cover
Contact Name
Reza Muamar Zaki
Contact Email
inkubis@polteksci.ac.id
Phone
+6287743788687
Journal Mail Official
inkubis@gmail.com
Editorial Address
Desa Panambangan, Kec. Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Inkubis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 27753913     EISSN : 27751848     DOI : 10.59261
Core Subject : Economy,
INKUBIS: Jurnal Ekonomi dan Bisnis is a scientific periodical published twice a year or 6 months. INKUBIS: Jurnal Ekonomi dan Bisnis is managed by the Politeknik Siber Cerdika Internasional which publishes scientific manuscripts in the family of economics and business
Articles 141 Documents
The Effect of Digitalization and Customer Relationship Management on Member Loyalty Erlangga, Azies Wahyu
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2023): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v5i2.80

Abstract

The study aims to find out and describe the influence of digitalization variables, and customer relationship management on member loyalty at BMT NU Artha Berkah, Cirebon Regency in the Millennial Generation. This research uses quantitative research methods. With a population of 185 active members who use products and services at BMT NU Artha Berkah, Cirebon Regency, then the sample was calculated using the slovin technique and was obtained at 126. The results of this study show that partially there is no significant influence between digitalization variables on member loyalty variables and a significance value of 0.842 which is > 0.05. Then there is influence and significant relationship between the customer relationship management variable and the member loyalty variable with a significance value of 0.000 which is <0.05. And simultaneously the digitization variable and the customer relationship management variable affect the member loyalty variable with a significance value of 0.000 which is <0.05.
Pengaruh Bank Size, Loan to Deposit Ratio, dan Capital Adequacy Ratio Terhadap Tingkat Efisiensi Bank Konvensional di Indonesia Dewi, Elsa Rhama
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2024): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v6i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Bank Size, Loan to Deposit Ratio, dan Capital Adequacy Ratio terhadap variabel dependennya yaitu tingkat efisiensi bank yang diukur dengan metode non-parametrik Data Envelopment Analysis atau DEA pada Bank Konvesional di Indonesia periode 2010 – 2019.  Variabel input yang digunakan untuk perhitungan model DEA adalah total aset, dana pihak ketiga, dan beban operasional. Sedangkan untuk variabel outputnya menggunakan kredit dan pendapatan operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah pada bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2010 – 2019. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa bank size, LDR dan CAR secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat efisiensi bank. Secara parsial, bank size menunjukkan arah negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat efisiensi bank, LDR berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat efisiensi bank, CAR menunjukkan arah negatif signifikan terhadap tingkat efisiensi bank.
Analisis Sistem Kompensasi Yang Baik dalam Menunjang Kinerja Saputra, Redy Adhi
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2024): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v6i1.82

Abstract

Karyawan merupakan sumber daya yang menjadi peran utama dalam sebuah perusahaan. Banyak aspek yang berkaitan dengan sumber daya tersebut yang akhirnya akan mempengaruhi kinerja dari para karyawan. Dalam menjalankan tugasnya, karyawan akan mendapatkan imbalan atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Imbalan (kompensasi) bagi para karyawan dapat berbentuk gaji pokok, tunjangan, insentif, atau kompensasi yang bersifat non material seperti Asuransi Kesehatan, lingkungan kerja yang kondusif, fasilitas kerja yang menunjang, dan sebagainya. Kompensasi dilakukan bertujuan agar para karyawan dapat imbalan yang layak dan bisa mencukupi kebutuhannya. Pemberian kompensasi yang sesuai diharapkan mampu menunjang kinerja para karyawan. Kompensasi yang sesuai akan memotivasi karyawan sehingga menghasilkan kinerja berkualitas tinggi. Sebaliknya, kompensasi yang buruk akan membuat karyawan menjadi demotivasi sehingga kinerja yang dihasilkan buruk.
Pengaruh Attitude Towards Environmental, Subjective Norms, dan Perceived Behavioral Control Terhadap Green Product Adoption Dengan Green Product Adoption Intention Sebagai Variabel Mediasi Andriyani, Bianka; Torey, Amazing Grace; Setyaningrum, Febriana Wahyu
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2024): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v6i1.83

Abstract

Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks mendorong konsumen untuk beralih ke produk ramah lingkungan (green product). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh attitude towards environmental (ATE), subjective norms (SN), dan perceived behavioral control (PBC) terhadap green product adoption (GPA) dengan green product adoption intention (GPAI) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari 100 responden. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS dan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ATE, SN, dan PBC memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap GPAI. GPAI juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap GPA. Temuan ini menunjukkan bahwa GPAI merupakan variabel mediasi yang penting dalam hubungan antara ATE, SN, PBC, dan GPA. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan ATE, SN, dan PBC untuk meningkatkan GPAI dan GPA.
Pengaruh Kepatuhan Membayar Pajak dan Tingkat Kemudahan Dalam Pembayaran Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Dengan Sistem Samsat Digital Nasional (Signal) Sebagai Variabel Moderasi Alfian, Rafli; Eka Jaya R., Tresno; Kismayanti Respati, Dwi
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2024): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v6i1.84

Abstract

Pengaruh Kepatuhan Membayar Pajak dan Tingkat Kemudahan Dalam Pembayaran Pajak terhadap Penerimaan Pajak dengan Sistem Samsat Digital Nasional (SIGNAL) sebagai Variabel Moderasi. Universitas Negeri Jakarta, 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh antara Kepatuhan Membayar Pajak dengan Penerimaan Pajak, menguji pengaruh antara Tingkat Kemudahan dalam Pembayaran Pajak dengan Penerimaan Pajak, menguji SIGNAL dapat memperkuat pengaruh antara Kepatuhan Membayar Pajak dengan Penerimaan Pajak, menguji SIGNAL dapat memperkuat pengaruh antara Tingkat Kemudahan dalam Pembayaran Pajak dengan Penerimaan Pajak. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling dan menggunakan Rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu melalui kuesioner yang dikumpulkan dari 100 Wajib Pajak di Kantor Bersama SAMSAT Jakarta Utara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif memamakai regresi moderasi pada software IBM SPSS Statistic 23 dan Microsoft Excel. Penelitian ini memperoleh hasil sebagai berikut: (a) Kepatuhan membayar pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak; (b) Tingkat kemudahan dalam pembayaran pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak; (c) Sistem SIGNAL memperkuat pengaruh antara kepatuhan membayar pajak terhadap penerimaan pajak; (d) Sistem SIGNAL memperkuat pengaruh antara tingkat kemudahan dalam pembayaran pajak terhadap penerimaan pajak.
Does Economic Growth Interact With The Basic Sector, Human Development, and Provincial Minimum Wage on Poverty in Sumatra Island Provinces? Zulha, Arienal Martha; Silvia, Vivi; Abrar, Muhammad
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2024): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v6i1.86

Abstract

A high level of poverty in an area can have a significant impact on the economic performance of a region. This study will analyze the influence of the base sector, human development, and provincial minimum wage on poverty through the role of GDP growth in Sumatra. The ARDL and Location Quotient (LQ) panel data regression methods were used to analyze panel data consisting of 10 provinces in Sumatra for the period 2011 to 2022. The findings found that there is one sector that is dominant in all provinces on the island of Sumatra, namely the Agriculture, Fisheries, and Forestry sectors. The direct influence between the variables of the base sector, human development, and regional minimum wage on poverty and economic growth shows that in the long run, human development and the minimum wage have a negative effect on poverty and economic growth in a positive direction, while the base sector has no effect on poverty and economic growth. Economic growth plays a mediating role in mediating the three variables. The government, in reducing poverty and encouraging inclusive economic growth, is advised to allocate greater resources and investment to the agriculture-based sectors, and the government can also focus policies on increasing human development and minimum wage, considering that these variables have proven to have a positive influence on economic growth directly.
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dalam Rangka Peraturan Kementerian Dalam Negeri dan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD): Kota Kendal Rahma, Alyaa Nurardia; Purbasari, Heppy
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i2.90

Abstract

Latar Belakang: Pelaporan keuangan yang akuntabel dan transparan sangat penting dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) diperkenalkan sebagai inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi, integrasi, dan transparansi dalam pelaporan keuangan, meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan regulasi dan sumber daya manusia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan  Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) dalam kerangka SIPD dalam penyusunan laporan keuangan di Pemerintah Kota Kendal. Selain itu, studi ini berupaya mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi pelaporan keuangan berbasis SIPD. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat manajemen keuangan dan auditor, dilengkapi dengan analisis dokumen kebijakan dan peraturan yang relevan. Pendekatan ini dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang dinamika dan tantangan yang terlibat dalam implementasi SIPD. Hasil: Implementasi SIPD meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaporan keuangan  pemerintah daerah dengan meningkatkan integrasi data dan jejak audit; namun, keterbatasan dalam kesiapan sumber daya manusia, pemanfaatan sistem, dan infrastruktur teknologi tetap menjadi tantangan utama. Kesimpulan: Memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan mengoptimalkan penggunaan SIPD sangat penting untuk pelaporan keuangan yang akuntabel, didukung oleh kerangka peraturan yang jelas dan komitmen kelembagaan yang berkelanjutan.
Kepuasan Pelanggan Berdasarkan Pengalaman Layanan BNI Fleksi Credit di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Cabang Kendal Ruspian, Ruspian
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i2.91

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pelanggan merupakan indikator penting kualitas layanan di sektor perbankan, khususnya dalam layanan kredit di mana pengalaman pelanggan memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan. BNI Fleksi Credit merupakan salah satu produk kredit konsumer yang ditawarkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan nasabah. Memahami kepuasan pelanggan berdasarkan pengalaman layanan sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kepercayaan pelanggan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepuasan nasabah berdasarkan pengalaman nasabah dalam pemberian fasilitas BNI Fleksi Credit di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan nasabah yang mengajukan BNI Fleksi Credit di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Kendari. Informan dikelompokkan ke dalam tiga kategori: pegawai pemerintah, pegawai badan usaha milik negara, dan pegawai sektor swasta. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa nasabah secara umum puas dengan kinerja layanan BNI Fleksi Credit; namun, ketidakpuasan muncul karena keterbatasan transparansi dalam penyediaan informasi kredit. Kepercayaan produk dipersepsikan secara positif, meskipun pelanggan tetap berhati-hati dalam pengambilan keputusan kredit. Kesesuaian tercermin dalam kepuasan pelanggan dengan keakuratan layanan dan pencairan kredit tepat waktu. Kesimpulan: Kepuasan pelanggan terhadap BNI Fleksi Credit dipengaruhi oleh kinerja layanan, kepercayaan produk, kesesuaian, kemudahan servis, dan kualitas yang dirasakan. Meningkatkan transparansi, meningkatkan konsistensi komunikasi di antara karyawan, dan meninjau kebijakan penalti sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
Optimalisasi Sistem Informasi Akuntansi Penggajian untuk Meningkatkan Akurasi dan Transparansi Tumiwa, Kiet; Turangan, Jolly; Ruhiyat, Ruhiyat; Kasenda, Novy J.; Pontoh, Revando R.; Masengi, Theofani I.S.
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i2.92

Abstract

Latar Belakang: Penggajian merupakan komponen penting dalam operasional perusahaan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan karyawan dan keandalan laporan keuangan. Sistem penggajian yang tidak efektif berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pencatatan, menurunkan akurasi data, serta berdampak pada kepuasan kerja karyawan. PT Kalpataruh Abadi Manado sebagai perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan sistem akuntansi penggajian yang terstruktur dan terintegrasi untuk mendukung kelancaran administrasi serta meningkatkan akuntabilitas keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan merancang sistem akuntansi penggajian yang terintegrasi agar proses penggajian berjalan lebih transparan, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap pihak terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan fokus pada proses transaksi, alur kerja, dan kebutuhan sistem penggajian. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi penggajian yang dirancang mencakup pencatatan data karyawan, kehadiran, penilaian kinerja, perhitungan gaji, pembuatan slip gaji, serta mekanisme otorisasi dan dokumentasi yang jelas. Kesimpulan: Perancangan sistem akuntansi penggajian yang terintegrasi diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, keakuratan data, serta akuntabilitas pengelolaan penggajian di PT Kalpataruh Abadi Manado.
Determinasi Prospek UMKM: Peran Legalitas Usaha dan Modal Dzakiyuddin, Ahmad; Wedaswari, Made
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i2.93

Abstract

Latar Belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai tantangan terkait karakteristik usaha, legalitas, permodalan, dan keberlanjutan. Pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika tersebut diperlukan untuk merumuskan kebijakan pemberdayaan UMKM yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, hambatan, dan prospek UMKM di Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan melibatkan 1.343 UMKM sebagai sampel. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei menggunakan teknik stratified random sampling, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel utama. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya keberagaman UMKM berdasarkan jenis usaha, aset, omzet, dan legalitas. Ditemukan hubungan positif yang signifikan antara besaran aset dan omzet, serta korelasi negatif antara jenis usaha dengan jumlah tenaga kerja dan tingkat legalitas. Laba usaha tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan variabel lain, yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor eksternal terhadap profitabilitas UMKM. Kesimpulan: Temuan penelitian menegaskan pentingnya kebijakan pemberdayaan UMKM yang adaptif, penguatan akses permodalan, peningkatan legalitas usaha, serta pengembangan kapasitas manajerial guna mendukung transformasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.