskan bagaimana user (pengguna) menerima sebuah sistem. Oleh karena itu, dilakukan Analisis Penerimaan Sistem Informasi Akademik Oleh Dosen Dengan Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) di Politeknik LPKIA Bandung. Model penelitian menggunakan model dari Davis (1989) yang telah dimodifikasi. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada seluruh dosen di Politeknik LPKIA Bandung. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 20.0 dan AMOS 22.0. Hasil analisis menunjukkan 7 dari 9 hipotesis dapat diterima.