cover
Contact Name
Alwan Wibawanto
Contact Email
alwan@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285228111066
Journal Mail Official
pustakaloka@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Po. Box. 116 Ponorogo 63471, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 20852118     EISSN : 25024108     DOI : https://doi.org/10.21154/pustakaloka
Core Subject : Science, Social,
PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is a peer-reviewed journal taken from the library of IAIN Ponorogo on Information and Library Science. PUSTAKALOKA is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library IAIN Ponorogo in cooperation with the Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur. Every received article will be reviewed by the journal editors and external editors and reviewers who are competent in each related field. The review uses double-blind peer review before the journal is published. PUSTAKALOKA will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License. And, every article is free of charge for authors and readers.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
Refleksi Hadits terhadap Kualitas Pelayanan Referensi dalam Membantu Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka di Perguruan Tinggi Ramadhani Ginting
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.085 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1565

Abstract

Abstract: In the hadith,  Rasulullah SAW had advocated for Muslims to help each other and facilitate the difficulties faced by other Muslims. The hadith can be reflected in various activities in the library. In this casemore focused on reference services in the college library. In harmony with the hadith, that reference services can also solve various difficulties faced by the user and facilitate any difficulties experienced by the user. Reflexes of hadith on library activities, especially in reference services in the library, in this article are reviewed using the library study method. Thus, the reflexity between the two will be analyzed using various literature related to the topic.The purpose of this study is to know how the implementation of the hadith reflection and to know the impact given by the implementation of the hadith reflection on the quality of reference services in helping meet of the information needs of the users in the college. Abstrak: Di dalam hadits, Rasulullah SAW telah menganjurkan kepada umat islam agar saling membantu dan memudahkan kesulitan yang dihadapi oleh muslim lainnya. Hadits tersebut dapat direfleksikan ke dalam berbagai kegiatan di perpustakaan. Dalam hal ini lebih difokuskan kepada pelayanan referensi di perpustakaan perguruan tinggi. Selaras dengan hadits tersebut, bahwasanya layanan referensi juga dapatmenyelesaikan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh pemustaka dan memudahkan setiap kesulitan yang dialami oleh pemustaka. Refeleksi hadits terhadap kegiatan perpustakaan, khususnya pada layanan referensi di perpstakaan, dalam artikel ini dikaji menggunakan metode studi kepustakaan. Sehingga, refleksitas diantara keduanya akan dianalisis menggunakan berbagai literatur yang terkait dengan topik tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana refleksi hadits terhadap kualitas pelayanan referensi dan untuk mengetahui dampak yang diberikan oleh pengimplementasian refleksi hadits terhadap kualitas pelayanan referensi dalam membantu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di perguruan tinggi.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PEMUSTAKA (Studi Kasus Pada Pusat Perpustakaan IAIN Tulungagung) Erma Awalien Rochmah
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.099 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1602

Abstract

Abstract: This research is motivated by the importance of quality in each service activity especially in organizations engaged in services, including libraries. This research was aimed at testing the correlation between ServQual dimensions provided by the IAIN Tulungagung Library with user satisfaction. This research was conducted with a quantitative approach. The sample of this study was the visitors of the IAIN Tulungagung Library which was randomly selected. The total sample of 400 people was determined using the Slovin formula. The data in this study were obtained through a questionnaire containing statements with closed responses (answer has been determined). Data analysis in this study involved validity test, reliability test, normality test and Spearman correlation test. The results showed that: (1) The dimensions of quality Tangible (X1) services have a strong relationship with user satisfaction (Y) because it has a correlation value of 67.2%. (2) Reliability quality dimension (X2) service has a strong relationship with user satisfaction (Y) because it has a correlation value of 53.2%. (3) The dimension of Responsiveness (X3) service quality has a strong relationship with user satisfaction (Y) because it has a correlation value of 55.4%. (4) Quality Assurance (X4) service dimension has a strong relationship with user satisfaction (Y) because it has a correlation value of 57.9%. (5) Quality dimension of Emphaty (X5) service has a very strong relationship with user satisfaction (Y) because it has a correlation of 75.7%. And (6) The results of the Spearman correlation test show that all X variables (tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy) have a very strong relationship with the Y variable (user satisfaction) because it has a correlation value of 77.7%. From the results of these studies it can be concluded that all dimensions of service quality have a significant relationship or correlation with user satisfaction. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pada setiap kegiatan layanan tertutama pada organisasi yang bergerak dibidang jasa, termasuk di dalamnya perpustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji korelasi antara dimensi ServQual yang diberikan oleh Pusat Perpustakaan IAIN Tulungagung dengan kepuasan pemustaka. Sampel penelitian ini adalah pemustaka dari Pusat Perpustakaan IAIN Tulungagung yang dipilih secara acak. Jumlah sampel sebanyak 400 orang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang berisi pernyataan. Pernyataan tersebut bersifat tertutup (jawaban telah ditentukan). Analisis data dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dimensi kualitas Tangible (X1) layanan memiliki hubungan yang kuat dengan kepuasan pemustaka (Y) karena memiliki nilai korelasi sebesar 67,2%. (2)  Dimensi kualitas Reliability (X2) layanan memiliki hubungan yang kuat dengan kepuasan pemustaka (Y) karena memiliki nilai korelasi 53,2%. (3) Dimensi kualitas Responsivenes (X3) layanan memiliki hubungan yang kuat dengan kepuasan pemustaka (Y)  karena memiliki nilai korelasi sebesar 55,4%. (4) Dimensi kualitas  Assurance (X4) layanan memiliki hubungan yang kuat dengan kepuasan pemustaka (Y) karena memiliki nilai korelasi 57,9%. (5) Dimensi kualitas Emphaty (X5) layanan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kepuasan pemustaka (Y) karena memiliki korelasi sebesar 75,7%. Dan (6) Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa semua variabel X (tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty) memiliki hubungan yang sangat kuat dengan variabel Y (kepuasan pemustaka) karena memiliki nilai korelasi sebesar 77,7%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa semua dimensi kualitas layanan memiliki hubungan atau korelasi yang signifikan dengan kepuasan pemustaka
PROSES LITERASI DIGITAL TERHADAP ANAK: Tantangan Pendidikan di Zaman Now Mustofa Mustofa; B. Heni Budiwati
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.658 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1619

Abstract

Abstact: Digital Literacy Process for Children: Educational Challenges in the Age of Now. The method used in writing this article is the study of literature. Digital literacy is an important pillar for the future of education. Digital literacy is a knowledge base, which is supported by integrated information technology. The purpose of writing this article is to know the important elements in digital literacy and the digital literacy process for children. Nine important elements in the world of digital literacy, namely: Social Networking, Transliteracy, Maintaining Privacy, Managing Digital Identity, Creating Content, Organizing and Sharing Content, Reusing / repurposing Content, Filtering and Selecting Content. Self Broadcasting. Digital literacy process for children through several stages, namely: 1) Digital literacy movement in the family, 2) Digital literacy in the school literacy movement, 2) Digital literacy movement in the community. Abstrak: Proses Literasi Digital Terhadap: Tantangan Pendidikan di Zaman Now. Artikel ini ditulis dengan metode study literarure. Literasi digital merupakan basic pengetahuan yang disupport oleh tekonologi informasi yang saling terhubung. Penulisan artikel ini memiliki tujuan yaitu untuk memahami bagian-bagian penting dalam literasi digital dan prosedur literasi terhadap anak. Sembilan bagian dalam dunia literasi digital, yaitu social networking, transliterasy, maintaining privasi, managing digital identity, creating content, organizing and sharing content, reusing/repurposing content, filtering and selecting content, self broadcasting. Proses literasi digital terhadap anak memalui beberapa tahapan, yaitu: 1) gerakan literasi digital di dalam keluarga 2) literasi digital dalam gerakan literasi sekolah 3) gerakan literasi digital di dalam masyarakat.
KETERSEDIAAN KOLEKSI BERDASARKAN SILABUS DAN STANDAR BAN-PT: Analisis Koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan untuk Jurusan Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Pekalongan Junaeti Junaeti
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.304 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1687

Abstract

Abstrak : Ketersediaan koleksi sering dianggap sebagai ukuran efektivitas perpustakaan atau kinerja perpustakaan secara keseluruhan. Karena pengguna hanya menilai ketersediaan koleksi berdasarkan yang dia butuhkan, bukan yang perpustakaan sediakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi ketersediaan koleksi perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan silabus jurusan PAI FTIK IAIN Pekalongan, menganalisis ketersediaan koleksi berdasarkan standar BAN-PT, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengadaan koleksinya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan metode checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan koleksi untuk semua jenis mata kuliah adalah sebanyak 409 judul atau sebesar 50%, dan ketidaktersediaan koleksi sebanyak 301 judul atau sebesar 42%. Dan kategori ketersediaan koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan analisis dari standar BAN-PT sangat baik. Beberapa faktor yang menjadi kendala dalam ketersediaan koleksi berdasarkan silabus adalah karena tidak semua dosen menyerahkan silabus ke jurusan, beberapa koleksi yang ada dalam daftar pustaka silabus yang merupakan terbitan instansi pemerintah tidak tersedia, dan ada beberapa koleksi yang sudah tidak diterbitkan lagi Abstract : Availability of collections is often seen as a measure of library effectiveness or overall library performance. Because the user only assesses the availability of collections based on what he needs, not what the library provides. The purpose of this study was to determine and identify the availability of Pekalongan IAIN library collections based on the Pekalongan IAIN FTIK PAI syllabus, analyze the availability of collections based on BAN-PT standards, and identify the factors that being obstacles in procuring their collections. The approach in this study is descriptive quantitative. The data analysis technique uses the checklist method. The results showed that the level of availability of collections for all types of subjects was 409 titles or 50%, and the unavailability of collections was 301 titles or 42%. And the category of availability of collections in Pekalongan IAIN Library based on analysis from the BAN-PT is very good. Some factors that become obstacles in the availability of collections based on the syllabus are that not all lecturers submit syllabus to departments, some collections in the bibliography syllabus published by government agencies are not available, and there are several collections that are no longer published
Tantangan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Disrupsi Dian Hapsari
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.111 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1599

Abstract

Abstrak : Kemajuan ilmu pengetahuan telah menghasilkan teknologi yang semakin canggih dan membawa banyak perubahan. Perubahan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi tidak hanya berdampak bagi perkembangan teknologi itu sendiri, akan tetapi juga mempengaruhi dalam kehidupan manusia. Disrupsi merupakan perunahan besar yang bersifat mendasar serta memiliki cakupan yang luas. Dalam dunia penidikan tinggi, hadirnya disrupsi telah membuat perubahan mendasar dalam proses belajar mengajar. Sebagai bagaian dari perguruan tinggi, perpustakaan dituntut mempunyai kemampuan beradaptasi pada perubahan yang sedang berlangsung di sekelilingnya apabila tidak ingin hilang ditelan oleh perubahan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis lima permasalahan yang dihadapi oleh perpustakaan perguruan tinggi, yakni: 1. Membuktikan keberadaan perpustakaan bagi perguruan tinggi, 2. Melatih pustakawan dan staff perpustakaan agar senantiasa dapat beradaptasi dengan teknologi.3. Layanan, Akses sumber informasi dan Koleksi. 4. Memperbaharui keberadaan perpustakaan, baik secara fisik maupun digital. 5. Kolaborasi. Abstract : The progress of science has resulted in increasingly sophisticated technology and brought many changes. Changes caused by technological advances not only affect the development of technology itself, but also affect human life. Disruption is a major settlement that is fundamental and has a broad scope. In the world of higher education, the presence of disruption has made fundamental changes in the teaching and learning process. As a part of universities, libraries are required to have the ability to adapt to the ongoing changes around them if they do not want to be swallowed up by change. This paper aims to analyze five problems faced by college libraries, namely: 1. Proving the existence of libraries for universities, 2. Train librarians and library staff to always be able to adapt to technology. Services, Access to information resources and Collections. 4. Renew the existence of the library, both physically and digitally. 5. Collaboration.
Strategi Pengembangan Institutional Repository Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Berbasis Eprints Eva Mursidah; Davi Wahyuni; Yeni Anita Gonti
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.811 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1600

Abstract

Abstrak: Institutional repository (IR) berbasis eprints adalah repository Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang diimplementasikan pada tahun 2016 menggantikan digilib (Digital Library). Parameter kualitas repository yang diukur dari posisi rangking yang dikeluarkan oleh rangking web of repositories mendorong dilakukannya penelitian ini.  Dalam menentukan kinerja dan strategi pengembangan IR, analisis SWOT digunakan sebagai metode untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dominan baik internal maupun eksternal. Responden pada penelitian ini adalah seluruh staf layanan bagian Teknologi Informasi dan Perpustakaan Digital (TIPD) Perpustakaan ITS berjumlah 6 orang yang terdiri dari, 1 koordinator , 1 sub koordinator, 1 teknisi, dan 3 administrator. Hasil penilaian responden terhadap faktor internal yang dominan pada IR diperoleh total skor bobot rating kekuatan sebesar 3.38, dan total skor bobot rating kelemahan sebesar 1.8. Sedangkan penilaian responden terhadap faktor eksternal yang dominan pada IR diperoleh total skor bobot rating peluang sebesar 3.15 dan total skor bobor rating ancaman sebesar 2.18. Dengan demikian posisi IR berada pada kuadran I, yang merupakan situasi yang sangat menguntungkan dimana IR memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang tepat untuk diterapkan adalah strategi pertumbuhan (growth oriented strategy). Abstract : Institutional repository (IR) based on eprints is a repository library of  Institute of Technology Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)  which was implemented in 2016 replacing Digilib (Digital Library). The quality repository parameters measured by the ranking position issued by the web of repositories rankings encourage this research. In determining IR performance and development strategies, SWOT analysis is used as a method to identify dominant factors both internally and externally. Respondents in this study were all service staff of the Digital Information and Library Technology (TIPD) section of the ITS Library totaling 6 people consisting of, 1 coordinator, 1 sub-coordinator, 1 technician, and 3 administrators. The results of respondents' assessment of the dominant internal factors in the IR obtained a total weight rating of 3.38, and a total score score of 1.8%. While the respondent's assessment of the dominant external factors in the IR was obtained by the total score of the opportunity rating of 3.15 and the total score of the threat rating of 2.18. Thus the position of the IR is in quadrant I, which is a very favorable situation where the IR has the opportunity and strength so that he can take advantage of the opportunities available. The right strategy to implement is a growth oriented strategy.
Digitalisasi Koleksi Local Content di Perpustakaan Perguruan Tinggi Endhar Priyo Utomo
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.086 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1514

Abstract

Abstract : Academic Society Many universities produce a collection of local content in academic activities such as scientific work, final assignments, thesis, thesis, dissertation, scientific journal articles and so on. The transfer of the form of local content collection from physical form to digital form is a solution to overcome the problem of storage and dissemination of information content in it. Digitizing local content activities must pay attention to several problems that occur in the stages of digitalization, namely pre, digitalization and post-digitalization such as issues of legality / copy right, staff problems, the number of collections to be digitized and workflow settingsAbstrak : Sivitas Akademika Perguruan tinggi banyak menghasilkan koleksi local content dalam kegiatan akademisnya misalnya karya ilmiah, tugas akhir, skripsi, thesis, disertasi, artikel jurnal ilmiah dan sebagainya. Pengalihan bentuk koleksi local content dari bentuk fisik menjadi bentuk digital merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan penyimpanan dan penyebarluasan isi informasi didalamnya. Kegiatan digitalisasi local content harus memperhatikan beberapa permasalahan yang terjadi dalam tahapan-tahapan digitalisasi yaitu pra, digitalisasi dan pasca digitalisasi misalnya permasalahan legalitas/copy right, permasalahan staf, jumlah koleksi yang akan didigitalkan dan pengaturan alur kerja.
Relasi Kemampuan Literasi Jaringan dengan Manajemen Privasi Pelajar Sma Negeri 1 Sumedang Yulian Maudi Agustien; Prijana Prijana; Andri Yanto
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.776 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1540

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi relasi antara kemampuan literasi jaringan dengan manajemen privasi pada pelajar SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi asosiatif. Populasi merupakan para siswa SMA Negeri 1 Sumedang. Ukuran sampel sejumlah 150 siswa berdasarkan ukuran proposi binomial dan sampling error. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Data penelitian menggunakan skala nominal dan dianalisis menggunakan analisis chi square dan analisis koefisien kontingensi C dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat relasi yang signifikan antara pemahaman mengenai sistem jaringan internet serta kemampuan mengakses dan menyaring informasi dengan manajemen privasi. Para siswa memiliki pemahaman mengenai jaringan internet yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan kontrol dan kepemilikan terhadap informasi pribadi. Para siswa juga memiliki kemampuan menyaring informasi yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan batasan privasi. Sedangkan kemampuan menyebarkan informasi serta keterbukaan diri dalam jaringan internet tidak memiliki relasi yang signifikan dengan manajemen privasi. Para siswa mampu menyajikan dan menyebarkan informasi melalui internet, namun kurang berhati-hati dalam memeriksa kembali konten yang mungkin mengandung informasi pribadi sebelum diunggah di media sosial. Mayoritas siswa cenderung bersikap terbuka dalam berinteraksi dengan pengguna internet lainnya, namun langkah privasi yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan para siswa yang cenderung tertutup.  Abstract: This research aims to determine the relationship between network literacy skills and privacy management of high school students. This research uses quantitative method with associative study. The population is students of SMA Negeri 1 Sumedang. The sample size is 150 students based on the binomial proportion and sampling error size. Research data are collected through questionnaire, observation, interview, and literature study. The research data uses nominal scale and analyzed using chi square analysis and contingency coefficient C analysis with confidence level of 95%. The result of this research indicates that there are significant relationships between understanding of internet network system and information access and filtering skills with privacy management. The students have a high understanding about internet network and able to apply it in determining control and ownership of private information. The students also have good information filtering skills and able to apply it in determining their private boundaries. Whereas information sharing skills and self-opennes in internet network do not have any significant relationship with privacy management. The students are able to present and distribute information through internet, but not careful enough in rechecking contents that may contain private information before uploading it into social media. Majority of the students tend to be open in interacting with other internet users, but the privacy measures that they are doing are not much different from the students who tend to be closed.

Page 1 of 1 | Total Record : 8