cover
Contact Name
Alfiana Laili
Contact Email
alfiana.laili@undikma.ac.id
Phone
+6285330983989
Journal Mail Official
m.veterinary@undikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Pemuda No.59A, Dasan Agung Baru, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MANDALIKA VETERINARY JOURNAL
ISSN : 27988732     EISSN : 27988732     DOI : https://doi.org10.33394/mvj.v2i2.6224
Mandalika Veterinery Journal (mvj) menerbitkan makalah berkualitas tinggi dan kebaruan yang berfokus pada Kedokteran Hewan dan Ilmu Peternakan. Bidang studi tersebut adalah anatomi, patologi, kedokteran dasar, kesehatan masyarakat veteriner, mikrobiologi, reproduksi veteriner, parasitologi, peternakan, dan kesejahteraan hewan. Makanan hewan, hewan pendamping, obat kuda, hewan air, hewan liar, jamu, akupunktur, epidemiologi, biomolekuler, forensik, hewan laboratorium dan model hewan dari infeksi manusia dipertimbangkan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): April" : 5 Documents clear
Prevalensi Ascariasis pada Babi di Peternakan Lingkungan Babakan Gerung Kecamatan Gerung Utara Kabupaten Lombok Barat Satrya Widnyana, I Ketut Alit
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.8524

Abstract

Cacing Ascaris suum merupakan parasit saluran pencernaan pada babi yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan berupa kekurusan, diare, penurunan produktivitas ternak dan kerugian ekonomi yang besar. Adanya infeksi ascaris suum pada hewan tidak menutup kemungkinan dapat menginfeksi manusia. Tujuan penelitian ini adalah mencari prevalensi dan faktor resiko terjadinya infeksi cacing A. suum pada babi di peternakan Lingkungan Babakan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 20 sampel feses babi, yang diambil secara random sampling. Sampel feses diperiksa di laboratorium clinical skill center (CSC) FKH Universitas Mandalika, dengan metode konsentrasi natif dan pengapungan menggunakan larutan gula jenuh. Hasil penelitian dari pemeriksaan feses babi menunjukan prevalensi infeksi cacing A. suum pada babi sebesar 70% yang ada di peternakan Lingkungan Babakan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Hasil menunjukkan bahwa faktor kepadatan kandang dan sanitasi berpengaruh terhadap prevalensi infeksi cacing A. suum pada babi, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukan adanya pengaruh terhadap infeksi parasit A. suum.Kata kunci : Ascaris suum, Babi, prevalensi, Kab. Lombok Barat
DETEKSI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA KUCING KAMPUNG (Felis silventris catus) DI PASAR TRADISIONAL KOTA MATARAM iri yanti, iri yanti; Purwanti, Ni Luh Lasmi; Ista'in Ningtyas, Novarina Sulsia; Atma, Candra Dwi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.9752

Abstract

Kucing liar adalah kucing yang tidak memiliki pemilik, sehingga kucing bisa hidup berkeliaran. Hewan tersebut sering dijumpai di pasar-pasar tradisional khususnya di tempat pembuangan sampah. Tempat pembuangan sampah merupakan lingkungan  yang kotor dan lembab yang dapat menjadi tempat perkembangan beberapa agent penyakit. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan akan dampak mengenai kejadian pada penyakit ektoparasit sehingga masyarakat cenderung acuh  terhadap kasus tersebut. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka perlu dilakukan pendeteksian ektoparasit pada kucing liar sehingga dapat diambil suatu langkah kebijaksanaan terutama untuk penanggulangannya. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya infeksi ektoparasit. Banyak sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 163 ekor kucing liar yang ada di pasar tradisional Kota Mataram yang terdiri dari 19 pasar tradisional yakni (Pasar Kebon Roek, pasar Ampenan ACC, pasar Perumnas, pasar Pagesangan, pasar Pagutan, pasar Karang Sukun, pasar Dasan Agung, pasar Rembige, pasar Cemara, pasar Karang Medain, pasar Cakranegara, pasar Karang Lelede, pasar Sindu, pasar Sayang- Sayang, pasar Karang Seraya, pasar Panglima, pasar Mandalika, pasar Selagalas dan pasar Abian Tubuh). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2023. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pendidikan Mandalika Devisi Parasitologi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dinyatakan 139 sampel positif terinfeksi ekoparasit dan 24 sampel lainnya dinyatakan negatif. Presentasi ektoparasit pada kucing liar di pasar tradisional Kota Mataram yaitu 85,3% yang terdiri dari Pinjal Ctenocephalides felis 57,7% dan Kutu Felicola subrostratus 27,7%. Tingginya infeksi ektoparasit tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi, dermatitis, anemia, gangguan hipersentivitas, kesakitan bahkan kematian.
Penambahan Tepung Kulit Udang Dalam Pakan Komersil Terhadap Kandungan Kolestrol dan Trigliserida Darah Ayam Joper Fase Finisher Husnaini, Farhan; Oktaviana, Dina; Kholik, Kholik; Nofisulastri, Nofisulastri; Munawaroh, Muhammad
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.11310

Abstract

Ayam kampung super (Joper) merupakan ternak yang cukup mudah beradaptasi di daerah lahan yang kerimg dan lebih kuat terhadap penyakit dibandingkan ayam jenis lainnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit udang dalam pakan komersil terhadap kandungan kolestrol dan trigliserida darah ayam joper fase finisher. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 2-15 September 2023 di Desa Aimual, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dan Uji Labolatorium lanjut di Klinik Hepatika Mataram. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini adalah ransum dengan kontrol P0 = 0%, P1 = 1%, P2 = 2%, P3 = 3% = P4 = 4% dengan 4 ulangan setiap perlakuan masing-masing terdiri dari 4 ekor ayam Joper umur 6-8 minggu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan tepung kulit udang dengan campuran pakan komersil (BR2) pada ayam Joper fase finisher terhadap kandungan kolestrol berpengaruh nyata pada P1 dan P3 (P<0,05), akan tetapi tidak ada pebedaan yang nyata terhadap trigliserida dan secara signifikan menurunkan pada P1 (P<0,05).
Deteksi Trypanosoma sp pada Sapi Bali (Bos sondaicus) Menggunakan Metode Ulas Darah Di Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Sumbawa Besar Fatoni, Dimas Tri; Ningtyas, Novarina Sulsia Ista'In; Rahmawat, Septyana Eka
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.11320

Abstract

Infeksi Trypanosoma sp merupakan infeksi menular yang dapat menyebabkan infeksi pada sapi, kuda, dan kerbau. Infeksi ini di sebabkan oleh parasit Trypanosoma yang di tularkan melalui gigitan lalat dan serangga perantara lainnya. Trypanosoma sp dapat menimbulkan kerugian ekonomi karena kematian hewan, terhambatnya pertumbuhan pada anak sapi, penurunan berat badan, penurunan produktivitas dan penurunan potensi produksi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Sapi Bali (Bos sondaicus) yang terjangkit Trypanosoma sp. Penelitian ini berjenis studi deskriptif. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Random sampling, Seluruh anggota populasi menjadi anggota dari kerangka sampel, sampel yang di gunakan pada penelitian ini sebanyak 19 sampel darah. Penelitian ini di lakukan pada bulan September tahun 2023 di Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Sumbawa Besar. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 19 sampel darah yang diperiksa di Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Sumbawa Besar tidak ditemukan yang terjangkit Trypanosoma sp.
Deteksi Telur Cacing Nematoda Gastrointestinal pada Feses Ayam Broiler (Gallus domesticus) Di Desa Embung Kandong Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur Hadi, Ruslan; Supriadi, Supriadi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.11378

Abstract

Salah satu unggas yang banyak menjadi sumber protein dan mampu meningkatkan kesejateraan peternak adalah ayam broiler. Ayam broiler populer di Indonesia sejak tahun 1990-an. Saat ini ayam broiler telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihan, seperti waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan bersifat menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya telur cacing nematoda gastrointestinal pada saluran pencernaan ayam broiler. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif labolatorik yang berupa deteksi telur cacing nematoda gastrointestinal pada ayam broiler. Rancangan penelitian ini menggunakan cross-sectional studi. Sebanyak Data 29 sampel feses ayam broiler telah dikoleksi secara acak dari lokasi pemeliharaan di Desa Embung Kandong hasil. Seluruh sampel fses kemudian diperiksa dengan menggunakan metode pengapungan gula jenuh. Hasil pemeriksaan 29 feses ayam broiler menunjukkan 13 sampel positif mengandung telur cacing nematoda gastrointestinal. Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan, karakteristik morofologi telur cacing nematoda yang ditemukan merupakan anggota genus Trichostrongylus sp. Hasil ini menunjukkan bahwa ayam broiler di daerah penelitian telah terinfeksi oleh cacing nematoda gastrointestinal. Dominansi cacing Trichostrongylus sp menunjukkan golongan cacing ini sangat cocok dengan kondisi lingkungan di Kawasan pemeliharaan ayam broiler sehingga manajemen pemeliharaan ayam broiler di Kawasan ini perlu ditingkatkan agar dapat menekan infeksi cacing Trichostrongylus sp.

Page 1 of 1 | Total Record : 5