cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Makassar Jl. AP Pettarani Makassar Sul-Sel Telpon: 869834-869854-860468; 081328540086; Fax: 0411-868794-868879
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Fundamental Sciences
ISSN : 2621671X     EISSN : 26216728     DOI : 10.26858/ijfs
Scopes of the journal consist of: 1. Mathematics, 2. Physics, 3. Chemistry, 4. Biology, 5. Statistics, and 6. Engineering.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017)" : 8 Documents clear
ALTEKNO-DENHAWER: ALAT TEKNOLOGI PENDETEKSI DAN PEMBASMI HAMA WERENG BERBASIS SMARTPHONE Dicky Pramana; Dendy Permana Nugraha; Henri Prasetya
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.59 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4778

Abstract

Hama wereng menjadi penghambat tumbuh suburnya padi milik masyarakat. Cara menggunakan pestisida yang tentunya banyak zat kimia yang dapat membahayakan jika berlebihan. Cara terbaik untuk hal tersebut di atas maka “Altekno Denhawer”, merupakan solusi dari permasalahan padi tersebut. Dengan menggunakan sensor PIR, PING, dan DHT11 yang semuanya terintegrasi dengan program di arduino dan android serta menggunakan panel surya sebagai sumber tenaga alat tersebut yang tentunya memudahkan petani karena petani tidak perlu susah untuk membawa stop kontak listrik karena alat tersebut bekerja menggunakan tenaga matahari. Selain itu alat ini bisa sangat praktis karena menggunakan pipa teleskopis dan dapat berputar hingga 360°.  Dengan menggunakan gelombang ultrasonik serangga hama wereng akan pergi dan terbunuh karena frekuensi dari gelombang ultrasonik sangat dibenci oleh serangga hama wereng. Frekuensi gelombang ultrasonik di atas 20 Khz itulah yang membuat serangga hama wereng tersebut takut. Alat yang dapat mengatasi permasalahan padi para petani saat ini. Yang mana alat pendeteksi dan pembasmi tersebut dapat memberikan informasi kepada petani melalui smartphone dimana pun petani berada tanpa harus ada di area persawahan.Selain itu juga konsumsi penggunaan seperti pestisida dan solar dapat dikurangi penggunaannya yang akan berdampak pada penurunan biaya produksi petani dan meningkatkan produktivitas serta provitabilitas hasil pertanian masyarakat pada umumnya.
ANALISIS SURVIVAL DALAM MEMODELKAN SISWA PUTUS SEKOLAH Rahmat Hidayat; Yuli Hastuti
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.24 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4783

Abstract

Salah satu kendala dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan di Indonesia adalah masih tingginya angka anak putus sekolah usia wajib belajar. Metode yang dapat digunakan untuk memodelkan data tersebut adalah Analisis Survival. Penelitian ini memodelkan data usia anak putus sekolah di Kota Palopo dengan menggunakan Bayesian Analisis Survival. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat pendidikan orangtua yang rendah dan jumlah anggota rumah mengakibatkan tingginya resiko putus sekolah siswa di Kota Palopo.
CRISPR/Cas9 dengan Dual-sgRNAs Bertarget Gen E6 dan E7 Virus HPV 16 Sebagai Inovasi Terapi Gen Upaya Menurunkan Angka Kanker Serviks Global Fachreza Aryo Damara
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.466 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4779

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker dengan insidensi terbesar kedua pada wanita di dunia. 80% dari kasus kanker serviks terjadi pada negara berkembang. Sebanyak 62% dari kasus kanker serviks disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16.  Hingga saat ini, keterbatasan dan efek samping dari tatalaksana kemoterapi dan radioterapi terhadap pasien kanker serviks menyebabkan masih dibutuhkannya inovasi terapi yang lebih efektif dan terjangkau. CRISPR/Cas9 telah menjadi pendekatan terapi gen yang efektif dan spesifik serta memakan biaya produksi yang kecil dengan mengintervensi DNA target terhadap berbagai penyakit termasuk kanker. Tujuan dari makalah ini adalah untuk membahas potensi dari inovasi terapi gen menggunakan CRISPR/Cas9 dengan dual-sgRNAs bertarget delesi gen E6 dan E7 pada virus HPV16 terhadap pasien kanker serviks. Makalah ini disusun dengan metode tinjauan pustaka dengan menganalisa dan sinstesis dari berbagai referensi yang sesuai dengan kata kunci. Hasil  peneltian terhadap delesi gen E6 dan E7 pada HPV16 secara terpisah menunjukkan terjadinya penurunan ukuran tumor yang signifikan dan menginduksi proses apoptosis dari sel kanker serviks. Sehingga penggunaan dual-sgRNAs bertarget kedua gen pada HPV16 dapat menjadi terapi efektif dan terjangkau terhadap pasien kanker serviks untuk menurunkan angka kasus kanker serviks global.
PENINGKATAN NILAI NUTRISI KULIT ARI BIJI KEDELAI YANG DIFERMENTASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI EFEKTIVITAS MIKROORGANISME (EM-4) DAN WAKTU INKUBASI YANG BERBEDA Fuji Astuty Auza; Rusli Badaruddin; Rahim Aka
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.253 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat level dan waktu inkubasi terbaik pemberian EM4 terhadap nilai nutrisi kulit ari kedelai. Penelitian akan dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, Kendari. Penelitian ini menggunakan metode percobaan laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian level EM-4 , yaitu 0 cc, 1 cc, 2 cc dan 3 cc, faktor kedua ialah waktu inkubasi yang berbeda, yaitu inkubasi 0 jam, inkubasi 24 jam, inkubasi 48 jam, dan inkubasi 72 jam yang masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Peubah yang diamati adalah bahan kering, abu, protein kasar, dan serat kasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian level EM-4 dan waktu inkubasi yang berbeda pada tepung kulit ari biji kedelai memberikan perbedaan nyata (P<0.05) pada nilai kadar abu dan serat kasar, tetapi tidak berbeda nyata (P>0.05) pada nilai bahan kering dan protein kasar, namun ada peningkatan atau perbaikan protein kasar dari tepung kulit ari biji kedelai pada level pemberian 3 cc EM-4 dan waktu inkubasi 72 jam.
INOVASI Green Bone Implant MENGGUNAKAN ROTAN ( Calamus manau M ) SEBAGAI SUBSTITUT LOGAM Agung Prabowo; Muhammad Reski; Ahmad Fadli
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.05 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4780

Abstract

Rotan merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia. Struktur anatomi batang rotan berhubungan erat dengan menentukan keawetan dan kekuatan rotan, antara lain  adalah besar pori dan tebalnya dinding sel serabut. Dinding sel adalah komposit serat yang terbuat dari mikro-fibril selulosa yang disisipkan ke dalam matriks hemiselulosa dan lignin. Pergantian bundel serat dan daerah berpori saluran ini lah membuat kayu sebagai bahan elektif untuk digunakan sebagai template dalam memulai persiapan pengganti tulang baru yang ditandai oleh struktur hirarkis biomimetik. Hidroksiapatit (HA) merupakan bentuk mineral dari kalsium apatit yang terbentuk secara alami dengan formula Ca10(PO4)6(OH)2. Salah satu inovasi besar dalam bidang rekonstruksi tulang adalah mengaplikasikan HA sebagai lapisan permukaan pada logam implan yang kuat secara mekanik dan dapat meningkatkan kestabilan implan pada tulang sehingga meningkatkan umur pemakaian implan logam. Pembuatan implan tulang menggunakan rotan sebagai subtitut logam dilakukan dengan bebeapa tahap yaitu pirolisis, karburisasi, oksidasi, karbonisasi dan tahap terakhir pembentukan senyawa hidroksiapatit dengan cara phospatisasi. Analisa karakteristik produk yang dihasilkan adalah dengan beberapa uji diantaranya SEM, XRD, Densitas, Porositas dan Uji Kuat Tekan.
POTENSI NANOPARTIKEL ALGINAT- KITOSAN - EKSTRAK DAUN KEDONDONG HUTAN (SPONDIAS PINNATA (L.f.) Kurz.) DALAM PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS DAN MULTI DRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS (MDR-TB) Ni Made Gitari; I Gusti Ngurah Bagus; Ida bagus Nyoman Putra
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.315 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4785

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi akibat M.tuberculosis yang mengakibatkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Merebaknya strain M. tuberculoisis yang resisten terhadap obat anti tuberkulosis membuat penanganan TB menjadi semakin sulit dan beban ekonomi yang tinggi. Tujuan dari penulisan paper gagasan tulis ini untuk mendeskripsikan potensi nanopartikel alginat-kitosan-ekstrak daun kedondong hutan sebagai penatalaksanaan TB dan MDR-TB. Dari 87 jurnal yang ditelaah, 50 jurnal ditemukan sesuai dengan topik bahasan dan digunakan sebagai referensi karya ini. Kombinasi penyalutan alginat-kitosan merupakan kombinasi yang paling tepat karena dapat meningkatkan bioavailabilitas dan pelepasan berkelanjutan dari obat antibakteri. Nanopartikel alginat-kitosan-ekstrak daun kedondong hutan dapat menghambat sintesis asam mikolat  M. tuberculosis, proteasom dan mengakibatkan lisis dinding sel M. tuberculosis. Ekstrak daun kedondong hutan mengandung senyawa flavonoid dan triterpenoid yang berfungsi sebagai antituberkulosis. Flavonoid dapat berikatan dengan situs aktif HadB sehingga menghambat aktivitas enzim β-hydroxyacyl-ACP dehydratase yang berfungsi dalam elongasi rantai meromycolic. Selain itu, flavonoid dapat menghambat proteasom M. tuberculosis yang dalam keadaan dorman. Triterpenoid memiliki gugus sehingga mampu mengakibatkan lisis dinding sel M. tuberculsosis. Nanopartikel alginat-kitosan-ekstrak daun kedondong hutan memiliki potensi sebagai terapi baru untuk TB dan MDR-TB. Belum terdapat penelitian mengenai kombinasi modalitas ini sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui potensi pasti nanopartikel alginat-kitosan-ekstrak daun kedondong hutan.
ANALISIS MODEL LEKUKAN PADA SERAT OPTIK MULTIMODE SEBAGAI SENSOR PERGESERAN Andi Rosman N; Andi Srirahayu
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.315 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4776

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis model lekukan pada serat optik multimode sebagai sensor pergeseran. Model lekukan pada serat optik yang akan dibuat yaitu lingkaran, sinusoida, dan model potensial tangga. Luaran dari penelitian ini merupakan studi awal dari sensor pergeseran yang diharapkan dapat diterapkan pada sistem sensor untuk deteksi longsor, kerusakan jalan, ataupun pada antisipasi bangunan yang retak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitifitas dari masing-masing model lekukan serat optik adalah 1) sensitifitas model lekukan lingkaran sebesar 4,325 KΩ/cm, 2) sensitifitas model lekukan sinusoida sebesar 7,962 KΩ/cm, dan 3) sensitifitas model lekukan lingkaran sebesar 12,050 KΩ/cm. untuk keakurasian dari model lekukan serat optik masing-masing 1) akurasi model lekukan lingkaran adalah 99,48%, 2) akurasi model lekukan sinusoida adalah 99,53%, dan 3) akurasi model lekukan potensial tangga adalah 96,06%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model lekukan yang terbaik untuk dikembangkan menjadi sensor pergeseran adalah serat optik dengan model lekukan potensial tangga
PEMBENTUKAN POHON MERENTANG MINIMUM DENGAN ALGORITMA KRUSKAL Wisra Hayu; Yuliani Yuliani; Marwan Sam
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.89 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v3i2.4781

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan panjang pipa minimum dari jaringan pipa di Perumahan Ratulangi Regency. Data yang diperoleh berupa jarak atau panjang pipa yang digunakan untuk distribusi jaringan pipa di daerah tersebut. Data yang diperoleh kemudian direpresentasikan dalam bentuk gambar dan mencari pohon merentang minimum dari jalur distribusi jaringan pipa PDAM Palopo dengan algoritma Kruskal. Dari hasil perhitungan panjang pipa,  dari pihak PDAM membutuhkan pipa sepanjang 893 meter, sedangkan dengan algoritma Kruskal membutuhkan pipa sepanjang 574,6 meter. Jadi penghematan pipa dapat dilakukan sepanjang 318,4 meter. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan algoritma Kruskal lebih optimal karena langkah yang diambil lebih tepat penerapannya dalam masalah jaringan pipa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8