cover
Contact Name
Try Wahyu Purnomo
Contact Email
twahyu@unimed.ac.id
Phone
+628995998102
Journal Mail Official
paedagogi@unimed.ac.id
Editorial Address
Faculty of Education, Universitas Negeri Medan 72 Building 2nd Floor, Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, North Sumatera –Indonesia, 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal)
ISSN : 20859880     EISSN : 24077445     DOI : https://doi.org/10.24114/paedagogi.v8i2
Core Subject : Education,
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) current issues and issues about study of educational science, development of learning models, digital technologies in education, innovative learning environments, adaptive learning, gamified leaning, and results of research in the field of educational science.
Articles 167 Documents
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN INTERNET PADA REMAJA DI SEKOLAH SMA SWASTA PERGURUAN SUMATERA TANJUNG MORAWA Tarigan, Mustika
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan internet pada remaja SMA swasta Perguruan Sumatera Tanjung Morawa. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 59 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan analisi data, maka di dapatkan hasil sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan kecanduan internet. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,188 dengan signifikan 0,153. Ini berarti bahwa semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah kecanduan internetnya sebaliknya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi kecanduan internet. 2). Sumbangan yang diberikan kontrol diri terhadap kecanduan internet adalah 3,5%. Hal ini berarti, berdasarkan hasil penelitian ini terdapat 96,5% faktor lain yang lebih memiliki pengaruh terhadap kontrol diri yang dalam penelitian ini tidak dilihat faktor lain tersebut antara lain factor orientasi religious, factor pola asuh orang tua, dan faktor kognitif. 3). Tidak terdapat hubungan signifikan antara kontrol diri dengan kecanduan internet, dengan koefisien sebesar = 0,188, dan hasil lainnya menunjukkan adanya perbedaan pada kecanduan internet, hail ini dibuktikan dengan koefisien t sebesar = 0,035, dengan p = 0,5, p> 0,05. Selain itu, diketahui secara umum, bahwa para siswa-siswi dinyatakan memiliki kontrol diri yang tergolong sedang sebab nilai rata-rata hipotetik (65)< dari nilai-nilai empirik (70,58). Nilai kecanduan internet yang tergolong rendah juga, sebab nilai rata-rata hipotetik (122,5)> nilai rata-rata empirik (67,98).
HUBUNGAN PERSEPSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN PT. WESEN JAYATAMA CABANG MEDAN Purba, Anna Wati; Alfita, Laili
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5083

Abstract

Berdasarkan hasil analisis korelasi r product moment, diketahui bahwa ada  hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dengan stress kerja pada karyawan PT. Wesen Jayatama Cabang Medan, ditunjukkan dengan nilai korelasi yang telah diperoleh dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment rxy= 0,431 dan P= 0,000, artinya bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap stress kerja. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan perhitungan kedua Mean diatas (mean hipotetik dan mean empirik) maka diketahui bahwa komunikasi interpersonal memiliki mean hipotetik 97,5 dan mean empirik 126,12 dari hasil perbandingan antara mean hipotetik dan mean empirik menunjukan bahwa komunikasi interpersonal secara rata-rata subjek penelitian dapat dinyatakan dalam taraf cukup baik. Sedangkan stres kerja mean hipotetiknya 125 dan mean empiriknya 183,03 dari hasil perbandingan antara mean hipotetik dan mean empirik menunjukan bahwa secara rata-rata subjek penelitian memiliki stress kerja yang lebih tinggi.
HUBUNGAN IKLAN KOMPARATIF PRODUK KOSMETIK WARDAH DENGAN INTENSI MEMBELI PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI Ana, Istiana
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan iklan komparatif produk kosmetik dengan intensi membeli pada remaja, yang perlu diteliti disini adalah persepsi positif atau negative dari iklan komparatif dengan intensi membeli. Sehingga penelitian ini akan memperjelas hubungan yang terjadi diantara dua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Dengan metode pengambilan data  quota sampling yaitu teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai cirri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan. Adapun sampel peneliti yang peneliti tetapkan adalah mahasiswa psikologi berjenis kelamin prempuan dengan rentang usia 18-21 tahun yang menggunakan produk kosmetik dengan masing-masing kelompok sebanyak 20 orang dari 240 populasi. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data dengan berdasarkan ciri-ciri iklan komparatif dan aspek intensi membeli yang disusun dengan menggunakan skala Likert. Penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment dengan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara iklan komparatif produk kosmetik dengan intensi membeli. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi  = 0,368 dengan  p= 0.000<0,050). Sehingga semakin positif persepsi pada iklan komparatif produk kosmetik maka semakin tinggi intensi membeli pada remaja sebaliknya semakin negative persepsi pada iklan komparatif produk kosmetik maka semakin rendah intensi membeli pada remaja.  Selanjutnya nilai rata-rata yang diperoleh dari penelitian menunjukkan hasil bahwa intensi membeli memiliki kategori sedang dengan hasil mean empirik 121.050, dan intensi membeli memiliki kategori nilai yang sedang dengan nilai mean empirik 144.613.
PERMAINAN YANG BERORIENTASI PADA TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI Rangkuti, Damaiwaty
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5089

Abstract

Bermain merupakan suatu kegiatan yang melekat pada dunia anak. Bermain adalah kodrat anak. Anak belajar dengan cara yang berbeda dengan orang dewasa. Beberapa karakteristik cara belajar anak itu antara lain (1) anak belajar melalui bermain; (2) anak belajar dengan cara membangun pengetahuannya; (3) anak belajar secara alamiah, dan (4) anak belajar paling baik jika yang dipelajarinya menyeluruh, bermakna, menarik, dan fungsional. Bermain adalah sarana tumbuh dan berkembang bagi anak. Melalui bermain anak melakukan gerakan-gerakan yang bermanfaat untuk pertumbuhan mereka. Bermain juga sarana belajar yang esensial bagi mereka. Melalui bermain, anak belajar tentang negosiasi, berkomunikasi, sudut pandang, pikiran dan perasaan orang lain. Ada banyak manfaat mengenai bermain. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk membuat program yang berorientasi perkembangan.
PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PELANGI BHAYANGKARA MEDAN Simatupang, Dorlince
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5090

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apakah ada pengaruh metode sosiodrama terhadap kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Pelangi Medan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Pelangi Bhayangkara Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian post test only control design.. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua kelas kelompok yang memiliki karakteristik yang sama yaitu kelas B1 dan kelas B2.  Penentuan sampel kelas dilakukan secara acak (random) dengan jumlah sampel tiap kelas sebanyak 19 anak. Intrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi. Analisis data digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis observasi dilakukan pada penggunaan metode sosiodrama pada kelas ekperimen diperoleh 13,10 dengan nilai tertinggi 15 dan nilai terendah 11, nilai observasi rata-rata pada kelas kontrol 10,26 dengan nilai tertinggi 12 dan nilai terendah 8, Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis menyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode sosiodrama berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan sosial anak yaitu dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung >   ttabel yaitu 2,787 > 1,684 pada taraf α = 0.05. Berdasarkan penjelasan yang telah dipaparkan dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan metode sosiodrama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan sosial anak dibanding dengan kelas kontrol yang menggunakan metode demontrasi.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK KELOMPOK B DI TK AISIYAH BLANGKEJEREN Dr, Sudirman; Paramita, Yeni
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5091

Abstract

Masalah dalam penelitian ini (1) Minat belajar anak masih rendah dalam proses belajar mengajar. (2) Metode yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar belum bervariasi (3)Kurangnya penggunaan media gambar saat proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap minat belajar anak di TK Aisyiyah Blangkejeren.   Teori yang digunakan menurut Sudjana, dkk (2011: 262) media gambar adalah media yang mengombinasikan fakta dan gagasan secara jelas dan kuat melalui kombinasi pengungkapan kata-kata dan gambar-gambar. Menurut Walgito (2010) yang menyatakan bahwa œminat sesuatu keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap suatu objek dan disertai dengan keinginan untuk mengetahui dan mempelajari dan akhirnya membuktikan lebih lanjut tentang objek tertentu. Jenis penelitian ini eksperimen. Sampel dalam penelitian B1 20 orang sebagai kelas eksperimen dan B2 20 orang sebagai kelas kontrol. Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi. Sebelum pengujian hipotesis (uji-t) terlebih dahulu diuji normalitas menggunakan Liliefors, dan homogenitas menggunakan uji F.Dari analisa data observasi akhir minat belajar anak dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata α = 0,05  berturut-turut diperoleh thitung ≥ ttabel 29,09 ≥ 1,69 dengan dk = (n1 + n2 “ 2) dan ttabel diperoleh dari hasil interpolasi. Maka dapat dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media gambar terhadap minat belajar anak di TK Aisyiyah Blangkejeren.
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Atribut Produk Dengan Keputusan Pembelian Kartu Flexi Trendy Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Medan Area Budiman, Zuhdi
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 7 No. 2 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v7i14.5092

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap atribut produk dengan keputusan pembelian kartu flexi trendy pada mahasiswa psikologi UMA. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2005-2006 yang berjumlah 300 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan angket, dengan analisis data penelitian ini dengan menggunakan Korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian ini dibentuk oleh persepsi konsumen terhadap atribut produk sebesar 38,8%, maka dapat dinyatakan bahwa masih terdapat 61.2% pengaruh dari faktor lain terhadap keputusan pembelian dan faktor lain tersebut dalam penelitian ini tidak diteliti, diantaranya keadaan sosial, pengaruh kelompok, faktor pekerjaan, faktor ekonomi, motivasi, kepercayaan dan sikap terhadap produk. Persepsi terhadap atribut produk Flexi Trendy para mahasiswa tergolong positif, dimana selisih antara nilai rata-rata empirik (113,266) dengan nilai rata-rata hipotetik (97,5) tidak melebihi bilangan satu SD atau SB. Demikian juga halnya dengan keputusan pembelian yang tergolong tinggi, sebab selisih antara nilai rata-rata empirik (97.566) dengan nilai rata-rata hipotetik (80) tidak melebihi bilangan satu SD atau satu SB. Berdasarkan hasil analisis data bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara persepsi terhadap atribut produk dengan keputusan pembelian dimana rxy = 0,623 ; p < 0,010. Artinya semakin positif persepsi individu terhadap atribut produk, maka semakin tinggi keputusan pembelian. Sebaliknya semakin negatif persepsi individu terhadap atribut produk, maka keputusan pembelian juga akan semakin rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUESTIONING DI SMP NEGERI 2 HINAI KAB. LANGKAT Arihta, Arihta
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 8 No. 2 (2016): DECEMBER 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v8i2.8161

Abstract

Aktivitas dan hasil belajar yang tinggi merupakan suatu hal yang diharapkan tercapai pada setiap siswa yang mengikuti pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PKn. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran PKn adalah pembelajaran Questioning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa  pada mata pelajaran PKn melalui penerapan model pembelajaran questioning di kelas IXB SMP Negeri 2 Hinai . Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui 3 siklus. Data dikumpulkan melalui panduan observasi dan tes. Hasil analisa data menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus II dan dari siklus II ke siklus III yang dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata kelas dari 47,36 % pada siklus I menjadi 65,79 % pada siklus II dan pada siklus III menjadi 78,94 %. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran questioning di Kelas IX SMP Negeri 2 Hinai Tahun Pelajaran 2016/2017 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan pada guru khususnya guru mata pelajaran PKn, dapat menerapkan model pembelajaran Questioning, karena model pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, Model Pembelajaran Questioning, Pendidikan Kewarganegaraan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE BERCAKAP DI TK IPC GAYO T.A 2013/2014 Ray, Damaiwaty; Musriani, Musriani
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 8 No. 2 (2016): DECEMBER 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v8i2.8162

Abstract

AbstrakJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dua siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data adalah lembar observasi. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) dalam proses belajar mengajar metode yang di gunakan kurang bervariasi (2) Sebagian anak dalam proses pembelajaran kurang aktif, (3) dalam pembelajaran guru/pendidik kurang terampil masih kurang terampil dalam membuat alat praga serta media yang di gunakan sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk : (1). Meningkatkan kemampuan bahasa anak 4-5 Tahun Di TK Islamic Preshool Beranag. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 19 oran, yang terdiri 12 orang anak laki-laki dan 12 orang anak perempuan sedangkan objek penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa anak 4-5 Tahun Di TK Islamic Preshool Beranag Gayo Lues T.A 2012/2013. Hasil observasi refleksi pada siklus 1 setelah menggunakan metode bercakap-cakap sebanyak 2 kali pertemuan, pada pertemuan 1 dari 19 anak yang memiliki kemampuan bahasa  15 anak (75%) tergolong cukup dan 4 anak  (20%) tergolong kurang. Pada pertemuan 2 (95%) tergolong cukup. Sehingga dapat di lanjutkan pembelajaran siklus Pada siklus 2 di lakukan 2 kali pertemuan yang di laksanakan penelitian dengan memperbaiki kesulitan yang di hadapi anak untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak dengan maksimal. Pada siklus 2 terjadi peningkatan perkembangan yang signifikan, pada pertemuan 1 ada 3 anak (15%) tergolong sangat baik, 15 Anak (75%) tergolong baik dan 1 Anak (5%) tergolong cukup. Pada pertemuan 2 ada 17 anak (85%) tergolong sangat baik dan 2 anak (10%) tergolong baik. Dengan demikian  penelitian dapat terjawab bahwa kegiatan metode bercakap-cakap merupakan salah satu upaya meningkatkan kemampuan bahasa anak di kelompok B Di TK IPC GAYO LUES T.A 2012/2013  Kata Kunci : Bahasa Anak, Metode Bercakap
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR PADA MAHASISWA PGSD FIP UNIMED Manalu, Effendi
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 8 No. 2 (2016): DECEMBER 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v8i2.8163

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar SBM mahasiswa materi pokok pecahan dengan menggunakan strategi Cooperative Learning Tipe Jigsaw di PGSD FIP UNIMED T.A 2015-2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningakatan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan strategi Cooperative Learning tipe Jigsaw pada mata pelajaran SBM di PGSD FIP UNIMED T.A 2015-2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian sebanyak  26 orang mahasiswa pada tahun ajaran 2015-2016, dimana kegiatan dilakukan saat pembelajaran SBM berlangsung.  Untuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan test dan observasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan menguraikan persentase yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dengan pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dari 26 mahasiswa yang telah mempelajari tentang pecahan memperoleh nilai terendah sebesar 40 dan tertinggi sebesar 100. Mahasiswa yang memperoleh nilai < 65 atau tidak tuntas sebanyak 11 orang (42,31%) dan mahasiswa yang mencapai nilai ≥ 65 atau tuntas sebanyak 15 orang (57,69%). Rata-rata perolehan hasil atau nilai belajar sebesar 68,08. Tingkat ketuntasan klasikal mencapai 57,69%. Hal ini membuktikan bahwa nilai hasil belajar mahasiswa pada pelaksanaan siklus I belum memiliki tingkat keberhasilan belajar (ketuntasan klasikal) karena masih di bawah 80,00%. Hasil penelitian dengan pelaksanaan pembelajaran siklus II dapat diketahui bahwa 24 mahasiswa (92,31%) ketuntasan dan 2 orang mahasiswa (7,69%) belum mengalami ketuntasan individu. Perolehan ketuntasan klasikal sebesar 92,31% hal ini membuktikan bahwa hasil belajar secara klasikal pada siklus II telah mencapai ketuntasan karena telah mencapai 80,00% dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 84,04. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan  strategi cooperative learning tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pelajaran SBM materi pecahan di PGSD FIP UNIMED T.A 2015-2016. Disarankan kepada dosen untuk menggunakan strategi cooperative learning tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa di PGSD FIP UNIMED T.A 2015-2016.Kata Kunci : Cooperative Learning, Hasil Belajar, Strategi Belajar

Page 9 of 17 | Total Record : 167