cover
Contact Name
Hidayati Desy
Contact Email
penajangkar97@gmail.com
Phone
+6281348408737
Journal Mail Official
maritimakademi.bjm@gmail.com
Editorial Address
LP2M Office - Jl. Gatot Subroto, Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70238 - Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pena Jangkar
ISSN : 28081587     EISSN : 28081587     DOI : https://doi.org/10.54315/jpj.v2i1
Tatalaksana bidang maritim Tatalaksana bidang hukum maritim Tatalaksana bidang manajemen maritim Tatalaksana bidang pendidikan maritim
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2026)" : 5 Documents clear
ANALISIS KETERLAMBATAN KEDATANGAN KAPAL KELUD TERHADAP PROSES BONGKAR MUAT KAPAL SELANJUTNYA DI PELABUHAN BATU AMPAR Ridho Enggari; Langandriansyah Dwi Yatno; Edi Kurniawan
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan kedatangan Kapal Kelud di Pelabuhan Batu Ampar serta dampaknya terhadap efisiensi proses bongkar muat kapal selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan disebabkan oleh kurangnya koordinasi antarpihak, keterbatasan fasilitas seperti bus antar jemput penumpang, serta kendala teknis dan cuaca ekstrem. Dampak dari keterlambatan tersebut meliputi peningkatan waktu tunggu kapal lain, penumpukan kontainer di dermaga, dan peningkatan biaya operasional. Upaya perbaikan yang disarankan mencakup optimalisasi fasilitas pelabuhan, peningkatan koordinasi, serta penggunaan teknologi informasi secara real-time. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur dan sistem komunikasi untuk efisiensi pelabuhan yang lebih baik. Hasil ini menunjukkan perlunya evaluasi berkala terhadap SOP operasional dan keterlibatan aktif seluruh pihak dalam mengoptimalkan waktu sandar kapal. Penelitian ini juga memberikan wawasan strategis bagi pengambil kebijakan pelabuhan untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi yang lebih terukur di masa depan.
IMPLIKATUR KEMARITIMAN DAN DUNIA BATI PENYAIR: KAJIAN PRAGMATIK PUISI LAUT KARYA JAMLUDDIN AR.AK: Pdf Hidayati Desy
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan ini memberikan perhatian pada pergeseran dan fungsi-fungsi baru pembaca. Pendekatan pragmatik mempertimbangkan implikasi pembaca melalui berbagai kompetensinya. Dengan mempertimbangkan indikator karya sastra dan pembaca, maka masalah-masalah yang dapat dipecahkan melalui pendekatan pragmatik di antaranya berbagai tanggapan masyarakat atau penerimaan pembaca tertentu terhadap sebuah karya sastra. pendekatan pragmatik juga merupakan pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca dan menyampaikan efek-efek tertentu pada penikmat karya sastra, baik berupa efek kesenangan, estetika atau efek pengajaran moral, agama atau pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dan metode catat, seperti Jenis Penelitian yang merupakan penelitian kualitatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini diambil dari buku kumpulan puisi di ( Setampi antah puisi-puisi 2021) Karya Andi Jamaluddin, AR.AK. Adapun langkah analisis data yaitu, Mengidentifikasi kata-kata atau wacana puisi yang mengandung nilai-nilai pragmatis, Mengklasifikasikan kata-kata berdasarkan puisi yang memiliiki nilai pragmatis, Melakukan analisis secara keseluruhan, Mengaitkan hasil analisis puisi, dan Menyimpulkan hasil analis. Hasil pembahasan pragmatik dari kedua judul puisi ziarah ombak dan di pelabuhan terakhir, merupakan bahasa yang identik memliki majas, diksi, amanat, simbol dan bunyi bahasa yang menyesuaikan dengan cerita yang disesuaikan dengan judul puisi yang ditulis oleh penulis sebagai rangkuman dari kisah cinta dan keindahan dari perjalanan bersama.
PROSES PENYIJILAN CREW KAPAL (SIGN ON / OFF) DI PT. BARUNA PASIFIK RAYA CABANG BANJARMASIN Jamri Jamri; Firdaus Suwestian; Irnita Rosaria santi; Andri Ali Wardhana; Marianus George Gifta; Hadiansyah Hadiansyah
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penyijilan crew kapal, baik sign on maupun sign off, merupakan bagian penting dalam manajemen operasional di perusahaan pelayaran. PT. Baruna Pasifik Raya, sebagai salah satu pemain utama di industri pelayaran Indonesia, memerlukan proses yang efektif untuk memastikan kelancaran operasi kapal serta kepuasan dan keselamatan crew. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi prosedur yang ada, mengidentifikasi masalah, dan memberikan rekomendasi perbaikan.           Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, termasuk: Wawancara, Observasi  dan Analisis Dokumen Berdasarkan hasil Proses sign on dan sign off di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin memainkan peran penting dalam operasional kapal. Meskipun proses ini efektif secara umum, terdapat berbagai tantangan yang mempengaruhi efisiensi. Penerapan rekomendasi yang diberikan dapat membantu memperbaiki proses, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan kepuasan serta keselamatan crew.            Pembahasan yang telah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan Proses Penyijilan crew sebuah kapal yang akan ditangani oIeh perusahaan PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin Kalimantan Selatan terlebih dahulu menerima mutasi crew naik melalui email dari perusahaan pelayaran yang akan mengganti crew nya. Pemberitahuan itu diberikan secepatcepatnya 1 minggu sebelum pergantian crew. Mengenai saran kepada PT. Baruna Pasifik Raya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada costumer, termasuk respontif dalam menanggapi kebutuhan, masukan mereka dan perusahaan tetap menjalankan etika bisnis yang tinggi dalam setiap proses kegiatan operasional sehingga terjaga integritas dan reputasi perusahaan tetap baik di mata costumer.  
PERAN BOARDING AGENT DALAM PROSES PEMUATAN BATUBARA PADA BULK CARRIER PADA PT. PENASCOP MARITIM INDONESIA CABANG BANJARMASIN Jawahirul Jawahirul; Moch. Nurdin; Ery Purnomo; Veby Senopati Silam; Noor Fathulliansyah; Edision Edison; David Bastian Sihombing
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan pelayaran seperti PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin mengelola dan mendokumentasikan pemuatan batubara di darat dan di atas kapal. PT. Penascop didirikan pada tahun 2013. Mulai beroperasi sebagai layanan keagenan kapal, layanan logistik, layanan bongkar muat, dan manajemen kapal. Berkantor pusat di Jakarta dengan 18 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, PT. Penascop juga memiliki kantor di luar negeri di Bangladesh, Cina, Jepang, Korea, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Disini agen berperan sebagai pihak yang mewakili pemilik kapal dalam mempersiapkan segala sesuatunya agar kegiatan kapal selama di pelabuhan dapat berjalan sesuai rencana. Agen juga harus mempersiapkan fasilitas sebelum kapal tiba dan memastikan kegiatan bongkar muat dapat beroperasi dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang lengkap. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan, melukiskan, menerangkan, menjelaskan dan menjawab secara lebih rinci permasalahan yang akan diteliti dengan memperlajari semaksimal mungkin seorang individu, suatau kelompok atau suatu kejadian. Analisis data adalah proses meneliti dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari wawancara, observasi lapangan dan bahan lainnya, sehingga mudah dipahami dan temuannya dapat dikomunikasikan kepada orang lain. Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif Evaluasi rutin terhadap proses perubahan stowage plan dan umpan balik dari pihak terkait diperlukan untuk peningkatan berkelanjutan. Dengan melakukan evaluasi, PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin agar dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan membuat penyesuaian yang diperlukan. Serta memahami simpulan-simpulan ini, PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin agar dapat lebih siap dan efisien dalam mengelola perubahan stowage plan, memastikan operasi boarding agent berjalan lancar dan aman.
ANALISIS DETERMINAN HAMBATAN BAHASA INGGRIS MARITIM PADA TARUNA MANAJEMEN PELABUHAN DALAM MENGHADAPI TANTANGAN INDUSTRI 4.0 Elisa Rosiana; Akhmad Syahbudin; Juhrani Juhrani; Kamsariaty Kamsariaty
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam ekosistem pelayaran niaga global, Bahasa Inggris Maritim merupakan instrumen fundamental untuk menjamin efisiensi manajemen operasional pelabuhan dan keselamatan logistik. Namun, akuisisi bahasa pada taruna program studi Manajemen Pelabuhan sering kali terhambat oleh variabel kompleks yang membatasi kesiapan kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis determinan hambatan belajar (learning obstacles) Bahasa Inggris Maritim pada taruna baru di Akademi Maritim Nusantara (AMNUS) Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dihimpun melalui kuesioner terstruktur, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam yang divalidasi dengan teknik triangulasi sumber. Landasan teoretis analisis mengacu pada Affective Filter Hypothesis dan Cognitive Load Theory dalam konteks pendidikan vokasi (2020–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar bersifat multidimensional, di mana faktor psikologis berupa kecemasan berbicara (speaking anxiety) menjadi determinan paling dominan (82%). Selain itu, ditemukan hambatan linguistik berupa beban kognitif dalam penguasaan kosakata teknis manajemen pelabuhan (Port Management terminology) sebesar 75%. Secara pedagogis, taruna merasakan adanya diskoneksi antara kurikulum bahasa Inggris umum dengan realitas praktis di industri pelayaran niaga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penanganan hambatan ini memerlukan transformasi metode pengajaran dari teori murni menuju pendekatan komunikatif-kontekstual yang berbasis simulasi operasional pelabuhan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi institusi pendidikan maritim dalam meningkatkan daya saing SDM kepelabuhanan di pasar tenaga kerja internasional.

Page 1 of 1 | Total Record : 5