Articles
247 Documents
IMPLEMENTASI FUZZY TSUKAMOTO UNTUK PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
Andy Victor Pakpahan;
Fajar Nur Fatrian
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (953.171 KB)
SMPL adalah sebuah perusahaan yang berkembang yang bergerak dalam bidang produksi plastik. Dalam melaksanakan operasional perusahaan, PT. SMPL melakukan proses penetapan dan pembaruan karyawan kontrak, melalui proses penilaian kinerja karyawan oleh kepala bagian divisi produksi atau supervisor produksi. Proses penetapan penilaian kinerja karyawan dilakukan setiap bulan selama kurun waktu periode penilaian enam bulan dan dua belas bulan. Setelah periode enam bulan dan dua belas bulan maka akan dihitung atau diakumulasikan serta menghasilkan keputusan karyawan yang akan dipilih sebagai karyawan kontrak yang memang memiliki peluang untuk melanjutkan kontrak baru dengan perusahaan maupun memiliki peluang menjadi karyawan tetap suatu hari nanti. SPK diperlukan karena dapat memperluas keputusan yang akan diambil dari keputusan yang ada, serta penggunaan metode metode Fuzzy Tsukamoto berbentuk IF-THEN digunakan karena setiap nilai parameter konsekuen dalam aturan yang direpresentasikan menggunakan suatu himpunan fuzzy yang fungsi keanggotaannya monoton. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy Tsukamoto dan pengujian yang sudah dilakukan menggunakan metode black box menunjukan bahwa penilaian kinerja yang dilakukan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan tersebut didapatkan hasil yang baik dengan penilaian yang dapat bersifat lebih objektif dengan mempertimbangkan faktor – faktor bersifat fuzzy (tidak pasti) yaitu terhadap acuan dari kriteria dan subkriteria yang ditetapkan di PT. SMPL.
REKRUTMEN KARYAWAN BARU MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Atep Aulia Rahman;
Ananda Zagkia Hananto
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.848 KB)
Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang bermutu terletak pada pelaksanaan rekrutmen karyawan. Rekrutmen adalah proses untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan standar dari suatu perusahaan, permasalahan yang terjadi diatas dapat di identifikasikan bahwa dalam penentuan rekrutmen karyawan masih berdasarkan akurasi dengan cara membandingkan secara satu persatu dokumen, Maka tujuan dari perancangan penelitian ini dapat memilih calon karyawan yang paling tepat untuk diterima sebagai karyawan sesuai dengan skala prioritas dan membatu koordinator wilayah mengambil keputusan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process, yang nantinya akan membandingkan setiap kriteria dan alternatif, kriteria IQ, Pendidikan, Pengalaman, Usia, Tinggi Badan, Dari penelitian ini mendapatkan hasil perangkingan penentuan rekrutmen karyawan terbaik mana saja yang paling tepat untuk direkrut menjadi karyawan dari 4 alternatif dipilih sesuai skala prioritas melalui perhitungan metode AHP adalah alternatif 1 dengan nilai 0,5229 dan alternatif ke 2 sebagai peringkat ke dua dengan nilai 0,5047 Daris hasil tersebut akan menjadi prioritas untuk direkrut menjadi karyawan.
IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHT (SAW) PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN BARU
Atep Aulia Rahman;
Ghandy Pratama
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (611.077 KB)
Karyawan merupakan salah satu kunci penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Namun untuk memperoleh karyawan yang tepat dan sesuai dengan harapan perusahaan tentu tidaklah mudah. Oleh karena itu, untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan harapan, maka diperlukan seleksi karyawan yang tepat sehingga nantinya akan menghasilkan karyawan yang berkompeten di bidangnya. Perkembangan teknologi informasi saat ini hampir merambah di semua aspek kehidupan manusia. Hal itu dipicu karena teknologi saat ini telah banyak membantu pada pekerjaan manusia sehari hari. Teknologi Informasi sangat membantu bagi perusahaan atau instansi dalam mengolah data-data pekerjaan hingga mendapatkan suatu informasi yang akurat untuk menentukan keputusan. Seperti halnya pada perusahaan PT. INTI yang akan merealisasikan Seleksi Penerimaan Karyawan. Dan serta belum menggunakan metode perhitungan khusus sehingga penulis merekomendasikan sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weight (SAW). Dengan menerapkan metode ini, nantinya akan memudahkan Kepala Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam pengambilan keputusan penerimaan karyawan berdasarkan parameter yang sesuai untuk menentukan calon karyawan mana yang dianggap memenuhi kualifikasi. Metode yang digunakan adalah metode SAW ( Simple Additive Weight ), metode SAW mengasumsikan karyawan yang akan diseleksi menggunakan metode-metode yang telah ditetapkan di perusahaan.
IMPLEMENTASI METODE TOPSIS DALAM SELEKSI TAHAP ADMINISTRASI CALON PEGAWAI
Deden Sofyan Hamdani;
Rijalul Awal Zamri Hamid
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1004.965 KB)
Pegawai adalah sumber daya manusia (SDM) yang sangat berpengaruh terhadap lingkungan organisasi ataupun perusahaan, guna untuk mendukung tercapainya suatu tujuan dalam sebuah perusahaan. Karena pegawai bisa dikatakan sebagai aset yang memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kontribusi nilai saing di dunia bisnis, sehingga dapat membantu dalam mendapatkan laba yang memuaskan untuk perusahaan. Selain itu, pegawai dapat menjadi pemicu dalam keberhasilan masa depan perusahaan, karena pegawai akan berperan sebagai kontributor aktif dalam menentukan kemajuan perusahaan. Tetapi untuk terwujudnya pegawai yang baik tidak lepas dari yang namanya seleksi calon pegawai. Maka dibuatlah aplikasi ini guna untuk menyeleksi calon pegawai di tahap awal yaitu tahap seleksi administrasi , nilai yang akan dicari adalah nilai dari hasil perhitungan atas kriteria dan bobot yang ditentukan. Metode perhitungan yang digunakan adalah TOPSIS yang nilainya akan selalu mencari nilai yang memiliki pendekatan dengan solusi ideal positif, dan outputnya akan berupa hasil rangking urutan pelamar terbaik dari seluruh data pelamar, yang nantinya hasil data tersebut akan memudahkan fungsi HC dalam memilih kandidat untuk bisa melaju ke tahap berikutnya.
PERANGKAT LUNAK PENJUALAN BERBASIS WEB DENGAN PENERAPAN METODE PROTOTYPE
Diqy Fakhrun Shiddieq;
Yuda Wirawan
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.447 KB)
Penggunaan internet telah mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang bisnis, salah satunya dapat dijadikan sebagai sarana untuk penjualan. Penjualan adalah kegiatan penting yang dilakukan oleh sebuah organisasi atau perusahaan untuk menghasilkan keuntungan atau laba. PT. El Mesucon Ruhama adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang supplier material-material penunjang pembangkit tenaga listrik, PT. El Mesucon Ruhama mengalami kendala yaitu kesulitan dalam penyajian informasi mengenai data barang dan transaksi, sehingga menghambat proses atau aktivitas operasional perusahaan dan menyebabkan manajemen kesulitan dalam mengambil keputusan. Untuk mengatasi permasalah tersebut, dibutuhkan suatu sistem informasi penjualan yang bisa menjadi alat bantu perusahaan untuk mengelola dan mengkoordinasi data penjualan perusahaan agar menjadi sebuah informasi berkualitas yang siap diberikan kepada pimpinan selaku pengambil keputusan. Sistem penjualan berbasis web merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi masalah yang dialami oleh PT. El Mesucon Ruhama. Hal ini sangatlah penting karena dengan adanya sebuah sistem ini akan membantu mengatasi kendala yang ada.
MODEL PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE AHP DI KOPERASI SPPS
Indra Sutrisno;
Irman Hariman
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.963 KB)
Sistem koperasi spps Bunga Sinar Mentari merupakan suatu layanan yang diperuntukan dalam melayani segenap kebutuhan anggotanya agar terkelola dengan baik. Khusus dalam melayani kebutuhan anggota akan pengajuan kredit maka koperasi memerlukan suatu sistem yang mampu memverifikasi pengajuan kredit anggota dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan membantu dalam pengambilan keputusan pimpinan koperasi. Guna mendukung kelancaran proses pengajuan kredit bagi setiap anggota koperasi maka pihak koperasi perlu menilai dan menentukan calon anggota terlebih dahulu sebelum memberikan keputusan untuk menerima atau menolak pengajuan kreditnya serta menentukan penyaluran dana kredit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu sebuah sistem yang dapat memberikan pertimbangan dalam pengambilan suatu keputusan. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang dapat membantu para pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terstruktur dan semi terstruktur. Sesuai dengan hal tersebut maka sistem pendukung keputusan yang akan diterapkan tentu perlu ditunjang dengan suatu metode yang digunakan untuk melakukan analisis terhadap permasalah kredit dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Dengan menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process maka akan dilakukan perbandingan berpasangan dengan mengutamakan probabilitas dari kriteria-kriteria, sehingga pada akhirnya berdasarkan hasil tersebut akan diperoleh model yang sesuai untuk implementasi sistem pendukung keputusan yang diterapkan Koperasi SPPS Bunga Sinar Mentari.
IMPLEMENTASI FUZZY SUGENO UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN BARANG
Rikky Wisnu Nugraha;
Sri Rahayu
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1267.78 KB)
Perusahaan Fifa Outdoor Gear bergerak dalam bidang jasa sewa rental alat camping yang sudah berdiri sejak tahun 2016. Sewa menyewa merupakan suatu kegiatan dimana terdapat dua pihak terlibat, dimana pihak yang pertama meminjamkan suatu barang kepada pihak kedua dalam kurun waktu tertentu, dengan pembayaran harga yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Dalam proses bisnis yang dijalani oleh perusahaan ini, terdapat suatu kekurangan yaitu berkaitan dengan alat dan barang sewa itu sendiri. Dimana pemanfaatan barang outdoor masih kurang efektif dari segi pemanfaatan peralatan dan barang outdoor nya. Dengan dasar tersebut maka dibutuhkan pendukung keputusan dalam penentuan barang layak dan tidak layak Sistem Pendukung Keputusan adalah sistem yang dibuat untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang berkaitan dengan manajerial yang dapat meningkatkan kinerja para manajer di perusahaan dengan bantuan teknologi komputer. Salah satu metode Sistem Pendukung Keputusan adalah metode Fuzzy Sugeno. Dengan menggunakan penalaran IF dan THEN maka metode ini merupakan metode yang cocok pada kasus ini. Dengan penerapan Aplikasi sistem pendukung keputusan menentukan barang layak dan tidak layak menggunakan metode fuzzy pada Fifa Outdoor Gear, diharapkan dapat mengatasi permasalahan penentuan barang layak dan tidak layak sehingga perusahaan dapat memberikan pelayanan yang berkualitas.
TEKNOLOGI PENGHITUNG JUMLAH OBJEK OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Heri Purwanto;
Anggi Algifary Salim
Jurnal Komputer Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.286 KB)
Sensor ultrasonik merupakan sensor yang mengandung modul elektronik yang dapat mendeteksi sebuah objek dengan menggunakan suara dan pergerakan. Transmitter dari ultrasonik akan memancarkan sebuah gelombang suara ke arah depan, dan receiver akan menerima sinyal jika terdapat sebuah objek yang berada di depan. Methodology yang digunakan adalah Research & Development, agar diharapkan menghasilkan dan menguji keefektifan produk. Methodology yang dipakai mulai dari perancangan server, perancangan kontroler, perancangan software, desain produk, uji coba produk, pengambilan data, pembahasan produk dan analisis & laporan. Dengan adanya aplikasi ini akan dihasilkan sebuah penghitung jumlah objek otomatis dengan menggunakan teknologi sensor ultrasonik termasuk objek manusia. Jarak dari sensor ultrasonik ini dapat mencapai 4 meter dan dapat diatur. Dapat diimplementasikan pada suatu pintu masuk atau gerbang yang membutuhkan objek untuk dihitung seperti supermarket, taman wisata, mall, dan lain-lain. Aplikasi ini diharapkan untuk dikembangkan ulang oleh peneliti lain karena masih ada kekurangan dalam perhitungan objeknya.
IMPLEMENTASI ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM PEMILIHAN USAHA MIKRO (STUDI KASUS DINAS KOPERASI UMKM KOTA BANDUNG)
Atep Aulia Rahman;
Susi Susilawati
Jurnal Komputer Bisnis Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1592.623 KB)
Pemberdayaan adalah suatu upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. UMKM ini terdapat klasifikasi sesuai kelas yaitu unit usaha mikro dibina oleh kabupaten dan kota, usaha kecil diurus oleh provinsi, sedangkan usaha menengah berskala nasional. Dengan ini Dinas Koperasi UMKM Kota Bandung memfokuskan pada usaha mikro yang akan dilakukan kegiatan pemberdayaan. Namun pihak dinas tersebut dalam pemilihan usaha mikro untuk kegiatan pemberdayaan masih berdasarkan akurasi dari segi perizinan usaha, nilai aset dan nilai omset serta belum menggunakan metode perhitungan khusus sehingga penulis merekomendasikan sistem pendukung keputusan (SPK) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) karena hasil akhir berbentuk ranking. Dari penelitian ini mendapatkan hasil perangkingan dari 7 dipilih 3 yaitu Usaha Mikro Cilok Ambu sebagai peringkat pertama dengan nilai 0,3616 , Usaha Mikro Rumah Sate Cinta Mamah sebagai peringkat kedua dengan nilai 0,2211 dan Usaha Mikro Baso Tahu Nyentrie sebagai peringkat ketiga dengan nilai 0,1480. Sehingga ketiga usaha mikro tersebut yang akan mengikuti kegiatan pemberdayaan.
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN DOKUMENTASI ISO 9001:2015 BAGI LAYANAN INTERNAL STUDI KASUS PT. SINAR MULIA PLASINDO LESTARI
Devie Firmansyah;
Deny Nugraha
Jurnal Komputer Bisnis Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1050.609 KB)
Pada PT.Sinar Mulia Plasindo Lestari dengan menggunakan sistem dokumentasi yang ada saat ini, bagian Internal membutuhkan waktu untuk menentukan pelaporan dokumentasi kepada petinggi Perusahaan, atau dimana dokumentasi saat ini masih bersifat manual yaitu masih berbentuk kertas fisik yang di simpan pada rak-rak/lemari dokumen. Mampu mambangun sebuah Pengendalian Dokumentasi yang dapat membantu HRD dan pimpinan perusahaan melakukan dokumentasi secara tepat dan lebih mudah dengan Standar ISO 9001:2015. Mampu mengimplementasikan Pengendalian Dokumentasi ISO 9001:2015 Berbasis Web yang dimana dapat membantu HRD dan petinggi Internal Perusahaan untuk membantu Pelaporan Dokumen dan Dokumentasi Perusahaan. Dengan adanya aplikasi sistem Pengendalian Dokumen Sistem Manajemen Mutu Standar The International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 dapat membantu bagian internal perusahaan melakukan proses dokumentasi menjadi lebih cepat dan mudah sehingga memudahkan HRD dan petinggi Perusahaan dalam melakukan pengesahan dokumen, serta membantu dalam distribusi dokumen baik sasaran mutu, dan capaian mutu layanan internal perusahaan. Dengan aplikasi sistem pengendalian dokumen, bagian internal saat ini tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan pelaporan dokumentasi kepada petinggi Perusahaan.