cover
Contact Name
Khairizzaman
Contact Email
sintesa@kopertais5aceh.or.id
Phone
+62881024912434
Journal Mail Official
sintesa@kopertais5aceh.or.id
Editorial Address
Kantor Kopertais Wilayah V Aceh, Lantai 3, Gedung Biro Rektorat UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan
ISSN : -     EISSN : 27150666     DOI : -
Jurnal SINTESA is published by the Coordinator of the Islamic Higher Education Institution in Aceh and focuses to publish research articles in the Islamic studies field twice a year. Its scope consists of (1) Islamic theology (2) Islamic law (3) Islamic education (4) Islamic mysticism and philosophy (5) Islamic economics (6) the Study of tafsir and hadith, and (7) Islamic art and history.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember" : 6 Documents clear
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH DALAM PENGAMBILAN PEMBIAYAAN RAHN DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG PEMBANTU SIGLI Fakhrurradhi Fakhrurradhi
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.387 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.236

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh jumlah nasabah Pegadaian CabangPembantu Syariah Sigli yang semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah; dan faktor yang dominan dalam menggunakan jasa Pegadaian Cabang Pembantu Syariah Sigli khususnya produk pembiayaan rahn. Narasumber penelitan ini terdiri 20 nasabah Pegadaian Cabang Pembantu Syariah Sigli dan 1 kepala bidang informasi Pegadaian Cabang Pembantu Syariah Sigli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif, dengan pertimbangan sesuai situasi dan keadaan sekarang. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa atau kejadian yang menjadi fokus perhatiannya dan kemudian dijadikan sebagai bahan yang akan dituliskan serta digambarkan dalam laporan penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis penelitian  menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah adalah: 1) Faktor harga; 2) Faktor kualitas layanan; 3) Faktor syariah; 4) Faktor lokasi dan; 5) Faktor promosi. Dari Kelima faktor tersebut, faktor harga yang menjadi faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusannasabah untuk mengambil pembiayaan rahn Pegadaian Cabang Pembantu Syariah Sigli.
KOLABORASI PENDIDIKAN TRADISIONAL DAN PENDIDIKAN UMUM (DAYAH, SEKOLAH AGAMA DAN SEKOLAH UMUM) Muktar Muktar
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.157 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.232

Abstract

Salah satu alternatif dalam menyekolahkan anak adalah yang bisa diambil oleh orang tua adalah melanjutkan pendidikan anaknya ke sekolah dalam pesantren. Ada beberapa manfaat yang didapatkan. Disamping menuntut ilmu pendidikan umum, juga mendapatkan pendidikan agama, sehingga terjadi keseimbangan antara ilmu dunia dan ilmu agama dalam dirinya. Ilmu agama akan menjadi fondasi bagi anak dalam menjalani kehidupannya. Seorang manusia bukan perlu cerdas secara intelektual, tetapi juga secara kepribadian, sosial, dan spiritual. Pesantren adalah tempat yang tepat untuk membentuk beberapa kecerdasan tersebut. Di tengah tantangan yang semakin berat dan ketat, ketika banyak manusia terlalu menghamba kepada iptek minus iman dan takwa kepada Allah Swt., di tengah serbuan sekulerisme, materialisme, hedonisme, dan individualisme, dan jauh semakin jauh dari nilai-nilai, pesantren diharapkan menjadi benteng untuk membangun dan menjaga akidah umat. Melatih kemandirian. Dengan mengikuti pendidikan pesantren anak dilatih untuk mandiri, mengelola dirinya, tidak cengeng, tidak terlalu ketergantungan kepada orang tua. Pada awalnya mungkin sang anak akan merasa tersiksa, merana, merasa dibuang oleh orang tuanya, belum banyak yang kenal. Biasanya serba dilayani, tinggalmakan, tinggal minum, tinggal memakai seragam, dan sebagainya, selama di pesantren dia harus melakukannya sendiri. Seiring dengan perjalanan waktu, sang anak pun mulai terbiasa dan akan merasa betah. Apalagi sudah mengenal lingkungan, dan memiliki banyak teman. Ada perbedaan antara pesantren di masa lalu dengan masa sekarang. Dulu, santri harus menyiapkan makan dan minum sendiri, ngaliwet menggunakan kastrol (sejenis alat penanak nasi), lalu memakannya di atas daun atau nampan bersama santi yang lain, mencuci sendiri, dan menyetrika baju sendiri. Tetapi saat ini dengan sistem pesantren modern,makanan sudah disiapkan oleh pesantren, bahkan mencuci baju pun menggunakan jasa laundry.Tempat tidur pun, kalau dulu cukup menggunakan tikar atau karpet, sekarang menggunakan kasur busa. Intinya, santri sudah dibuat nyaman dan difasilitasi. Walau demikian, ada juga santri yang masih memasak makanan sendiri dan mencuci pakaian sendiri. Sekolah dalam pesantren memiliki tata tertib yang harus ditaati oleh setiap santrinya. Tata tertib tentunya disertai sanksi bagi melanggarnya. Biasanya, pada saat mendaftar, tata tertib tersebut disampaikan pihak pesantren, dan ditandatangani oleh orang tua dan calon santri. Tujuannya agar pesantren dapat melaksanaan mewenangannya untuk mengajar dan mendidiksantri sesuai aturan yang berlaku, serta menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan pesantren.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep siswa pada Pokok Bahasan Permutasi di Kelas X MAN 2 Pidie Jaya Kabupaten Pidie Jaya Rahmawati Rahmawati
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.537 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.237

Abstract

Semakin tinggi pemahaman dan penguasaan materi serta hasil belajar, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran. keberhasilan penyelenggaraan pendidikan banyak ditentukan oleh proses belajar mengajar yang ditangani langsung oleh guru. Guru dalam pembelajarannya di kelas tidak mengaitkan dengan skema yang telah dimiliki siswa dan siswa kurang diberi kesempatan untuk menemukan kembali dan mengkontruksi sendiri ide-ide matematika sehingga pembelajaran di kelas jadi kurang bermakna. Model pembelajaran discovery learning merupakan salah satu alternatif yang diharapkanmampu mengaktifkan anak, menemukan sesuatu dan mengembangkan kreatifitas. Metode Discovery Learning adalah suatu metode pembelajaran yang membimbing siswa untuk menemukan hal-hal yang baru bagi siswa berupa konsep, rumus, pola, dan sejenisnya. Sehingga, dengan penerapan metode ini dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Uji coba ini bertujuan Metode Discovery Learning adalah suatu metode pembelajaran yang membimbing siswa untuk menemukan hal-hal yang baru bagi siswa berupa konsep, rumus, pola, dan sejenisnya. Sehingga, dengan penerapan metode ini dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. tingkatpemahaman konsep siswa, pernyataan dalam angket dikategorikan dalam 3 kategori, yaitu pemahaman masalah terhadap permutasi, kebenaran jawaban akhir soal, dan proses penurunan rumus permutasi. Berdasarkan angket yang telah diisi oleh siswa, dapat terlihat bahwa dari 3 kategori 4 siswa tergolong “sangat baik”, 3 siswa tergolong “cukup” dan 18 siswa tergolong “baik”. Dari hasil kategori terlihat bahwa pemahaman konsep siswa “baik” karena siswa baru pertama kalimembuktikan rumus selama mereka belajar.
WAWASAN ALQURAN TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Irvan Mustafa Sembiring
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.533 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.233

Abstract

Pada zaman era digital ini masih banyak lembaga pendidikan Islam yangmenggunakan kurikulum bersifat konservatif artinya tidak sedikit dijumpai lembaga pendidikan Islam yang masih menggunakan kurikulum klasik yang orientasinya bersifat keagamaan. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan kurikulum pendidikan Islam dalam wawasan Alquran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan kajian pustaka (library research). Hasil dari tulisan ini menginformasikan bahwa Pertama, Sumber ilmu pengetahuan itu hakikatnya dari Allah. Kedua, Kurikulum dalam Alquran itu bersifat universal yang mencakupberbagai aspek ilmu pengetahuan. Ketiga, Tidak ada pada hakikatnya dikotomi ilmu antara agama dan umum sebagaimana telah berkembangnya paham paham sekuler Barat kepada dunia pendidikan Islam. Keempat, Dalam Islam ilmu umum dan ilmu agama tidak dapat dipisahkan.
تعليم اللغة العربية بالغنى العربي في مهاارة الإستماع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية لأهلية كوملا Syarifah Rahmi
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.673 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.234

Abstract

إن تعليم اللغة العربية عملية تحويل العلم وموقف العقلي وسلوك اللغوي العربي المتوقع تنفيذها المهنيةووجهة لأهداف محددة. وأهداف اللغة العربية تحقق بفعالية إذا وجد أساس الرؤية والرسالة والتوجهالواضح لإجراء القيام على إستراتيجية وتقريب وأساليب صحيح وسديد حتى حصل على إنتاجتم ع. تحاول هذه الدراسة معرفة كيفية تطبيق F الممتع لكل الطلاب والمعلمين ومؤسسات التعليمية واثير الغناء \ الغناء العربي في مهارة الاستماع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية كوملا، وكيفيةالعربي على الطلاب في مهارة الاستماع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية كوملا وقدرة الطلابترتقي بعد تطبيق الغناء العربي في مهارة الاستماع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية كوملا. وأمات b منهج البحث الذي استخدمت الباحثة فهي التحليل الوصفي بطريقة كيفية. ولجمع البيااستخدم الباحث المقابلات وملاحظة المباشرة ودراسات التوثيق. يُظهر هذا البحث إن تطبيق الغناءلمدرسة المتوسطة الإسلامية g ثيره في مهارة الاستماع يرقي التحصيل الدراسي عند الطلاب \ العربي وثيره في مهارة الاستماع ترقي رغبة الطلاب في تدريس اللغة \ الأهلية كوملا. إن تطبيق الغناء الع ربي وثيره في مهارة الاستماع \ لمدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية كوملا. إن تطبيق الغناء العربي و g العربيةتساعد الطلاب في الاستماع المفردات اللغة العربية.
OTOBIOGRAFI KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN Arfah Arfah
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.137 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.235

Abstract

Nabi Muhammad SAW mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai Rasul (Utusan Allah) dan sebagai Kepala Negara dan Pemimpin masyarakat. Setelah Nabi wafat maka fungsi yang pertama tidak dapat digantikan oleh siapapun. Sedangkan fungsi yang kedua, harus ada yang menggantikannya. Selama sebuah negara masih ada, selama itu pula diperlukan pemimpin untuk memelihara negara dan masyarakat itu. Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, pemerintahan Islam dipegang oleh empat orang Khalifah yang disebut dengan Khulafa al-Rasyidin. Utsman bin Affan merupakan Khalifah ke-tiga menggantikan Umar bin Khattab yang dibai’at pada tahun 24-36 H/ 644-656 M). Dimasa pemerintahanUtsman, Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan berhasil direbut, ekspansi Islam pertama berhenti sampai disini. Pemerintahan Utsman berlangsung selama 12 tahun, Namun pada paruh terakhir pemerintahannya, muncul perasaan tidak puas dan kecewa dikalangan umat Islam terhadapnya. Kepemimpinan Utsman memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar, ini mungkin karena umurnya yang lanjut yaitu 70 tahun dan sifatnya yang lemah lembut. Akhirnya pada tahun 35 H, Utsman dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang kecewa padanya. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6