cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285146303044
Journal Mail Official
bayu.dwisetyo@unimman.ac.id
Editorial Address
Jalan Pandu Pangiang Lingkungan, Pandu, Kec. Bunaken, , Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 95249
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Amanah
ISSN : 25804189     EISSN : 29626366     DOI : 10.52714
Core Subject : Health,
Keperawatan Dasar, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Komunitas, Keperawatan keluarga, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Kritis, Manajemen Keperawatan, Ilmu Kebidanan, Ilmu Kefarmasian, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, dan Fisioteraphy
Articles 272 Documents
HUBUNGAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN KLIEN DI RUANG RAWAT INAP ASOKA BOUGENVILLE RS. R. W. MONGISIDI MANADO Ilhamsyah Ilhamsyah
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.367 KB)

Abstract

Secara umum mutu pelayanan kesehatan di Indonesia masih relatif belum profesional. Hal ini bisa di lihat dengan adanya kemampuan profesional terbatas, pengaturan tugas yang kurang efektif, dan fasilitas maupun alat yang kurang memadai. Di sisi lain, di era globalisasi dengan berbagai konsekuensinya seperti tuntutan pelayanan rumah sakit yang semakin kompetitif menuntut petugas kesehatan untuk bertindak profesional (Agus kuntoro, 2010). Sampel yang digunakan adalah eksidental sampling yaitu ibu-ibu inpartu kala 1 fase aktif diruang bersalin Rumah Sakit Advent Manado yang berjumlah 15 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan carakuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan computer program spss 21.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure terhadap nenurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif dengan nilai p = 0.0001 dimana nilai p ≤ α 0.05. Kesimpulan ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure tergadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif.
HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN SIKAP REMAJA PADA PERGAULAN SEKS BEBAS DI SMK YAPIM MANADO Agust Arthur laya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.782 KB)

Abstract

Di zaman modern seperti sekarang ini, pergaulan bebas merupakan suatu fenomena yang tidak asing lagi. Pergaulan bebas diartikan sebagai pergaulan yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di dalam masyarakat. Menurut Yarni fenomena pergaulan bebas sering dihubungkan dengan perilaku seks bebas yaitu hubungan antara laki-laki dan perempuan tanpa didasari ikatan pernikahan yang sah, dilakukan dengan bebas atau merupakan tindakan perzinahan.Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Keluarga Dengan Sikap Remaja Pada Pergaulan Seks Bebas Di SMK YAPIM Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 86 orang dengan menggunakan non probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesoner. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk di analisa dengan uji statistic chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan pola asuh keluarga dengan sikap remaja pada pergaulan seks bebas p=0,000. Dimana nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05.
HUBUNGAN POLA NUTRISI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS BAHU MANADO Irma M Yahya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.173 KB)

Abstract

Preeklamsi ialah penyakit dengan tanda-tanda khas tekanan darah tinggi (hipertensi), pembengkakan jaringan (edema), dan di temukannya protein dalam urin (proteinuria) yang timbul karena kehamilan. Faktor makanan juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya preeklamsi walau kadarnya hanya sedikit. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara Pola nutrisi dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Bahu Manado.penelitian di gunakan dengan menggunakan Metode Penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel di ambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 25 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data di lakukan dengan cara kusioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul di olah dengan uji statistik Chisquere dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitiaan menunjukan 7 responden (2,8%) yang memiliki pola nutrisi kurang terdapat 1 responden (4,0%) yang tidak terjadi preeklamsi dan 6 responden (24,0%) yang terjadi preeklamsi. Sedangkan dari 18 responden (7,2%) yang memiliki pola nutrisi baik, terdapat 16 responden (64%) yang tidak terjadi preeklamsi dan terdapat 2 responden (0,8%) yang terjadi preeklamsi. Kesimpulan terdapat hubungan antara pola nutrisi dengan kejadian preeklamsi p= 0,001 <α = 0,05, selain itu di peroleh juga nilai OR= 0,021 artinya ibu yang memiliki pola nutrisi dengan kategori kurang 0,021 kali beresiko.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PRELANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DESA KOTABUNAN KECAMATAN KOTABUNAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Julia Villy Rottie
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.88 KB)

Abstract

Hipertensi atau lebih dikenal dengan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang ditunjukan oleh angka sistolik (bagian atas) >140 dan diastolik (bagian bawah) >90 pada pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya (Shadine,2010). Sampel yang digunakan adalah eksidental sampling yaitu ibu-ibu inpartu kala 1 fase aktif diruang bersalin Rumah Sakit Advent Manado yang berjumlah 15 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan carakuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan computer program spss 21.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure terhadap nenurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif dengan nilai p = 0.0001 dimana nilai p ≤ α 0.05. Kesimpulan ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure tergadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PMO TENTANG PENCEGAHAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN TB PARU DI KECAMATAN GIRIAN KOTA BITUNG Abdul Rahim Mokodompit; Agust A. Laya; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.177 KB)

Abstract

Pengawas Minum Obat (PMO) merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam strategi program DOTS (Directly Observed Treatment Thortcourse). Karena mengingat pengobatan TB paru yang relatife lama membuat penderita tidak teratur dalam minum obat. Untuk itu di perlukan seseorang yang mampuh mengawasi dan memberi motifasi pada penderita agar minum obat secara teratur dan tuntas. Melalui Petugas PMO sesuai dengan Standar Prosedur Operasional Kecamatan Girian Kota Bitung seorang petugas PMO dalam Keluaraga dapat mencegah terdinya kekambuhan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap PMO tentang pencegahan kekambuhan pada pasien TB paru di Kecamatan Girian Kota Bitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel di ambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 34 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner. Analisis data di uji menggunakan Uji Chi-Square. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS versi 16,0. Hasil uji statistik Chi-Square dan berdasarkan Fisher Exact Test diperoleh nilai p=0,001 (α<0,05), dimana nilai p kurang dari nilai α=0,05, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat adanya hubungan pengetahuan dengan sikap PMO tentang pencegahan kekambuhan pada pasien TB paru. Saran dalam penelitian ini perlu meningkatkan sikap PMO yang lebih baik sesuai dengan SPO yang telah ditetapkan oleh Puskesmas Girian Weru kota Bitung, sehingga dapat mencegah terjadinya kekambuhan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN TRIAGE DI INSTALASI GAWAT DARURAT UPTD RUMAH SAKIT. MANEMBO-NEMBO TIPE C BITUNG Boy Setiawan Lakibu; Swandi I Luneto; Irne Wida Desiyanti
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.804 KB)

Abstract

Triage adalah tindakan dimana pasien digolongkan berdasarkan prioritas kegawatannya. Pelaksanaan Triage oleh perawat di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengetahuan, keterampilan dan motivasi. Berdasarkan data yang didapatkan bahwa jumlah kunjungan pasien di instalasi gawat darurat (IGD) mengalami penambahan pada setiap tahunnya. Peningkatan ini terjadi sekitar 30% di seluruh IGD rumah sakit di dunia. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam pelaksanaan triage. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan desain penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Tekhnik penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu Nonprobability Sampling dengan metode sampel Sampling Jenuh. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden dengan alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner kemudian data di kumpulkan dan di olah menggunakan program komputer SPSS versi 16.0 untuk di analisa menggunakan hasil uji Chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square pengetahuan dengan pelaksanaan triage didapatkan nilai p = 004 < ɑ 0,05. Keterampilan dengan pelaksanaan triage didapatkan nilai p = 004 < ɑ 0,05. Motivasi dengan pelaksanaan triage didapatkan hasil nilai p = 004 < ɑ 0,05) dengan Odd Ratio 5. 250. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perawat Dalam Pelaksanaan Triage di Instalasi Gawat Darurat UPTD Rumah Sakit. Manembo-Nembo Tipe C Bitung. Disarankan agar perawat dapat menambah pengetahuan,keterampilan dan motovasi dalam melaksanakan triage
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP TINGKAT DAYA INGAT PADA PASIEN DEMENSIA DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR SENJA CERAH MANADO Putra Arung Jeram Karim; I Made Rantiasa; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.909 KB)

Abstract

Lansia di dunia dari tahun ke tahun semakin meningkat, bahkan pertambahan lansia menjadi yang paling mendominasi apabila dibandingkan dengan pertambahan populasi penduduk pada kelompok usia lainnya, sehingga dapat mempengarui fungsi kognitif pada pasien demensia. Demensia disebabkan oleh penyakit otak yang dapat berkembang mempengaruhi fungsi memori, berpikir, orientasi. Pemberian terapi musik adalah satu pengobatan non farmakologi yang dapat meningkatkan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap tingkat daya ingat pada pasien demensia di BPSLUT Senja Cerah Manado. Desain dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 20 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan Uji Mc. Nemar dengan tingkat kemaknaan Signifikansi. (ρ-value)= 0,001 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh antara pemberian terapi musik terhadap tingkat daya ingat pada pasien demensia di balai penyantunan sosial lanjut usia terlantar senja cera manado. Saran bagi pegawai BPSLUT agar kiranya bisa memberikan terapi non farmakologi seperti terapi musik kepada lansia secara progress dalam meningkatkan daya ingat lansia
HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT DI UPTD RSUD MANEMBO-NEMBO TIPE C BITUNG Ciska Oktavianti
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.04 KB)

Abstract

Efisiensi dan ketahanan dalam bekerja, yang dapat disebabkan oleh kelelahan yang sumber utamanya adalah kelelahan visual, kelelahan fisik umum, kelelahan syaraf, kelelahan oleh lingkungan yang monoton, dan kelelahan oleh lingkungan kronis terus-menerus sebagai faktor secara menetap. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja perawat di ruang instalasi gawat darurat. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden yang memenuhi kriteria dan sesuai dengan syarat uji statistik yaitu sebanyak 32 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuesioner dan lembar observasi kepada tiap responden. Selanjutnya data yang telah dikumpulkan diolah menggunakan program Komputer SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji statistik Chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05 Hasil dalam penelitian ini terdapat ada hubungan shift kerja dengan kelelahan kerja perawat di UPTD RSUD Manembo-Nembo tipe C bitung p = 0.000. Nilai p ini lebih dari kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian yaitu ada hubungan shift kerja dengan kelelahan kerja perawat di ruang instalasi gawat darurat. Saran diharapkan dapat memanfaatkan hasil yang telah didapatkan dengan dan menerapkannya dalam pelayanan kesehatan.
PENGARUH EDUKASI TANGGAP DARURAT BENCANA DENGAN METODE TABLETOP DISASTER EXERCISE TERHADAP PENGETAHUAN PENATALAKSANAAN KORBAN BENCANA PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN DI STIKES MUHAMMADIYAH MANADO Susana Sebu; Faradilla M. Suranata; Silvia Dewi Mayasari Riu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.058 KB)

Abstract

Besarnya kejadian bencana pada saat ini menuntut perawat memaksimalkan perannya sebagai disaster nursing. Salah satu cara untuk memenuhi tuntutan tersebut adalah dengan memberikan edukasi secara dini kepeda mahasiswa keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tanggap darurat bencana dengan metode tabletop disaster exercise terhadap keterampilan penatalaksanaan korban bencana pada mahasiswa SI Keperawatan di STIKES Muhammadiyah Manado. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimental dengan desain penelitian one grup pretest-postest design. Responden dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester VI STIKES Muhammadiyah Manado sejumlah 15 responden dengan menggunakan teknik purpose sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan computer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji statistic Mc Nemar dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan pengetahuan sebelum diberikan edukasi kurang baik 15 (100%). Pengetahuan setelah diberikan edukasi baik 15 (100%). Hasil uji stastistik didapatkan p value=0,000 dimana nilai p=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi tanggap darurat bencana dengan metode TDE terhadap pengetahuan penatalaksanaan korban bencana pada mahasiswa SI keperawatan di STIKES Muhammadiyah Manado. Saran: Diharapkan dapat ditambahkan metode pembelajaran tentang TDE dalam materi keperawatan GADAR.
HUBUNGAN KOMPETENSI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN SOP IDENTIFIKASI PASIEN Ria inda sari paturusi; Zainar Kasim; Rahmat H Djalil
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 3 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.846 KB)

Abstract

Salah satu sasaran keselamatan pasien yaitu Ketepatan Identifikasi Pasien.Ketepan Identifikasi Pasien sangat penting,bila terjadi Kesalahan Mengidentifikasi pasien akan Mengakibatkan hal fatal bagi pasien. Mengidentifikasi pasien bertujuan agar dalam pemberian Perawatan pada pasien dengan tepat dan tidak terjadi kesalahan dalam pemberian perawatan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kompetensi perawat dengan kepatuhan pelaksanaan SOP identifikasi pasien di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang Pengumpulan data dilakukan meggunakan lembar observasi. Di analisa dengan uji statistic Chi-Square selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0. Berdasarkan hasil yang di dapat dalam penelitian ini dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan signifikansi nilai p = 0,003 < 0,05). Yang artinya Ha di terima dan Ho ditolak dengan hasil uji kompetensi perawat 17(56,7%) dan kepatuhan pelaksanaan sop identifikasi pasien 15(50,0%)Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan kompetensi perawat dengan kepatuhan pelaksanaan SOP identifikasi pasien. Saran bagi perawat lebih meningkatkan lagi kompetensi perawat dalam melakukan kepatuhan pelaksanaan SOP identifikasi pasien.

Page 6 of 28 | Total Record : 272