cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2017): September" : 5 Documents clear
TRADISI BEJANGO DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT SASAK DI DESA SENGKERANG KECAMATAN PRAYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mustamiin, Muhammad Zainal; Samsul, Samsul Hadi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.817

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah pelaksanaan tradisi Bejango. (2) Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Bejango. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pelaksanaan tradisi Bejango dan (2) Untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung pada tradisi bejango. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode diskriptif. Informan penelitian ini adalah tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat. Responden penelitian ini adalah kepala dusun dan kepala desa. Penentuan jumlah informan dan responden dilakukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dan observasi. Data  dianalisis dengan  menggunakan tehnik analsis kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Tradisi bejango sebagai salah satu rangkaian pernikahan dalam adat sasak sekaligus peningalan leluhur/nenek moyang bangsa sasak dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap penutup. Kegiatan pada tahap persiapan antara lain penentuan/menyepkati waktu bejango, mengundang tokoh masyarakat dan keluarga terdekat, musyawarah, menyiapkan perlengkapan dan menyiapkan jaja. Sedangkan kegiatan pada tahap pelaksanaan antara lain kegiatan dirumah pengantin laki-laki, kegiatan dijalan menuju rumah pegantin perempuan dan kegiatan dirumah pengantin perempuan. Sementara kegiatan pada tahap penutup antara lain pembacaan do’a dan salaman. (2) Nilai-nilai yang terkandung pada tradisi bejango adalah nilai sosial budaya yang meliputi nilai kebersamaan, dan nilai silaturrahmi yang ditandai dengan kedatanagan keluarga pengantin laki-laki beserta rombongannya bejango kerumah keluarga pengantin perempuan. Sedangkan nilai budaya yang terkandung dalam tradisi bejango yaitu bagaimana kita diajarkan untuk selalu menjaga dan melestarikan setiap kebudayaan yang menjadi warisan nenek moyang kita, Karena dalam tradisi tersebut mengandung nilai-nilai yang sangat mendalam dan merupakan adat dan tradsisi yang harus tetap diperhankan kuhususunya bagi masyrakat di Desa Sengkerang.Kata Kunci : Nilai, Perkawinan, Bejango, Sosial Budaya
EFEKTIFITAS PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK JAGUNG MANIS (KERJA MAS) Hanafiah, Nurul Zumiatun; Rizka, Muhammad Arif; Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.643 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.744

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah efektivitas Penyelenggaraan Program Pendidikan Kewirausahaan melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Jagung Manis (kerja mas) di PKBM Ceria Desa Sesela Kabupaten Lombok Barat Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Penyelenggaraan Program Pendidikan Kewirausahaan melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Jagung Manis (kerja mas) di PKBM Ceria Desa Sesela Kabupaten Lombok Barat Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif, adapun model evaluasi yang digunakan dalam penelitan ini adalah evaluasi model CIPP (context, input process dan product) dengan sampel sebanyak 7 orang warga belajar yang mengikuti pelatihan kerja mas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket sebagai metode utama, observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan rumus persentase. Jawaban responden setelah dianalisis kemudian diinterpretasi melalui tabel interpretasi untuk mendapatkan nilai efektivitas program. Hasil penelitian ini menyatakan untuk keempat komponen efektivitas program mendapat nilai sangat efektif dengan nilai persentase yang berbeda diantara ke-empat komponen tersebut. Komponen context yaitu sebesar 90 %, komponen input sebesar 91,429 %, komponen process sebesar 90,909 % dan komponen product sebesar 90 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa efektifitas Penyelenggaraan Program Pendidikan Kewirausahaan melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Jagung Manis (kerja mas) di PKBM Ceria Desa Sesela Kabupaten Lombok Barat Tahun 2017 telah berjalan dengan sangat efektif.Kata Kunci : Efektivitas, Program Pendidikan Kewirausahaan dan Pelatihan Kerja Mas.
PENGARUH PROGRAM KARANG TARUNA TERHADAP PERKEMBANGAN KONSEP DIRI REMAJA Herlina, Herlina; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.143 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.741

Abstract

Fenomena yang terjadi pada remaja belakangan ini sangat mengkhawatirkan. Kaum remaja yang notabene-nya adalah generasi penerus bangsa sudah terjebak dalam sikap hidup konsumtif dan hedonisme. Kenyataan ini membuat keprihatinan terhadap masa depan bangsa karena apabila dibiarkan dikhawatirkan dapat meruntuhkan ahlak remaja masa kini. Antisipasi permasalahan tersebut mutlak dilaksanakan demi terselamatkannya generasi muda di masa kini dan di masa yang akan datan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh program karang taruna terhadap perkembangan konsep diri remaja di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif. Dimana diawal analisis peneliti menggunakan rumus uji beda untuk mengetahui apakah terdapat pegaruh program karang taruna tehadap perkembangan konsep diri remaja. Hasil peneltian ini kemudian dideskripsikan dengan berbagai teori yang sudah dikemukakan dalam BAB II. Subyek dalam penelitian ini adalah beberapa karang taruna yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Pemilihan karang taruna dilakukan secara purposive sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Penentuan karang taruna di Kabupaten Lombok Barat yang akan menjadi subyek penelitian melalui berbagai pertimbangan. Kriteria penentuan karang taruna dalam penelitian ini berdasarkan pada; (1). Telah terdaftar pada pemerintah daerah sekurang-kuragnya 3 (tiga) tahun; (2). Memiliki struktur organisasi yang jelas; (3). Status organisasi kemasyarakatan aktif yang ditandai dengan berbagai program yang dijalankan. Berdasarkan penentuan kriteria tersebut maka karang taruna yang menjadi subyek dalam penelitian ini meliputi karang taruna bangun karya Desa Langko Lingsar, karang taruna banyu sejahtera Narmada, dan karang taruna pemuda Gunungsari. Berdasarkan hasil analisis data setelah dikonsultasikan dengan ttable sebesar 2,02 pada taraf signifikansi 5% didapatkan nilai thitung lebih besar yakni sebesar 0,63. Hal ini berarti program karang taruna berpengaruh signifikan terhadap pembentukan konsep diri remaja.Kata Kunci: Program Karang Taruna, Konsep Diri Remaja
TRADISI BEJANGO DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT SASAK DI DESA SENGKERANG KECAMATAN PRYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mustamiin, Muhammad Zainal; SAMSUL, SAMSUL HADI
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.816

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah pelaksanaan tradisi Bejango. (2) Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Bejango. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pelaksanaan tradisi Bejango dan (2) Untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung pada tradisi bejango. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode diskriptif. Informan penelitian ini adalah tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat. Responden penelitian ini adalah kepala dusun dan kepala desa. Penentuan jumlah informan dan responden dilakukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dan observasi. Data  dianalisis dengan  menggunakan tehnik analsis kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Tradisi bejango sebagai salah satu rangkaian pernikahan dalam adat sasak sekaligus peningalan leluhur/nenek moyang bangsa sasak dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap penutup. Kegiatan pada tahap persiapan antara lain penentuan/menyepkati waktu bejango, mengundang tokoh masyarakat dan keluarga terdekat, musyawarah, menyiapkan perlengkapan dan menyiapkan jaja. Sedangkan kegiatan pada tahap pelaksanaan antara lain kegiatan dirumah pengantin laki-laki, kegiatan dijalan menuju rumah pegantin perempuan dan kegiatan dirumah pengantin perempuan. Sementara kegiatan pada tahap penutup antara lain pembacaan do’a dan salaman. (2) Nilai-nilai yang terkandung pada tradisi bejango adalah nilai sosial budaya yang meliputi nilai kebersamaan, dan nilai silaturrahmi yang ditandai dengan kedatanagan keluarga pengantin laki-laki beserta rombongannya bejango kerumah keluarga pengantin perempuan. Sedangkan nilai budaya yang terkandung dalam tradisi bejango yaitu bagaimana kita diajarkan untuk selalu menjaga dan melestarikan setiap kebudayaan yang menjadi warisan nenek moyang kita, Karena dalam tradisi tersebut mengandung nilai-nilai yang sangat mendalam dan merupakan adat dan tradsisi yang harus tetap diperhankan kuhususunya bagi masyrakat di Desa Sengkerang.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI TUTOR DENGAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI PKBM CERIA DESA SESELA KABUPATEN LOMBOK BARAT Nurul, Nurul Mutmainnah; Maskun, Maskun; Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.742

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah ada hubungan antara kompetensi tutor dengan motivasi belajar warga belajar pendidikan kesetaraan Paket C di PKBM Ceria Desa Sesela Kabupaten Lombok Barat Tahun 2017/2018. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kompetensi tutor dengan motivasi belajar warga belajar pendidikan kesetaraan Paket C. Penentuan subjek dalam penelitian ini berjumlah 46 orang yang terdiri dari tutor dan warga belajar Paket C. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket sebagai metode utama dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai r hitung sebesar 0,874 sedangkan r tabel dengan taraf signifikansi 5% untuk N=46 yaitu 0,291 (r hitung 0,874> r tabel 0,291) Hal ini berarti bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi dapat diketahui bahwa korelasi hitung sebesar 0,874 termasuk kategori yang sangat kuat. Jadi kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan yang sangat kuat antara kompetensi tutor dengan motivasi belajar peserta didik kesetaraan Paket C di PKBM Ceria tahun 2017/2018.Kata Kunci: Kompetensi tutor, Motivasi belajar

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol 9, No 2 (2023): September Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol 8, No 2 (2022): September Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol 8, No 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 4, No 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Vol 2, No 2 (2016): September Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue