cover
Contact Name
Oskah Dakhi
Contact Email
marostek@marospub.com
Phone
+6281386656981
Journal Mail Official
marostek@marospub.com
Editorial Address
Jln. Desa Botohilitano No. 207, Kec. Luahagundre Maniamolo, Kab. Nias Selatan, Sumut, 22865.
Location
Kab. nias selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains
ISSN : 28302427     EISSN : 28302419     DOI : https://doi.org/10.56248/marostek.v1i2.36
MAROSTEK: Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains adalah jurnal penelitian open access peer review berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh PT. Marosk Zada ​​Cemerlang. MAROSTEK: Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian asli empiris berkualitas tinggi di bidang Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 58 Documents
Peran Dan Kendala Serikat Dalam Melindungi Tenaga Kerja Di Industri Kurniawan, Aji Setyo
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.111

Abstract

Pada setiap perusahaan tentunya selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kooperatif dan nyaman bagi setiap pekerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serikat pekerja dalam mengatasi perselisihan hubungan kerja yang dapat berdampak pada pemutusan hubungan kerja. Metode penelitian yang diangkat dalam penelitian ini adalah penelitian Normatif. Penelitian Hukum Normatif merupakan penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder". Hasil penelitian menunjukkan bahwa serikat pekerja memiliki peran yang sangat penting dalam penanganan perselisihan hubungan kerja yang dapat berdampak pada pemutusan hubungan kerja. Peran serikat pekerja antara lain sebagai mediator dalam penyelesaian perselisihan, memberikan pendapat dan nasihat hukum kepada anggota, serta melindungi hak-hak pekerja melalui negosiasi dan protes. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran serikat pekerja dalam menangani perselisihan hubungan kerja yang dapat berdampak pada pemutusan hubungan kerja. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pemberian pelatihan dan pendidikan kepada anggota serikat pekerja tentang hukum hubungan kerja dan peran serikat pekerja dalam menyelesaikan perselisihan.
Dampak Teknologi Digital Terhadap Tenaga Kerja Indonesia Prasektianto, Bagus Fajar
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.113

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam struktur dan dinamika pasar tenaga kerja Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak teknologi digital terhadap tenaga kerja dari dua perspektif utama: ekonomi dan sosial. Dari sisi ekonomi, digitalisasi terbukti mendorong efisiensi produksi, membuka jenis pekerjaan baru di sektor berbasis teknologi, dan memperluas pasar tenaga kerja melalui platform digital dan ekonomi gig. Namun, bersamaan dengan itu terjadi disrupsi terhadap pekerjaan konvensional, hilangnya sejumlah besar pekerjaan akibat otomatisasi, serta munculnya kesenjangan keterampilan (skill gap) antara tenaga kerja dan kebutuhan industri. Dari sisi sosial, teknologi digital turut memengaruhi pola kerja, status sosial pekerjaan, dan relasi kerja antara pekerja dan pemberi kerja, khususnya dalam sektor informal digital yang minim perlindungan hukum. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder dari berbagai lembaga nasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak digitalisasi bersifat paradoksal menawarkan peluang sekaligus menciptakan tantangan baru—yang memerlukan respons adaptif dari pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri. Penelitian ini merekomendasikan strategi kebijakan terpadu untuk memastikan transformasi digital berlangsung inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh tenaga kerja Indonesia.
Tenaga Kerja Indonesia Di Era Digital: Analisis Pengaruh Perubahan Teknologi Terhadap Ketenagakerjaan Jaelani, Muhammad; Prabowo, Nicky Bagus
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.114

Abstract

Revolusi digital yang dipicu oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam struktur ketenagakerjaan global, termasuk di Indonesia. Transformasi ini meliputi otomatisasi, adopsi kecerdasan buatan (AI), serta pemanfaatan big data dan Internet of Things (IoT) di berbagai sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana perubahan teknologi memengaruhi ketenagakerjaan di Indonesia, baik dari sisi ancaman hilangnya pekerjaan akibat otomatisasi maupun terbukanya peluang kerja baru dalam bidang digital. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, analisis data sekunder, dan wawancara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa teknologi digital berperan ganda sebagai pengganggu dan enabler dalam ekosistem ketenagakerjaan. Perusahaan mengadopsi teknologi untuk efisiensi, sementara pekerja menghadapi tekanan untuk meningkatkan keterampilan digital. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi nasional yang holistik dalam bentuk pelatihan keterampilan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan (upskilling) agar tenaga kerja Indonesia dapat bersaing secara global.
Analisis Dampak Perubahan Teknologi Industri 4.0 Pada Tenaga Kerja Di Indonesia Ariyanto, Rizky Nur Ihsan; Siregar, Robinson Christopher
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.115

Abstract

Revolusi Industri 4.0 ditandai oleh integrasi teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), otomasi, dan big data analytics ke dalam sistem produksi dan layanan. Perubahan ini membawa dampak besar terhadap dinamika ketenagakerjaan, baik dari sisi jumlah, jenis, maupun kualitas pekerjaan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan teknologi industri 4.0 terhadap tenaga kerja di Indonesia dari perspektif ekonomi dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder dari laporan pemerintah, lembaga internasional, dan riset terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran signifikan dalam struktur pekerjaan, dengan berkurangnya permintaan terhadap pekerjaan berulang dan manual, serta meningkatnya kebutuhan terhadap keterampilan digital dan adaptif. Sektor manufaktur, jasa keuangan, dan logistik menjadi yang paling terdampak oleh otomasi dan digitalisasi. Sementara itu, ekonomi digital turut menciptakan peluang baru di bidang teknologi informasi, ekonomi gig, dan industri kreatif. Namun, tantangan serius masih dihadapi, seperti kesenjangan keterampilan (skill gap), ketimpangan akses digital antara kota dan desa, serta minimnya perlindungan sosial bagi pekerja informal digital. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk mendorong reskilling, inklusi digital, dan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
Analisis Pengaruh Perubahan Teknologi Terhadap Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Di Indonesia Hamonangan, Samuel Jossef; Raharjo, Raka
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.116

Abstract

Perubahan teknologi global, termasuk otomatisasi, digitalisasi, dan adopsi kecerdasan buatan, telah menciptakan transformasi besar dalam dunia kerja. Laporan World Economic Forum (2020) menunjukkan bahwa 85 juta pekerjaan mungkin tergantikan oleh mesin pada tahun 2025, sementara 97 juta pekerjaan baru akan muncul dengan tuntutan keterampilan yang berbeda. Di Indonesia, transformasi ini memengaruhi perlindungan hukum tenaga kerja, terutama dalam aspek hubungan kerja, hak atas pekerjaan yang layak, dan kepastian hukum bagi pekerja kontrak maupun outsourcing. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi literatur internasional untuk menganalisis bagaimana sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia menanggapi tantangan tersebut. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan perubahan melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mencoba merespons dinamika pasar kerja, regulasi yang ada belum sepenuhnya mengakomodasi perlindungan bagi pekerja terdampak otomatisasi dan pekerjaan berbasis platform digital (gig workers), sebagaimana telah diantisipasi oleh negara-negara seperti Jerman, Jepang, dan Kanada. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan regulatif yang lebih inklusif dan progresif, termasuk pengakuan hukum terhadap bentuk kerja baru dan perlindungan sosial universal, agar sistem ketenagakerjaan nasional dapat lebih adaptif terhadap perubahan teknologi global.
Peran Dan Fungsi Serikat Pekerja Dalam Melindungi Tenaga Kerja Di Perusahaan Pradipta, Aditya Arya; Maulana, Iqbal
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.117

Abstract

Serikat pekerja memiliki peran vital dalam memperjuangkan dan melindungi hak-hak tenaga kerja di tengah dinamika hubungan industrial modern. Melalui fungsi advokasi, perundingan kolektif, dan perlindungan hukum, serikat pekerja berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan kerja yang adil dan manusiawi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan fungsi serikat pekerja dalam melindungi tenaga kerja di perusahaan dengan mengkaji praktik yang berlaku di berbagai negara, termasuk studi komparatif antara negara maju dan negara berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa di negara dengan sistem hubungan industrial yang mapan seperti Jerman dan Swedia, serikat pekerja memainkan peran strategis dalam pengambilan keputusan perusahaan dan perlindungan kesejahteraan pekerja. Sebaliknya, di banyak negara berkembang, peran serikat masih lemah akibat tekanan politik, lemahnya regulasi, dan praktik union busting. Oleh karena itu, penguatan kerangka hukum, peningkatan kapasitas serikat, serta partisipasi aktif pekerja menjadi langkah penting untuk mewujudkan perlindungan tenaga kerja yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa serikat pekerja yang kuat merupakan komponen esensial dalam sistem ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan.
Analisis Yuridis Implementasi Perlindungan Hukum bagi Pekerja Outsourcing di Indonesia Khadafi, Muhammad Faisal; Irfanto, Ridho Naufal
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja outsourcing merupakan bagian penting dari struktur ketenagakerjaan modern di Indonesia. Namun, posisi mereka seringkali berada dalam kondisi rentan terhadap pelanggaran hak-hak normatif seperti kepastian kerja, upah yang layak, jaminan sosial, serta perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis bentuk-bentuk perlindungan hukum yang tersedia bagi pekerja outsourcing di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan perubahannya, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 sebagai turunan dari UU Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, serta dianalisis secara kualitatif berdasarkan berbagai studi kasus nasional dan internasional. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara norma hukum dan praktik implementasi di lapangan. Meskipun regulasi telah mencoba mengatur sistem outsourcing, namun lemahnya pengawasan, dominasi kepentingan perusahaan, dan minimnya serikat pekerja dalam sektor outsourcing menjadi hambatan utama dalam pemenuhan hak-hak pekerja. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi teknis, sistem pengawasan yang lebih efektif, serta perlindungan kolektif melalui organisasi pekerja untuk menjamin perlindungan hukum yang menyeluruh dan berkeadilan.
Perancangan Alat Vital Sign Dengan Parameter Spo2 Berbasis Arduino Mega Untuk Mengukur Saturasi Oksigen Timor, Agus Rahmad; Syafrian, Ahmad Huda Alfurqhon; Nurqaidah, Siti
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains (Marostek)
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/marostek.v4i1.119

Abstract

Vital Sign dengan Pengukur Saturasi Oksigen (SpO2) adalah alat yang berfungsi untuk menghitung Saturasi Oksigen dengan metode perubahan warna cahaya pada LED merah dan infra merah tanpa melukai jari dalam satuan persentase (%). SpO2 menggunakan panjang gelombang cahaya infra merah (910 nm) dan cahaya LED merah (650 nm) yang ditangkap oleh sensor deteksi (photodiode) setelah melewati pembuluh darah pada ujung jari tangan. Data dari photodiode dikirim ke mikrokontroler Arduino kemudian ditampilkan ke LCD. Di mikrokontroler Arduino, data tersebut diolah dan diproses untuk mendapatkan nilai Saturasi Oksigen. Keadaan normal nilai Saturasi Oksigen adalah antara 85 % sampai 100 % dan keadaan abnormal nilai saturasi oksigen adalah < 85 %. Dalam pengujian alat, menggunakan pengujian dengan membandingkan alat pembanding yang telah terkalibrasi agar dapat diketahui keakuratannya. Berdasarkan pengujian alat, diperoleh hasil bahwa alat pengukur Saturasi Oksigen (SpO2) yang dilengkapi alarm memiliki nilai error yaitu 1,293798%.