cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285146303044
Journal Mail Official
bayu.dwisetyo@unimman.ac.id
Editorial Address
Jalan Pandu Pangiang Lingkungan, Pandu, Kec. Bunaken, , Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 95249
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Amanah
ISSN : 25804189     EISSN : 29626366     DOI : 10.52714
Core Subject : Health,
Keperawatan Dasar, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Komunitas, Keperawatan keluarga, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Kritis, Manajemen Keperawatan, Ilmu Kebidanan, Ilmu Kefarmasian, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, dan Fisioteraphy
Articles 272 Documents
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI KELURAHAN BAILANG LINGKUNGAN II MANADO Kristine Dareda
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.899 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang pola asuh orang tua dalam hubungannya dengan kesehatan mental remaja memberikan hasil konsisten. Beberapa penelitian pola asuh menunjukan dampak yang positif pada kesehatan mental remaja. Dalam penelitian ini, saya berpendapat untuk menguji hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado.Jenis penelitian ini bersifat korelasional dengan menggunakanChi-sguare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado. Metode penelitian ini cross sectional. Penarikan sample menggunakan teknik purposive sampling, dan didapatkan partisipasi sebanyak 60 pasangan orang tua dengan anak remajanya. Dimana hasilnya mnggunakan Chi-sguare with fisher’Exact Testdidapatkan hasilnya bahwa nilai p volue0,002 lebih kecil dari nilai taraf signifikan sebesar (0,002< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado.Kesimpulan bagi orang tua agar dapat lebih berperan dalam pola asuh pada anak remajanya, untuk implikasi dimasyarakat, perawat komonitas agar agar meningkatkan kesehatan mental remaja dengan memperhatikan berbagai faktor yang mendukung selain pola asuh, misalnya mengoptimalkan peransocial masyarakat, dan dengan mengoptimalkan kondisi lingkungan sekolah yang konduksif untuk kesehatan mental remaja dengan bekerja sama dengan pihak sekolah.
HUBUNGAN FASILITAS POSYANDU DAN PERAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAILANG Wenda M Oroh
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.021 KB)

Abstract

Pelayanan gawat darurat merupakan salah satu komponen pelayanan di rumah sakit yang dilaksanakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang setiap saat terdapat kasus dengan berbagai tingkat kegawatan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Hubungan Kompetensi Perawat Gawat Darurat dengan Kinerja Perawat IGD RSUD Kota Kotamobagu. Desain penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel sebanyak 22 orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan umur paling banyak 26-35 tahun yaitu 15 responden (68,2 %), jenis kelamin paling banyak yaitu laki-laki12 responden (54,5%), tingkat pendidikan paling banyak yaitu D3 19 responden (86,4%), lama kerja terbanyak yaitu < 5 tahun15 responden (68,6) Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat ada hubungan kompetensi perawat gawat darurat dengan kinerja perawat di IGD RSUD Kota Kotamobagu.dimana nilaip =0,013. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI (EARLY AMBULATION)DENGAN WAKTU PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT ADVENT MANADO Silvia Dewi M Riu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.518 KB)

Abstract

Pendahuluan hasil observasi mobilisasi dini belum sering diterapkan pada pasien post operasi sectio caesarea. Waktu penyembuhan luka akan menjadi lama apabila klien tidak segera melakukan mobilisasi dini karena kendala klien takut atau malas beraktivitas. Perlu adanya cara agar ibu mengetahui salah satu untuk mempercepat waktu penyembuhan luka adalah dengan mobilisasi dini. Tujuan penelitian mengetahui Hubungan Mobilisasi Dini ibu post Sectio Caesaria dengan waktu penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Advent Manado. Metode penelitian menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan Mobilisasi Dini ibu post Sectio Caesaria waktu penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Advent Manado. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian:variabel mobilisasi dini dominan kategori mobilisasi dini yang aktif.Variabel masa penyembuhan Sectio Caesarea dominan kategori sembuh. Kesimpulan Ada hubungan antara Variabel Mobilisasi dini dengan waktu penyembuhan luka post operasi Sectio Caesarea di Ruang Kebidanan RS. Advent Manado.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RSJ. RATUMBUYSANG MANADO Sunarti Baso
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.346 KB)

Abstract

Komunikasi Terapeutik merupakan interaksi interpersonal antara perawat dan pasien, dimana selama interaks iini perawat berfokus kepada kebutuhan pasien dan dilakukan melalui pertukaran informasi yang efektif, dorongan dari dalam maupun dari luaruntukberkomunikasi yang terapeutik memerlukan motivasi dari seorang perawat yang berinteraksidengan pasien dalam proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik pada pasien gangguan jiwa di RSJ.Ratumbuysang Manado. Penelitian dilakukan menggunakan metode Cross Sectional, dengan sampel perawat yang bekerja di ruang rawat inap RSJ. Ratumbuysang berjumlah 40 responden diambil dengan teknik Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian kuisioner. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan program computer SPSS versi 16.0.Uji yang digunakan yaitu ujichi square dengan tingkat kemagnaan (α) = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini melalui hasil uji chi square didapat nilai p sebesar 0,019 (p<0,05) yang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KEMAMPUAN BERSOSIALISASI PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 MANADO Minar Hutahuruk
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.387 KB)

Abstract

Sosialisasi merupakan proses dimana individu dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya dan menjadi masyarakat yang berguna di lingkungan sosialnya. Sosialisasi berpengaruh pada pembentukan kepribadian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kemampuan Bersosialisasi Pada Remaja Di SMP Negeri 6 Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metodepenelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 orang dengan menggunakan quota sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer dengan uji statistik chisquare dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa didapatkan jenis kelamin terbanyak dalam penelitian ini adalah laki-laki 36 responden (52,9%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan kemampuan bersosialisasip=0,003. Dimana nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05.
HUBUNGAN POLA NUTRISI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BAHU MANADO Irma M Yahya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.917 KB)

Abstract

Preeklasi ialah penyakit dengan tanda-tanda khas tekanan darah tinggi (hipertensi), pembengkakan jaringan (edema), dan di temukannya protein dalam urin (proteinuria) yang timbul karena kehamilan. Faktor makanan juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya preeklamsi walau kadarnya hanya sedikit. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara Pola nutrisi dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Bahu Manado.penelitian di gunakan dengan menggunakan Metode Penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel di ambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 25 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data di lakukan dengan cara kusioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul di olah dengan uji statistik Chisquere dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitiaan menunjukan 7 responden (2,8%) yang memiliki pola nutrisi kurang terdapat 1 responden (4,0%) yang tidak terjadi preeklamsi dan 6 responden (24,0%) yang terjadi preeklamsi. Sedangkan dari 18 responden (7,2%) yang memiliki pola nutrisi baik, terdapat 16 responden (64%) yang tidak terjadi preeklamsi dan terdapat 2 responden (0,8%) yang terjadi preeklamsi. Kesimpulan terdapat hubungan antara pola nutrisi dengan kejadian preeklamsi p= 0,001 <α = 0,05, selain itu di peroleh juga nilai OR= 0,021 artinya ibu yang memiliki pola nutrisi dengan kategori kurang 0,021 kali beresiko.
HUBUNGAN STRES KERJA PERAWAT DENGAN RESPON TIME YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN DI UNIT GAWAT DARURAT RS ADVENT MANADO Suwandi I. Luneto
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.601 KB)

Abstract

Bekerja di IGD membutuhkan kecekatan, keterampilan, dan kesiagaan setiap saat.Pelayanan pasien gawat darurat harus mengacu pada doktrin dasar pelayanan gawat darurat yaitu time saving is life saving (waktu adalah nyawa). (Basuki dkk, 2009). Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan lembar observasi. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 20.0 untuk di analisa dengan menggunakan hasil uji Chi-Square with Fisher’s Exact Test didapatkan hasil bahwa nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai taraf signifikan sebesar (0,000 < 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa didapatkan jenis kelamin terbanyak dalam penelitian ini adalah perempuan 23 responden (71,9%) dan Respons Time Perawat di ruang ICU dan IGD RSUD Bitung sebagian besar < 5 Menit. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan sarana prasarana dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05, terdapat hubungan beban kerja dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05.
HUBUNGAN UMUR DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN SINDULANG I LINGKUNGAN II DENGAN PEMANFAATAN PUSKESMAS TUMINTING Rahmat Hidayat
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.157 KB)

Abstract

ABSTRAK Pembangunan Kesehatan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum sebagai yang dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan umur dan pengetahuan masyarakat Kelurahan Sindulang 1 Lingkungan II dengan pemanfaatan Puskesmas Tuminting.Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional.Sampel responden sebanyak 125 orang dengan menggunakan purpose sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Di analisa dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitianjenis kelamin paling banyak perempuan 71responden (58,8%), pendidikan paling banyak pendidikan SD48responden (38,4%), pekerjaan paling banyak IRT 52responden (41,6%).Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat ada hubungan umur dengan pemanaatan Puskesmas Tuminting dimana nilai p value 0,000 dimana < nilai α 0,05, hubungan pengetahuan dengan pemanaatan Puskesmas Tuminting dimana nilai p value 0,000 dimana < nilai α 0,05,
HUBUNGAN FAKTOR FAKTOR EKSTERNAL DENGAN RESPON TIME PERAWAT DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RSUD BITUNG Agust Arthur laya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.159 KB)

Abstract

IGD (Instalasi Gawat Darurat) adalah salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan penanganan awal bagi pasien yang menderita sakit dan cedera, yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya di IGD dapat ditemukan dokter dari berbagai spesialisasi bersama sejumlah perawat dan juga asisten dokter.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Faktor-Faktor Eksternal dengan Respon Time perawat dalam penanganan pasien Gawat Darurat di RSUD Bitung.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survei analitik yang bersifat Cross Sectional.Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 32 orang dengan menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan lembar observasi. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 20.0 untuk di analisa dengan menggunakan hasil uji Chi-Square with Fisher’s Exact Test didapatkan hasil bahwa nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai taraf signifikan sebesar (0,000 < 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa didapatkan jenis kelamin terbanyak dalam penelitian ini adalah perempuan 23 responden (71,9%) dan Respons Time Perawat di ruang ICU dan IGD RSUD Bitung sebagian besar < 5 Menit. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan sarana prasarana dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05, terdapat hubungan beban kerja dengan respon time perawat dalam penanganan pasien gawat darurat di RSUD Bitung dengan nilai p= 0,000 dan nilai p ini lebih kecil dari nilai a = 0,05.
HUBUNGAN KOMUNIKASI PEMBERIAN OBAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG PAVILIUM RIBKARSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Silvia Dewi M Riu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.296 KB)

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan teknik verbal dan nonverbal yang digunakan petugas kesehatan khususnya perawat untuk memfokuskan pada kebutuhan pasien. Kepuasan pasien terhadap komunikasi perawat merupakan tingkat perasaan seorang pasien setelah membandingkan komunikasi perawat yang dirasakan dengan harapan yang diinginkan oleh pasien setelah menjalani rawat inap. Seorang perawat yang menyampaikan pesan dengan kata-kata yang tidak dimengerti dan penyampaian yang terlalu cepat akan mempengaruhi penerimaan pesan yang diterima oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang mendalam tentang hubungan antara komunikasi perawat dengan kepuasan pasien di ruang Pavilium Ribka RSU Pancaran Kasih GMIM Manado, menggunakan metode penelitian deskriptif analitikdengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 30 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Selanjutnya data yang diperoleh diolah dengan menggunakan bantuan komputerisasi untuk dianalisa denganuji Chi Squaredengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden yang terbanyak menurut umur yaitu 30-35 tahun sebanyak 15 responden (50,0%), menurut jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 18 responden (60,0%) dan memurut pendidikan yaitu SMA sebanyak 17 responden (56,7%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara komunikasi pemberian obat dengan kepuasan pasien, dengan nilai signifikan p=0,000 yang menunjukkan bahwa nilai p value lebih kecil dari nilai α 0,05. Nilai Odds Ratio = 115,000 yang artinya komunikasi yang kurang baik 115 kali lebih beresiko terhadap kepuasan pasien.

Page 5 of 28 | Total Record : 272