cover
Contact Name
Tineke Saroinsong
Contact Email
tinekesaroinsong@gmail.com
Phone
+6281356331213
Journal Mail Official
tinekesaroinsong@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya ITS, Sukolilo, Surabaya, 60111, Indonesia Tel : +6287859160488
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE)
ISSN : -     EISSN : 27751031     DOI : https://doi.org/10.52158/jamere
The Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE) at https://journal.isas.or.id/index.php/JAMERE) is a blind peer-reviewed journal dedicated to the publication of quality research results in the field of Mechanical Engineering and Technological Innovation. Articles published in the JAMERE Journal include original scientific research results (top priority), while for scientific review articles that are new (not top priority) and also comments that are critical of the results of scientific papers published by the JAMERE journal. All publications in the JAMERE journal are open access that allows articles to be freely available online without subscribing to anything.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2026)" : 6 Documents clear
Perawatan Dan Perbaikan Fruit Elevator Pabrik Kelapa Sawit Marjuki, Ismael; Epriyandi, Epriyandi; Miftakhul Sasti, Rafly
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/9d081m18

Abstract

The palm oil plantation and processing industry is a key industry for Indonesia's economy. Palm oil exports are an important source of foreign exchange earnings, and this industry provides employment opportunities for millions of Indonesians. According to data from the Indonesian Ministry of Agriculture, the total area of palm oil plantations in Indonesia currently reaches around 8 million hectares, twice the area in the early 2000s, with around 30% located on the island of Kalimantan. In an analysis of the factors affecting Indonesia's palm oil exports (Ditjenbun, 2018). This research method is a qualitative research that emphasizes more on the process and results, how a treatment and care occurs and how to handle it effectively. Conclusion, Preventive maintenance is carried out on bucket bolts, bucket chains, transmission chains, and buckets. Preventive corrective maintenance is carried out on gearboxes, transmission chains, sprocket bearings, buckets, and bucket chains. Preventive breakdown maintenance is carried out during the replacement of bucket chains, sprocket bearings, and transmission gears. There are various types of damage that commonly occur in Fruit Elevators, including: damage to buckets, sprocket bearings, gearboxes, oil seals, and bucket chains. The causes of damage generally come from wear and tear, lack of lubrication, or mechanical wear due to high workload. Daily, weekly, monthly, and annual maintenance has been carried out with respective procedures such as lubrication, component checks, replacement of spare parts, and overhaul. The implementation of this maintenance schedule has proven effective in reducing the frequency of damage. Component replacement history data shows that components such as liners, sprockets, buckets, and gearboxes have the highest damage rates, thus requiring special attention and periodic monitoring to prevent repeated damage.
Pengaruh Variasi Campuran Air Suling dan Air Mineral pada Larutan Elektrolit terhadap Tegangan Aki Norhidayah, Siti; Saputra, Hildar; Hurung Anoi, Yano; Ratnawati, Ratnawati
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/fym0zz84

Abstract

Accumulator/aki adalah suatu jenis baterai yang banyak digunakan untuk  kendaraan  bermotor. Aki motor secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu aki basah dan aki kering. Di dalam aki basah terdapat cairan yang disebut elektrolit, elektrolit ini terbuat dari kandungan asam dengan air. Namun kandungan asam yang dihasilkan terkadang tidak sama dikarenakan pemilihan campuran air yang digunakan kurang tepat. Tujuan dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui campuran elektrolit paling efektif terhadap perfoma tegangan pada aki dengan membandingkan penggunaan antara air suling dan air mineral. Metode penelitian ini bersifat eksperimental dengan membandingkan variasi larutan elektrolit pada dua aki berkapasitas 35Ah dan 45Ah. Output yang menjadi perbandingan yaitu pengukuran nilai tegangan yang dihasilkan oleh dua buah aki yang diuji. Pengujian dilakukan dalam kurun waktu 15 menit sampai 120 menit sebelum dan setelah charge. Pengukuran pada mobil berkapasitas 1200 cc dengan putaran 1000 rpm sampai 3000 rpm, larutan elektrolit pada air suling mendapatkan nilai tegangan yang lebih tinggi daripada air mineral, dengan tegangan saat penuangan pertama setelah 120 menit yaitu 12.9 volt dan setelah dicharge naik menjadi 13.6 volt.  Kemudian di mobil pada putaran 1000 rpm mendapatkan tegangan stabil 14.5 volt dan saat start engine pertama 10.2 volt. Kesimpulan dari penelitian ini elektrolit air suling terbilang lebih cocok digunakan untuk air aki ketimbang elektrolit air mineral. Untuk pemakaian jangka lama elektrolit air suling lebih baik dibandingkan elektrolit air mineral yang mudah panas saat digunakan pada jangka waktu yang lama dan diputaran rpm tinggi
Pengaruh Kecepatan Potong dan Kecepatan Pemakanan terhadap Kekasaran Permukaan Baja ST42 pada Proses Pembubutan Konvensional Maryanti, Budha; Joni Pasau, Fransye; Harahap, Veryyon; Pongsapan, Lia; Putra, Renaldi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/dm3ctk40

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kecepatan potong, kecepatan pemakanan, dan kedalaman potong terhadap kekasaran permukaan hasil pembubutan baja karbon ST42. Pengujian dilakukan menggunakan mesin bubut konvensional dengan spesimen ST42 berdiameter 30 mm dan panjang 50 mm. Parameter permesinan divariasikan pada kecepatan potong 100–500 rpm, kecepatan pemakanan 2,25–2,50 mm/rev, serta kedalaman potong 1,5 mm dan 2,5 mm. Pengukuran kekasaran permukaan dilakukan menggunakan surface roughness tester Mitutoyo SJ-310. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan potong menurunkan kekasaran permukaan, sedangkan peningkatan kecepatan pemakanan meningkatkan kekasaran. Nilai kekasaran permukaan terendah sebesar 3.792 µm diperoleh pada kecepatan potong 500 rpm, kecepatan pemakanan 2,25 mm/rev, dan kedalaman potong 2,5 mm
Pengaruh Pembersihan Biogas Menggunakan Larutan NaOH terhadap Performa Motor Bensin: Studi Komparatif RPM, Torsi, Konsumsi Bahan Bakar, dan Emisi Gas Buang Chandra Dwiaji, Yudhi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/6t3chv51

Abstract

Biogas merupakan sumber energi terbarukan yang menjanjikan untuk aplikasi motor bakar, namun kandungan kontaminan seperti CO₂ (25-45%), H₂S (10-40 ppm), dan H₂O mengurangi nilai kalor dan dapat merusak komponen mesin. Penelitian ini menganalisis pengaruh pembersihan biogas menggunakan larutan NaOH terhadap performa motor bensin 4-tak. Pengujian dilakukan pada motor bensin dengan variasi konsentrasi NaOH (0%, 10%, 20%, 30%) untuk pembersihan biogas. Parameter yang diukur meliputi RPM, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (KBBS), suhu gas buang, dan emisi gas (CO, CO₂, HC, O₂). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH optimal sebesar 20% dapat menurunkan kandungan CO₂ hingga 71,9% dengan peningkatan kemurnian CH₄ mencapai 87,76%. Performa motor dengan biogas terproses menunjukkan stabilitas putaran yang lebih baik, torsi meningkat 8-12%, dan emisi CO₂ turun 15-22% dibandingkan biogas tanpa pembersihan. Efisiensi konsumsi bahan bakar dengan biogas terproses mencapai 144,625 g/kW.jam, lebih efisien dibanding bensin premium. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk optimalisasi pemanfaatan biogas sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Perancangan Model Turbin Air Dengan Sistem Sirkulasi Tertutup Anhar, Muh; Chandra Dwiaji, Yudhi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/edzfhx92

Abstract

Masyarakat modern sangat lekat dengan kemajuan teknologi, dengan teknologi masyarakat dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan energi, salah satu contoh adalah energi listrik hasil engolahan mesin konversi energi air dengan menggunakan turbin.Tujuan perancangan ini sebagai pemecahan masalah yang dihadapi pada daerah yang tidak ada aliran sungai ataupun air terjun untuk membuat turbin air dengan model sirkulasi tertutup. Adapun metodologi dalam perancangan ini adalah eksperimen yang di dukung oleh program autocad 2010.Dari hasil perancangan diperoleh daya turbin sebesar 1,56 watt dengan tandon sebagai patokan perancagan dan penggunaan pompa (positive displacement pump) sebagai alat pensirkulasi
Studi Analisis Perbandingan Laju Korosi Pada Permukaan Material Plat Aluminium 1100-0 Dengan Menggunakan Inhibitor Cat Epoxy Diton 9120 Primer Grey Dalam Larutan Air Laut K3Fe 9,0%, NaOH 4,76% Simons, Yuliana; Joni Pasau, Fransye; Syarif, Muhammad; Lau Yalla, Yosua; Yusprasetyo, Dwi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/nzwgxy77

Abstract

Masalah korosi merupakan suatu material yang prosesnya berjalan lambat. Berbagai faktor dapat mempengaruhi terjadinya korosi diantaranya lingkungan campuran logam dan lain-lain. Aluminium mudah dibentuk, bisa ditempa menjadi lembaran, ditarik menjadi kabel, dan diekstrusi menjadi batang dengan berbagai bentuk penampang. Inhibitor secara umum adalah zat kimia. Penggunaan tiga jenis larutan yang berbeda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju korosi pada permukaan plat aluminium 1100-0. Larutan HCl menunjukkan tingkat korosivitas paling tinggi karena sifatnya sebagai asam kuat yang mampu melarutkan lapisan oksida pelindung aluminium, sehingga mempercepat terjadinya reaksi elektrokimia dan meningkatkan laju korosi secara signifikan. Penggunaan inhibitor berupa cat epoxy diperlukan sebagai pelindung permukaan aluminium 1100-O karena material ini rentan mengalami korosi ketika terpapar langsung oleh larutan yang bersifat asam, oksidatif, maupun basa. Cat epoxy berfungsi sebagai lapisan penghalang yang efektif untuk mencegah kontak langsung antara permukaan aluminium dan lingkungan korosif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6