cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2025)" : 14 Documents clear
KESESUAIAN SUMBER DAYA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN KATEGORI REKREASI PANTAI KUWARU KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Rahmayanti, Laila; Sari, Deasy Fitria; Anindya, Nazhara; Pawestri, Rafida Ayuning
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Kuwaru yang terletak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis ekowisata dan keberlanjutan. Akan tetapi, pengembangan kawasan wisata tidak dapat dilakukan tanpa memperhatikan kesesuaian sumber daya yang dimiliki serta daya dukung lingkungan yang tersedia untuk menjamin keberlanjutan dan mencegah degradasi ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sumber daya dan daya dukung kawasan Pantai Kuwaru sebagai destinasi rekreasi berdasarkan parameter fisik, ekologis, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi langsung terhadap kondisi fisik dan lingkungan pantai serta studi literatur yang mendalam. Adapun parameter yang dianalisis meliputi kedalaman perairan, tipe dan lebar pantai, material dasar perairan, kecepatan arus, kemiringan pantai, penutup lahan, kecerahan perairan, keberadaan biota berbahaya serta ketersediaan air tawar. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Pantai Kuwaru memiliki nilai indeks kesesuaian sebesar 49% yang termasuk dalam kategori S3 (sesuai bersyarat) dan daya dukung kawasan sebesar 12 orang/hari yang didominasi oleh aktivitas memancing. Berdasarkan evaluasi didapatkan hasil nilai kesesuaian lahan di Pantai Penelitian ini kiranya dapat dijadikan evaluasi atau rekomendasi untuk mengelola dan mengembangkan Pantai Kuwaru kedepannya.Kata Kunci : Pantai Kuwaru, daya dukung kawasan, kesesuaian lahan, wisata pesisir, ekosistem berkelanjutan.
ANALISIS DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN INDIKATOR BEBAN PENCEMAR AIR DI KAWASAN PERTAMBANGAN PASIR DI KECAMATAN GALUR, KABUPATEN KULON PROGO, D. I YOGYAKARTA Putri, Hasna Ivythania; Prasetyo, Danang Budi; Azzahra, Qoni; Tarigan, Yemima Stevani
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya tampung air adalah kemampuan badan air seperti sungai, danau, waduk untuk menampung beban pencemar air agar tetap memenuhi baku mutu air berdasarkan parameter fisik, kimiawi ataupun mikrobiologi. Kualitas air sungai menggambarkan kondisi air berdasarkan kandungan makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain yang ada di dalamnya. Di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, D.I.Yogyakarta terdapat aktivitas penambangan pasir dan batu di Sungai Progo yang berpotensi menurunkan kualitas air sungai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas mutu air dianalisis dengan menggunakan metode indeks pencemaran (IP) dan daya tampung lingkungan Sungai Progo berdasarkan beban pencemar air (BPA). Berdasarkan hasil perhitungan terhadap kualitas mutu air didapatkan indeks pencemaran (IP) Sungai  termasuk kedalam kategori kondisi baik dengan skor 0,991. Sedangkan, hasil perhitungan daya tampung lingkungan terhadap beban pencemar air (BPA) ditemukan bahwa Sungai Progo telah mencapai ambang batas maksimum daya tampung terhadap parameter Total Solid Solid (TSS) sebesar -536.948,02 Kg/hari dan Dissolved Oxygen (DO) sebesar -13.489,11 Kg/hari.
Analisis Kelayakan Usahatani Tanaman Bawang Merah Daerah Pesisir Dan Daerah Lahan Sawah Rama, Alessandro; Sambodo, Reo; Mildaryani, Warmanti
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum) merupakan tanaman hortikultura dari komoditi sayuran yang telah lama diusahakan oleh petani. Lahan pertanian di sawah terus berkurang akibat pemukiman dan infrastruktur yang meningkat. Kabupaten bantul merupakan daerah lahan pesisir yang memilki sumber daya alam dan kegiatan ekonomi dalam pertanian. Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo merupakan salah satu penghasil bawang merah terbesar di yogyakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan bawang merah lahan pesisir dan lahan sawah serta menentukan mana yang lebih menguntungkan antara kedua tempat tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 sampai bulan Maret 025 menggunakan metode survey. Data yang dianalisis termasuk biaya produksi, penerimaan, pendapatan kemudian diuji dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa total biaya usahatani bawang merah lahan pesisir mencapai Rp 57.209.658,29/Ha/musim tanam, lebih kecil dibandingkan dengan usahatani bawang merah lahan sawah hanya sebesar Rp 73.458.030,47/Ha/musim tanam, namun total penerimaan bawang merah lahan pesisir lebih tinggi yaitu Rp 202.098.958/Ha/musim tanam dibandingakan lahan sawah yang hanya Rp 161.309.511/Ha/musim tanam. pendapatan rata-rata dari bawang merah lahan pesisir lebih besar Rp 144.203.300/Ha/musim tanam, sedangkan bawang merah lahan sawah hanya Rp 87.851.480/Ha/musim tanam. R/C rasio menunjukan usahatani bawang merah lahan pesisir lebih menguntungkan 2,5 dibandingkan bawang merah lahan sawah 1,2. Hasil uji-t independent sample test menunjukan perbedaan yang signifikan antara kedua lokasi usaha tani, dengan pendapatan petani bawang merah lahan pesisir lebih besar.Kata Kunci : Usahatani, Usahatani bawang merah lahan pesisir, Usahatani Bawang Merah Lahan Sawah, Uji Beda t test.
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN HIDUP PADA KAWASAN PERTANIAN TERHADAP KOMODITAS BERAS KALURAHAN CATURTUNGGAL, KAPANEWON DEPOK, KABUPATEN SLEMAN, DIY. Zulkifli, Zaky; Dzakwan, Muhammad Zidan; Irhanissa, Salsabila; Ainaya, Dinda
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam kawasan pertanian padi di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fokus utama penelitian adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan ekologis masyarakat—seperti kebutuhan lahan pertanian dan pangan—dengan kapasitas alami kawasan dalam mendukung aktivitas pertanian secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis analisis data sekunder, meliputi informasi penggunaan lahan, jumlah penduduk, produktivitas padi, dan data lingkungan dari instansi resmi serta sumber terpercaya. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen dan pemanfaatan matriks analisis daya dukung lahan serta kebutuhan ekologis per kapita.Hasil analisis Menggunakan pendekatan supply and demand  menunjukkan bahwa daya dukung lingkungan kawasan pertanian untuk komoditas beras di Kalurahan Caturtunggal mengalami penurunan. Nilai kapasitas lahan tidak lagi mampu menyeimbangi beban ekologis yang ditimbulkan oleh pertumbuhan penduduk dan tekanan konversi lahan. Daya tampung lingkungan menunjukkan kondisi defisit, terutama terkait ketersediaan pangan dan perubahan fungsi lahan yang intensif. Rasio antara kebutuhan pangan penduduk dengan hasil produksi padi memperlihatkan disparitas yang substansial secara statistik, menandakan ancaman terhadap ketahanan pangan lokal.Kata kunci: Daya dukung lingkungan; daya tampung lingkungan; pertanian berkelanjutan; supply and demand ; ketahanan pangan; kawasan pertanian; Kalurahan Caturtunggal.

Page 2 of 2 | Total Record : 14