cover
Contact Name
Jumain
Contact Email
jumainmain55@gmail.com
Phone
+6285342117116
Journal Mail Official
jumainmain55@gmail.com
Editorial Address
https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/kesmas/Editorial_Team
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ (Indonesia Jaya)
ISSN : -     EISSN : ISSN2722     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) adalah Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam bentuk wujud pengabdian diri sebagai dosen dalam Tri dharma perguruan Tinggi merupakan alternatif dalam mengkomunikasikan informasi informasi aktual di bidang kesehatan masyarakat khususnya bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat .untuk mempublikasikan berbagai temuan ilmiah ,konsep ,teori dan dedikasi dalam bentuk ilmu pengetahuan yang berlandaskan temuan kasus yang nyata ada di lapangan. Berdasarkan kesepakatan yang disetujui ,Jurnal ilmiah ini diberi nama " Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) yang diterbitkan setiap bulan februari dan september .Jurnal ilmiah Kesmas -IJ (Indonesia Jaya) diperuntukkan bagi praktisi akademis , tenaga kesehatan dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
Articles 115 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DONGGALA Nurul Rizki Amalia; Sri Purwiningsih
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 1 (2023): Februari: Jurnal ilmiah Kesmas -IJ
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO), menyebutkan bahwa penyakit DBD ditemukan di wilayah beriklim tropis dan subtropis di seluruh dunia. DBD juga merupakan penyakit serius dan kematian di kalangan anak-anak di beberapa negara Asia dan Amerika latin.Menurut data dari Puskesmas Donggala terkait kasus Demam Berdarah Pada bulan Januari - Mei tahun 2022 terdapat 68 kasus.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubunganAntara Pengetahuan Dan Sikap Kepala keluarga degan pencegahan kejadian demam berdarah dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Donggala. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan case control. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap kepala keluarga dalam pencegahan dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Donggala. Jenis data yaitu primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah 68 kasus. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 kepala keluarga. Hasil penelitian ini menunjukan,bahwa ada hubungan antara pengetahuan kepala keluaraga dengan kejadian demam berdarah dengue, dengan nilai p-value =0,026 (p-value ≤ 0,05), sikap kepala keluarga dengan kejadian demam berdarah dengue dengan nilai p-value= 0,014 (p-value ≤ 0,05 Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap kepala keluarga dengan kejadian demam berdarah dengue di desa Kabonga kecil Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Saran bagi petugas puskesmas donggala agar lebih meningkatkan promosi kesehatan untuk menambah ilmu pengetahuan masyarakat, Tentang penyakit demam berdarah dengue (DBD)
PERILAKU IBU HAMIL DALAM PEMANFAATAN ANTENATAL CARE DI DESA TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG Rikwan
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 19 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesmas. Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antenatal Care adalah pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil sejak konsepsi hingga awal persalinan yang sesuai dengan standar pelaayanan antenatal yaitu dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikas-komplikasi yang dapat mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran, dan memberikan pendidikan.Data antenatal care di Puskesmas Torue pada tahun 2015 K1 sebanyak 406 orang (78,3 %) dan K4 sebanyak 377 orang (72,7%). Pada tahun 2016 mengalami penurunan K1 sebanyak 370 orang (71,9%) dan K4 332 orang (61,5%).Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya perilaku ibu hamil dalam pemanfaatanantenatal care di Desa Torue Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap dan tindakan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Dianalisis dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh seluruh ibu hamil yang berada di desa Torue dari bulan Januari sampai Agustus tahun 2017 sebanyak 20 orang (Ibu hamil yang masuk dalam trimester ke-3).Sampel penelitian seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 20 orang. Hasil analisis univariat menunjukanbahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 92,7% sedangkan kurang baik sebanyak 7,3%. Serta sebagian besar responden memiliki sikap baik sebanyak 50,9% sedangkan kurang baik sebanyak 49,1%. Kesimpulan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik, sikap yang kurang dan tindakan yang baik dalam memanfaatkan antenatal care di Desa Torue Kabupaten Parigi Moutong. Dan saran bagi pihak petugas kesehatan agar lebih memberikan sosialisasi pada masyarakat dalam hal memanfatkan antenatal care.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN STATUS EKONOMI DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA BINANGGA KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Subardin AB; Puspita Sari Rahim D
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan merupakan hal penting dalam kehidupan. World Health Organization (WHO) organisasi kesehatan dunia tahun 2019 menunjukan bahwa sebanyak 13.020 bayi akan lahir pada hari pertama tahun baru 2020. Dari total bayi 392.078 bayi Indonesia akan menyumbang sekitar 3,32% tahun 2019 dimana 16 juta kelahiran terjadi pada ibu yang berusia 15-19 tahun atau 11% dari seluruh kelahiran di dunia yang mayoritas (95%) terjadi di Negara sedang berkembang. Negara Indonesia merupakan jumlah dengan pernikahan usia muda terbesar ke-37 diseluruh dunia dari 158 negara dan Indonesia juga mendapatkan posisi kedua dari Asia Tenggara. Penelitian Ini Bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Status Ekonomi Dengan Pernikahan Usia Dini Di Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitan ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan status ekonomi dan variabel dependenya adalah pernikahan usia dini, jenis data adalah data primer dan sekunder, analisis data adalah analisis univariat dan analisis bivariat, populasi dalam penelitian ini adalah remaja wanita yang berusia 13-16 tahun dan 17-19 tahun Di Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil analis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan kurang baik 41,9% dan pengetahuan baik sebanyak 58,1% dan sebagian besar status ekonomi rendah sebanyak 46,5% dan sebagian besar status ekonomi tinggi yaitu 53,5%. Dan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan status ekonomi dengan pernikahan usia dini yaitu p value = 0,032(p value ≤ 0,05) dan p value = 0,004 (p value <0,05). Kesimpulan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan status ekonomi dengan pernikahan usia dini Di Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Saran bagi kepala desa perlu berkoordinasi dengan petugas kesehatan/puskesmas untuk memberikan penyuluhan/informasi di desa tentak dampak/resiko pernikahan usia dini
PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG SANITASI DASAR DI DESA MALINO KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA Parmi; Tirza
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi dasar adalah upaya dasar dalam meningkatkan kesehatan manusia dengan cara menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan. Upaya sanitasi dasar pada masyarakat meliputi penyediaan air bersih, jamban sehat, pengelolaan sampah dan saluran pembuangan air limbah. Dampak dari buruknya sanitasi dasar adalah dapat menyebabkan penyakit seperti Diare, Ispa dan Dermatitis Atopik. Berdasarkan hasil wawancara awal pada 5 kepala keluarga tentang sanitasi dasar, 2 orang KK sudah mengetahui tentang sanitasi dasar dan 3 KK belum mengetahui tentang sanitasi dasar. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang sanitasi dasar di Desa Malino Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Jenis penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang sanitasi dasar. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat. Teknik pengambilan sampel secara proporsional random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalalah 374 kepala keluarga dengan sampel berjumlah 40 kepala keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang sanitasi dasar lebih banyak yang cukup sebanyak 40,0% dibandingkan pengetahuan yang kurang sebanyak 27,5% dan pengetahuan baik sebanyak 32,5%. Sikap kepala keluarga lebih banyak yang cukup sebanyak 72,5% dibandingkan sikap baik sebanyak 27,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar kepala keluarga di Desa Malino mempunyai pengetahuan dan sikap yang cukup tentang sanitasi dasar. Disarankan bagi Pemerintah Desa Malino untuk lebih aktif bekerja sama dengan pihak terkait seperti UPTD Puskesmas setempat dalam mengadakan sosialisasi rutin kepada masyarakat tentang sanitasi dasar.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG SARANA PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI DESA BINANGGA KECEMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI Saiful A; Lexy Kareba
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas merupakan suatu unit fungsional strata pertama yang merupakan ujung tombak pusat pelayanan kesehatan yang wajib menyelenggarakan pelayanan dan pemeliharaan kesehatan secara bermutu, terjangkau, adil dan merata kepada masyarakat dalam wilayah kerjanya. Jumlah kunjungan di wilayah kerja Puskesmas Marawola pada tahun 2017 sebesar 7551 orang, tahun 2018 mengalami peningkatan jumlah kunjungan menjadi 7890 orang dan tahun 2019 kembali mengalami penurunan jumlah kunjungan sebesar 6371 orang, dengan data kunjungan terendah dari Desa Binangga. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap masyarakattentang pemanfaatan pelananan Puskesmas di Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Jenis Penelitian adalah deskriptif.Variabel dalam penelitian ini terdiri dari pengetahuan, sikap tentang pemanfaatan sarana pelananan Puskesmas. Data diperoleh melalui data primer dan sekunder dengan menggunakan analisa univariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang tercatat pada data penduduk Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi dengan jumlah 311 jiwa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 orang yang dihitung dengan metode proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa15 responden (38,5%) dengan kategori pengetahuan kurang baik dan 24 responden (61,5%) dengan kategori pengetahuan baik. Untuk sikap terdapat 18responden (46,2%) dengan kategori sikap kurang baik dan 21 responden (53,8%) dengan kategori sikap baik. Pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pemanfaatan sarana pelayanan Puskesmas sudah baik.Diharapkan kepada pemerintah desa Binangga dan pihak Puskesmas untuk selalu berkoordinasi melakukan promosi kepada masyarakat akan pentingnya melakukan kunjungan berobat ke puskesmas.
IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS TENTENA KABUPATEN POSO Robert V. Pelima; I Kadek Wartana
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program ini didukung oleh program sektoral lainnya yaitu Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Kerja, dan Program Indonesia Sejahtera. ProgramIndonesia Sehat selanjutnya menjadi program utama Pembangunan Kesehatan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015. Pendekatan keluarga adalah pendekatan pelayanan oleh puskesmas yang mengintegrasikan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan, dengan target keluarga, didasarkan pada data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga (Kemenkes RI, 2016). Sasaran dari Program Indonesia Sehat adalah meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah diketahui implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga tentang imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Tentena Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan variabel penelitian implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga tentang imunisasi dasar. Jenis data adalah primer dan sekunder.Analisa data melalui tahap penyajian data, komparasi dan penyajian hasil. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas Puskesmas Tentena yang terlibat dalam pelayanan imunisasi dasar lengkap.Sampel diambil dari total keseluruhan populasi yaitu 1 orang.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS IMUNISASI DASAR DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA TONUSU KECAMATAN PAMONAPUSELEMBA KABUPATEN POSO Veni Mornalita Kolupe; Elsinta Duda
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia dan merupakan penyakit yang sangat sering dijumpai penyebab kematian paling tinggi pada Balita (Hartono, 2016). ISPA adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru yang berlangsung kurang lebih 14 hari yang mengenai struktur saluran diatas laring, tetapi kebanyakan penyakit ini mengenai bagaian saluran atas dan bawah secara stimulan atau berurutan (Pitriani, 2020). Berdasarkan data dari Puskesmas Tonusu penyakit ISPA merupakan urutan pertama dari 10 penyakit terbesar sebesar 1.042 kasus dan diikuti penyakit lain yaitu Hipertensi sebesar 587, Gastritis sebesar 478 kasus, Diabetes Melitus sebesar 422 kasus, Osteoatritis sebesar 317 kasus, Ruda paksa sebesar 215 kasus, Bronkhitis sebesar 114 kasus, Mialgia sebesar 112 kasus, Farengitis akut sebesar 89 kasus, Dermatitis sebesar 79 kasus.Penyakit ISPA tersebut banyak terjadi pada anak balita dan Desa Tonusu merupakan Desa Wilayah Kerja Puskesmas Tonusu yang kasus ISPA pada balitanya lebih banyak dari pada Desa lain yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Tonusu yaitu pada tahun 2020 berjumlah 232 orang, tahun 2021 berjumlah 197orang. Jumlah balita yang ada di Desa Tonusu yaitu 163 orang dan dari jumlah balita ini, dari bulan Januari-Maret 2022 jumlah ISPA pada balita berjumlah 18 orang. Hasil wawancara peneliti tanggal 14 April 2022 dengan Bidan di Puskesmas Tonusu terjadinya ISPA pada balita dapat dipengaruhi oleh pemberian ASI Eksklusif yang tidak sampai 6 bulan dan riwayat pemberian Imunisasi yang tidak lengkap. Berdasarkan Data cakupan ASI Eksklusif dan riwayat pemberian Imunisasi di Puskesmas Tonusu belum mencapai target yaitu 85%. Pemberian ASI esksklusif tahun 2020 sebanyak 45,6% dan tahun 2021 52,9%. Sedangkan cakupan imunisasi dasar yaitu tahun 2020 sebanyak 76,8% dan tahun 2021 sebanyak 72,6% (Puskesmas Tonusu, 2020).
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI I LORE UTARA Fitri Arni; Abe, Ninda Amelia
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang paling dominan dan paling sering terjadi di kalangan remaja yaitu masalah kesehatan reproduksi. Pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi sebagai suatu bekal bagi remaja untuk menentukan perilaku sehat dan lebih bertanggung jawab. Wawancara yang di lakukan kepada salah satu Guru yang bertanggung jawab di bagian UKS, menyatakan setiap tahun selalu ada kasus kehamilan diluar nikah dan belum pernah ada penyuluhan tentang kesehatan reproduksi di Sekolah tersebut. Peneliti juga melakukan wawancara terhadap 5 remaja putri di SMA Negeri 1 Lore Utara tentang kesehatan reproduksi, 2 orang menyatakan tidak mengetahui kesehatan reproduksi, 2 orang menyatakan tidak mengerti tentang apa saja ruang lingkup kesehatan reproduksi dan unsur-unsurnya dan 1 orang lainnya menyatakan kesehatan reproduksi itu adalah alat-alat reproduksi sehat. Sedangkan respon remaja tentang kesehatan reproduksi kurang karena salah satu remaja mengatakan kesehatan reproduksi bukan hal yang penting.Tujuan penelitian ini diketahuinya pengetahuan dan sikapremaja putri tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 1 Lore Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dalam penelitian ini semua remaja putri di SMA Negeri 1 Lore Utara Kelas X dan XI berjumlah 195 orang. Sampel berjumlah 39 orang remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan dari 39 remaja putri, kategori pengetahuan terbanyak terdapat pada pengetahuan baiksebanyak48,7%, Cukup sebanyak 33,3% dan kurang 17,9%. Sedangkan sikap lebih banyak cukup sebanyak 56,4%, sikap baik sebanyak 33,3% dan kurang sebanyak 10,3%. Kesimpulan penelitian iniadalah pengetahuan baik lebih banyak sedangkan sikap lebih banyak yang cukup tentang kesehatan reproduksi di SMA 1 Lore Utara. Disarankan bagi pihak sekolah agar dapatmemberikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada remaja melalui penyuluhan kesehatan atau diskusi didalam kelas melalui mata pelajaran tertentu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA TINGGEDE WILAYAH KERJA PUSKESMAS TINGGEDE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI Lexy Kareba; Yeri Dwivatni
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data WHO memperkirakan 2,5 miliaratau 40% populasi di dunia berisiko terhadap penyakit DBD terutama yang tinggal di daerah perkotaan di Negara tropis dan subtropis. Hasil wawancara awal pada 5 orang masyarakat di Desa Tinggede, 5 orang menyatakan telah memahami memahami apa yang dimaksud dengan Demam Berdara dengue. bagaimana cara mencegah Demam Berdarah Dengue, 1 orang menjawab, yang terutama adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur), Menggosok atau menyikat dinding tempat penampungan air, mencegah agar nyamuk tidak menepelkan telurnya, dan 2 orang menjawab mencegah Demam Berdarah Dengue hanya dengan melakukan 3M yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur.. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pencegahan demam berdarah. Data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisis univariat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 44 kepalakeluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang pencegahan demam berdarah baik 31,8%, cukup 38,6%, dan kurang sebanyak 29,5%.Sikap kepala keluarga tentang pencegahan demam berdarah baik 72,7%, cukup 27,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan masyarakat (kepalakeluaraga) tentang pencegahan demam berdarah lebih banyak cukup dan Sikap Masayarakat (Kepala Keluarga) lebih banyak baik. Saran diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat (kepalakeluarga) tentang pentingnya pencegahan demam berdarah dengue.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID - 19 DI PUSKESMAS BALINGGI KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Rikwan; Moh. Rian Setiawan
Jurnal Ilmiah Kesmas -IJ Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesmas-IJ, September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskani bahwaj pandemiilCovid-19 yangl saati inil melandai Amerika Serikat bersifat global. Sejak itu, 189 negara di Amerika Serikat telah berpartisipasi dalam Pandemi Covid-19 . Negara-negara tersebut antara lain Batuk, Demam, Sesak Napa, dan Kelelahan. Akibat awal yang akan dilakukan pada 25 Agustus 2022, sejumlah orang akan terkena dampak, termasukmereka yang sedang hamil dan mereka yang telah diberikan vaksin. . Dua orang ini menyatakan bahwa meskipun vaksin Covid-19 digunakan untuk mengobati TBC, namun tidak digunakan untuk menentukan takaran pada harimau. Karena tidak ada orang yang disebutkan di atas yang mengetahui, menggunakan, atau mengetahui tentang Covid-19 virus, dan mereka tidak dapat melakukan vaksinasi. Berikut adalah ringkasan penelitian yang dilakukan di Puskesmasa Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupatene Parigif Moutongd mengenai pelaksanaan Covid-19. Jenisd penelitianxadalah seorang deskrpitif.Variabeld dalamdhal inii adalahl sikaph dans perolehan. Dataldari sumber datai primere dantisekunder.Analisisj dataj menggunakanlanalisish univariatf.Yang hadir dalami acara inijjadalah warga Puskesmasx36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden terbesar kedua adalah 52,8%, sedangkan jumlah responden terbesar adalah 22,2%. Lebih dari setengah (55,6 persen) dan lebih dari setengah (19,4 persen) orang memiliki kualitas hidup yang baik. sikaps masing-masing.. Ini contohnya: Masyarakat Tentang Vaksin Covid-19 Di Puskesmas Balinggik Kecamatand Balinggi Kabupatena Parigid Moutongx sangat murah dan sangat murah. Alhasil, petugas kesehatan Puskesmas Balinggi memberikan edukasi kepada masyarakat yang terdaftar dalam Covid-19 program vaksinasi. Ini karena kebanyakan orang tidak tahu cara mengambil vaksin atau cara memberikannya, bahkan dengan dosis jangka panjang..

Page 10 of 12 | Total Record : 115